Showing posts sorted by date for query fungsi-otot-manusia-sistem-dan-gambar. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query fungsi-otot-manusia-sistem-dan-gambar. Sort by relevance Show all posts

Friday, March 27, 2020

Pintar Pelajaran Pengertian Dan Proses Metabolisme Karbohidrat, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, Asam Sitrat, Transfer Elektron

Pengertian dan Proses Metabolisme Karbohidrat, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, Asam Sitrat, Transfer Elektron - Keseluruhan reaksi kimia di dalam badan organisme yang melibatkan perubahan energi disebut metabolisme. Sebagai makhluk hidup, energi dapat dihasilkan dari sebuah proses, atau suatu proses justru memerlukan energi. Pada umumnya, energi dilepaskan saat badan organisme mencerna molekul kompleks menjadi molekul yang sederhana. Proses tersebut dinamakan katabolisme. Adapun proses pembentukan senyawa kompleks dari unsur-unsur penyusunnya dan reaksi tersebut memerlukan energi dinamakan anabolisme.

I. Katabolisme Karbohidrat

Katabolisme merupakan reaksi penguraian atau pemecahan senyawa kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana untuk menghasilkan energi. Proses katabolisme yang terjadi pada makhluk hidup dibedakan menjadi respirasi aerob dan respirasi anaerob. Apakah yang membedakan respirasi aerob dengan respirasi anaerob?

Berdasarkan perubahan energinya, reaksi kimia sanggup dibedakan menjadi reaksi eksergonik dan reaksi endergonik. Pada reaksi eksergonik, terjadi pelepasan energi. Katabolisme merupakan reaksi eksergonik. Jika energi yang dilepaskan berupa panas, disebut reaksi eksoterm. Adapun pada reaksi endergonik, terjadi peresapan energi dari lingkungan. Anabolisme termasuk reaksi endergonik lantaran memerlukan energi. Jika energi yang digunakan dalam bentuk panas, disebut reaksi endoterm.


Respirasi bertujuan menghasilkan energi dari sumber nutrisi yang dimiliki. Semua makhluk hidup melaksanakan respirasi dan tidak hanya berupa pengambilan udara secara langsung. Respirasi dalam kaitannya dengan pembentukan energi dilakukan di dalam sel. Oleh lantaran itu, prosesnya dinamakan respirasi sel. Organel sel yang berfungsi dalam menjalankan tugas pembentukan energi ini ialah mitokondria. Respirasi termasuk ke dalam kelompok katabolisme lantaran di dalamnya terjadi penguraian senyawa kompleks menjadi senyawa yang lebih sederhana, diikuti dengan pelepasan energi. Energi yang kita gunakan dapat berasal dari hasil metabolisme tumbuhan. Oleh lantaran itu, tumbuhan merupakan organisme autotrof, yang berarti sanggup memproduksi makanan sendiri. Adapun konsumen, menyerupai binatang dan manusia, yang tidak dapat menyediakan kuliner sendiri disebut organisme heterotrof. Proses respirasi akrab kaitannya dengan pembakaran materi bakar berupa makanan menjadi energi. Kondisi optimal akan tercapai dalam kondisi aerob (ada oksigen). Secara singkat, proses yang terjadi sebagai berikut.

Pembentukan energi siap pakai akan melalui beberapa tahap reaksi dalam sistem respirasi sel pada mitokondria. Menurut Campbell, et al, (2006: 93) reaksi-reaksi tersebut, yaitu:

Keseluruhan reaksi kimia di dalam badan organisme yang melibatkan Pintar Pelajaran Pengertian dan Proses Metabolisme Karbohidrat, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, Asam Sitrat, Transfer Elektron
  1. Glikolisis, ialah proses pemecahan glukosa menjadi asam piruvat;
  2. Dekarboksilasi oksidatif asam piruvat, adalah perombakan asam piruvat menjadi asetil Co-A;
  3. Daur asam sitrat, yakni siklus perombakan asetil Ko-A menjadi akseptor elektron dan terjadi pelepasan sumber energi;
  4. Transfer elektron, adalah mekanisme pembentukan energi terbesar dalam proses respirasi sel yang menghasilkan produk sampingan berupa air.
1.1.1. Glikolisis

Tahap ini merupakan awal terjadinya respirasi sel. Molekul glukosa akan masuk ke dalam sel melalui proses difusi. Agar sanggup bereaksi, glukosa diberi energi aktivasi berupa satu ATP. Hal ini menimbulkan glukosa dalam keadaan terfosforilasi menjadi glukosa-6-fosfat yang dibantu oleh enzim heksokinase. Secara singkat, glukosa-6-fosfat dipecah menjadi 2 buah molekul gliseraldehid-3-fosfat (PGAL) dengan dukungan satu ATP dan enzim fosfoheksokinase. Proses selanjutnya merupakan proses eksergonik. Hasilnya adalah 4 molekul ATP dan hasil tamat berupa 2 molekul asam piruvat (C3). Secara lengkap, proses glikolisis yang terjadi sebagai berikut (Gambar 1).
Keseluruhan reaksi kimia di dalam badan organisme yang melibatkan Pintar Pelajaran Pengertian dan Proses Metabolisme Karbohidrat, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, Asam Sitrat, Transfer Elektron
Gambar 1. Tahap reaksi sistem respirasi sel pada mitokondria.
Walaupun empat molekul ATP dibuat pada tahap glikolisis, namun hasil reaksi keseluruhan ialah dua molekul ATP. Ada dua molekul ATP yang harus diberikan pada fase awal glikolisis. Tahap glikolisis tidak memerlukan oksigen.


Setiap asam piruvat yang dihasilkan kemudian akan diubah menjadi Asetil-KoA (koenzim-A). Asam piruvat ini akan mengalami dekarboksilasi sehingga gugus karboksil akan hilang sebagai CO2 dan akan berdifusi keluar sel. Dua gugus karbon yang tersisa kemudian akan mengalami oksidasi sehingga gugus hidrogen dikeluarkan dan ditangkap oleh penerima elektron NAD+. Perhatikan Gambar 2. 
Keseluruhan reaksi kimia di dalam badan organisme yang melibatkan Pintar Pelajaran Pengertian dan Proses Metabolisme Karbohidrat, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, Asam Sitrat, Transfer Elektron
Gambar 2. Proses glikolisis berlangsung dalam sembilan tahap.
Gugus yang terbentuk, kemudian ditambahkan koenzim-A sehingga menjadi asetil-KoA. Hasil tamat dari proses dekarboksilasi oksidatif ini akan menghasilkan 2 asetil-KoA dan 2 molekul NADH. Pembentukan asetil-KoA memerlukan kehadiran vitamin B1. Berdasarkan hal tersebut, sanggup diketahui betapa pentingnya vitamin B dalam badan binatang maupun tumbuhan.
Keseluruhan reaksi kimia di dalam badan organisme yang melibatkan Pintar Pelajaran Pengertian dan Proses Metabolisme Karbohidrat, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, Asam Sitrat, Transfer Elektron
Gambar 3. Dekarboksilasi oksidatif asam piruvat menghasilkan CO2, 2 asetil- KoA, dan 2 molekul NADH.

Proses selanjutnya ialah daur asetil-KoA menjadi beberapa bentuk sehingga dihasilkan banyak penerima elektron. Selain disebut sebagai daur asam sitrat, proses ini disebut juga daur Krebs. Hans A. Krebs ialah orang yang pertama kali mengamati dan menjelaskan fenomena ini pada tahun 1930. Setiap tahapan dalam daur asam sitrat dikatalis oleh enzim yang khusus.

Berikut ialah beberapa tahapan yang terjadi dalam daur asam sitrat. (Gambar 4).
Keseluruhan reaksi kimia di dalam badan organisme yang melibatkan Pintar Pelajaran Pengertian dan Proses Metabolisme Karbohidrat, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, Asam Sitrat, Transfer Elektron
Gambar 4. siklus asam sitrat / krebs.
  1. Asetil-KoA akan menyumbangkan gugus asetil pada oksaloasetat sehingga terbentuk asam sitrat. Koenzim A akan dikeluarkan dan digantikan dengan penambahan molekul air.
  2. Perubahan deretan asam sitrat menjadi asam isositrat akan disertai pelepasan air.
  3. Asam isositrat akan melepaskan satu gugus atom C dengan dukungan enzim asam isositrat dehidrogenase, membentuk asam α-ketoglutarat. NAD+ akan mendapatkan donor elektron dari hidrogen untuk membentuk NADH. Asam α-ketoglutarat selanjutnya diubah menjadi suksinil KoA.
  4. Asam suksinat tiokinase membantu pelepasan gugus KoA dan ADP mendapatkan donor fosfat menjadi ATP. Akhirnya, suksinil-KoA berubah menjadi asam suksinat.
  5. Asam suksinat dengan dukungan suksinat dehidrogenase akan berubah menjadi asam fumarat disertai pelepasan satu gugus elektron. Pada tahap ini, elektron akan ditangkap oleh penerima FAD menjadi FADH2.
  6. Asam Fumarat akan diubah menjadi asam malat dengan dukungan enzim fumarase.
  7. Asam malat akan membentuk asam oksaloasetat dengan dukungan enzim asam malat dehidrogenase. NAD+ akan mendapatkan sumbangan elektron dari tahap ini dan membentuk NADH.
  8. Dengan terbentuknya asam oksaloasetat, siklus akan sanggup dimulai lagi dengan sumbangan dua gugus karbon dari asetil KoA.
1.1.4. Transfer Elektron

Selama tiga proses sebelumnya, dihasilkan beberapa reseptor elektron yang bermuatan akhir penambahan ion hidrogen. Reseptor-reseptor ini kemudian akan masuk ke transfer elektron untuk membentuk suatu molekul berenergi tinggi, yakni ATP. Reaksi ini berlangsung di dalam membran mitokondria. Reaksi ini berfungsi membentuk energi selama oksidasi yang dibantu oleh enzim pereduksi. Transfer elektron merupakan proses kompleks yang melibatkan NADH (Nicotinamide Adenine Dinucleotide), FAD (Flavin Adenine Dinucleotide), dan molekul-molekul lainnya. Dalam pembentukan ATP ini, ada akseptor elektron yang akan memfasilitasi pertukaran elektron dari satu sistem ke sistem lainnya.
  1. Enzim dehidrogenase mengambil hidrogen dari zat yang akan diubah oleh enzim (substrat). Hidrogen mengalami ionisasi sebagai berikut : 2H → 2H+ + 2e (Elektron).
  2. NADH dioksidasi menjadi NAD+ dengan memindahkan ion hidrogen kepada flavoprotein (FP), flavin mononukleotida (FMN), atau FAD yang bertindak sebagai pembawa ion hidrogen. Dari flavoprotein atau FAD, setiap proton atau hidrogen dikeluarkan ke matriks sitoplasma untuk membentuk molekul H2O.
  3. Elektron akan berpindah dari ubiquinon ke protein yang mengandung besi dan belerang (FeSa dan FeSb) → sitokrom b → koenzim quinon → sitokrom b2 sitokrom o → sitokrom c → sitokrom a → sitokrom a3, dan terakhir diterima oleh molekul oksigen sehingga terbentuk H2O perhatikan Gambar 5.
Keseluruhan reaksi kimia di dalam badan organisme yang melibatkan Pintar Pelajaran Pengertian dan Proses Metabolisme Karbohidrat, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, Asam Sitrat, Transfer Elektron
Gambar 5. Sistem transfer elektron membentuk energi selama oksidasi yang dibantu oleh enzim pereduksi. 
Di dalam rantai pernapasan, 3 molekul air (H2O) dihasilkan melalui NADH dan 1 molekul H2O dihasilkan melalui FAD. Satu mol H2O yang melalui NADH setara dengan 3 ATP dan 1 molekul air yang melalui FAD
setara dengan 2 ATP.

Tabel 1 Tahap Reaksi pada Respirasi

Walaupun ATP total yang tertera pada Tabel 1 ialah 38 ATP, jumlah total yang dihasilkan pada proses respirasi ialah 36 ATP. Hal tersebut disebabkan 2 ATP dipakai oleh elektron untuk masuk ke mitokondria.

No
Proses
Akseptor
ATP

1.
Glikolisis 2 asam piruvat
2 NADH
2 ATP

2.
Siklus Krebs




2 asam piruvat 2 asetil KoA + 2CO2
2 NADH
2ATP


2 asetil KoA 4CO2
6 NADH


3.
Rantai transfer elektron
10NADH + 502 10NAD+ + 10H2O
2 FADH2 + O2 2 FAD + 2H2O

30 ATP 
4 ATP
34 ATP


Setelah berolahraga atau mengerjakan suatu pekerjaan berat, napas Anda menjadi terengah-engah lantaran suplai oksigen yang masuk badan menjadi berkurang. Tubuh mengatasi keadaan ini dengan memperpendek jalur pembentukan energi melalui proses respirasi anaerob. Cara ini ditempuh agar badan tidak kekurangan pasokan energi saat melaksanakan suatu aktivitas berat. Respirasi anaerob dikenal juga dengan istilah fermentasi. Fermentasi ialah perubahan glukosa secara anaerob yang meliputi glikolisis dan pembentukan NAD. Fermentasi menghasilkan energi yang relatif kecil dari glukosa. Glikolisis berlangsung dengan baik pada kondisi tanpa oksigen. Fermentasi dibedakan menjadi dua tipe reaksi, yakni fermentasi alkohol dan fermentasi asam laktat.

Fermentasi alkohol maupun fermentasi asam laktat diawali dengan proses glikolisis. Pada glikolisis, diperoleh 2 NADH + H+ + 2 ATP + asam piruvat. Pada reaksi aerob, hidrogen dari NADH akan bereaksi dengan O2 pada transfer elektron. Pada reaksi anaerob, ada penerima hidrogen permanen berupa asetildehida atau asam piruvat.


Pada fermentasi alkohol, asam piruvat diubah menjadi etanol atau etil alkohol melalui dua langkah reaksi. Langkah pertama ialah pembebasan CO2 dari asam piruvat yang kemudian diubah menjadi asetaldehida. Langkah kedua ialah reaksi reduksi asetaldehida oleh NADH menjadi etanol. NAD yang terbentuk akan dipakai untuk glikolisis (Gambar 6).

Keseluruhan reaksi kimia di dalam badan organisme yang melibatkan Pintar Pelajaran Pengertian dan Proses Metabolisme Karbohidrat, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, Asam Sitrat, Transfer Elektron
Gambar 6. Tahapan fermentasi alkohol.
Sel ragi dan basil melaksanakan respirasi secara anaerob. Hasil fermentasi berupa CO2 dalam industri roti dimanfaatkan untuk berbagi adonan roti sehingga pada roti terdapat pori-pori.


Fermentasi asam laktat ialah fermentasi glukosa yang menghasilkan asam laktat. Fermentasi asam laktat dimulai dengan glikolisis yang menghasilkan asam piruvat, kemudian berlanjut dengan perubahan asam piruvat menjadi asam laktat (Gambar 7). 
Keseluruhan reaksi kimia di dalam badan organisme yang melibatkan Pintar Pelajaran Pengertian dan Proses Metabolisme Karbohidrat, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, Asam Sitrat, Transfer Elektron
Gambar 7. Fermentasi asam laktat diawali dengan proses glikolisis yang menghasilkan asam piruvat.
Pada fermentasi asam laktat, asam piruvat bereaksi secara pribadi dengan NADH membentuk asam laktat. Fermentasi asam laktat sanggup berlangsung saat pembentukan keju dan yoghurt. Pada sel otot insan yang bersifat fakultatif anaerob, terbentuk ATP dari fermentasi asam laktat kalau kondisi kandungan oksigen sangat sedikit. Pada pembentukan ATP yang berlangsung secara aerob, oksigennya berasal dari darah. Sel mengadakan perubahan dari respirasi aerob menjadi fermentasi. Hasil fermentasi berupa asam laktat akan terakumulasi dalam otot sehingga otot menjadi kejang. Asam laktat dari darah akan diangkut ke dalam hati yang kemudian diubah kembali menjadi asam piruvat secara aerob. Fermentasi pada sel otot terjadi kalau kandungan O2 rendah dan kondisi dapat pulih kembali sehabis berhenti melaksanakan olahraga.


Anabolisme merupakan proses penyusunan zat dari senyawa sederhana menjadi senyawa yang kompleks. Proses tersebut berlangsung di dalam tubuh makhluk hidup. Anabolisme merupakan kebalikan dari katabolisme. Proses anabolisme memerlukan energi, baik energi panas, cahaya, atau energi kimia. Anabolisme yang memakai energi cahaya disebut fotosintesis, sedangkan anabolisme yang memakai energi kimia disebut kemosintesis.

Berikut ini akan dijelaskan mengenai fotosintesis dan kemosintesis.


Jika Anda pernah memasuki suatu kawasan hutan atau jalanan yang memiliki pepohonan rindang, tentu Anda akan merasa segar pada siang hari yang panas. Akan tetapi, kalau Anda melewati belahan yang telah gundul atau tidak terdapat pepohonan, Anda akan lebih gampang merasa gerah. Semua itu mungkin terjadi begitu saja tanpa Anda sadari. Proses apakah yang sebenarnya sedang terjadi? Mengapa hal tersebut sanggup tejadi? Tumbuhan di sekitar kita mungkin hanyalah suatu makhluk tanpa daya bagi sebagian orang. Akan tetapi, kalau Anda telah mengetahui peristiwa menakjubkan di dalamnya, Anda mungkin akan berubah pikiran mengenai betapa pentingnya pepohonan dan hutan bagi kehidupan insan di bumi.

Dari cahaya matahari yang menyinari bumi, dimulailah suatu proses transfer energi di alam. Melalui daun-daunnya, tumbuhan hijau menangkap cahaya tersebut sebagai materi bakar pembuatan makanan. Air dan gas CO2 yang ditangkap, diolah menjadi sumber energi bagi kita dan konsumen lainnya di planet bumi ini. Produk itu sanggup berupa buah yang kita makan, daun-daunan, ataupun belahan lain dari tumbuhan, menyerupai umbi dan bunga. Satu hal yang tidak kalah pentingnya ialah tumbuhan menghasilkan oksigen dalam proses fotosintesis (Gambar 8).
Keseluruhan reaksi kimia di dalam badan organisme yang melibatkan Pintar Pelajaran Pengertian dan Proses Metabolisme Karbohidrat, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, Asam Sitrat, Transfer Elektron
Gambar 8. Cahaya matahari merupakan sumber energi terbesar yang dibutuhkan oleh organisme.
2.1.1. Perangkat Fotosintesis

Perangkat fotosintesis terdiri atas kloroplas, cahaya matahari dan klorofil. Bagaimanakah kiprah ketiga perangkat fotosintesis tersebut?


Seluruh belahan dari tumbuhan, termasuk batang dan buah, memiliki kloroplas. Akan tetapi, daun merupakan tempat utama berlangsungnya fotosintesis pada tumbuhan. Warna pada daun disebabkan adanya klorofil, pigmen berwarna hijau yang terletak di dalam kloroplas. Klorofil dapat menyerap energi cahaya yang mempunyai kegunaan dalam sintesis molekul kuliner pada tumbuhan. Kloroplas banyak ditemukan pada mesofil. Setiap sel mesofil dapat mengandung 10 hingga 100 butir kloroplas.

Kloroplas sebagai tempat klorofil berada, merupakan organel utama dalam proses fotosintesis. Jika dilihat memakai mikroskop SEM (Scanning Electrone Microscope), sanggup diketahui bentuk kloroplas yang berlembar-lembar dan dibungkus oleh membran. Bagian di sebelah dalam membran dinamakan stroma, yang berisi enzim-enzim yang diharapkan untuk proses fotosintesis. Di belahan ini, terdapat lembaran-lembaran datar yang saling berhubungan, disebut tilakoid. Beberapa tilakoid bergabung membentuk suatu tumpukan yang disebut grana. Perhatikan gambar berikut.
Keseluruhan reaksi kimia di dalam badan organisme yang melibatkan Pintar Pelajaran Pengertian dan Proses Metabolisme Karbohidrat, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, Asam Sitrat, Transfer Elektron
Gambar 9. Proses fotosintesis terjadi di kloroplas.
Seperti halnya respirasi sel, reaksi dari fotosintesis ini merupakan reaksi reduksi dan oksidasi. Reaksi umum yang terjadi pada proses fotosintesis sebagai berikut.
Keseluruhan reaksi kimia di dalam badan organisme yang melibatkan Pintar Pelajaran Pengertian dan Proses Metabolisme Karbohidrat, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, Asam Sitrat, Transfer Elektron
Gambar 10. Reaksi umum proses fotosintesis
b. Cahaya Matahari

Sumber energi alami yang dipakai pada fotosintesis ialah cahaya matahari. Cahaya matahari mempunyai aneka macam spektrum warna. Setiap spektrum warna mempunyai panjang gelombang tertentu. Setiap spektrum warna mempunyai efek yang berbeda terhadap proses fotosintesis (perhatikan Gambar 10). 
Keseluruhan reaksi kimia di dalam badan organisme yang melibatkan Pintar Pelajaran Pengertian dan Proses Metabolisme Karbohidrat, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, Asam Sitrat, Transfer Elektron
Gambar 10. Setiap spektrum warna memiliki efek yang berbeda  terhadap proses fotosintesis
Sinar yang efektif dalam proses fotosintesis adalah merah, ungu, biru, dan oranye. Sinar hijau tidak efektif dalam fotosintesis. Daun yang terlihat hijau oleh mata lantaran spektrum warna tersebut dipantulkan oleh pigmen fotosintesis. Sinar infra merah berperan dalam fotosintesis dan berfungsi juga meningkatkan suhu lingkungan.

c. Klorofil

Proses fotosintesis terjadi pada pigmen fotosintesis. Tanpa pigmen tersebut, tumbuhan tidak bisa melaksanakan fotosintesis. Secara keseluruhan, fotosintesis terjadi pada kloroplas yang mengandung pigmen klorofil. Pada tubuh tumbuhan, fotosintesis sanggup terjadi pada batang, ranting, dan daun yang mengandung kloroplas. Klorofil merupakan pigmen fotosintesis yang paling utama. Klorofil dapat menyerap cahaya merah, oranye, biru, dan ungu dalam jumlah banyak. Adapun cahaya kuning dan hijau diserap dalam jumlah sedikit. Oleh lantaran itu, cahaya kuning dan hijau dipantulkan sehingga klorofil tampak berwarna hijau. Terdapat beberapa jenis klorofil, yakni klorofil a, b, c, dan d. Dari semua jenis klorofil tersebut, klorofil a merupakan pigmen yang paling utama dan hampir terdapat di semua tumbuhan yang melaksanakan fotosintesis.

Pada tumbuhan, terdapat dua pusat reaksi fotosintesis yang berbeda, yakni fotosistem I dan fotosistem II. Keduanya dibedakan berdasarkan kemampuannya dalam menyerap cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda. Perbedaan kemampuan tersebut disebabkan oleh perbedaan kombinasi antara klorofil a dan klorofil b. Perbedaan kombinasi antara klorofil a dan klorofil b kuat terhadap panjang gelombang yang diterima oleh klorofil. Fotosistem I sanggup mendapatkan cahaya dengan panjang gelombang antara 680–700 nm, sedangkan fotosistem II sanggup menerima cahaya dengan panjang gelombang antara 340–680 nm.

2.1.2. Mekanisme Fotosintesis

Fotosintesis mencakup dua tahap reaksi, yakni tahap reaksi terang yang diikuti dengan tahap reaksi gelap. Reaksi terang membutuhkan cahaya matahari, sedangkan reaksi gelap tidak membutuhkan cahaya. Secara keseluruhan, fotosintesis berlangsung dalam kloroplas.


Reaksi terang merupakan salah satu langkah dalam fotosintesis untuk mengubah energi matahari menjadi energi kimia. Reaksi terang ini berlangsung di dalam grana. Perlu diingat bahwa cahaya juga mempunyai energi yang disebut foton. Jenis pigmen klorofil berbeda-beda lantaran pigmen tersebut hanya sanggup menyerap panjang gelombang dengan besar energi foton yang berbeda.

Klorofil berfungsi menangkap foton dari cahaya matahari dan mengubahnya menjadi energi pencetus elektron. Pada proses ini, terjadi pemecahan molekul air oleh cahaya sehingga dilepaskan elektron, hidrogen dan oksigen. Proses ini dinamakan fotolisis.


Pada fotosistem I (P700), terjadi perputaran elektron yang dihasilkan dan ditangkap oleh penerima sebagai hasil dari reaksi reduksi dan oksidasi. Elektron yang dieksitasikan oleh P700 akan dipindahkan ke setiap penerima hingga hasilnya kembali ke sistem P700. Beberapa penerima elektron yang terlibat dalam fotosistem ialah feredoksin (fd), plastoquinon (pq), sitokrom (cyt), dan plastosianin (pc). Proses ini menghasilkan ATP sebagai hasil penambahan elektron pada ADP atau dikenal dengan nama fotofosforilasi. Perputaran elektron pada fotosistem I ini disebut sebagai fotofosforilasi siklik. Fotosistem I ini umumnya ditemukan pada bakteri dan mikroorganisme autotrof lainnya. Sistem fotosintesis dengan menggunakan fotofosforilasi siklik diduga sebagai awal berkembangnya proses fotosintesis yang lebih kompleks (Gambar 11).
Gambar 11. Reaksi siklik hanya memiliki fotosistem I.

Reaksi nonsiklik ini memerlukan embel-embel berupa fotosistem II (P680). Sumber elektron utama diperoleh dari fotolisis air yang akan digunakan oleh klorofil pada fotosistem II (P680). Reaksi ini menghasilkan dua elektron dari hasil fotolisis air. Elektron ini akan diterima oleh beberapa akseptor elektron, yakni plastoquinon (pq), sitokrom (cyt), dan plastosianin (pc). Akhirnya, pompa elektron menggerakan satu elektron H+ yang akan digunakan pada pembentukan ATP dari ADP atau fotofosforilasi. Pembentukan ATP ini dibantu dengan adanya perbedaan elektron pada membran tilakoid. Beberapa penerima elektron juga terlibat dalam fotosistem II, seperti ferodoksin (fd) untuk menghasilkan NADPH dari NADP. Dengan demikian, pada proses ini akan dihasilkan energi berupa satu ATP dan satu NADPH (Gambar 12).
Keseluruhan reaksi kimia di dalam badan organisme yang melibatkan Pintar Pelajaran Pengertian dan Proses Metabolisme Karbohidrat, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, Asam Sitrat, Transfer Elektron
Gambar 12. Reaksi nonsiklik diawali dari fotosistem II dan terjadi fosforilasi fotosintesis.
b. Reaksi Gelap (Fiksasi CO2)

Reaksi gelap merupakan tahap bekerjsama dalam pembuatan bahan makanan pada fotosintesis. Energi yang telah dihasilkan selama reaksi terang akan dipakai sebagai materi baku utama pembentukan karbohidrat proses fiksasi CO2 di stroma. Tumbuhan mengambil karbon dioksida melalui stomata. Anda tentu masih ingat fungsi utama stomata dalam pertukaran gas pada tumbuhan. Karbondioksida diikat oleh suatu molekul kimia di dalam stroma yang bernama ribulosa bifosfat (RuBP). Karbon dioksida akan berikatan dengan RuBP yang mengandung 6 gugus karbon dan menjadi materi utama dalam pembentukan glukosa yang dibantu oleh enzim rubisko. Reaksi ini pertama kali diamati oleh Melvin Calvin dan Andrew Benson sehingga reaksi ini disebut juga dengan siklus Calvin-Benson.

RuBP yang berikatan dengan karbon dioksida akan menjadi molekul yang tidak stabil sehingga akan membentuk fosfogliserat (PGA) yang mempunyai 3 gugus C. Energi yang berasal dari ATP dan NADPH akan dipakai oleh PGA menjadi fosfogliseraldehid (PGAL) yang mengandung 3 gugus C. Dua molekul PGAL ini akan menjadi materi utama pembentukan glukosa yang merupakan produk utama fotosisntesis, sedangkan sisanya akan kembali menjadi RuBP dengan dukungan ATP. Jadi, reaksi gelap terjadi dalam tiga tahap, yakni fiksasi CO2, reduksi, dan regenerasi. Perhatikan Gambar 13.

Keseluruhan reaksi kimia di dalam badan organisme yang melibatkan Pintar Pelajaran Pengertian dan Proses Metabolisme Karbohidrat, Glikolisis, Dekarboksilasi Oksidatif, Siklus Krebs, Asam Sitrat, Transfer Elektron
Gambar 13. Reaksi gelap terjadi dalam tiga tahap.
2.1.3. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Fotosintesis

Dengan mengetahui beberapa faktor yang terlibat dalam proses fotosintesis ini, sanggup diketahui beberapa hal yang menjadi faktor pembatas fotosintesis, menyerupai faktor hereditas dan lingkungan.

a) Faktor Hereditas

Faktor hereditas merupakan faktor yang paling memilih terhadap aktivitas fotosintesis. Tumbuhan mempunyai kebutuhan yang berbeda terhadap kondisi lingkungan untuk menjalankan kehidupan normal. Tumbuhan yang berbeda jenis dan hidup pada kondisi lingkungan sama, mempunyai perbedaan faktor genetis atau hereditas. Ada beberapa jenis tumbuhan tidak mampu membentuk kloroplas albino. Hal tersebut disebabkan adanya faktor genetis yang tidak mempunyai potensi untuk membentuk kloroplas.

b) Faktor Lingkungan

Aktivitas fotosintesis sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan, seperti temperatur, intensitas cahaya matahari, kandungan air dan mineral, serta kandungan CO2 dan O2.

(1) Pengaruh Temperatur terhadap Fotosintesis

Aktivitas fotosintesis merupakan reaksi yang memakai enzim, sedangkan kerja enzim dipengaruhi oleh temperatur. Aktivitas fotosintesis tidak berlangsung pada suhu di bawah 5 °C dan di atas 50 °C. Mengapa demikian? Temperatur optimum fotosintesis sekitar 28–30 °C. Tumbuhan yang hidup di kawasan tropis mempunyai enzim yang bekerja secara optimum karena tumbuh di lingkungan yang mempunyai kisaran suhu optimum.

(2) Intensitas Cahaya Matahari dan Lama Pencahayaan

Semakin tinggi intensitas cahaya matahari, semakin tinggi pula aktivitas fotosintesis. Hal ini terjadi kalau ditunjang oleh tersedianya CO2  H2O, dan temperatur yang sesuai. Kenaikan acara fotosintesis tidak akan terus berlanjut, tetapi akan berhenti hingga batas keadaan tertentu karena tumbuhan mempunyai batas toleransi. Lama pencahayaan sangat berpengaruh terhadap fotosintesis. Pada animo hujan, usang pencahayaan menjadi pendek sehingga acara fotosintesis akan berkurang.

(3) Kandungan Air dalam Tanah

Air merupakan materi dasar pembentukan karbohidrat (C6H12O6). Air merupakan media tanam, penyimpan mineral dalam tanah, dan mengatur temperatur tumbuhan. Berkurangnya air dalam tanah akan menghambat pertumbuhan tumbuhan. Kurangnya air juga akan mengakibatkan kerusakan pada klorofil sehingga daun menjadi berwarna kuning.

(4) Kandungan Mineral dalam Tanah

Mineral berupa Mg, Fe, N, dan Mn merupakan unsur yang berperan dalam proses pembentukan klorofil. Tumbuhan yang hidup pada lahan yang kekurangan Mg, Fe, N, Mn, dan H2O akan mengalami klorosis atau
penghambatan pembentukan klorofil yang mengakibatkan daun berwarna pucat. Rendahnya kandungan klorofil dalam daun akan menghambat terjadinya fotosintesis.

(5) Kandungan CO2 di Udara

Kandungan CO2 di udara, sekitar 0,03%. Peningkatan konsentrasi CO2 hingga 0,10% meningkatkan laju fotosintesis beberapa tumbuhan hingga dua kali lebih cepat. Akan tetapi, laba ini terbatas lantaran stomata akan menutup dan fotosintesis terhenti kalau konsentrasi CO2 melebihi 0,15%.

(6) Kandungan O2

Rendahnya kandungan O2 di udara dan dalam tanah akan menghambat respirasi dalam badan tumbuhan. Rendahnya respirasi akan menyebabkan rendahnya penyediaan energi. Hal ini menimbulkan acara metabolisme akan terlambat khususnya fotosintesis.


Selain melalui fotosintesis, reaksi pembentukan (anabolisme) molekul berenergi pada beberapa makhluk hidup sanggup juga terjadi melalui kemosintesis. Hal ini terutama dilakukan oleh basil kemoautotrof. Berbeda
dengan fotosintesis yang mendapatkan energi dari sinar matahari, kemosintesis mendapatkan energi dari reaksi molekul anorganik. Beberapa organisme kemosintesis mereaksikan CO2 dengan H2 berenergi tinggi untuk menghasilkan metana dan air melalui reaksi sebagai berikut.

CO2 + 4H2 CH4 + 2H2O

Hasil reakasi ini berupa energi ikatan H2 yang dilepaskan dan dapat digunakan sebagai sumber energi bagi sel. Reaksi yang menghasilkan energi lainnya, memakai belerang untuk melepaskan energi ikatan H2. Hal ini
dilakukan oleh basil belerang yang terdapat di kawah-kawah gunung. Reaksi ini menghasilkan gas hidrogen sulfida (H2S). Berikut ini rangkuman reaksi yang terjadi.

 H2 + S → H2S + energi

Pertumbuhan makhluk hidup kemoautotrof terjadi secara lambat, karena reaksi ini hanya menghasilkan sedikit energi. Tempat hidup bakteri kemoautotrof lebih banyak dilingkungan yang sulit ditempati makhluk lain, seperti di kawah-kawah gunung dan rekahan dasar laut.

Anda kini sudah mengetahui Metabolisme Karbohidrat. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Fiktor Ferdinand P. dan Moekti Ariwibowo. 2009. Mudah Belajar Biologi 1 : untuk kelas 12 Sekolah Menengah Atas / Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 194.

Thursday, March 26, 2020

Soal Ujian Sekolah (Us) Ipa Kelas 6 Sd/Mi Tahun Fatwa 2017/2018

Berikut ini ialah pola latihan Soal Ujian Sekolah (US) Mata Pelajaran IPA Kelas 6 SD/MI Tahun Ajaran 2017/2018. Soal Ujian Sekolah (US) Mata Pelajaran IPA ini sudah dilengkapi dengan kunci jawaban. Semoga Soal Ujian Sekolah (US) Mata Pelajaran IPA ini sanggup membantu adik-adik yang akan menghadapi Ujian Sekolah.

Berikut ini ialah pola latihan Soal Ujian Sekolah  Soal Ujian Sekolah (US) IPA Kelas 6 SD/MI Tahun Ajaran 2017/2018

I. Berilah tanda silang (X) pada aksara a, b, c atau d di depan tanggapan yang paling benar !

1. Ciri khusus tumbuhan yang hidup di gurun ialah ....
a. daun lebar dan tipis
b. batang dilapisi lapisan lilin tebal
c. batang berongga dan menggembung
d. akar muncul di permukaan tanah

2. Hubungan antara dua makhluk hidup yang mengakibagkan makhluk hidup yang satu diuntungkan dan yang lain dirugikan terdapat pada ....
a. tumbuhan sirih yang melekat pada pohon randu
b. burung jalak yang memakan kutu pada kerbau
c. kutu rambut yang hidup di kepala manusia
d. ikan hiu dan ikan remora

3. Telur - nimfa - serangga dewasa
Contoh binatang yang mengalami daur hidup dengan urutan tersebut ialah ....
a. lalat
b. kecoak
c. jangkrik
d. kumbang

4. Usaha yang tepat untuk mencegah erosi ialah ....
a. menangkap ikan memakai jaring
b. menciptakan tambak udang di pesisir pantai
c. membangun dermaga di pesisir pantai
d. menanam tumbuhan bakau di tepi pantai

5. Kegiatan berikut ini yang mengatakan gaya sanggup mengubah arah gerak benda ialah ....
a. menginjak kerupuk
b. membelokkan setir kendaraan beroda empat yang sedang melaju
c. mengerem sepeda yang sedang melaju
d. menciptakan celengan

6. Hewan mempunyai kemampuan untuk mengikuti keadaan terhadap lingkungannya. Kemampuan beruang kutub untuk mengikuti keadaan pada ketika ekspresi dominan cuek disebut ....
a. mimikri
b. autotomi
c. hibernasi
d. ekolokasi

7. Berikut ini urutan rantai kuliner yang benar ialah ....
a. ayam - tumbuhan - ulat - ular - musang
b. ulat - musang - tumbuhan tomat - ular - musang
c. tumbuhan tomat - ulat - ayam - musang - ular
d. tumbuhan tomat - musang - ayam - ulat – ular

8. Tumbuhan tebu dikembangbiakkan dengan cara ....
a. bertunas
b. merunduk
c. stek batang
d. mencangkok

9. Berikut ini merupakan perkembangbiakan vegetatif alami pada tumbuhan misalnya ....
a. setek daun
b. cangkok
c. setek batang
d. spora dan rhizoma

10. Proses yang dilakukan enzim pada lambung ialah ....
a. mencerna protein menjadi asam amino
b. membunuh kuman dan basil pada makanan
c. mengubah protein menjadi pepton
d. mengubah amilum menjadi zat gula

11. Perubahan wujud yang terjadi sesudah kapur barus dibiarkan di daerah terbuka ialah ....
a. menguap
b. mencair
c. meleleh
d. menyublim

12. Planet yang disebut bintang kejora ialah ....
a. Venus
b. Mars
c. Merkurius
d. Saturnus

13. Perhitungan tahun Masehi didasarkan pada kala ....
a. rotasi bumi
b. rotasi bulan
c. revolusi bulan
d. revolusi bumi

14. Hubungan antara lebah dan bunga dalam simbiosis yang benar ialah ....
a. bunga menerima kuliner dari lebah
b. lebah bisa menciptakan sarang di dalam bunga
c. lebah membantu penyerbukan bunga
d. lebah mengambil benang sari bunga sebagai makanannya

15. Bunga raflesia merupakan tumbuhan langka yang menyesuaikan diri dengan mengeluarkan amis busuk menyerupai bangkai dengan tujuan ....
a. memikat lalat untuk dimangsa
b. memikat lalat untuk membantu penyerbukan
c. memikat insan semoga gampang ditemukan
d. mempertahankan diri semoga tidak dimangsa

16. Perhatikan data berikut!
I. Kerbau berkubang ketika terik matahari.
II. Bunglon memutuskan ekornya.
III. Ikan paus sesekali muncul ke permukaan.
IV. Kaki elang berselaput renang.
Pasangan yang tepat antara binatang dan cara beradaptasinya ditunjukkan nomor ....
a. I dan III
b. I dan IV
c. II dan III
d. II dan IV

17. Membuang limbah pabrik ke sungai tanpa diolah terlebih dahulu sanggup menyebabkan ....
a. biaya pengolahan limbah berkurang
b. ekosistem sungai tercemar
c. tumbuhan air menjadi subur
d. kadar oksigen dalam air bertambah

18. Fungsi akar pada tumbuhan wortel ialah ....
a. menyimpan cadangan kuliner dan alat perkembangbiakan
b. alat perkembangbiakan dan mengangkut hasil fotosintesis
c. mengangkut hasil fotosintesis dan menyimpan cadangan makanan
d. daerah bernapas dan menopang semoga tumbuhan tetap tegak

19. Burung bangau mempunyai kaki panjang dan jarinya agak berselaput berfungsi untuk ....
a. mencengkeram mangsa
b. memudahkan ketika berjalan di lumpur
c. bertengger di pohon
d. mempercepat terbang

20. Wereng ialah hama yang merusak tumbuhan padi. Wereng juga mengalami metamorfosis tidak sempurna. Tahap daur hidup wereng yang paling merugikan petani terjadi pada ....
a. fase telur
b. fase larva
c. fase nimfa
d. fase imago

21. Pada ketika terbang, burung memakai alat pernapasan yang disebut ....
a. jantung
b. pundi-pundi udara
c. paru-paru
d. tenggorokan

22. Avokad dan kacang tanah merupakan sumber lemak nabati yang bermanfaat untuk tubuh, yaitu untuk ....
a. mencegah kekurangan darah
b. melarutkan vitamin A, D, E, dan K
c. mencegah pengeroposan tulang
d. mencegah penyakit gondok

23. Perhatikan gambar rangka insan berikut!

Berikut ini ialah pola latihan Soal Ujian Sekolah  Soal Ujian Sekolah (US) IPA Kelas 6 SD/MI Tahun Ajaran 2017/2018

Arah gerakan yang dilakukan sendi B ialah ....
a. memutar
b. segala arah
c. dua arah
d. satu arah

24. Perhatikan gambar berikut!

Berikut ini ialah pola latihan Soal Ujian Sekolah  Soal Ujian Sekolah (US) IPA Kelas 6 SD/MI Tahun Ajaran 2017/2018

Fungsi bab yang ditunjuk dengan anak panah pada sistem pencernaan insan ialah ....
a. mengendapkan protein susu menjadi kasein
b. mendorong kuliner masuk ke lambung
c. daerah absorpsi sari-sari makanan
d. daerah pembusukan sisa-sisa pencernaan

25. Bagian darah yang mempunyai kegunaan untuk membunuh kuman ialah ....
a. keping darah
b. sel darah putih
c. plasma darah
d. sel darah merah

26. Di bawah ini cara yang tepat untuk memelihara kesehatan alat pencernaan ialah ....
a. makan dengan cepat
b. menerapkan pola makan yang teratur
c. makan lima kali sehari
d. makan yang banyak

27. Faktor yang menyebabkan pelapukan fisika pada batuan ialah ....
a. perubahan suhu
b. oksigen
c. tumbuhan lumut
d. jamur dan bakteri

28. Kegiatan yang mengatakan bahwa gaya sanggup mengubah bentuk benda ialah ....
a. mengegas untuk mempercepat laju mobil
b. melontarkan anak panah dengan busur
c. memahat kayu menjadi patung
d. menendang bola sampai masuk ke gawang

29. Perpindahan panas secara konveksi terjadi dalam insiden ....
a. memasak dengan wajan aluminium
b. terjadinya angin darat dan angin laut
c. panas api unggun terasa di badan
d. sendok ikut panas ketika mengaduk teh panas

30. Perhatikan gambar berikut!

Berikut ini ialah pola latihan Soal Ujian Sekolah  Soal Ujian Sekolah (US) IPA Kelas 6 SD/MI Tahun Ajaran 2017/2018

Jenis gaya yang berperan dalam aktivitas tersebut ialah ....
a. gaya gesek dan gaya otot
b. gaya otot dan gaya pegas
c. gaya pegas dan gaya magnet
d. gaya magnet dan gaya otot

31. Kelompok alat musik yang dibunyikan dengan cara dipukul ialah ....
a. angklung, drum, rebana
b. suling, gendang, piano
c. gendang, drum, rebana
d. drum, gendang, sasando

32. Perhatikan gambar berikut!

Berikut ini ialah pola latihan Soal Ujian Sekolah  Soal Ujian Sekolah (US) IPA Kelas 6 SD/MI Tahun Ajaran 2017/2018

Peristiwa tampak pada gambar mengatakan sifat cahaya ....
a. membias dan menembus benda bening
b. merambat lurus dan membias
c. memantul dan menembus benda bening
d. menembus benda bening dan merambat lurus

33. Kayu ulin merupakan sumber daya alam nabati yang sanggup dimanfaatkan sebagai materi ....
a. obat-obatan
b. pangan
c. kontruksi bangunan
d. pupuk organik

34. Berikut ini merupakan aktivitas insan yang sanggup mengganggu proses daur air, kecuali ....
a. mengubah sawah menjadi area pemukiman
b. mencuci motor setiap hari walaupun masih bersih
c. membiarkan lahan kosong tanpa ditanami tumbuhan
d. tidak membuang sampah di sungai

35. Perhatikan gambar berikut!

Berikut ini ialah pola latihan Soal Ujian Sekolah  Soal Ujian Sekolah (US) IPA Kelas 6 SD/MI Tahun Ajaran 2017/2018

Bagian Bumi yang ditunjukkan oleh gambar akan mengalami ....
a. gerhana matahari sebagian
b. gerhana matahari total
c. gerhana bulan sebagian
d. gerhana bulan total

36. Berikut ini peralatan yang mengalami perubahan energi yang sama ketika dipakai ialah ....
a. radio dan televisi
b. lampu dan solder
c. kipas angin dan blender
d. komputer dan setrika

37. Menangkap ikan dengan materi peledak sanggup berdampak jelek bagi lingkunagn yaitu ....
a. kerusakan habitat ikan
b. air maritim menjadi tercemar
c. air maritim menjadi keruh
d. naiknya permukaan air laut

38. Fungsi lambung pada sistem pencernaan insan ialah ....
a. menyerap sari-sari makanan
b. mencerna kuliner secara kimiawi
c. menjaga keseimbangan air dalam tubuh
d. membusukkan sisa kuliner menjadi feses

39. Tanaman stroberi berkembang biak dengan ....
a. umbi batang
b. tunas
c. akar tinggal
d. geragih

40. Masa perubahan fisik anak remaja disebut masa ....
a. kanak-kanak
b. dewasa
c. transisi
d. pubertas

41. Pak tani menjemur gabah. Peristiwa tersebut merupakan salah satu perpindahan panas secara ....
a. konduksi
b. konveksi
c. radiasi
d. induksi

42. Perhatikan kelompok binatang berikut !
Harimau, kucing, elang, serigala, burung hantu
Kelompok binatang tersebut sanggup dikelompokkan menurut ....
a. makanannya
b. habitatnya
c. epilog tubuhnya
d. cara perkembangbiakannya

43. Berikut ini pola aktivitas yang memakai energi alternatif ialah ....
a. memasak memakai minyak tanah
b. mencuci baju dengan mesin cuci
c. memakai lampu untuk penerangan
d. menyetrika baju memakai setrika arang

44. Usaha yang tepat untuk mengatasi pencemaran sungai akhir pembuangan limbah pabrik ialah ....
a. menanam aneka macam jenis pohon di sekitar sungai
b. membuang limbah pabrik ke sungai yang ada di sekitar lingkungan warga
c. mengolah limbah pabrik sebelum dibuang ke sungai
d. memindahkan ikan ke kolam semoga terhindar dari limbah

45. Berikut ini ialah benda yang sanggup dipakai untuk mengatasi gaung ialah ....
a. kayu, spons, wol
b. kayu, kaca, besi
c. spons, wol, karpet
d. kaca, besi, karpet

46. Batu bara ialah sumber daya alam yang tidak sanggup diperbarui dan dipakai untuk ....
a. materi bangunan
b. materi obat-obatan
c. materi pelapis jalan
d. materi bakar

47. Selain sebagai alat pernapasan, daun juga berfungsi untuk ....
a. melangsungkan proses penyerbukan
b. melangsungkan proses fotosintesis
c. menyerap air dan materi mineral
d. memperkuat batang

48. Bunglon sering hinggap di pohon. Bunglon berwarna hijau sesuai dengan dahan pohon. tingkah laris binatang ini disebut kamuflase. Tujuan bunglon berkamuflase ialah ....
a. menarik pasangan
b. mencari makanan
c. menghindari pemangsa
d. menyesuaikan suhu lingkungan

49. Contoh insiden perpindahan panas yang terjadi melalui aliran zat dengan disertai perpindahan zat yaitu ketika ....
a. memasak sayur asam
b. menjemur sepatu di atas genteng
c. mendekatkan tangan di akrab nyala api
d. mencicipi panas ujung sendok yang dicelupkan ke dalam kopi panas

50. Dasar penanggalan kalender hijriah ialah ....
a. rotasi Bumi
b. revolusi Bumi
c. revolusi Bulan
d. rotasi Bulan terhadap Bumi

Jika ingin mendownload soal, berikut ini linknya ↓

Download Soal Ujian Sekolah (US) IPA Kelas 6 SD/MI Tahun Ajaran 2017/2018

Kunci Jawaban

1. b. batang dilapisi lapisan lilin tebal
2. c. kutu rambut yang hidup di kepala manusia
3. b. kecoak
4. d. menanam tumbuhan bakau di tepi pantai
5. b. membelokkan setir kendaraan beroda empat yang sedang melaju
6. c. hibernasi
7. c. tumbuhan tomat - ulat - ayam - musang - ular
8. c. stek batang
9. d. spora dan rhizoma
10. c. mengubah protein menjadi pepton
11. d. menyublim
12. a. Venus
13. d. revolusi bumi
14. c. lebah membantu penyerbukan bunga
15. a. memikat lalat untuk dimangsa
16. a. I dan III
17. b. ekosistem sungai tercemar
18. a. menyimpan cadangan kuliner dan alat perkembangbiakan
19. b. memudahkan ketika berjalan di lumpur
20. d. fase imago
21. b. pundi-pundi udara
22. b. melarutkan vitamin A, D, E, dan K
23. a. memutar
24. c. daerah absorpsi sari-sari makanan
25. b. sel darah putih
26. b. menerapkan pola makan yang teratur
27. a. perubahan suhu
28. c. memahat kayu menjadi patung
29. b. terjadinya angin darat dan angin laut
30. a. gaya gesek dan gaya otot
31. c. gendang, drum, rebana
32. d. menembus benda bening dan merambat lurus
33. c. kontruksi bangunan
34. d. tidak membuang sampah di sungai
35. b. gerhana matahari total
36. c. kipas angin dan blender
37. a. kerusakan habitat ikan
38. b. mencerna kuliner secara kimiawi
39. d. geragih
40. d. pubertas
41. c. radiasi
42. a. makanannya
43. d. menyetrika baju memakai setrika arang
44. c. mengolah limbah pabrik sebelum dibuang ke sungai
45. c. spons, wol, karpet
46. d. materi bakar
47. b. melangsungkan proses fotosintesis
48. c. menghindari pemangsa
49. d. a. memasak sayur asam
50. c. revolusi Bulan
Warning : Harap tidak mengcopy paste dan mempublish ulang Soal Ujian Sekolah (US) IPA Kelas 6 SD/MI Tahun Ajaran 2017/2018 yang ada di blog juraganles.com. Jadilah blogger kreatif dengan tidak melaksanakan copy paste dan mempublish ulang ! Terima kasih
Demikianlah Soal Ujian Sekolah (US) IPA Kelas 6 SD/MI Tahun Ajaran 2017/2018 yang disusun oleh admin juraganles.com. Semoga bermanfaat untuk kita semua.