Showing posts sorted by relevance for query komponen-dan-fungsi-plasma-darah. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query komponen-dan-fungsi-plasma-darah. Sort by date Show all posts

Thursday, May 2, 2019

Pintar Pelajaran Komponen Dan Fungsi Plasma Darah


Ciri Komposisi dan Fungsi Plasma Darah - Plasma darah yaitu pecahan darah yang cair. Komponen utamanya yaitu air. Di dalam plasma darah terlarut molekul-molekul berbagai ion, yang mencakup glukosa sebagai sumber energi utama untuk sel-sel badan dan asam-asam amino. Ionion ini terdapat banyak dalam plasma darah, contohnya natrium (Na+) dan klor (Cl-). Berbagai ion dan molekul tersebut diedarkan ke seluruh badan sehingga ion yang lain juga ikut tersebar. Sekitar 7% plasma darah berupa banyak sekali molekul protein. Molekul protein yang dimaksud contohnya 4% serum albumin, 2,7% serum glubolin, dan 0,3% fibrinogen (lihat Tabel 1). Setelah darah membeku oleh fibrinogen, yakni komponen untuk proses pembekuan darah, bekuan tersebut akan mengkerut secara lambat. Sehingga keluarlah suatu cairan bening yang disebut serum. Serum merupakan cairan darah yang tidak mengandung fibrinogen. (Baca juga : Komposisi Darah)

Tabel 1. Komposisi Plasma Darah

Plasma 55%
Komponen
Fungsi
Air
Pelarut untuk mengangkut zat-zat lain
Ion
Keseimbangan osmotik, penyanggaan pH,
dan pengaturan permeabilitas membran
Natrium
Kalium
Kalsium
Magnesium
Klorida
Bikarbonat
Protein plasma
Albumin
Keseimbangan osmotik, penyangga pH dan Penggumpalan
Fibrinogen
Pertahanan
Imunoglobin (antibodi)

Zat-zat yang diangkut oleh darah
Nutrien (misalnya glukosa, asam lemak, vitamin)
Produk buangan metabolisme
Gas-gas respirasi (O2 dan CO2)
Hormon
Sumber: Campbell, Reece, Mitchell, Biologi 2, 2003, hlm. 54

Selain berperan dalam pembekuan darah, protein plasma juga berperan sebagai antibodi. Adanya antibodi ini menimbulkan antigen yang masuk sanggup dikenali dan diikat. Antibodi merupakan zat yang berasal dari glubolin di dalam sel-sel plasma. Untuk mempertahankan badan terhadap penyakit, antibodi dapat bekerja melalui dua cara, yaitu secara pribadi menyerang penyebab penyakit dan dengan mengaktifkan sistem komplemen terlebih dahulu, yang kemudian dilanjutkan merusak penyebab penyakit tersebut.

Sementara itu, antibodi sanggup memakai banyak sekali cara untuk melemahkan atau menyerang penyebab penyakit, seperti aglutinasi, presipitasi, netralisasi, dan lisis. Aglutinasi merupakan proses peng gumpalan antigen. Proses terjadinya aglutinasi ditandai dengan terbentuknya gumpalan-gumpalan berstruktur besar berupa antigen pada permukaan bakteri-bakteri atau sel-sel darah merah. Sementara presipitasi, yakni proses pengendapan antigen. Presipitasi dicirikan dengan terbentuknya molekul besar di antara antigen yang larut. Proses presipitasi contohnya saja antara racun tetanus dengan antibodi. Akibat yang ditimbulkan, racun tetanus menjadi tidak larut dan mengendap.

Cara lainnya yakni netralisasi. Netralisasi merupakan proses penetralan racun. Sifat antigen yang dimiliki antibodi akan menutupi banyak sekali daerah yang dianggap toksik/racun dari pelbagai penyebab penyakit. Selain cara tersebut, untuk melemahkan antigen, antibodi sanggup pula memakai cara lisis. Lisis merupakan proses penguraian antigen yang berada pada membran sel penyebab penyakit, alhasil sel-sel tersebut rusak.

Anda kini sudah mengetahui Plasma Darah. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :
Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk Sekolah Menengan Atas dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.

Wednesday, April 15, 2020

Sistem Dan Alat Peredaran Darah Pada Manusia

Darah merupakan cairan lengket berwarna merah yang rasanya asin dan berbau amis. Warna darah bervariasi dari merah cemerlang hingga merah renta kebiruan. Pada manusia, volume darah sekitar 5 liter. Darah insan terdiri atas  dua komponen utama, yaitu cuilan padat atau sel-sel darah dan cuilan cair atau plasma darah. Bagian darah yang padat berupa sel-sel darah.

Jenis sel-sel darah.

1. Sel darah merah atau disebut eritrosit.
Warna merah pada eritrosit disebabkan oleh zat hemoglobin ( yang  ke seluruh tubuh.
2. Sel darah putih atau disebut leukosit.
Pembentukan sel darah putih di sumsum merah tulang pipih, limpa dan juga kelenjar getah bening.
Fungsi sel darah putih mematikan bibit penyakit yang masuk ke dalam badan dan menjaga pertahanan tubuh.
3. Keping darah atau disebut trombosit.
Pembentukannya didalam  sumsum merah tulang. Keping darah mempunyai kegunaan untuk proses pembekuan darah. Ketika sedang terluka , maka trombosit dan fibrinogen membentuk beneng-benang fibrin untuk menutup luka.

Darah yang berupa cairan disebut plasma darah yang sebagian besar (90%) berupa air, sisanya berupa garam, mineral, zat sisa, urea, hormon, vitamin, lipid, glukosa, asam amino, dan zat antibodi (zat serum)
Plasma darah mengandung 3 macam protein yaitu albumin, globulin, dan fibrinogen. Albumin mempunyai kegunaan mengentalkan darah, globulin sebagai pembunuh penyakit, dan fibrinogen sebagai pembeku darah bersama dengan trombosit.

Alat peredaran darah manusia 

Alat peredaran insan terdiri dari jantung dan pembuluh darah. Untuk mengetahui lebih jelas, mari simak pembahahasannya di bawah ini .

1. Jantung
Jantung merupakan sentra sistem peredaran darah yang berfungsi sebagai alat pemompa darah ke seluruh tubuh. Jantung insan terletak di dalam rongga dada agak ke kiri. Berat jantung orang cukup umur kira-kira 300 gram. Jantung tersusun atas kumpulan otot-otot yang sangat berpengaruh disebut miokardia. Jantung dibungkus selaput perikardium semoga kuat.
                                 
Darah merupakan cairan lengket berwarna merah yang rasanya asin dan berbau wangi Sistem dan Alat Peredaran Darah pada Manusia
Jantung sebagai sentra peredaran darah
Jantung insan dibagi menjadi 4 ruangan yaitu :
1. Serambi kanan
Serambi kanan untuk menampung darah yang banyak mengandung karbon dioksida yang berasal dari seluruh tubuh.
2. Serambi kiri
Serambi kiri menampung darah yang kaya oksigen yang berasal dari paru-paru. Bilik kiri memompa darah ke seluruh tubuh.
3. Bilik kanan
Bilik kanan memompa darah ke paru-paru
4. Bilik kiri
Bilik kiri memompa darh ke seluruh tubuh.

Cara kerja jantung
Serambi mengembang, darah dari vena (pembuluh balik) masuk serambi, serambi menguncup, bilik mengembang, darah dari serambi masuk bilik dan bilik menguncup, darah tidak sanggup kembali lantaran ada klep.
Kerika sedang beristirahat, jantung berdetak sebanyak 60-80 kali setiap menit. Detak jantung bisa memompa darah sebanyak 60cc. Ketika sedang murka atau olahraga, denyut jantung meningkat. Olahraga sanggup meningkatkan denyut jantung hingga 200 kali.
2. Pembuluh darah
Pembuluh darah ialah akses yang berfungsi sebagai daerah mengalirnya darah dari seluruh badan menuju jantung atau sebaliknya.
 Berdasarkan pemikiran darah, pembuluh darah dibedakan menjadi 2 yaitu :
a. pembuluh nadi atau arteri
Ialah pembuluh darah yang mengalirkan darah keluar jantung .
Berdasarkan ukurannya, pembuluh darah nadi dibedakan menjadi ada 3 yaitu :
1. Aorta
Aorta ialah pembuluh nadi terbesar dalam badan yang keluar dari ventrikel jantung dan membawa banyak oksigen.
2. Arteriol
Arteriol ialah pembuluh nadi terkecil yang berafiliasi dengan pembuluh kapiler.
3. Pembuluh kapiler
Pembuluh ini bukan pembuluh nadi sesungguhnya. Di sinilah terjadinya pertukaran zat yang menjadi fungsi utama sistem sirkulasi. Pembuluh kapiler ialah pembuluh yang menghubungkan cabang-cabang pembuluh nadi dan cabang-cabang pembuluh balik yang terkecil dengan sel-sel tubuh. Pembuluh nadi dan pembuluh balik itu bercabang-cabang, dan ukuran cabang-cabang pembuluh itu semakin jauh dari jantung semakin kecil. Pembuluh kapiler sangat halus dan berdinding tipis.

b. pembuluh balik atau vena
Adalah pembuluh darah yang mengalirkan darah menuju jantung).
Pembuluh vena terbesar yaitu venula dan ukuran vena terkecil ialah vena cava.

Perbedaan pembuluh nadi dan pembuluh balik

No

Pembuluh nadi (Arteri)

Pembuluh balik (Vena)

1

Tempatnya agak ke dalam

Tempatnya bersahabat permukaan tubuh

2

Dinding pembuluh tebal, berpengaruh dan elastis

Dinding pembuluh tipis dan tidak elastis

3

Alirah darah berasal dari jantung

Aliran darah menuju jantung

4

Denyut terasa

Denyut tidak terasa

5

Katup hanya di satu daerah bersahabat jantung

Katup terdapat di sepanjang pembuluh darah

6

Jika terjadi luka, darah segar memancar

Jika terjadi luka , darah tidak memancar

7

Membawa darah yang mengandung oksigen

Membawa darah yang mengandung karbon dioksida

Peredaran darah dibedakan menjadi 2 yaitu :
a. Peredaran darah kecil yaitu peredaran darah dari jantung menuju ke paru-paru lalu kembali lagi ke jantung.

Darah merupakan cairan lengket berwarna merah yang rasanya asin dan berbau wangi Sistem dan Alat Peredaran Darah pada Manusia

b. Peredaran darah besar yaitu peredaran darah dari jantung ke seluruh badan (kecuali paru-paru)  lalu kembali lagi ke jantung.

Darah merupakan cairan lengket berwarna merah yang rasanya asin dan berbau wangi Sistem dan Alat Peredaran Darah pada Manusia

Keadaan jantung dikala memompa darah disebut kontraksi atau menguncup. Keadaan jantung dikala tidak memompa darah disebut relaksasi atau mengembang.

Itulah bahan perihal Sistem dan Alat Peredaran Darah pada Manusia. Semoga bermanfaat.

Saturday, July 4, 2020

Sistem Dan Alat Peredaran Darah Pada Manusia

Darah merupakan cairan lengket berwarna merah yang rasanya asin dan berbau amis. Warna darah bervariasi dari merah cemerlang hingga merah renta kebiruan. Pada manusia, volume darah sekitar 5 liter. Darah insan terdiri atas  dua komponen utama, yaitu cuilan padat atau sel-sel darah dan cuilan cair atau plasma darah. Bagian darah yang padat berupa sel-sel darah.

Jenis sel-sel darah.

1. Sel darah merah atau disebut eritrosit.
Warna merah pada eritrosit disebabkan oleh zat hemoglobin ( yang  ke seluruh tubuh.
2. Sel darah putih atau disebut leukosit.
Pembentukan sel darah putih di sumsum merah tulang pipih, limpa dan juga kelenjar getah bening.
Fungsi sel darah putih mematikan bibit penyakit yang masuk ke dalam badan dan menjaga pertahanan tubuh.
3. Keping darah atau disebut trombosit.
Pembentukannya didalam  sumsum merah tulang. Keping darah mempunyai kegunaan untuk proses pembekuan darah. Ketika sedang terluka , maka trombosit dan fibrinogen membentuk beneng-benang fibrin untuk menutup luka.

Darah yang berupa cairan disebut plasma darah yang sebagian besar (90%) berupa air, sisanya berupa garam, mineral, zat sisa, urea, hormon, vitamin, lipid, glukosa, asam amino, dan zat antibodi (zat serum)
Plasma darah mengandung 3 macam protein yaitu albumin, globulin, dan fibrinogen. Albumin mempunyai kegunaan mengentalkan darah, globulin sebagai pembunuh penyakit, dan fibrinogen sebagai pembeku darah bersama dengan trombosit.

Alat peredaran darah manusia 

Alat peredaran insan terdiri dari jantung dan pembuluh darah. Untuk mengetahui lebih jelas, mari simak pembahahasannya di bawah ini .

1. Jantung
Jantung merupakan sentra sistem peredaran darah yang berfungsi sebagai alat pemompa darah ke seluruh tubuh. Jantung insan terletak di dalam rongga dada agak ke kiri. Berat jantung orang cukup umur kira-kira 300 gram. Jantung tersusun atas kumpulan otot-otot yang sangat berpengaruh disebut miokardia. Jantung dibungkus selaput perikardium semoga kuat.
                                 
Darah merupakan cairan lengket berwarna merah yang rasanya asin dan berbau wangi Sistem dan Alat Peredaran Darah pada Manusia
Jantung sebagai sentra peredaran darah
Jantung insan dibagi menjadi 4 ruangan yaitu :
1. Serambi kanan
Serambi kanan untuk menampung darah yang banyak mengandung karbon dioksida yang berasal dari seluruh tubuh.
2. Serambi kiri
Serambi kiri menampung darah yang kaya oksigen yang berasal dari paru-paru. Bilik kiri memompa darah ke seluruh tubuh.
3. Bilik kanan
Bilik kanan memompa darah ke paru-paru
4. Bilik kiri
Bilik kiri memompa darh ke seluruh tubuh.

Cara kerja jantung
Serambi mengembang, darah dari vena (pembuluh balik) masuk serambi, serambi menguncup, bilik mengembang, darah dari serambi masuk bilik dan bilik menguncup, darah tidak sanggup kembali lantaran ada klep.
Kerika sedang beristirahat, jantung berdetak sebanyak 60-80 kali setiap menit. Detak jantung bisa memompa darah sebanyak 60cc. Ketika sedang murka atau olahraga, denyut jantung meningkat. Olahraga sanggup meningkatkan denyut jantung hingga 200 kali.
2. Pembuluh darah
Pembuluh darah ialah akses yang berfungsi sebagai daerah mengalirnya darah dari seluruh badan menuju jantung atau sebaliknya.
 Berdasarkan pemikiran darah, pembuluh darah dibedakan menjadi 2 yaitu :
a. pembuluh nadi atau arteri
Ialah pembuluh darah yang mengalirkan darah keluar jantung .
Berdasarkan ukurannya, pembuluh darah nadi dibedakan menjadi ada 3 yaitu :
1. Aorta
Aorta ialah pembuluh nadi terbesar dalam badan yang keluar dari ventrikel jantung dan membawa banyak oksigen.
2. Arteriol
Arteriol ialah pembuluh nadi terkecil yang berafiliasi dengan pembuluh kapiler.
3. Pembuluh kapiler
Pembuluh ini bukan pembuluh nadi sesungguhnya. Di sinilah terjadinya pertukaran zat yang menjadi fungsi utama sistem sirkulasi. Pembuluh kapiler ialah pembuluh yang menghubungkan cabang-cabang pembuluh nadi dan cabang-cabang pembuluh balik yang terkecil dengan sel-sel tubuh. Pembuluh nadi dan pembuluh balik itu bercabang-cabang, dan ukuran cabang-cabang pembuluh itu semakin jauh dari jantung semakin kecil. Pembuluh kapiler sangat halus dan berdinding tipis.

b. pembuluh balik atau vena
Adalah pembuluh darah yang mengalirkan darah menuju jantung).
Pembuluh vena terbesar yaitu venula dan ukuran vena terkecil ialah vena cava.

Perbedaan pembuluh nadi dan pembuluh balik

No

Pembuluh nadi (Arteri)

Pembuluh balik (Vena)

1

Tempatnya agak ke dalam

Tempatnya bersahabat permukaan tubuh

2

Dinding pembuluh tebal, berpengaruh dan elastis

Dinding pembuluh tipis dan tidak elastis

3

Alirah darah berasal dari jantung

Aliran darah menuju jantung

4

Denyut terasa

Denyut tidak terasa

5

Katup hanya di satu daerah bersahabat jantung

Katup terdapat di sepanjang pembuluh darah

6

Jika terjadi luka, darah segar memancar

Jika terjadi luka , darah tidak memancar

7

Membawa darah yang mengandung oksigen

Membawa darah yang mengandung karbon dioksida

Peredaran darah dibedakan menjadi 2 yaitu :
a. Peredaran darah kecil yaitu peredaran darah dari jantung menuju ke paru-paru lalu kembali lagi ke jantung.

Darah merupakan cairan lengket berwarna merah yang rasanya asin dan berbau wangi Sistem dan Alat Peredaran Darah pada Manusia

b. Peredaran darah besar yaitu peredaran darah dari jantung ke seluruh badan (kecuali paru-paru)  lalu kembali lagi ke jantung.

Darah merupakan cairan lengket berwarna merah yang rasanya asin dan berbau wangi Sistem dan Alat Peredaran Darah pada Manusia

Keadaan jantung dikala memompa darah disebut kontraksi atau menguncup. Keadaan jantung dikala tidak memompa darah disebut relaksasi atau mengembang.

Itulah bahan perihal Sistem dan Alat Peredaran Darah pada Manusia. Semoga bermanfaat.

Saturday, April 6, 2019

Pintar Pelajaran Teladan Masakan Mengandung Mineral

Contoh Bahan Makanan Mengandung Mineral - Seperti halnya vitamin, badan kita memerlukan sejumlah kecil mineral. Mineral yang dibutuhkan badan dalam bentuk garam atau unsur. Garam mineral gampang larut dan gampang diserap tubuh tanpa proses pencernaan. Berdasarkan jumlah kebutuhan dalam tubuh, mineral sanggup dibedakan menjadi dua, yaitu makroelemen dan mikroelemen.
  1. Makroelemen yaitu mineral yang dibutuhkan badan dalam jumlah besar. Makroelemen mencakup kalium (K), kalsium (Ca), natrium (Na), fosfor (P), magnesium (Mg), sulfur (S), dan klor (Cl).
  2. Mikroelemen yaitu mineral yang dibutuhkan badan dalam jumlah sedikit. Misalnya besi (Fe), mangan (Mn), kobalt (Co), molibdenum (Mo), dan selenium (Se).
Mineral terdapat dalam aneka macam materi masakan dari hewan dan tumbuhan. Apa sajakah fungsi mineral bagi badan dan kesannya jikalau kekurangan salah satu mineral? Coba cermati klarifikasi dalam Tabel 1. berikut.

Tabel 1. Macam-Macam Mineral yang Dibutuhkan Tubuh

Mineral
Sumber
Fungsi
Akibat Defisiensi
Keterangan
Kalsium (Ca)
Susu, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan daging
  1. Pembentukan tulang dan gigi yang dipengaruhi oleh vitamin D
  2. Pembekuan darah
  3. Aktivitas saraf dan otak
  4. Aktivator enzim
  5. Aktivitas otot jantung
  6. Melindungi badan terhadap penyerapan zat radioaktif

  1. Riketsia
  2. Osteoporosis
  3. Darah sukar membeku
  4. Rakitis
  5. Hipokalsemia
  6. Pertumbuhan terhambat

  1. Kalsium akan ditimbun di dalam tulang khususnya tulang spon
  2. Jumlah kebutuhan tubuh/hari = 0,8 gram
  3. Penggunaan dalam badan diatur oleh kelenjar tiroid yang menghasilkan hormon kalsitonin berfungsi menurunkan kadar Ca darah, dan kelenjar paratiroid yang menghasilkan hormon paratiroid berfungsi meningkatkan kadar Ca darah
  4. Adanya vitamin D meningkatkan absorbsi Ca
  5. Kelebihan Ca akan menyebabkan: Hiperkalsemia, Kalsifikasi jaringan dan tulang rawan

Fosfor (P)
Susu, kacang-kacangan, daging, dan sayuran
  1. Pembentukan tulang dan gigi
  2. Metabolisme
  3. Kontraksi otot
  4. Aktivitas saraf
  5. Komponen enzim, DNA, RNA, dan ATP
  6. Membentuk fosfatid, belahan dari plasma
  7. Menjaga keseimbangan asam basa
  8. Pengaturan kegiatan hormon
  9. Efektivitas beberapa vitamin

  1. Kerapuhan tulang dan gigi
  2. Sakit pada tulang Anak: Rakhitis Dewasa: Osteomalasia

  1. Fosfor sebagai fosfat memainkan peranan penting dalam struktur dan fungsi semua sel hidup

Natrium (Na)
Daging, garam, mentega, dan produk peternakan
  1. Transmisi saraf
  2. Kontraksi otot
  3. Menjaga tekanan osmotik darah
  4. Sebagai buffer (dalam bentuk Na-karbonat)
  5. Mempertahankan iritabilitas sel otot
  6. Komponen anorganik cairan ekstra sel

  1. Dehidrasi Shock
  2. Gangguan pada jantung
  3. Kejang otot
  4. Kelelahan
  5. Suhu badan meningkat

  1. Jumlah kebutuhan tubuh/hari = 15–20 g Na juga terdapat pada NaCl 
  2. Kelebihan unsur ini akan menjadikan tanda-tanda hipertensi

Klor (Cl)
Garam, susu, daging, dan telur
  1. Pembentukan HCl dalam lambung yang berperan dalam penyerapan Fe dan emulsi lemak
  2. Aktivator enzim Bahan ion klorit yang penting untuk transfer CO2 dari darah ke paru-paru
  3. Memelihara keseimbangan asam basa, elektrolit, dan tekanan osmosis

  1. Kontraksi otot abnormal
  2. Hilangnya rambut dan gigi
  3. Pencernaan terganggu

  1. Jumlah kebutuhan tubuh/hari = 15–20 g 

Magnesium (Mg)
Kacang-kacangan, sayur-an hijau, masakan hasil laut, dan sereal
  1. Pembentukan tulang, darah, dan otot
  2. Aktivator enzim
  3. Kontraksi otot
  4. Aktivitas saraf
  5. Respirasi intrasel Sintesis protein

  1. Gangguan mental dan emosi
  2. Kontraksi otot terganggu Fungsi ginjal terganggu
  3. Peredaran darah terganggu

  1. Kelebihan unsur ini akan mengakibatkan gangguan fungsi saraf 

Kalium (K)
Sayuran, buah-buahan, dan kecap
  1. Mengatur detak jantung 
  2. Memelihara keseimbangan air
  3. Transmisi saraf
  4. Memelihara keseimbangan asam basa
  5. Katalisator
  6. Kontraksi otot
  7. Mengatur sekresi insulin dari pankreas
  8. Memelihara permeabilitas membran sel

  1. Gangguan jantung
  2. Kontraksi otot terganggu
  3. Pernapasan terganggu

  1. Kelebihan unsur ini mengakibatkan kelemahan otot dan terganggunya denyut jantung

Sulfur (S)
Sayuran, telur, daging, susu, dan buah-buahan
  1. Aktivator enzim
  2. Berperan dalam penyimpanan dan pembebasan energi
  3. Komponen vitamin (thiamin, biotin, dan asam pantotenat)
  4. Komponen dalam proses detoksikasi

  1. Belum diketahui Anemia Gondok Pendengaran ber-kurang

  1. Kebutuhan tubuh/hari = 15–30 mg
  2. Penyebaran di usus lebih gampang alasannya adanya HCl lambung

Zat besi (Fe)
Daging, sayuran hijau, dan biji-bijian
  1. Pembentukan hemoglobin
  2. Komponen enzim sitokrom (enzim dalam respirasi)

Anemia
  1. Ditranspor sebagai transferin dan disimpan sebagai feritin

Yodium (I)
Makanan hasil laut, telur, susu, garam beryodium, tiram, dan rumput bahari
  1. Aktivitas kelenjar tiroid
  2. Komponen hormon tiroksin
  3. Komponen hormon triyodotironin

  1. Gondok
  2. Pendengaran berkurang

  1. Disimpan dalam kelenjar tiroid sebagai tiroglobulin

Fluorin (F)
Kuning telur, susu, otak, dan air minum
  1. Memelihara gigi
  2. Mencegah kekurangan Mg, osteoporosis, dan penyakit periodental

  1. Kerusakan karang gigi (caries dentis)

  1. Tidak terbukti secara esensial untuk nutrisi manusia, tapi esensial untuk pertumbuhan tikus

Seng (Zn)
Ikan laut, hati, daging, telur, dan susu
  1. Membantu penyembuhan luka dan kesehatan kulit
  2. Metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak
  3. Pertumbuhan dan reproduksi
  4. Kepekaan terhadap rasa dan bau
  5. Pembentukan enzim

  1. Pertumbuhan terhambat
  2. Penyembuhan luka terhambat

  1. Menjadi kofaktor enzim laktat dehidrogenase, fosfatase alkali, karbonik anhidrase, dan sebagainya

Tembaga (Cu)
Padi-padian, polong-polong-an, kerang, ginjal, dan hati
  1. Pembentukan eritrosit dan hemoglobin
  2. Komponen enzim dan protein
  3. Aktivitas saraf Sintesis substansi menyerupai hormon

  1. Anemia
  2. Gangguan saraf dan tulang

  1. Ditranspor oleh albumin dan terikat pada serulo-plasmin


Anda kini sudah mengetahui Makanan Mengandung Karbohidrat. Terima kasih anda kini sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk Sekolah Menengan Atas dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.