Showing posts sorted by relevance for query rumus-umum-alkana-alkena-alkuna-molekul-struktur-senyawa-kimia. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query rumus-umum-alkana-alkena-alkuna-molekul-struktur-senyawa-kimia. Sort by date Show all posts

Thursday, August 1, 2019

Pintar Pelajaran Rumus Umum Alkana, Alkena, Alkuna, Molekul, Struktur, Senyawa Kimia

Rumus Umum Alkana, Alkena, Alkuna, Molekul, Struktur, Senyawa Kimia - Sebelumnya bacalah terlebih dahulu bahan mengenai Rumus Molekul


Alkana merupakan senyawa hidrokarbon alifatik jenuh, yaitu hidrokarbon dengan rantai terbuka dan semua ikatan karbonnya merupakan ikatan tunggal. Senyawa alkana merupakan rantai karbon yang paling sederhana.. Senyawa paling sederhana dari alkana yaitu metana. Metana hanya mempunyai satu atom karbon yang mengikat empat atom H. Senyawa alkana mempunyai rumus :

CnH2n + 2

Tabel 1. Deret homogon dari rumus struktur, rumus molekul, dan tata nama senyawa alkana [1]

Jumlah Karbon
Rumus Molekul
Struktur
Nama
1
CH4
CH4
Metana
2
C2H6
CH3 – CH3
Etana
3
C3H8
CH3 – CH2 – CH3
Propana
4
C4H10
CH3 – (CH2)2 – CH3
Butana
5
C5H12
CH3 – (CH2)3 – CH3
Pentana
6
C6H14
CH3 – (CH2)4 – CH3
Heksana
7
C7H16
CH3 – (CH2)5 – CH3
Heptana
8
C8H18
CH3 – (CH2)6 – CH3
Oktana
9
C9H20
CH3 – (CH2)7 – CH3
Nonana
10
C10H22
CH3 – (CH2)8 – CH3
Dekana

Berdasarkan tabel di atas sanggup dilihat bahwa perbedaan kesepuluh senyawa di atas terletak pada jumlah gugus metilena (–CH2–). Senyawa dengan kondisi demikian disebut homolog. Susunan senyawa yang dibentuk sedemikian rupa sehingga perbedaan dengan tetangga dekatnya hanya pada jumlah metilena disebut deret homolog.


Alkena ialah hidrokarbon alifatik tak jenuh yang mempunyai satu ikatan rangkap (C = C). Senyawa yang mempunyai dua ikatan rangkap disebut alkadiena, yang mempunyai tiga ikatan rangkap disebut alkatriena, dan seterusnya. Bagaimana rumus umum alkena? Perhatikan senyawa-senyawa di bawah ini lalu bandingkan!
 Sebelumnya bacalah terlebih dahulu bahan mengenai  Pintar Pelajaran Rumus Umum Alkana, Alkena, Alkuna, Molekul, Struktur, Senyawa Kimia

Apa kesimpulan yang Anda ambil? Alkena ternyata mengikat lebih sedikit dua atom hidrogen dibandingkan alkana.

Karena rumus umum alkana CnH2n + 2, maka rumus umum alkena ialah :

CnH2n

Tabel 2. Deret homogon dari rumus struktur, rumus molekul, dan tata nama senyawa alkena. [1]

Jumlah C
Rumus Struktur
Rumus Molekul
Nama Kimia
2
H2C = CH2
C2H4
Etena
3
H2C = CH – CH3
C3H6
Propena
4
H2C = CH – CH2 – CH3
C4H8
1-butena
5
H2C = CH – (CH2)2 – CH3
C5H10
1-pentena
6
H2C = CH – (CH2)3 – CH3
C6H12
1-heksena
7
H2C = CH – (CH2)4 – CH3
C7H14
1-heptena
8
H2C = CH – (CH2)5 – CH3
C8H16
1-oktena
9
H2C = CH – (CH2)6 – CH3
C9H18
1-nonena
10
H2C = CH – (CH2)7 – CH3
C10H20
1-dekena


Alkuna ialah senyawa hidrokarbon alifatik tak jenuh yang mengandung ikatan rangkap tiga. Perhatikan pola berikut.
 Sebelumnya bacalah terlebih dahulu bahan mengenai  Pintar Pelajaran Rumus Umum Alkana, Alkena, Alkuna, Molekul, Struktur, Senyawa Kimia
Bagaimana rumus umum alkuna? Masih ingatkah Anda dengan senyawa alkadiena? Perhatikan rumus struktur senyawa-senyawa di bawah ini!
 Sebelumnya bacalah terlebih dahulu bahan mengenai  Pintar Pelajaran Rumus Umum Alkana, Alkena, Alkuna, Molekul, Struktur, Senyawa Kimia
Bagaimana jumlah atom C dan H pada kedua senyawa di atas?

Ternyata untuk alkuna dengan jumlah atom C sebanyak 4 mempunyai atom H sebanyak 6. Sedangkan untuk alkena dengan jumlah atom C sebanyak 4 mempunyai atom H sebanyak 8. Alkuna paling sederhana yaitu etuna, C2H2.

Jadi, rumus umum alkuna adalah:

CnH2n – 2

Tabel 3. Deret homogon dari rumus struktur, rumus molekul, dan tata nama senyawa alkuna [1]

Jumlah C
Rumus Struktur
Rumus Molekul
Nama Kimia
2
HC ≡ CH
C2H2
Etuna
3
HC ≡ C – CH3
C3H4
Propuna
4
HC ≡ C – CH2 – CH3
C4H6
1-butuna
5
HC ≡ C – (CH2)2 – CH3
C5H8
1-pentuna
6
HC ≡ C – (CH2)3 – CH3
C6H10
1-heksuna
7
HC ≡ C – (CH2)4 – CH3
C7H12
1-heptuna
8
HC ≡ C – (CH2)5 – CH3
C8H14
1-oktuna
9
HC ≡ C – (CH2)6 – CH3
C9H16
1-nonuna
10
HC ≡ C – (CH2)7 – CH3
C10H18
1-dekuna

Anda kini sudah mengetahui Rumus Alkana Alkena dan Alkuna. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Utami, B. A. N. Catur Saputro, L. Mahardiani, dan S. Yamtinah, Bakti Mulyani.2009. Kimia : Untuk SMA/MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 250.

Referensi Lainnya :

[1] Setyawati, A. A. Kimia : Mengkaji Fenomena Alam Untuk Kelas X SMA/MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 186.

Pintar Pelajaran Titik Didih Dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon, Alkana, Alkena, Dan Alkuna

Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon, Alkana, Alkena, dan Alkuna - Gas elpiji dan bensin merupakan pola materi bakar yang banyak dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Gas elpiji dipakai sebagai materi bakar untuk memasak, sedangkan bensin sebagai materi bakar kendaraan bermotor. Jika Anda mengamati wujud kedua materi bakar tersebut, Anda akan menemukan perbedaan. Gas elpiji berwujud gas, sedangkan bensin berwujud cair. 
Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon Pintar Pelajaran Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon, Alkana, Alkena, dan Alkuna
Tabung gas elpiji mengandung hidrokarbon, yaitu propana (C3H8) yang berbentuk gas. [1]
Apakah yang menimbulkan perbedaan wujud tersebut? Bahan bakar manakah yang titik didihnya lebih tinggi? Selidikilah dengan melaksanakan acara berikut.

Praktikum / Percobaan Kimia Sederhana 1 :
Hubungan Titik Didih dengan Massa Molekul Relatif dan Struktur

Tujuan :
Menyelidiki hubungan titik didih dengan massa molekul relatif dan struktur

Alat dan Bahan :
Data titik didih dan Mr senyawa hidrokarbon

Langkah Kerja :
1. Amati tabel berikut. Kemudian, tulislah struktur-strukturnya dalam buku latihan Anda.

Senyawa
Jumlah Atom C
Mr
Struktur
Titik Didih (oC)
Metana
1
16
...
–161
Etana
2
30
...
–89
n-propana
3
44
...
–44
n-butana
4
58
...
–0,5
n-pentana
5
72
...
36
n-heksana
6
86
...
68
n-heptana
7
100
...
98
n-oktana
8
114
...
125
Isopentana
5
72
...
28
Neopentana
5
72
...
9

2. Buatlah grafik antara Mr dan Titik Didih untuk senyawa-senyawa berikut. Metana, etana, n-propana, n-butana, n-pentana, n-heksana, n-heptana, n-oktana.
3. Buatlah grafik antara jumlah rantai cabang dan titik didih untuk pentana, isopentana, dan neopentana.

Jawablah pertanyaan berikut untuk menyimpulkan fakta.
  1. Adakah hubungan antara Mr dan titik didih?
  2. Senyawa apa saja yang berwujud gas pada suhu kamar?
  3. Senyawa apa saja yang berwujud cair pada suhu kamar?
  4. Apakah persamaan dan perbedaan antara n-pentana, isopentana, dan neopentana?
  5. Disebut apakah senyawa yang mempunyai rumus molekul sama, tetapi strukturnya berbeda?
  6. Adakah hubungan antara jumlah rantai cabang dan titik didih?
  7. Kerjakan secara berkelompok dan diskusikan hasil yang diperoleh.
Bandingkan hasil anda dengan klarifikasi berikut.

1. Titik Didih Senyawa Hidrokarbon Dipengaruhi Massa Molekul Relatifnya dan Struktur Molekulnya

Berdasarkan data pada tabel Percobaan Kimia Sederhana 1,  terlihat bahwa semakin banyak jumlah atom karbon maka jumlah massa molekul relatif juga semakin besar dan titik didih dari senyawa karbon tersebut semakin tinggi. Perhatikan grafik antara massa molekul relatif beberapa senyawa terhadap titik didihnya.
Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon Pintar Pelajaran Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon, Alkana, Alkena, dan Alkuna
Gambar 1. Grafik antara massa molekul relatif terhadap titik didihnya.
Pada suhu kamar, senyawa metana, etana, propana, dan butana berwujud gas. Adapun senyawa pentana, heksana, heptana, oktana, dan dekana berwujud cair. Adakah senyawa alkana yang berwujud padat?

Senyawa alkana yang mempunyai jumlah atom lebih dari 17 berwujud padat. Wujud suatu senyawa hidrokarbon dipengaruhi oleh titik didih dan titik lelehnya. Bagaimana dengan imbas dari struktur molekulnya?

Senyawa alkana yang mempunyai rantai cabang, menyerupai isopentana dan neopentana mempunyai titik didih yang lebih kecil dibandingkan dengan senyawa yang mempunyai rantai karbon lurus. Senyawa alkana ini mempunyai rumus molekul sama, namun struktur molekulnya sanggup berbeda, ada yang rantai karbon lurus ada juga rantai karbon bercabang. Perhatikan grafik antara rantai lurus dan bercabang terhadap titik didihnya.
Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon Pintar Pelajaran Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon, Alkana, Alkena, dan Alkuna
Gambar 2. Grafik titik didih alkana rantai lurus dan isomer rantai cabang 2-metil-nya.
Berdasarkan grafik tersebut, terlihat bahwa semakin banyak rantai cabang pada senyawa hidrokarbon, titik didihnya akan lebih kecil.

2. Keisomeran Senyawa Hidrokarbon

Pada senyawa hidrokarbon, rumus kimia menawarkan jumlah atom karbon dan setiap unsur yang terdapat dalam satu molekul senyawa. Rumus kimia senyawa propana adalah C3H6, rumus kimia ini menawarkan bahwa setiap molekul propana terdiri atas tiga atom karbon dan enam atom hidrogen.

Rumus struktur molekul yaitu rumus kimia yang menawarkan cara atom-atom diikatkan antara satu sama lain dengan ikatan kovalen dalam struktur molekul senyawa tersebut.

Keisomeran senyawa hidrokarbon yaitu suatu fenomena, alasannya yaitu dua atau lebih senyawa hidrokarbon mempunyai rumus kimia yang sama, tetapi mempunyai struktur molekul yang berbeda. Struktur-struktur molekul yang berbeda tetapi rumus kimianya sama ini disebut isomer. Terdapat 4 jenis isomer, yaitu isomer rangka, isomer posisi, isomer fungsi, dan isomer geometri. Isomer rangka dan isomer posisi sering disebut isomer struktur.

a. Keisomeran Senyawa Alkana

Pada senyawa alkana, keisomeran dimulai dari senyawa dengan rumus kimia C4H10. Jenis isomernya, yaitu isomer struktur. Perhatikan dua isomer yang dimiliki C4H10 serta titik didihnya.
Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon Pintar Pelajaran Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon, Alkana, Alkena, dan Alkuna
Catatan Kimia :

Pada penamaan n-nama senyawa karbon (n berarti normal), yang artinya struktur senyawa tersebut merupakan senyawa karbon rantai lurus, contohnya pada struktur n-propana berikut.

CH3 ─ CH2 ─ CH3

Contoh Soal 1 :

Senyawa alkana C5H12 memiliki 3 isomer. Tuliskanlah struktur isomer dan tata nama senyawanya.

Kunci Jawaban :
Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon Pintar Pelajaran Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon, Alkana, Alkena, dan Alkuna
b. Keisomeran Senyawa Alkena

Pada senyawa alkena, keisomeran dimulai dari senyawa dengan rumus kimia C4H8. Jenis isomernya, yaitu isomer struktur, isomer fungsi, dan isomer geometri. Pada pembahasan berikut akan dijelaskan mengenai isomer struktur saja, isomer fungsi dan isomer posisi akan Anda pelajari di Kelas XII.

Perhatikan tiga isomer struktur yang dimiliki senyawa alkena C4H8.
Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon Pintar Pelajaran Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon, Alkana, Alkena, dan Alkuna

Contoh Soal 2 :

Senyawa alkena C5H10 memiliki 5 isomer. Tuliskanlah struktur isomer dan tata nama senyawanya.

Kunci Jawaban :
Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon Pintar Pelajaran Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon, Alkana, Alkena, dan Alkuna

Contoh Soal 3 :

Manakah dari rumus kimia berikut ini termasuk kelompok golongan alkena dan alkuna ....


A. C2H4 dan C2H8
B. C3H6 dan C4H8
C. C5H10 dan CH4
D. C4H8 dan C3H4
E. C2H2 dan C5H8

Kunci Jawaban :

Rumus umum alkena adalah

CnH2n

Rumus umum alkuna adalah

CnH2n–2

Jadi, golongan alkena dan alkuna yaitu (D) C4H8 dan C3H4.

c. Keisomeran Senyawa Alkuna

Pada senyawa alkuna, keisomeran dimulai dari senyawa butuna dengan rumus kimia C4H6. Jenis isomernya, yaitu isomer struktur dan isomer fungsi. Pada pembahasan berikut akan dijelaskan mengenai isomer struktur senyawa alkuna. Perhatikan dua isomer yang dimiliki butuna (C4H6).

Contoh Soal 4 :

Senyawa alkuna C5H8 memiliki 3 isomer. Tuliskanlah struktur isomer dan tata nama senyawanya.

Kunci Jawaban :

Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon Pintar Pelajaran Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon, Alkana, Alkena, dan Alkuna
Anda kini sudah mengetahui Titik Didih dan Keisomeran Senyawa Hidrokarbon. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rahayu, I. 2009. Mudah Belajar Kimia, Untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p 210.

Referensi Lainnya :