Showing posts with label Prokariotik. Show all posts
Showing posts with label Prokariotik. Show all posts

Sunday, December 1, 2019

Pintar Pelajaran Pengelompokan / Pembagian Terstruktur Mengenai Basil (Eubacteria) Menurut Cara Geraknya

Pengelompokan / Klasifikasi Bakteri (Eubacteria) menurut Cara Bergerak - Salah satu cara kuman bergerak yakni dengan pertolongan flagela. Flagela yakni struktur komplemen alat pada beberapa kuman berupa bulu cambuk yang berfungsi sebagai alat gerak. Berdasarkan letak dan jumlahnya, kuman dikelompokkan ke dalam 4 tipe, yaitu monotrik, lofotrik, amfi trik, dan peritrik. Perhatikan Gambar 1.
Salah satu cara kuman bergerak yakni dengan pertolongan flagela Pintar Pelajaran Pengelompokan / Klasifikasi Bakteri (Eubacteria) menurut Cara Geraknya
Gambar 1. Berbagai tipe flagella kuman (a) monotrik, (b) lofotrik, (c) amfitrik, dan (d) peritrik
Bakteri monotrik yakni kuman dengan satu flagela pada salah satu ujung tubuhnya. Apabila jumlah flagelanya lebih dari satu disebut lofotrik. Sedangkan bakteri amfitrik yakni kuman yang mempunyai lebih dari satu flagela dan flagela-flagela tersebut terletak pada kedua ujung tubuhnya. Apabila flagela-fagela tersebut terdapat pada seluruh permukaan tubuhnya disebut peritrik.

Anda kini sudah mengetahui Pengelompokan / Klasifikasi Bakteri (Eubacteria) menurut Cara Geraknya. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Widayati, S., S. N. Rochmah dan Zubedi. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 290.

Pintar Pelajaran Pengelompokkan / Pembagian Terstruktur Mengenai Kuman (Eubacteria) Menurut Kebutuhannya Akan Oksigen

Pengelompokkan / Klasifikasi Bakteri (Eubacteria) menurut Kebutuhannya akan Oksigen - Berdasarkan kebutuhannya akan oksigen, basil dibedakan menjadi dua macam, yaitu basil aerob dan basil anaerob. Bakteri aerob (aerob obligat) merupakan basil yang membutuhkan oksigen bebas untuk hidupnya. Sedangkan basil anaerob merupakan basil yang tidak membutuhkan oksigen bebas dalam hidupnya. Bakteri yang hanya dapat hidup di lingkungan tanpa oksigen, dan akan teracuni bila ada oksigen disebut basil anaerob obligat. Walaupun begitu, ada beberapa bakteri yang sanggup hidup pada lingkungan yang mengandung oksigen maupun lingkungan yang tidak mengandung oksigen. Bakteri ini disebut bakteri anaerob fakultatif. Contoh basil aerob obligat ialah Nitrobacter sp. dan Hydrogenomonas sp. dan pola basil anaerob obligat adalah Clostridium tetani. Sedangkan anaerob fakulatif contohnya Escherichia coli, Salmonella thypose dan Shigella sp. (Gambar 1).
 yaitu basil aerob dan basil anaerob Pintar Pelajaran Pengelompokkan / Klasifikasi Bakteri (Eubacteria) menurut Kebutuhannya akan Oksigen
Gambar 1. Koloni Escherichia coli bersifat anaerob fakulatif (Foto: Wikimedia Commons)
Beberapa jenis basil ini yang hidup di dalam tanah sanggup merugikan, karena menimbukan proses-proses reduksi. Akibatnya, senyawa-senyawa yang mestinya sanggup dipakai tanaman justru diubah menjadi senyawa yang tidak digunakan. Contoh basil jenis ini adalah Micrococcus denitrifican yang mengubah senyawa nitrat menjadi amonia sampai menjadi nitrogen bebas, yang disebut proses denitrifikasi. Bakteri anaerob lain yang merugikan ialah Spirillum desulfuricans yang mengubah senyawa sulfat menjadi asam sulfida atau hingga menjadi belerang. Proses ini disebut desulfurikasi.

Anda kini sudah mengetahui Pengelompokkan / Klasifikasi Bakteri (Eubacteria) menurut Kebutuhannya akan Oksigen. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Widayati, S., S. N. Rochmah dan Zubedi. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 290.

Pintar Pelajaran Pengelompokan / Penjabaran Basil (Eubacteria) Menurut Cara Memperoleh Energi Dan Karbon

Pengelompokan / Klasifikasi Bakteri (Eubacteria) menurut Cara Mendapatkan Energi dan Karbon - Berdasarkan cara memperoleh energi dan karbon, kuman dibedakan menjadi empat kategori, yaitu fotoautotrof, kemoautotrof, fotoheterotrof, dan kemoheterotrof. Fotoautotrof yaitu kuman fotosintetik yang memanfaatkan energi cahaya untuk mensintesis senyawa organik dari karbondioksida. Contoh kuman fotoautotrof yaitu kelompok sianobakteri. Sedangkan kemoautotrof merupakan bakteri yang hanya memerlukan CO2 sebagai sumber karbon bukan sebagai sumber energi. Bakteri ini memperoleh energi dengan mengoksidasi bahan-bahan anorganik. Energi kimia diekstraksi dari hidrogen sulfida (H2S), amonia (NH3), ion fero (Fe2+), atau materi kimia lainnya. Contohnya adalah kuman Sulfolobus sp. yang mengoksidasi sulfur. Kedua kelompok tersebut yaitu kelompok kuman yang bisa mensintesis energinya sendiri (autotrof ).

Sedangkan kuman yang tidak bisa mensintesis energi secara mandiri disebut kelompok heterotrof, terdiri dari fotoheterotrof dan kemoheterotrof. Bakteri fotoheterotrof yaitu kuman yang menggunakan cahaya untuk menghasilkan ATP, tetapi harus menggunakan karbon dalam bentuk organik. Sedangkan kemoheterotrof yaitu kuman yang harus mengonsumsi molekul organik untuk sumber energi dan karbon. Contoh kuman kemoautotrof yaitu Beggiota sp. (Gambar 1), yaitu kuman kemoautotrof yang mengoksidasi H2S.
 menurut Cara Mendapatkan Energi dan Karbon Pintar Pelajaran Pengelompokan / Klasifikasi Bakteri (Eubacteria) menurut Cara Memperoleh Energi dan Karbon
Gambar 1. Beggiota sp. (Hinck et al., 2007)
Sebagian besar kuman yaitu kemoheterotrof, terdiri dari kelompok saproba (pengurai) yang menyerap nutrien dari materi organik dan kelompok benalu yang menyerap cairan dari badan inang yang masih hidup.

Anda kini sudah mengetahui Pengelompokan / Klasifikasi Bakteri (Eubacteria) menurut Cara Memperoleh Energi dan Karbon. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Hinck, S., T. R. Neu, G. Lavik, M. Mussmann, D. de Beer and H. M. Jonkers. 2007. Physiological Adaptation of a Nitrate-Storing Beggiatoa sp. to Diel Cycling in a Phototrophic Hypersaline Mat. Appl. Environ. Microbiol, 73 (21): pp. 7013-7022. DOI: 10.1128/​AEM.00548-07.

Widayati, S., S. N. Rochmah dan Zubedi. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 290.

Pintar Pelajaran Pengelompokan / Penjabaran Basil Menurut Sifatnya Terhadap Pengecatan Gram

Pengelompokan / Klasifikasi Bakteri (Eubacteria) menurut Sifatnya Terhadap Pengecatan Gram - Pengecatan gram (gram stain) memisahkan basil ke dalam dua kelompok, ialah basil gram-positif dan basil gram-negatif. Bakteri gram-positif mempunyai dinding sel yang sederhana, dengan jumlah peptidoglikan yang banyak sehingga bereaksi aktual terhadap pengecatan gram. Sedangkan pada basil gram-negatif peptidoglikannya lebih sedikit dan struktur dinding selnya lebih kompleks, membran luarnya mengandung lipopolisakarida. Sehingga tidak terwarnai oleh pengecatan gram.

Anda kini sudah mengetahui Pengelompokan / Klasifikasi Bakteri menurut Sifatnya Terhadap Pengecatan Gram. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Widayati, S., S. N. Rochmah dan Zubedi. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 290.

Pintar Pelajaran Proteobakteria : Pengertian Ciri-Ciri Struktur Sel Contoh

Proteobakteria : Pengertian, Ciri-ciri, Struktur Sel Contoh - Proteobakteria merupakan kelompok kuman pengikat Nitrogen (N-Fixing Bacteria). Kelompok ini merupakan kelompok bakteri yang paling beragam, dibedakan menjadi tiga subkelompok utama, yaitu kuman ungu, proteobakteri kemoautotrof, dan proteobakteri kemoheterotrof. Bakteri ungu yaitu kelompok kuman yang bersifat fotoautotrof atau fotoheterotrof. Bakteri ini memiliki klorofil yang terbentuk di kantung membran plasma. Bakteri ungu mengekstrasi elektron dari molekul selain H2O, misalnya H2S, sehingga bakteri ini tidak membebaskan oksigen. Sebagian besar spesiesnya adalah bakteri anaerob obligat, ditemukan dalam endapan kolam, danau, dan lapisan lumpur. Banyak spesies yang memiliki flagela. Contoh kuman ungu yaitu kuman Chromatium sp. (Gambar 1).
Proteobakteria merupakan kelompok kuman pengikat Pintar Pelajaran Proteobakteria : Pengertian Ciri-ciri Struktur Sel Contoh
Gambar 1. Chromatium sp.
Proteobakteri kemoautotrof merupakan kelompok bakteri yang hidup bebas dan ada juga yang bersimbiosis dengan organisme lain. Bakteri ini memegang peranan penting dalam siklus kimiawi ekosistem, contohnya berperan dalam fiksasi nitrogen (perubahan gas nitogen N2 di atmosfer menjadi mineral bernitrogen yang dapat dipakai oleh tumbuhan). Contohnya yaitu Rhizobium sp. (Gambar 2) yang hidup bersimbiosis dengan membentuk bintil akar pada tumbuhan kacang-kacangan. 
Proteobakteria merupakan kelompok kuman pengikat Pintar Pelajaran Proteobakteria : Pengertian Ciri-ciri Struktur Sel Contoh
Gambar 2. Rhizobium sp. pada bintil akar tumbuhan kacang
Dengan simbiosis ini, tanaman tersebut mendapat nutrisi dari Rhizobium sp. Adapun Proteobakteri kemoheterotrof yaitu kelompok bakteri enterik yang hidup di usus hewan. Bakteri ini berbentuk batang dan bersifat anaerob fakultatif. Contoh yang tidak berbahaya yaitu Escherichia coli. Sedangkan jenis lainnya ada yang bersifat patogen, contohnya Salmonella sp. yang menyebabkan keracunan makanan. Perhatikan Gambar 3.
Proteobakteria merupakan kelompok kuman pengikat Pintar Pelajaran Proteobakteria : Pengertian Ciri-ciri Struktur Sel Contoh
Gambar 3. Salmonella sp., penyebab keracunan makanan
Anda kini sudah mengetahui Proteobakteria. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Widayati, S., S. N. Rochmah dan Zubedi. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 290.

Pintar Pelajaran Basil Gram Nyata : Pengertian Ciri-Ciri Struktur Sel Contoh

Bakteri Gram Positif : Pengertian Ciri-ciri Struktur Sel Contoh - Sebagian besar basil gram-positif bersifat kemoheterotrof, walaupun beberapa di antaranya bersifat fotosintetik. Ketika berada pada kondisi yang sulit, basil ini akan membentuk endospora. Contoh basil gram-positif yaitu Clostridium sp. dan Bacillus sp. Sedangkan yang yang tidak membentuk endospora, contohnya adalah Mycoplasma sp. Ukurannya sangat kecil, bahkan dari semua sel yang diketahui ketika ini, diameternya 0,10 – 0,25 μm. Bakteri ini ditemukan dalam tanah, dan beberapa di antaranya bersifat patogen pada hewan. Contohnya yaitu Mycoplasma pneumonia yang menimbulkan walking pneumonia pada manusia. Selain itu, yang termasuk basil gram-positif yaitu Actinomycetes, yaitu basil tanah yung membentuk koloni ibarat jamur. Contohnya yaitu Streptomyces sp. yang merupakan sumber antibiotik yang penting. Perhatikan Gambar 1.
walaupun beberapa di antaranya bersifat fotosintetik Pintar Pelajaran Bakteri Gram Positif : Pengertian Ciri-ciri Struktur Sel Contoh
Gambar 1. Bakteri gram-positif (a) endospora pada Bacillus sp., (b) Mycoplasma sp., dan (c) Streptomyces sp.
Anda kini sudah mengetahui Bakteri Gram Positif. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Widayati, S., S. N. Rochmah dan Zubedi. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 290.

Pintar Pelajaran Sianobakteri (Cyanobacteria) : Pengertian Ciri-Ciri Struktur Sel Contoh

Sianobakteri (Cyanobacteria) : Pengertian Ciri-ciri Struktur Sel Contoh - Sianobakteri merupakan kelompok basil autotrof, memiliki klorofil dan bisa berfotosintesis ibarat tumbuhan. Bakteri ini memakai dua fotosistem untuk memecah air dan menghasilkan oksigen sebagai produk sampingan. Sebagian besar hidup di air tawar, tetapi ada sebagian yang hidup di laut. Ada juga yang bersimbiosis dengan jamur membentuk lichens (lumut kerak). Beberapa spesies sianobakteri akuatik memfiksasi nitrogen. Bakteri jenis ini mempunyai dinding sel yang tebal dan bergelatin, tidak mempunyai flagela, dan bergerak dengan meluncur. Di antara spesies sianobakteri ada yang berupa sel tunggal, ada yang membentuk koloni, dan ada yang merupakan organisme multiseluler yang mempunyai pembagian kerja yang khusus. Contohnya ialah Anabaena sp. (Gambar 1) yang berperan dalam fiksasi nitogen. Terdapat sel-sel yang telah terspesialisasi untuk fiksasi nitrogen.
Sianobakteri merupakan kelompok basil autotrof Pintar Pelajaran Sianobakteri (Cyanobacteria) : Pengertian Ciri-ciri Struktur Sel Contoh
Gambar 1. Anabaena sp., berperan dalam fiksasi nitrogen
Anda kini sudah mengetahui Sianobakteri. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Widayati, S., S. N. Rochmah dan Zubedi. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 290.

Pintar Pelajaran Spirokaeta (Spirochaeta) : Pengertian Ciri-Ciri Struktur Sel Contoh

Spirokaeta (Spirochaeta) : Pengertian Ciri-ciri Struktur Sel Contoh - Spirokaeta merupakan basil kemoheterotrof yang berbentuk heliks. Panjangnya mencapai 0,25 mm, tetapi alasannya terlalu tipis ia tidak sanggup dilihat tanpa dukungan mikroskop. Perputaran filamen internal menyerupai flagela, menghasilkan gerakan menyerupai pembuka sumbat botol. Anggota Spirokaeta ada yang hidup bebas dan ada yang bersifat patogen. Contohnya yaitu Treponema pallidum (penyebab penyakit sifilis), dan Borrelia burgdorferi (penyebabkan penyakit Lyme). Perhatikan Gambar 1.
Spirokaeta merupakan basil kemoheterotrof yang berbentuk Pintar Pelajaran Spirokaeta (Spirochaeta) : Pengertian Ciri-ciri Struktur Sel Contoh
Gambar 1. Treponema pallidum, Spirokaeta penyebab sifilis
Anda kini sudah mengetahui Spirokaeta. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Widayati, S., S. N. Rochmah dan Zubedi. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 290.

Pintar Pelajaran Klamidia (Clamydia) : Pengertian Ciri-Ciri Struktur Sel Contoh


Klamidia (Clamydia) : Pengertian Ciri-ciri Struktur Sel Contoh - Klamidia merupakan benalu obligat intraseluler. Ia mendapatkan semua energi dari sel inangnya. Dinding selnya gram-negatif, tetapi sifat tersebut tidak umum di antara basil alasannya yakni tidak memiliki peptidoglikan. Contoh klamidia yakni Chlamydia trachomatis (Gambar 1). Bakteri ini merupakan penyebab kebutaan paling umum di dunia dan juga penyebab penyakit yang ditularkan secara seksual (nongonococcal urethritis) ) di Amerika Serikat.
 Klamidia merupakan benalu obligat intraseluler Pintar Pelajaran Klamidia (Clamydia) : Pengertian Ciri-ciri Struktur Sel Contoh
Gambar 1. Chlamydia trachomatis
Anda kini sudah mengetahui Klamidia. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Widayati, S., S. N. Rochmah dan Zubedi. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 290.

Pintar Pelajaran Manfaat Dan Peranan Basil Yang Menguntungkan Dan Merugikan Bagi Manusia


Manfaat dan Peranan Bakteri yang Menguntungkan dan Merugikan bagi Manusia - Di dalam benak kalian mungkin selalu terbayang bahwa organisme prokariotik merupakan suatu makhluk hidup amat kecil yang menyebabkan majemuk penyakit. Perkiraan kalian tersebut tidaklah salah, tetapi tidak 100% benar. Memang organisme prokariotik, terutama basil merupakan mikroorganisme yang sanggup menyebabkan penyakit. Akan tetapi, tidak semua jenis basil menimbulkan penyakit. Bahkan lebih dari 90% jenis basil tidak berbahaya dan justru bermanfaat bagi manusia. Bakteri digunakan dalam industri dengan berbagai tujuan yang bervariasi. Selain dalam bidang industri, bakteri juga berperan dalam pembusukan sampah. Coba kalian bayangkan yang akan terjadi jikalau di bumi ini tidak ada bakteri. Tentu bumi ini akan penuh dengan sampah, yang terserak di mana-mana. Ini menunjukkan bahwa basil mempunyai tugas ekologis yang sangat penting.

Pada uraian wacana penjabaran organisme prokariotik telah disinggung beberapa teladan spesies prokariotik dan peranannya. Tentu kalian masih ingat, bukan? Mari kita bahas kembali dengan lebih mendalam. Organisme prokariotik merupakan penghubung yang harus ada dalam pendaur-ulangan unsur kimia dalam ekosistem, misalnya dalam siklus biogeokimia. Organisme prokariotik merupakan pengurai (dekomposer). Tanpa dekomposer, maka karbon, nitrogen, dan unsur-unsur lainnya yang penting bagi kehidupan akan terjebak selamanya dalam molekul organik bangkai dan produk buangan.

Prokariotik juga memperantai pengembalian unsur dari komponen tak hidup dalam lingkungan (udara, tanah organik, dan air) ke kumpulan senyawa organik. Prokariotik autrotrofi k memfi ksasi CO2, mendukung rantai masakan yang mengalirkan nutrien organik dari prokariotik ke pemakan prokariotik, kemudian ke konsumen sekunder. Karena banyaknya kemampuan metabolik yang unik, prokariotik merupakan satu-satunya organisme yang bisa memetabolisme molekul anorganik yang mengandung unsur ibarat besi, sulfur, nitrogen, dan hidrogen. Sianobakteri tidak hanya mensintesis masakan dan mengembalikan oksigen ke atmosfer, tetapi juga memfi ksasi nitrogen, memberi senyawa yang sanggup digunakan oleh organisme lain untuk membentuk protein ke dalam tanah dan air. Saat flora dan hewan memakan senyawa-senyawa nitrogen itu, prokariotik tanah akan mengembalikan nitrogen ke atmosfer. Semua kehidupan di atas bumi ini bergantung pada organisme prokariotik dan keanekaragaman metabolismenya tiada bandingnya.

Organisme prokariotik sangat jarang berfungsi sendirian di lingkungan, tetapi lebih sering berinteraksi dalam kelompok dan membentuk simbiosis. Rhizobium sp. merupakan organisme prokariotik yang bersimbiosis mutualisme dengan bintil akar tumbuhan kacang-kacangan, hidup pada pecahan yang disebut nodul. Bakteri yang menempati permukaan dalam dan luar badan insan sebagian besar terdiri dari spesies komensalisme, tetapi beberapa merupakan simbion mutual. Sebagai contoh, basil fermentasi yang hidup di dalam v*gina menghasilkan asam yang mempertahankan pH antara 4,0-4,5, sehingga menekan pertumbuhan kapang dan mikroorganisme lain yang mempunyai potensi membahayakan. Di alam, beberapa sianobakteri juga bersimbiosis dengan jamur membentuk lichens atau lumut kerak, yang berperan penting sebagai indikator polusi udara dan berpotensi sebagai obat.

Beberapa anggota Archaebacteria, yaitu kelompok Metanogen berperan penting dalam nutrisi binatang dan juga sebagai pengurai, sehingga bisa dimanfaatkan dalam pengolahan kotoran binatang untuk memproduksi gas metana, yang merupakan materi bakar alternatif. Jenis yang lain yaitu halofil ekstrim yang mempunyai bakteriorhodopsin yang banyak terdapat pada tambak garam. 

Warna dari kolam yang menguapkan air maritim tersebut disebabkan oleh pertumbuhan padat halofil ekstrim yang bertahan hidup dalam kolam tersebut dikala air mencapai salinitas 15-20%. Sebelum penguapan, salinitas air tersebut yaitu sekitar 3%. Kolam ini digunakan untuk produksi garam komersial dan Arkea halofilik tersebut tidak berbahaya.

Organisme prokariotik anggota eubacteria juga mempunyai banyak peran, apalagi basil merupakan penyusun utama organisme prokariotik. Proteobakteria merupakan kelompok basil pengikat Nitrogen (N-Fixing Bacteria) contohnya yaitu Rhizobium sp. yang hidup bersimbiosis dengan membentuk bintil akar pada tanaman kacang-kacangan. Rangkuman beberapa basil yang menguntungkan disajikan pada tabel 1.

Tabel 1. Bakteri yang Bermanfaat bagi Manusia

No.
Bidang
Nama Bakteri
Manfaat Bagi Manusia
1.
Pertanian
Bakteri nitrogen



a. Clostridium pasteurianum
Dapat menyuburkan tanah sehingga kaya akan senyawa organik (N2)


b. Azotobacter sp.
Dapat menyuburkan tanah sehingga kaya akan senyawa N2


c. Rhizobium leguminosarum
Dapat menyuburkan tanah lantaran sanggup memfiksasi nitrogen dari atmosfer, sehingga tanah kaya akan unsur N2. Bakteri ini bersimbiosis dengan membentuk bintil akar pada tumbuhan anggota Famili Leguminoceae (suku kacang-kacangan).


Bakteri Nitrifikasi
Menyuburkan tanah


a. Nitrosomonas sp. dan Nitrosococus sp. (bakteri nitrit)
Mengubah Amoniak menjadi Nitrit


b. Nitrobacter sp. (bakteri nitrat)
Mengubah Nitrit menjadi Nitrat



Persamaan reaksinya:
NH3 + O2 + basil nitrit → HNO2 + O2 + basil nitrat  →HNO3
2.
Industri
a. Streptococus lactis dan Streptococus cremoris
Digunakan dalam pembuatan keju dan mentega.


b. Acetobacter xylinum
Digunakan dalam pembuatan nata de coco


c. Lactobacillus citrovorum
Memberikan aroma pada mentega dan keju Digunakan dalam pembuatan yogurt


d. Lactobacillus caucasicus



Penghasil Asam



a. Asam cuka (CH3COOH) dihasilkan Acetobacter aceti
Mengubah etanol (alkohol) menjadi asam cuka, dengan reaksi oksidasi: CH3CH2OH + O2 + Acetobacter → CH3COOH + H2O + energi


b. Asam lemak



1) Asam propionat dihasilkan  oleh basil Propionibacterium acetobutylicum
Pembuatan keju


2) Asam butirat (C3H2COOH)  Clostridium sp. dan  Butyrinobacterium sp.
Menghasilkan butil alkohol, dan Aceton
3.
Kesehatan
Penghasil Antibiotik



1) Stryptomyces venezualea
Penghasil kloroamfenikol yang digunakan untuk batuk rejan, typus, dan gonorhoe


2) Stryptomyces griceus
Penghasil streptomycin yang digunakan untuk melawan basil dan jamur, dan untuk mengatasi penyakit TBC


3) Bacillus brevis
Penghasil gramisidin digunakan untuk melawan basil gram nyata


4) Bacillus polymixa
Penghasil polimiksin

Secara alami keberadaan organisme prokariotik, terutama bakteri, juga sangat potensial dalam membuatkan bioremediasi, yaitu studi mengenai kegunaan organisme untuk membersihkan sampah-sampah beracun (toksik) dan polusi. Sejenis basil bisa memproduksi enzim yang merombak nitrogliserin dan trinitrotoulena yang merupakan kontaminan tanah di sekitar industri mesiu dan tempat-tempat ledakannya. Bakteri bisa menguraikan sampah dan material kontaminan menjadi residu yang tidak berbahaya dalam waktu 6 bulan.

Jenis basil lain, Pseudomonas cepacia, juga mempunyai kemampuan serupa dalam mendegradasi trikloroetilen (TCE) dan senyawa-senyawa kimia lainnya. Bahkan beberapa jenis basil diduga bisa mendegradasi sampah-sampah nuklir (radioaktif ). Bakteri juga banyak digunakan sebagai model penelitian. 

Dalam bidang rekayasa genetika, penelitian basil juga berkembang pesat. Bakteri gampang mengalami mutasi bahkan berevolusi dalam waktu relatif singkat lantaran pertumbuhan dan daya reproduksinya yang tinggi. Beberapa basil juga dimanfaatkan dalam mengendalikan hama, yaitu sebagai biokontrol. Contohnya adalaha Bacillus thuringensis dan Bacillus popilliae yang digunakan untuk mengendalikan pertumbuhan hama ibarat ulat dan menghambat perkembangan kepompong. Dalam bidang rekayasa genetika, B. thuringensis diintegrasikan pada tanaman kapas (kapas BT) sehingga tumbuhan tersebut terbebas dari hama. 

Selain menguntungkan, organisme prokariotik juga mempunyai spesies yang bersifat patogen (menimbulkan penyakit). Beberapa penyakit manusia yang disebabkan basil disajikan pada Tabel 2. 

Tabel 2. Beberapa Penyakit pada Manusia yang Disebabkan Bakteri

No.
Nama Penyakit
Jenis Bakteri
Bagian Tubuh yang Terpengaruh
1
Dipteri
Coryuebacterium diptherie
Bagian atas susukan respirasi, terutama tenggorokan.
2
Desentri
Shygella desentri Shygella ciyake
Saluran pencernaan, terutama ileum (usus penyerapan) dan colon (usus besar)
3
Demam tifora
Samonela thyposa
Saluran pencernaan, kemudian menyebar ke limfe, darah, paru-paru sumsum tulang belakang dan limpa.
4
Batuk rejan (pertusis)
Bordetella pertusis
Bagian atas susukan respirasi sehingga menimbulkan batuk yang sangat keras.
5
Gonorhoe (kencing nanah)
Nesseireia gonorrhoeae
Organ reproduksi, terutama membran mukosa susukan urogenital
6
Kolera
Vibrio cholerae
Saluran pencernaan, terutama usus halus.
7
Sifilis (kencing darah)
Tryponema pallidum
Organ reproduksi, kemudian mata tulang, persendian, sistem saraf pusat, jantung, dan kulit.
8
Tifus
Salmonella thyposa
Organ pencernaan makanan, terutama usus halus.
9
TBC
Mycobacterium tuberculosis
Saluran respirasi, terutama pada paru-paru dan alveoli.
10
Radang otak/ meningitis
Neiterrial meningitis
Otak

Selain menyerang manusia, beberapa basil juga menyerang hewan-hewan ternak dan tumbuhan. Beberapa jenis penyakit pada hewan, yang disebabkan oleh basil yaitu antraks, yaitu penyakit yang disebabkan oleh basil Bacillus antracis. Bakteri ini menyerang binatang ternak (sapi, kerbau, dan domba). Bila menular ke insan bisa mematikan. Antrak merupakan salah satu senjata biologis dalam peperangan. Perhatikan Gambar 1.
Bakteri yang Menguntungkan dan Merugikan Pintar Pelajaran Manfaat dan Peranan Bakteri yang Menguntungkan dan Merugikan bagi Manusia
Gambar 1. Bacillus antracis, senjata biologis yang mematikan  (Mitka, 2012)
Contoh lain penyakit binatang akhir basil yaitu bruselosis, disebabkan oleh basil Brucella. Brucella abortus menimbulkan keguguran kandungan pada sapi, dan sewaktu-waktu sanggup menular kepada manusia jikalau meminum susu yang tidak di-pasteurisasi. Penyakit lainnya adalah nanah rahang atau penyakit lisan yang disebabkan oleh Actinomycetes bovis, biasanya menyerang sapi. Sedangkan penyakit pada flora yang disebabkan oleh bakteri adalah kanker pada batang jeruk (disebabkan oleh Xanthomonas citri), kanker pada batang kopi (disebabkan oleh Agrobacterium tumefasiens), penyakit busuk pada daun labu (disebabkan oleh Erwinia tracheinas solanacearum), dan penyakit pada kapas (disebabkan oleh Pseudomonas malvacearum).

Selain hidup benalu pada binatang dan tumbuhan, beberapa jenis bakteri saprofit hidup pada materi makanan. Akibatnya sanggup merusak serta meracuni materi masakan tersebut. Racun yang ditimbulkannya sangat membahayakan kesehatan manusia. Pseudomonas cocovenenan adalah basil ini menghasilkan racun asam bongkrek. Bakteri ini biasa hidup pada tempe bongkrek, yang berasal dari ampas tahu dan ampas kelapa, yang pembuatannya kurang higienis. Contoh lain adalah Clostridium botulinum, menghasilkan racun botulinin yang ditemukan pada masakan kaleng yang mulai rusak. Perhatikan Gambar 2.
Bakteri yang Menguntungkan dan Merugikan Pintar Pelajaran Manfaat dan Peranan Bakteri yang Menguntungkan dan Merugikan bagi Manusia
Gambar 2. Clostridium botulinum (skywind.wkhc.ac.kr)
Racun botulinin sanggup mematikan insan yang mengkonsumsinya, bahkan 1 gram racun tersebut sanggup membunuh sejuta manusia. Leuconostoc mesentroides merupakan penghasil lendir pada makanan yang telah usang dan basi. Salmonella sp. merupakan basil yang umum ditemukan dalam produk daging unggas. Bakteri ini menghasilkan endotoksin yang merupakan racun dalam makanan.

Anda kini sudah mengetahui Bakteri yang Menguntungkan dan Merugikan. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Mitka, M. 2012. Anthrax Detection. JAMA, 308(18): p. 1849. doi: 10.1001/jama.2012.14658.

Widayati, S., S. N. Rochmah dan Zubedi. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas X. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 290.