Showing posts with label bahaya. Show all posts
Showing posts with label bahaya. Show all posts

Tuesday, February 12, 2019

Ahli Matematika Cara Mengetahui Masakan Mengandung Formalin/Boraks

Tidak jarang pengawetan kuliner memakai formalin atau Boraks. Hal ini tentu akan berbahaya bagi orang yang menkonsumsi kuliner tersebut. Boraks atau pijer alias bleng alias bibit gendar atau air kie, sering disalah gunakan sebagai pengawer kuliner menyerupai mie, baso, tahu, lontong, empek-empek, kerupuk atau ketupat dan lontong. Walah.. kebanyakan yaitu kuliner para mahasiswa/I yang sedang kos. :D

]
Tidak jarang pengawetan kuliner memakai formalin atau Boraks Ahli Matematika Cara Mengetahui Makanan Mengandung Formalin/Boraks

Orang yang menkonsumsi kuliner yang mengandung boraks tidak akan pribadi mencicipi akibatnya. Racun atau toksin boraks akan diserap dalam badan dan akan disimpan secara kumulatif (bertambah) pada ginjal, hati, jaringan lemak dan bahkan pada otak.
Lantas bagaimana semoga kita dapat terhindar dari memakan atau menkonsumsi kuliner (kue, masakan) yang mengandung boraks? Bila ingin deteksi boraks secara detail baik kualitas maupun kuantitas yang terkandung dalam kuliner mau tidak mau kita harus mengujinya di laboratorium kimia. Meskipun demikian, secara mudah kita dapat mengenali atau mengetahui ciri kuliner yang mengandung boraks menyerupai berikut :

  1. Baso . Ciri-ciri Baso yang mengandung formalin/boraks yaitu terasa sangat kenyal. Warna baso tidak kecoklatan menyerupai daging akan tetapi warna akan cenderung keputihan.
  2. Mie basah . Tekstur mie berair yang mengandung formalin atau borak akan sangat kenyal. Ciri-ciri lainnya yaitu mengkilat, tidak lengket dan tidak cepat putus.
  3. Lontong/Ketupat . Ciri-ciri lontong atau ketupat yang mengandung boraks juga akan sangat kenyal. Selain itu biasanya mempunyai rasa tajam dan ada rasa getir.
  4. Kerupuk . Kerupuk, gendar, atau kuliner sejenis lainnya, yang mengandung boraks akan mempunyai rasa sangat renyah dan ada rasa getir.



 

Tips Cara Mengetahui Makanan Mengandung Formalin/Boraks

Jagalah kesehatan anak, istri/suami anda. Waspadalah pada kuliner yang berpotensi mengandung boraks. Teliti sebelum membeli makanan.

Monday, February 11, 2019

Ahli Matematika Cara Gampang Menghindari Email/Facebook Dijebol

Penjebolan email, kartu kredit, dan informasi penting lainnya sangat sering terjadi di internet. Beberapa sahabat di kantor pun juga sudah mengalami nasib serupa, akun email dan facebook nya dijebol. Padahal koin pokernya sudah banyak banget..:D Baru-baru ini saya juga hampir menjadi salah satu korban dari penjebolan email tersebut. Untung saya rada jeli sehingga saya sanggup terhindar dari nasib apes. Saya mau share saja pengalaman yang nyaris menghancurkan email saya. Agar anda dan orang lain juga sanggup terhindar dan tidak menjadi korban dari perbuatan orang-orang yang tidak bertanggung jawab.
Bermula dari undangan seorang sahabat lewat email yang meminta saya untuk mengikuti salah satu jejaring sosial terkenal. Pada awalnya sih saya cuek, tapi usang kelamaan email dari jejaring sosial tersebut yang mengatas namakan sahabat saya makin usang makin banyak. Ya sudah saya coba dulu. Akhirnya saya mendaftar dan mempunyai akun di jejaring sosial tersebut. Dan “browsing” salah satu “teman” dari sahabat saya tersebut. Ketika melihat ada yang menarik saya klik saja link yang ada disana. Ternyata sesudah saya klik muncul sebuah situs “Yahoo” yang meminta saya untuk melaksanakan konfirmasi email dan password. Tanpa merasa curiga saya pun mengisikan alamat email dan password nya. Dan klik tombol verifikasi.
Karena koneksi internet yang rada lambat, halaman masih tetap diproses dalam hitungan beberapa detik. Mata saya pun melihat-lihat kesana kemari dan teryata sebelum halaman berganti saya melihat addres kafe di mozilla firefox bahwa alamat daerah tadi saya mengisi email dan password bukan di yahoo[dot]com . Rasa kaget bercampur ingin tau seketika muncul. Saya kembalikan lagi halaman ke tampilan sebelumnya.. dan benar… alamat yang dimunculkan bukan yahoo (lihat gambar di bawah).

 dan informasi penting lainnya sangat sering terjadi di internet Ahli Matematika Cara Praktis Menghindari Email/Facebook Dijebol


Panik pun pribadi tiba begitu saja. Semua data saya, tumpuan reset password untuk alamat email yang lain, maupun daftar aktivitas yang saya ikuti semua ada di alamat email tersebut. Dan saya telah memberikannya pada phising site. Saya pun bergegas mengganti password email saya. Serasa berlomba dengan koneksi internet yang lola (loading lambat). Tidak hanya di yahoo, saya pun mengganti password email saya yang lain termasuk facebook dan twitter. Maklum panik.
Setelah semua beres. Saya pun mulai melihat kembali situs jebakan tadi. Ternyata di hosting di 125mb. Saya pun memberitahukan kepada pihak 125mb bahwa salah satu dari sub domain nya merupakan situs phising. Kalau bahasa saya, yang namanya mancing ikan kan belum tentu sanggup ikannya.. :D ternyata respon dari 125mb sangat cepat. Setelah komplain diajukan, dalam hitungan menit saat saya mencoba jalan masuk kembali situs phising tersebut telah berubah / di suspend. Dan tidak hingga satu jam sub domain tersebut pribadi di hapus oleh 125mb. Salut. Demi nama baik mereka juga.
Tuh akhirnya jikalau ikannya kabur dan gigit balik wwkwkwkwk..

 dan informasi penting lainnya sangat sering terjadi di internet Ahli Matematika Cara Praktis Menghindari Email/Facebook Dijebol


Saran saya buat semuanya… berhati-hatilah bila anda menemukan situs yang meminta alamat email, kartu kredit, dan data penting lainnya. Jangan merasa kondusif alasannya yakni melihat tampilan yang sam dengan website resmi. Cara gampang semoga terhindar dan tidak menjadi korban yakni dengan melihat alamat / address dari situs yang anda kunjungi. Jika alamat tidak merujuk pada situs resmi maka sebaiknya jangan mengisikan informasi anda disana.
Sekali lagi mudahnya PERHATIKAN ADDRES/ALAMAT, PASTIKAN ALAMAT YANG DIGUNAKAN ADALAH ALAMAT RESMI, SETELAH ITU BARU MENGISIKAN DATA/INFORMASI ANDA .


 

Tips Cara Praktis Menghindari Email/Facebook Dijebol

Selain tidak mengisi email dan password sembarangan, cara gampang lainnya yakni jangan pernah meninggalkan akun anda masih terhubung (online) pada komputer publik (warnet, kantor, perpustakaan, dll).