Showing posts sorted by relevance for query gangguan-persendian-macam-jenis. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query gangguan-persendian-macam-jenis. Sort by date Show all posts

Saturday, May 18, 2019

Pintar Pelajaran Gangguan Persendian - Macam Jenis

Gangguan Persendian Manusia- Apabila kita mengalami gangguan persendian, gerakan tulang menjadi tidak leluasa atau maksimal. Selain itu, gangguan ini juga menimbulkan rasa nyeri. Macam dan Jenis Gangguan yang dimaksud mencakup : (Baca : Kelainan pada Tulang)

1. Ankilosis

Ankilosis yaitu persendian yang tidak sanggup digerakkan karena seperti kedua tulang menyatu.

2. Dislokasi

Dislokasi yaitu sendi bergeser dari kedudukan semula.

3. Terkilir atau keseleo

Terkilir atau keseleo yaitu tertariknya ligamen akibat gerak yang mendadak.

4. Artritis

Artritis yaitu peradangan pada satu atau beberapa sendi dan adakala posisi tulang mengalami perubahan.

Artritis dibedakan sebagai berikut.

a. Gout artritis

Gout artritis yaitu gangguan persendian akibat kegagalan metabolisme asam urat. Asam urat yang tinggi dalam darah diangkut dan ditimbun dalam sendi yang kecil, biasanya pada jari-jari tangan. Akibatnya ujung-ujung ruas jari tangan membesar.

b. Osteoartritis

Osteoartritis yaitu suatu penyakit kemunduran, sendi tulang rawan menipis dan mengalami degenerasi. Biasa terjadi sebab usia tua.

c. Reumathoid

Reumathoid yaitu suatu penyakit kronis yang terjadi pada jaringan penghubung sendi. Sendi membengkak dan terjadi kekejangan pada otot penggeraknya.

Anda kini sudah mengetahui Gangguan pada Persendian. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :
Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk Sekolah Menengan Atas dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.

Friday, March 13, 2020

Soal Pts/ Uts Tema 1 Kelas 5 Semester 1 Kurikulum 2013 Terbaru

Berikut ini yaitu teladan soal PTS/UTS Tema 1 kelas 5 semester 1 kurikulum 2013 terbaru untuk tahun anutan 2018/2019. Soal sudah dilengkapi dengan kunci jawaban. Semoga soal PTS/UTS Tema 1 Kurikulum 2013 kelas 5 semester 1 ini sanggup dijadikan tumpuan untuk berguru khususnya adik-adik kelas 5 guna persiapan diri menghadapi Penilaian Tengah Semester 1.

Namun sebelumnya kita pahami dulu penyebutan ulangan semester lantaran selama ini kita mengenalnya dengan istilah UTS dan UAS. Istilah ini dipakai untuk pengguna KTSP. Sedangkan pengguna kurikulum 2013, istilah UTS dan UAS ini lebih dikenal dengan Perguruan Tinggi Swasta dan PAS.

Yang perlu kita ketahui, pada Kurikulum 2013 terjadi pembelajaran terpadu, yaitu suatu model pembelajaran yang mencoba memadukan beberapa pokok bahasan. Pemaduan tersebut diantaranya yaitu memadukan mata pelajaran. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan di bawah ini.

Penerapan Kurikulum 2013

Dari tahun ke tahun kurikulum mengalami perubahan seiring dengan kemajuan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan kurikulum dipengaruhi oleh perkembangan teori dan praktek pendidikan.

Perubahan  kurikulum 2013, sempat menimbulkan polemik pro dan kontra, menciptakan resah guru-guru sekolah lantaran perihal perubahan kurikulum tersebut belum terealisasikan secara jelas. Apalagi dalam perubahan kurikulum tersebut, ada perampingan atau penggabungan beberapa mata pelajaran dalam satu tema yang sering kita sebut sebagai model pembelajaran TEMATIK TERPADU.

Pembelajaran tematik terpadu dijadikan sebagai pendekatan kurikulum 2013 SD/MI. Pembelajaran tematik terpadu dipakai oleh kelas I hingga kelas VI. Pembelajaran tematik terpadu merupakan model pembelajaran dengan cara dukungan materi dari beberapa mata pelajaran sekaligus.

Dalam pembelajaran tematik terpadu, tema yang dipilih berkenaan dengan alam, kehidupan manusia, tumbuhan, dan hewan. Untuk kelas I, II, dan III, keduanya merupakan pemberi makna yang substansial terhadap mata pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, Matematika, Seni-Budaya dan Prakarya, serta Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan. Di sinilah Kompetensi Dasar dari IPA dan IPS yang diorganisasikan ke mata pelajaran lain mempunyai tugas penting sebagai pengikat dan pengembang Kompetensi Dasar mata pelajaran lainnya.

Namun pada kenyataannya, pembelajaran model ibarat ini seringkali menciptakan guru dan murid menjadi resah terlebih lagi para orang bau tanah yang aktif mendampingi putra-putrinya berguru menjelang ulangan semester.

Oleh lantaran itu, di sini kami selalu berusaha yang terbaik semoga Kurikulum 2013 sanggup dipelajari dengan gampang oleh penerima didik sebagai bekal menghadapi ulangan semester yaitu dengan cara menyajikan soal PTS/PAS per muatan pelajaran/kompetensi dasar.

Dan inilah edisi perdana soal Perguruan Tinggi Swasta (Penilaian Tengah Semester) Kurikulum 2013 yang disusun oleh juraganles.com. Sumber soal : Modul Pembelajaran Tematik Terpadu

Soal PTS/ UTS Tema 1 K13 Kelas 5 Semester 1


 Soal sudah dilengkapi dengan kunci balasan Soal PTS/ UTS Tema 1 Kelas 5 Semester 1 Kurikulum 2013 Terbaru
I. Berilah tanda silang (x) pada karakter a, b, c atau d di depan balasan yang paling benar !

Muatan Palajaran : PPKn

1. Istilah Pancasila sebagai dasar negara pertama kali dikemukakan oleh Soekarmo pada tanggal ....
a. 29 Mei 1945
b. 1 Juni 1945
c. 1 Juli 1945
d. 1 Juni 1946

2. Berikut ini yang tidak termasuk wujud dari pengamalan Pancasila sila pertama yaitu ....
a. menyatakan kepercayaan dan ketakwaanterhadap Tuhan
b. menghormati dan bekerja sama antara pemeluk agama
c. tidak memaksakan agama dan kepercayaan
d. mengembargkan perilaku saling menyayangi sesama

3. Berikut ini bukan termasuk wujud dari pengamalan Pancasila sila kelima yaitu ....
a. suka bekerja keras
b. menghormati hak orang lain
c. membuatkan perilaku hormat menghormati
d. suka memberi pertolongan

4. Mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan langsung atau golongan merupakan perilaku positif terhadap Pancasila, terutama sila ....
a. Keruhanan Yang Maha Esa
b. Kemanusiaan yang adil dan beradab
c. Persatuan Indonesia
d. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat budi dalam permusyawaratan perwakilan

5. Pancasila sebagai pembina persatuan dan kesatuan artinya ....
a. Pancasila dibentuk pada awal Indonesia merdeka
b. sila-silanya tidak sanggup dipisahkan
c. Pancasila tiada duanya di dunia
d. dengan Pancasila Indonesia sanggup bersatu

Muatan Pelajaran : Bahasa Indonesia

6. Kapal selam bisa berjalan di dalam air. Kapal selam sengaja diciptakan untuk keperluan miiter. Jika ada yang dipakai orang umum, biasanya untuk penyelidikan ilmiah atau eksplorasi laut.

Pikiran pokok paragraf di atas yaitu ....
a. kapal selam
b. kapal selam untuk eksplorasi
c. kegunaan kapal selam
d. kapal selam untuk orang umum

7. Paragraf yang kalimat utamanya terdapat di awal dan selesai disebut....
a. paragraf induktif
b. paragraf deduktif
c. paragraf instruktif
d. paragraf campuran

8. Gagasan pokok paragraf biasanya terdapat dalam ....
a. kalimat pertama
b. seluruh paragraf
c. kalimat terakhir
d. kalimat utama

9. Berikut ini yang bukan merupakan cara untuk menemukan wangsit pokok yaitu ....
a. membaca dari keseluruhan teks bacaan
b. memaham isi bacaan teks bacaan
c. menemukan wangsit pokok bacaarn
d. meringkas seluruh bacaan

10. Tikus termasuk musuh petani yang sangat meresahkan dan mengganggu. Sawah dan ladang yang sangat luas di beberapa tempat terancam gagal panen akhir tumbuhan padinya ludes diserang hama tikus.

Tanaman palawija ibarat jagung juga tidak luput jadi sasaran. Ada juga tumbuhan cabe yang sudah arif balig cukup akal juga ludes dimakan binatang pengerat ini. Tidak hanya itu saja, binatang ternak ibarat ayam, angsa pun juga jadi sasaran tikus.

Dilihat dari letak kalimat utamanya, paragraf di atas termasuk paragraf ....
a. induktif
b. deduktif
c. campuran
d. deskripsi

Muatan Pelajaran : IPA

11. Berkut ini bukan merupakan fungsi rangka insan yaitu ....
a. alat gerak aktif
b. tempat melekatnya otot
c. penegak tubuh
d. pemberi bentuk tubuh

12. Di bawah ini merupakan ciri-ciri orang yang menderita penyakit rakitis yaitu ....
a. tulang gampang retak atau patah
b. nyeri di cuilan persendian kaki, tangan, dan siku
c. tulangkakilemahdanbiasanya berbentuk X atau O
d. penderita mengalami kelumpuhan dan usang kelamaan tulang mengecil

13. Kelainan tulang yang disebabkan kebiasaan perilaku duduk dalam posisi miring, sehingga tulang belakang bengkok ke samping disebut ....
a. osteoporosis
b. kifosis
c. lordosis
d. skoliosis

14. Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri binatang avertebrata yaitu ....
a. susunan syaraf terlerak di cuilan perut ventral (perut)di cuilan bawah susukan pencernaan
b. umumnya mempunyai rangka luar (eksoskeleton)
c. otak tidak terlindungi oleh tengkorak
d. mempunyai tulang punggung

15. Ikan, amfibi, reptil, burung, dan mamalia termasuk penggolongan binatang ....
a. vertebrata
b. avertebrata
c. aves
d. mamalia

Muatan Pelajaran : IPS

16. Indonesia secara geografis terlctak diantara dua buah samudra, yaitu samudra
a. Hindia dan Atlantik
b. Pasifik dan Atlantik
c. Antartika dan Atlantik
d. Hindia dan Pasifik

17. Indonesia disebut negara agraris lantaran sebagian besar penduduknya bekerja sebagai ....
a. pedagang
b. peternak
c. nelayan
d. petani

18. Masyarakat orisinil Papua tinggal di rumah adat yang disebut ....
a. Baileo
b. Rumah Tambi
c. Honai
d. Istana Buton

19. Tarian tempat yang biasanya mempertontonkan seni keindahan mata merupakan tarian dari tempat ..
a. Aceh
b. Jawa Tengah
c. Bali
d. Sumatera Barat

20. Lagu Ampar-Ampar Pisang berasal dari ....
a. Kalimantan Barat
b. Kal mantan Selatan
c. Kalimantan Timur
d. Kalimantan Tengah

Muatan Pelajaran : SBdP

21. Serangkaian gambar yang mengandung narasi atau dongeng disebut ....
a. gambar cerita
b. gambar ekspresif
c. gambar imajnatif
d. gambar eksekutif

22. Gambar yang menceritakan insiden sehari-hari disebut ....
a. perspektif
b. ilustrasi
c. karikatur
d. komik

23. Berikut ini yang bukan merupakan ganjal gambar yaitu ....
a. batu
b. kain
c. kertas
d. kanvas

24. Berikut ini yang bukan merupakan ciri-ciri komik yaitu ....
a. bersifat proporsional
b. menyediakan humor
c. memakai bahasa percakapan
d. bersifat bebas

25. Langkah awal menciptakan gambar pada cerpen yaitu ....
a. memahami isi bacaan
b. pembuatan sketsa
c. gagasan
d. wangsit gambar

II. Isilah titik-titik berikut dengan balasan yang benar !

PPKn : Soal no 1 – 5
Bahasa Indonesia : Soal no 6 – 10
IPA : Soal no 11 – 15
IPS : Soal no 16 – 20
SBdP : Soal no 21 – 25

1. Lahirnya Pancasila diperingati setiap tanggal ......................

2. Semua anggota musyawarah harus mendapatkan hasil keputusan musyawarah dan

melaksanakannya dengan dogma baik dan penuh rasa .........

3. Musyawarah dengan mufakat merupakan pengamalan sila .................

4. Kebulatan pendapat atau bunyi dari penerima rapat disebut ...........................

5. Pengambilan keputusan dengan mengambil bunyi terbanyak dinamakan ...............

6. Paragraf yang gagasan utamanya terlatak di selesai paragraf yaitu ................

7. Kegiatan membaca dalam hati yang diaksanakan dalam waktu singkat disebut ......

8. Bagian karangan yang mengandung satu wangsit pckok disebut ...............................

9. Langkah awal memilih wangsit pokok yaitu ................................

10. Paragraf adÄ…lah rangkaian kalimat yang terdiri dari salu gagasan utama ditambah beberapa .....................................

11. Siput, serangga, cacing, ubur-ubur, dan cumi-cumi termasuk binatang ..........

12. Otot yang mempunyai tiga ujung tendon dan terletak di lengan atas cuilan depan disebut .....................................................

13. Tulang yang berbentuk pipih dan gepeng disebut .....................................

14. Tungkai belakang katak berfungsi untuk .................................

15. Sinar matahari sangat sangat baik bagi pembentukan vitamin .......................

16. Wilayah timur Indonesia berbatasan dengan Negara .....................................

17. Suku Tengger mendiami Pulau ...............................................

18. Masyarakat yang tinggal di tempat pegunungan akan lebih banyak menggantungkan kehidupannya dari ...................................................

19. Tari Tor-Tor berasal dari ..............................................................

20. Pesawat terbang merupakan jenis transportasi ............................................

21. Pewarna yang terlebih dahulu dicampur dengan air sebelum dipergunakan disebut ........................................................

22. Langkah awal menciptakan gambar suatu dongeng yaitu ..............................

23. Bahasa yang dipakai dalam menciptakan komik yaitu ...............................

24. Cover atau sampul buku merupakan cerminan dari keseluruhan dari ..................

25. Penggambaran tabiat dalam komik dibentuk secara ..............................

III. Jawablah pertanyaan-pertanyean berikut ini dengan uralan yang terperinci dan benar!

PPKn : Soal no 1 – 5
Bahasa Indonesia : Soal no 6 – 10
IPA : Soal no 11 – 15
IPS : Soal no 16 – 20
SBdP : Soal no 21 – 25

1. Jelaskan makna Pancasila sebagai sumber dari segala sumber aturan di Indonesia!
Jawab: .............................................................................................
...........................................

2. Sebutkan perilaku positif terhadap nilai-nilai Pancasila di lingkungan keluarga!
Jawab: .............................................................................................
...........................................

3. Sebutkan teladan proses pemungutan suara!
Jawab: .............................................................................................
...........................................

4. Jelaskan yang dimaksud dengan musyawarah?
Jawab: .............................................................................................
...........................................

5. Bagaimana cara-cara memberikan pendapat yang baik dalam rapat?
Jawab: .............................................................................................
...........................................

6. Apa tujuan dari membaca?
Jawab: .............................................................................................
...........................................

7. Jelaskan pengertian paragraf?
Jawab: .............................................................................................
...........................................

8. Di manakah letak wangsit pokok dalam paragraf?
Jawab: .............................................................................................
...........................................

9. Bacalah teks berikut !

Sampah plastik sangat berbahaya kalau dibuang sembarangan. Sampah plastik tidak bisa membusuk. Ini berarti sampah plastik tidak sanggup didaur ulang oleh alam. Jika terbawa oleh air sungai akan mengganggu ekosistem. Banyak makhluk hidup yang mati lantaran menelan sampah plastik.

Tentukan wangsit pokok paragraf tersebut !
Jawab: .............................................................................................
...........................................

10. Apa nama lain dari wangsit pokok?
Jawab: .............................................................................................
...........................................

11. Jelaskan perbedaan antara binatang avertebrata dan vertebratal
Jawab: .............................................................................................
...........................................

12. Sebutkan macam-macam gangguan pada tulang!
Jawab: .............................................................................................
...........................................

13. Sebutkan dua yang terdapat dalam otot antagonis!
Jawab: .............................................................................................
...........................................

14. Sebutkan faktor penyebab kelelahan otot !
Jawab: .............................................................................................
...........................................

15. Sebutkan macam-macam rangka anggota gerak!
Jawab: .............................................................................................
...........................................

16. Sebutkan lima pulau besar di Indonesia!
Jawab: .............................................................................................
...........................................

17. Bagaimana dampak letak dan kondisi geografis Indonesia terhadap kebudayaan nasional?
Jawab: .............................................................................................
...........................................

18. Sebutkan negara-negara tetangga yang berbatasan darat dengan wilayah Indonesia !
Jawab: .............................................................................................
...........................................

19. Sebutkan jenis-jenis transportasi di Indonesia!
Jawab: .............................................................................................
...........................................

20. Apa untung ruginya wilayah Indonesia yang berbentuk kepulauan?
Jawab: .............................................................................................
...........................................

21. Sebutkan ciri-ciri komik !
Jawab: .............................................................................................
...........................................

22. Jelaskan yang dimaksud dengan komik!
Jawab: .............................................................................................
...........................................

23. Sebutkan fungsi teks dalam komik!
Jawab: .............................................................................................
...........................................

24. Apa yang dimaksud dengan komik edukasi?
Jawab: .............................................................................................
...........................................

25. Apa yang dimaksud dengan proporsional dalam ciri-ciri komik?
Jawab: .............................................................................................
...........................................

Jika ingin mendownload soal, berikut ini linknya 

Soal PTS/ UTS Tema 1 Kelas 5 Semester 1 Kurikulum 2013 Terbaru 

Kunci Jawaban Soal PTS/ UTS Tema 1 Kelas 5 Semester 1

Kunci Jawaban Room I
Muatan Palajaran : PPKn
1. b. 1 Juni 1945
2. a. menyatakan kepercayaan dan ketakwaan terhadap Tuhan
3. b. menghormati hak orang lain
4. d. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat budi dalam permusyawaratan perwakilan
5. d. dengan Pancasila Indonesia sanggup bersatu

Muatan Pelajaran : Bahasa Indonesia
6. c. kegunaan kapal selam
7. d. paragraf campuran
8. d. kalimat utama
9. d. meringkas seluruh bacaan
10. b. deduktif

Muatan Pelajaran : IPA
11. a. alat gerak aktif
12. c. tulang kaki lemah dan biasanya berbentuk X atau O
13. d. skoliosis
14. d. mempunyai tulang punggung
15. a. vertebrata

Muatan Pelajaran : IPS
16. d. Hindia dan Pasifik
17. d. petani
18. c. Honai
19. c. Bali
20. b. Kal mantan Selatan

Muatan Pelajaran : SBdP
21. a. gambar cerita
22. b. ilustrasi
23. a. batu
24. d. bersifat bebas
25. c. gagasan

Kunci Jawaban Room II
PPKn : Soal no 1 – 5
Bahasa Indonesia : Soal no 6 – 10
IPA : Soal no 11 – 15
IPS : Soal no 16 – 20
SBdP : Soal no 21 – 25

1. 1 Juni
2. tanggung jawab
3. keempat
4. mufakat
5. voting
6. Paragraf induktif
7. membaca sekilas
8. paragraf
9. Membaca seluruh paragraf dengan cermat
10. kalimat penjelas
11. vertebrata
12. otot bisep
13. tulang pipih
14. melompat
15. D
16. Papua Nugini
17. Jawa
18. berkebun
19. Tapanuli
20. udara
21. cat air
22. memilih gagasan
23. bahasa pergaulan
24. cerita
25. imajinasi

Kunci Jawaban Room III
PPKn : Soal no 1 – 5
Bahasa Indonesia : Soal no 6 – 10
IPA : Soal no 11 – 15
IPS : Soal no 16 – 20
SBdP : Soal no 21 – 25
1. Karena semua sumber aturan yang ada di indonesia mengandung nilai pancasila yang sangat penting.
2. menjaga nama baik keluarga
3. pemilihan ketua kelas
4. musayawarah yaitu suatu perjuangan yang dilakukan bersama dengan perilaku rendah hati untuk memecahkan persoalan
5. dengan memakai bahasa yang baik dan sopan

6. untuk mendapatkan informasi
7. Paragraf yaitu suatu rangkaian kalimat yang mempunyai suatu gagasan utama.
8. terdapat dalam kalimat utama
9. Sampah plastik sangat berbahaya kalau dibuang sembarangan.
10. gagasan utama atau pokok pikiran

11. Vertebrata yaitu binatang yang mempunyai tulang dan juga tulang belakang dan berkembang biaknya secara kawin atau generatif
Contoh:
• Reptil = komodo
• Pisces = ikan
• Mamalia = sapi
• Amphibi = katak
• Aves = burung

Avertebrata yaitu binatang yang tidak mempunyai tulang dalam tubuhnya dan juga tulang belakang dan berkembang biaknya secara vegetatif atau generatif.
Contoh :
• Annelida = lintah
• Coelenterata = ubur - ubur
• Arthapoda = kalanjengking
• Mollusca = kerang
• Platyhelminthes = cacing pipih
• Porifera = spons
• Nemathelminthes = cacing kremi

12. Macam-macam gangguan pada tulang :
a. Fraktura = tulang mengalami retak / patah.
b. Lordosis = tulang belakang membengkok ke depan
c. Kifosis = tulang belakang membengkok ke arah belakang
d. Skoliosis = tulang belakang membengkok ke kanan / kiri
e. Rakhitis = kekurangan vitamin D

13. Otot bisep dan otot trisep
14. Terjadinya penumpukan asam laktat yang menimbulkan otot terasa nyeri
15. rangka gerak atas dan rangka gerak bawah

16. Pulau Papua, Pulau kalimantan, Pulau Sumatera, Pulau Sulawesi, dan Pulau Jawa
17. Kondisi tersebut melahirkan keanekaragaman suku, bahasa, agama, dan kebudayaan. Keragaman tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi pihak-pihak luar serta memperkaya kebudayaan nasional.
18. Papua Nugini, Brunai Darussalam, Malaysia, Timor Leste
19. Transportasi darat, laut, dan udara
20. Keuntungan : mempunyai kekayaan alam hayati dan non-hayati yang sangat beragam, baik di darat maupun laut. Kerugian : biaya transportasi menjadi tinggi.

21. Ciri - ciri komik
1. Komik lebih ke sastra anak
2. Komik lebih ke visual berupa gambar
3. Ceritanya lebih beragam
4. Ceritanya seri atau ada lanjutan cerita

22. Komik yaitu suatu bentuk seni yang memakai gambar-gambar tidak bergerak yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk jalinan cerita.
23. Fungsi teks dalam komik yaitu menjadikan para pembaca lebih memahami jalan dongeng dalam komik.
24. Komik yang isi ceritanya mendidik
25. Proporsional artinya maksud dari dongeng itu terperinci dan gampang dimengerti
Note : Soal PTS/ UTS Tema 1 Kelas 5 Semester 1 Kurikulum 2013 Terbaru yaitu konten yang disusun oleh dan dilindungi undang-undang hak cipta. Dilarang mengcopy paste dan mempublish ulang konten dalam bentuk apapun ! Terima kasih
Itulah Soal PTS/ UTS Tema 1 Kelas 5 Semester 1 Kurikulum 2013 Terbaru Tahun Ajaran 2018/2019 yang bisa saya bagikan. Semoga bermanfaat.

Tuesday, August 6, 2019

Pintar Pelajaran Acara Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani : Physical Fitness, Weight Training, Kekuatan, Kecepatan, Kelentukan, Daya Tahan, Total Fitness, Tes Pengukuran, Evaluasi

Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani - Latihan olahraga ini mempunyai kegunaan untuk melatih kekuatan anggota tubuh sekaligus menjaga kebugaran jasmani. Kebugaran jasmani sangatlah diharapkan untuk acara fisik seseorang. Oleh lantaran itu, kalian harus menjaga kebugaran jasmani dengan cara makan makanan bergizi, berolahraga, dan beristirahat yang cukup. (Baca juga : Permainan dan Olahraga 1, Bola Besar dan Kecil, Atletik, Pencak Silat

Pada belahan ini kita akan mempelajari dan mempraktikkan latihan kebugaran jasmani serta merawat tubuh semoga tetap segar. Setelah mempelajari materi dalam belahan ini diharapkan kalian bisa mempraktikkan materi dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri.

Berbagai cara dilakukan seseorang untuk menjaga kesehatan dan kebugaran fisiknya. Di antaranya dengan melaksanakan olahraga secara teratur, mengonsumsi makanan dan minuman yang bergizi, ditunjang oleh istirahat yang cukup. Nah, pelajarilah materi dalam belahan ini sebaik-baiknya semoga kebugaran dan kesehatan kalian terjaga. (Baca juga : Aktivitas Senam Lantai : Gymnastic, Floor exercise, Neck spring, Hand spring, Voulting horse)

A. Bentuk-bentuk Latihan Kebugaran Jasmani


Guna meningkatkan taraf kebugaran jasmani seseorang diharapkan latihan yang berkenaan dengan kondisi fisik. Kali ini kita akan membahas mengenai unsur-unsur kesejukan jasmani yang berkaitan dengan keterampilan olahraga, yaitu kecepatan dan unsur kesejukan jasmani yang berkaitan dengan kesehatan yaitu kekuatan, daya tahan, dan kelentukan. (Baca juga : Aktivitas Senam Ritmik : Ritmik, Ayunan, Lompat, Langkah)

1. Kekuatan


Kekuatan ialah tenaga kontraksi otot yang dicapai dalam sekali perjuangan maksimal. Usaha maksimal ini dilakukan oleh otot untuk mengatasi suatu tahanan. Kekuatan merupakan unsur yang sangat penting dalam acara olahraga lantaran kekuatan merupakan daya aktivis dan pencegah cedera. Selain itu, kekuatan memainkan peranan penting dalam komponen-komponen dan kemampuan fisik yang lain contohnya power, kelincahan, dan kecepatan. Dengan demikian, kekuatan merupakan faktor utama untuk membuat prestasi optimal. (Baca juga : Aktivitas Air (Akuatik) I : Gaya dada, Gaya bebas, Gaya punggung, Gaya kupu-kupu, Loncat indah).

Bentuk-bentuk latihan kekuatan sebagai berikut.

a. Latihan push up untuk melatih kekuatan otot lengan dan bahu
Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani Pintar Pelajaran Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani : Physical Fitness, Weight training, Kekuatan, Kecepatan, Kelentukan, Daya tahan, Total fitness, Tes pengukuran, Evaluasi
Gambar 1. Push up
Caranya sebagai berikut.

1) Sikap awal tidur telungkup, kedua kaki dirapatkan lurus ke belakang dengan ujung kaki ditempelkan pada lantai (untuk putra) atau kedua lutut ditempelkan pada lantai (untuk putri).
2) Kedua telapak tangan menumpu pada lantai di samping dada, jari-jari tangan menunjuk ke depan dengan kedua siku ditekuk.
3) Kemudian angkat kedua tangan ke atas hingga kedua siku lurus, tubuh dan kaki merupakan satu garis lurus.
4) Lalu tubuh diturunkan kembali dengan jalan membengkokkan kedua siku, tubuh dan kedua kaki tetap lurus tidak menyentuh lantai.
5) Gerakan dilakukan berulang-ulang selama 30 detik, kemudian semakin usang semakin ditambah ulangannya. (Baca juga : Aktivitas Penjelajahan dan Penyelamatan di Pantai, Makanan Sehat)

b. Latihan sit up untuk melatih kekuatan otot perut
Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani Pintar Pelajaran Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani : Physical Fitness, Weight training, Kekuatan, Kecepatan, Kelentukan, Daya tahan, Total fitness, Tes pengukuran, Evaluasi
Gambar 2. Sit up.
Caranya sebagai berikut.

1) Sikap awal tidur telentang, kedua lutut ditekuk serta kedua siku ditekuk diletakkan di belakang kepala.
2) Badan diangkat dalam posisi duduk, kedua lengan tetap berada di belakang kepala.
3) Gerakan tersebut dilakukan berulang-ulang selama 30 detik, selanjutnya semakin usang semakin ditambah ulangannya.

c. Latihan back lift untuk melatih kekuatan otot punggung
Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani Pintar Pelajaran Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani : Physical Fitness, Weight training, Kekuatan, Kecepatan, Kelentukan, Daya tahan, Total fitness, Tes pengukuran, Evaluasi
Gambar 3. Latihan back lift.
Caranya sebagai berikut.

1) Sikap awal tidur telungkup, kaki rapat, dan kedua tangan diletakkan di belakang kepala.
2) Angkat tubuh hingga dada tidak menyentuh lantai, sedangkan kedua kaki tetap pada posisi semula.
3) Gerakan tersebut dilakukan berulang-ulang selama 30 detik kemudian semakin usang semakin ditambah ulangannya.

Latihan-latihan di depan merupakan latihan kekuatan dengan memakai berat tubuh sendiri. Latihan kekuatan yang lain ialah latihan dengan memakai beban luar. Latihan ini disebut juga dengan istilah weight training. Beban berupa barbel yang terbuat dari besi baja atau bisa juga dengan beton dengan berat bervariasi sesuai kemampuan. Bentuk latihan tersebut sebagai berikut. (Baca juga : Hidup Sehat Tanpa Narkoba, Zat Adiktif, Psikotropika)

a) Shoulder press

Shoulder press untuk melatih kekuatan otot lengan dan bahu. Caranya siapkan barbel dengan berat sesuai kemampuan, angkat barbel dengan kedua tangan ke atas hingga dengan kedua lengan lurus,
kemudian turunkan hingga di depan dada. Ulangi gerakan tersebut sesuai kemampuan dengan beban latihan semakin meningkat.
Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani Pintar Pelajaran Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani : Physical Fitness, Weight training, Kekuatan, Kecepatan, Kelentukan, Daya tahan, Total fitness, Tes pengukuran, Evaluasi
Gambar 4. Latihan shoulder press.
b) Leg squat

Leg squat untuk melatih kekuatan otot tungkai. Caranya siapkan barbel dengan berat sesuai kemampuan, angkat barbel dengan kedua tangan dan diletakkan di punggung di bawah leher, tekuk lutut setengah jongkok, kemudian luruskan lutut. Gerakan itu dilakukan berulang-ulang sesuai dengan kemampuan, dengan beban makin usang makin meningkat.
Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani Pintar Pelajaran Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani : Physical Fitness, Weight training, Kekuatan, Kecepatan, Kelentukan, Daya tahan, Total fitness, Tes pengukuran, Evaluasi
Gambar 5. Latihan leg squat.
c) Back extension

Back extension untuk melatih kekuatan otot punggung. Caranya siapkan barbel dengan berat sesuai kemampuan, angkat dengan dua tangan dengan posisi tubuh berdiri tegak. Kemudian bungkukkan tubuh hingga membentuk sudut 90o, kemudian berdiri tegak lagi. Lakukan gerakan itu berulang-ulang sesuai kemampuan, beban latihan semakin usang semakin meningkat.
Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani Pintar Pelajaran Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani : Physical Fitness, Weight training, Kekuatan, Kecepatan, Kelentukan, Daya tahan, Total fitness, Tes pengukuran, Evaluasi
Gambar 6. Latihan back extension.
Bentuk-bentuk gerakan di atas hanya sebagian kecil latihan memakai beban (weight training) yang bertujuan untuk melatih kekuatan. (Baca juga : Permainan dan Olahraga II : Bola Besar dan Kecil, Sepak Bola, Voli, Basket, Tenis Meja, Softball, Atletik, Pencak Silat)

2. Kecepatan


Kecepatan sanggup diartikan sebagai kemampuan berpindah tempat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya. Sedangkan berdasarkan Mulyono Biyakto, kecepatan ialah kemampuan untuk melaksanakan suatu gerak dalam periode waktu yang singkat. Kecepatan sangat diharapkan bagi pelari jarak pendek atau juga bagi seorang pemain sepak bola.

Berikut ini faktor-faktor yang memengaruhi kecepatan.

a. Keturunan
b. Waktu reaksi
c. Kemampuan untuk menahan tahanan luar
d. Teknik
e. Konsentrasi dan kemauan

a. Macam-macam kecepatan

Kecepatan sanggup dibagi menjadi tiga macam, yaitu kecepatan sprint, kecepatan reaksi, dan kecepatan
bergerak.
Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani Pintar Pelajaran Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani : Physical Fitness, Weight training, Kekuatan, Kecepatan, Kelentukan, Daya tahan, Total fitness, Tes pengukuran, Evaluasi
Gambar 7. Lari cepat.
b. Cara melatih kecepatan

Kecepatan sanggup dilatih dengan banyak sekali cara di antaranya sebagai berikut.

1) Latihan percepatan
2) Lari menaiki tangga atau bukit
3) Lari menuruni tangga atau bukit
4) Latihan kecepatan reaksi (permainan hijau-hitam)
5) Lari cepat (sprint training) dengan jarak 40-60 meter. Lari cepat sanggup dilakukan dengan perilaku tubuh tegak dan lari di tempat di belakang garis start. Percepatlah lari di tempat sambil mengangkat tangan tinggi-tinggi. Setelah kode dibunyikan, berlarilah secepat-cepatnya. (Baca juga : Aktivitas Air (Akuatik) II : Aktivitas akuatik, Keterampilan, Renang gaya dada dan gaya miring)

3. Daya Tahan (Endurance)


Endurance atau daya tahan ialah kemampuan seseorang melaksanakan gerak dengan seluruh tubuhnya dalam waktu yang cukup usang dan dengan tempo sedang hingga cepat tanpa mengalami rasa sakit dan kelelahan berat. Kemampuan otot untuk melaksanakan kerja terus-menerus ialah sangat penting dalam acara olahraga lantaran secara tidak eksklusif merupakan daya untuk sanggup mengatasi kelelahan otot.

Latihan daya tahan atau endurance sanggup dibagi menjadi dua macam. (Baca juga : Aktivitas Senam Ritmik II : Gerak dan irama, Keluwesan, Estetika, Koordinasi gerak)

a. Daya tahan otot setempat atau muscular endurance (local endurance)

Muscular endurance ialah daya tahan yang memperlihatkan kemampuan otot atau sekelompok otot dalam melaksanakan tugasnya dengan waktu yang cukup lama. Contoh: latihan weight training/latihan berbeban, latihan pukulan jab berkali-kali dalam tinju, pukulan dalam gulat.

Latihan daya tahan dalam arti muscle endurance dan circulator respiratory endurance, antara lain sebagai berikut.

1) Fartlek

Kombinasi antara lari pelan dan lari cepat yang bervariasi tanpa melaksanakan istirahat. Dapat dilakukan di lapangan, sawah/ladang, dan kawasan yang berbukit-bukit. (Baca juga : Aktivitas Senam Artistik II : Handstand, Tiger sprong, Balance)

2) Cross country

Lari jarak jauh melintasi alam terbuka dengan kecepatan tidak terlalu lambat dan tidak juga terlalu cepat.

b. Latihan endurance pada umumnya (cardiorespiratory endurance)

Cordiorespiratory endurance yaitu latihan yang bertujuan meningkatkan kemampuan seluruh tubuh untuk selalu bergerak dalam tempo sedang hingga cepat yang cukup lama. Contoh: berlari, berenang, dan bersepeda.

Daya tahan kardiovaskuler merupakan faktor utama dalam kesejukan jasmani. Pengukuran yang paling objektif dilakukan dengan mengukur kemampuan pengambilan denyut jantung maksimal (VO2 maksimal). (Baca juga : Aktivitas Pengembangan II : Kelentukan, Kekuatan, Daya tahan, Kebugaran jasmani, Tes kebugaran, Interpretasi hasil)

Berikut ini jenis-jenis latihan yang sanggup meningkatkan daya tahan kardiovaskuler.

1) Joging
2) Berjalan
3) Bersepeda
4) Gerakan naik turun tangga
5) Berenang
4. Kelentukan (Fleksibilitas)

Kelentukan ialah keleluasaan gerakan terutama pada otot persendian. Tujuan latihan kelentukan atau fleksibilitas ialah semoga otot-otot sendi tidak kaku dan sanggup bergerak dengan leluasa tanpa ada gangguan yang berarti.

Kelentukan dibutuhkan oleh banyak cabang olahraga, namun demikian terdapat perbedaan kebutuhan kelentukan untuk setiap keberhasilan penampilannya.

Bentuk-bentuk latihan kelentukan ialah melaksanakan peregangan otot dengan cara berikut ini.

a. Latihan kelentukan sendi bahu, caranya rentangkan kedua lengan dan putar kedua lengan ke depan atau ke belakang dengan siku tetap lurus, lakukan gerakan ini berulang-ulang sesuai
kemampuan.
b. Latihan kelentukan otot pinggang, caranya berdiri tegak kedua lengan diluruskan ke atas, liukkan tubuh ke samping kanan dan ke kiri dengan hitungan waktu antara 10 hingga dengan 15 detik, lakukan ulangan seperlunya.
c. Latihan kelentukan togok, caranya perilaku awal duduk kedua tungkai dirapatkan, lutut lurus, bungkukkan tubuh hingga mencium lutut, kedua tangan memegang ujung jari kaki, kemudian tahan selama 10 hingga dengan 15 detik dan atau selama mungkin.
Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani Pintar Pelajaran Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani : Physical Fitness, Weight training, Kekuatan, Kecepatan, Kelentukan, Daya tahan, Total fitness, Tes pengukuran, Evaluasi
Gambar 8. Latihan kelentukan.
Contoh di atas hanya sebagian kecil bentuk latihan untuk kelentukan. Pada prinsipnya latihan kelentukan harus diubahsuaikan dengan sifat dan bentuk dari gerak persendian tersebut.


B. Tes Pengukuran dan Evaluasi dalam Kebugaran Jasmani


1. Pengertian


Tes ialah suatu instrumen yang dipakai untuk mendapat suatu informasi perihal individu atau
objek-objek. Instrumen ini sanggup berupa pertanyaan yang ditulis di atas kertas atau berupa wawancara, pengamatan perihal unjuk kerja fisik yang diminta, atau pengamatan perihal tingkah laris melalui check list atau catatan yang bersifat anekdot. Sedangkan pengukuran ialah suatu proses pengumpulan informasi. Melaksanakan suatu tes ialah belahan dari proses pengukuran. Evaluasi ialah proses penentuan nilai atau harga dari data yang terkumpul. Evaluasi ini meliputi testing dan pengukuran.

Pengukuran kesejukan jasmani para siswa merupakan belahan penting dari kegiatan pengukuran dan penilaian dalam pendidikan jasmani. Hasil pengukuran sanggup dipakai untuk menafsirkan tingkat keberhasilan program. Di samping itu, juga untuk tindakan penyempurnaan isi acara dan bahkan metode pelaksanaannya. Sehubungan dengan hal tersebut, tes perlu dipilih dengan mengikuti kaidah atau kriteria tertentu.

Berdasarkan fungsinya, kesejukan jasmani dikelompokkan menjadi dua, yaitu fungsi yang bersifat umum dan khusus. Kesegaran jasmani secara umum berfungsi untuk berbagi kekuatan, kemampuan, kesanggupan, daya kreasi, dan daya tahan setiap insan yang mempunyai kegunaan untuk mempertinggi daya kerja. Sedangkan fungsi khusus kesejukan jasmani ialah sesuai dengan kekhususan masing-masing, yang dibedakan menjadi tiga golongan, yaitu golongan berdasarkan pekerjaan contohnya atlet, pelajar, atau karyawan.

Fungsi kesejukan jasmani dalam Pendidikan Jasmani untuk pelajar khususnya di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai berikut.

a. Mengukur kemampuan fisik siswa.
b. Menentukan status kondisi fisik siswa.
c. Menilai kemampuan fisik siswa sebagai salah satu tujuan dari pengajaran Pendidikan Jasmani.
d. Mengetahui perkembangan kemampuan fisik siswa.
e. Sebagai salah satu materi untuk memperlihatkan bimbingan dalam meningkatkan kebugaran jasmani siswa.

2. Pengukuran Kesegaran Jasmani untuk Siswa Sekolah Menengah Atas (SMA)


Untuk mengetahui derajat kesejukan jasmani pelajar di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), telah
disusun Tes Kesegaran Jasmani Indonesia untuk pelajar di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau untuk kelompok umur 16–19 tahun. Tes tersebut merupakan rangkaian tes yang terdiri atas hal berikut.

a. Lari cepat 60 m.
b. Gantung angkat tubuh 60 detik untuk putra dan 30 detik untuk putri.
c. Baring duduk 60 detik.
d. Loncat tegak.
e. Lari 1200 m untuk putra dan 1000 m untuk putri. Petunjuk pelaksanaan tes kebugaran jasmani untuk siswa seumur kalian sebagai berikut.

a. Lari 60 meter

Tujuan:

Untuk mengukur kecepatan lari siswa.

Perlengkapan:

Lintasan lari yang lurus, datar, rata, tidak licin; bendera start dan tiang pancang; peluit; stopwatch; serbuk kapur; formulir tes dan alat tulis; nomor dada.

Pelaksanaan:

1) Peserta test berdiri di belakang garis start.
2) Pada kode “siap” mengambil perilaku start berdiri, siap untuk lari.
3) Pada kode “ya” akseptor tes berlari secepat mungkin menuju garis finish menempuh jarak 60 meter.
4) Apabila akseptor mencuri start, tidak melewati garis finish, atau terganggu pelari lain, maka tes harus diulang.
5) Pengukuran waktu dilakukan dari ketika bendera diangkat hingga akseptor sempurna melintasi garis finish.

Penilaian:

1) Hasil yang dicatat ialah waktu yang dipakai akseptor untuk berlari menempuh jarak 60 meter.
2) Angka dicatat hingga per seratus detik kalau stopwatch-nya digital. Bila manual hingga per sepuluh detik.

b. Gantung siku tekuk/angkat tubuh (30 detik untuk putri dan 60 detik untuk putra)

Tujuan:

Untuk mengukur kekuatan dan daya tahan otot lengan dan bahu.

Perlengkapan:

Palang tunggal yang diatur ketinggiannya, stopwatch, formulir tes dan alat tulis, nomor dada, serbuk kapur atau magnesium.

Pelaksanaan:
Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani Pintar Pelajaran Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani : Physical Fitness, Weight training, Kekuatan, Kecepatan, Kelentukan, Daya tahan, Total fitness, Tes pengukuran, Evaluasi
Gambar 9. Tes angkat tubuh.
1) Palang tunggal dipasang dengan ketinggian sedikit di atas kepala akseptor tes.
2) Peserta tes berdiri di bawah palang tunggal, kedua tangan berpegangan pada palang tunggal selebar bahu, pegangan telapak tangan menghadap ke arah kepala.
3) Dengan dukungan tolakan kedua kaki, akseptor tes melompat ke atas hingga mencapai perilaku bergantung siku tekuk, dagu berada di atas palang. Sikap tersebut dipertahankan selama mungkin.
4) Selama melaksanakan gerakan, mulai dari kepala hingga ujung kaki tetap merupakan satu garis lurus.
5) Gerakan ini dilakukan sebanyak mungkin tanpa istirahat (30 detik untuk putri dan 60 detik untuk putra).
6) Gerakan akseptor dianggap gagal kalau ketika mengangkat tubuh disertai ayunan, dagu tidak hingga palang, dan ketika kembali ke perilaku permulaan kedua lengan tidak lurus.

Penilaian:

1) Hasil yang dicatat ialah waktu yang dicapai akseptor untuk mempertahankan perilaku gantung siku ditekuk. Dicatat dalam satuan detik.
2) Bila akseptor tidak sanggup melaksanakan perilaku tersebut dinyatakan gagal dan diberi nilai nol.

c. Baring duduk

Tujuan:

Untuk mengukur kekuatan dan daya tahan otot perut.

Perlengkapan:

Lantai/lapangan rumput yang rata dan bersih, stopwatch, nomor dada, formulir tes, dan alat tulis.

Pelaksanaan:

1) Peserta berbaring telentang di lantai. Kedua lutut ditekuk dengan sudut 90o. Jari-jari kedua tangan bersilangan dan diletakkan di belakang kepala.
2) Peserta lain bertugas memegang atau menekan kedua kaki semoga tidak terangkat ketika melaksanakan gerakan bangun.
3) Pada kode “ya”, akseptor berdiri hingga kedua sikunya menyentuh paha, kemudian kembali ke perilaku semula.
4) Gerakan ini dilakukan berulang-ulang secepatnya, selama waktu yang ditentukan (60 detik). Gerakan tidak dihitung kalau tangan akseptor terlepas sehingga jari-jarinya tidak terjalin lagi, kedua siku tidak menyentuh paha, serta mempergunakan siku untuk membantu menolak tubuhnya.
Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani Pintar Pelajaran Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani : Physical Fitness, Weight training, Kekuatan, Kecepatan, Kelentukan, Daya tahan, Total fitness, Tes pengukuran, Evaluasi
Gambar 10.Baring duduk.
Penilaian:

1) Hasil yang dihitung dan dicatat ialah jumlah gerakan yang sanggup dilakukan dengan benar selama waktu yang ditentukan.
2) Gerakan yang tidak dilakukan secara benar diberi nilai nol.

d. Loncat tegak

Tujuan:

Untuk mengukur daya ledak tenaga eksplosif otot tungkai.

Perlengkapan:

Papan berskala sentimeter berukuran 30 × 150 cm yang dipasang di dinding (jarak angka 0 [nol] pada skala dari lantai ialah 150 cm, tingkat ketelitiannya hingga 1 cm), debu kapur, alat penghapus, nomor dada, formulir tes, dan alat tulis.

Pelaksanaan:
Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani Pintar Pelajaran Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani : Physical Fitness, Weight training, Kekuatan, Kecepatan, Kelentukan, Daya tahan, Total fitness, Tes pengukuran, Evaluasi
Gambar 11. Tes loncat tegak.
1) Peserta berdiri menyamping arah dinding, kedua kaki rapat, ujung jari tangan yang bersahabat dinding dibubuhi debu kapur.
2) Satu tangan akseptor yang bersahabat dinding menjangkau ke atas setinggi mungkin, kaki tetap melekat di lantai. Catat jangkauannya pada bekas ujung jari tengah sebagai tinggi raihan.
3) Peserta meloncat ke atas setinggi mungkin dan menyentuh papan. Lakukan tiga kali loncatan. Catat tinggi loncatannya pada bekas ujung jari tengah.
4) Posisi awal ketika meloncat ialah telapak kaki tetap melekat di lantai, lutut ditekuk, tangan lurus agak di belakang.
5) Tidak boleh melaksanakan awalan ketika akan meloncat ke atas.

Penilaian:

1) Ukur selisih antara tinggi loncatan dan tinggi raihan.
2) Nilai yang diperoleh akseptor ialah selisih yang terbanyak antara tinggi loncatan dan tinggi raihan
dari ketiga loncatan yang dilakukan.

e. Lari 1200 meter (putra) dan 1000 meter (putri)

Tujuan:

Untuk mengukur daya tahan jantung, peredaran darah, dan pernapasan.

Perlengkapan:

Lintasan lari, stopwatch, bendera start, peluit, tiang pancang, nomor dada, formulir tes, dan alat tulis.

Pelaksanaan:

1) Peserta berdiri di belakang garis start.
2) Pada kode “siap” akseptor mengambil perilaku start berdiri, dan siap untuk lari.
3) Pada kode “ya” akseptor berlari menuju garis finish menempuh jarak yang ditentukan.
4) Lari harus diulang apabila akseptor mencuri start atau tidak melewati garis finish.

Penilaian:

1) Pengambilan waktu dimulai ketika bendera start diangkat hingga akseptor melewati garis finish.
2) Hasil yang dicatat ialah waktu yang dipakai akseptor untuk menempuh jarak 1200 meter untuk putra dan 1000 meter untuk putri. Waktu dicatat dalam satuan menit dan detik.
3. Kriteria Tes Kesegaran Jasmani untuk Siswa Sekolah Menengah Atas (Usia 16-19 tahun)

Beberapa latihan kekuatan, kecepatan, daya tahan, dan kelentukan untuk kebugaran jasmani di depan haruslah dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan percaya diri. Selain itu, terdapat kriteria atau norma untuk menilai kesejukan jasmani kalian.

Perhatikan tabel-tabel berikut ini!

Tabel 2.1 Nilai Kesegaran Jasmani Indonesia untuk Remaja Putra Umur 16-19 Tahun

Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani Pintar Pelajaran Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani : Physical Fitness, Weight training, Kekuatan, Kecepatan, Kelentukan, Daya tahan, Total fitness, Tes pengukuran, Evaluasi


Tabel 2.2 Nilai Kesegaran Jasmani Indonesia untuk Remaja Putri Umur 16-19 Tahun

Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani Pintar Pelajaran Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani : Physical Fitness, Weight training, Kekuatan, Kecepatan, Kelentukan, Daya tahan, Total fitness, Tes pengukuran, Evaluasi


Tabel 2.3 Norma Tes Kesegaran Jasmani Indonesia

Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani Pintar Pelajaran Aktivitas Pengembangan Latihan Kebugaran Jasmani : Physical Fitness, Weight training, Kekuatan, Kecepatan, Kelentukan, Daya tahan, Total fitness, Tes pengukuran, Evaluasi


C. Merawat Tubuh Agar Tetap Segar


Pernahkah kalian mencicipi tubuh letih, lelah, lesu, dan lemah? Hal ini kemungkinan dikarenakan kekurangan gizi, mencar ilmu atau bekerja terlalu keras setiap hari. Menjaga kondisi tubuh semoga tetap selalu segar dan berpenampilan prima dalam beraktivitas sehari-hari ialah sangat penting, alasannya dengan kondisi stamina tanpa tekanan (stress), maka acara yang dilakukan akan lebih bersemangat. Salah satu cara menjaga semoga tubuh tetap selalu segar yaitu dengan berolahraga secara teratur. Di samping itu, makan makanan yang bergizi juga merupakan prioritas dalam menjaga perawatan tubuh semoga tetap segar.

Olahraga ialah suatu bentuk kegiatan fisik yang telah diakui memperlihatkan imbas baik terhadap tingkat kemampuan fisik insan kalau dilaksanakan dengan sempurna dan terarah. Dalam arti bahwa telah diperhitungkan pelaksanaannya berdasarkan adanya keterbatasan dari tubuh insan menghadapi beban kerja fisik dan kelebihan tubuh insan menghadapi tekanan-tekanan (stress) yang semakin meningkat.

Olahraga sebagai belahan dari budaya kehidupan telah usang dianggap sebagai cara yang sempurna untuk meningkatkan kesehatan. Sejalan dengan kemajuan di bidang ilmu pengetahuan dan teknologi, telah berhasil pula diungkap banyak hal perihal misteri yang selama ini menyelimuti kekerabatan antara latihan fisik dengan derajat kesehatan. Misalnya para jago mengambarkan bahwa banyak sekali fungsi organ tubuh akan meningkat dengan faktual apabila diberi latihan fisik yang memadai. Perubahan-perubahan itu sanggup bersifat permanen maupun temporer. Pada bawah umur yang aktif bergerak akan dijumpai tulang-tulang yang lebih berpengaruh dan jantung yang lebih tebal dan besar. Beberapa perubahan sering hilang apabila latihan dihentikan, tetapi akan kembali lagi kalau latihan dimulai kembali (bersifat reversibel).

Latihan

1. Apa yang dimaksud kekuatan? Sebutkan bentuk-bentuk latihan kekuatan!
2. Jelaskan pengertian daya tahan (endurance)!
3. Apa pengertian kelentukand an tujuan melatih kelentukan?

Tugas

1. Praktikkan latihan kekuatan untuk anggota tubuh belahan atas dan bawah!
2. Praktikkan latihan kelentukan untuk anggota tubuh belahan atas maupun belahan bawah!
3. Praktikkan latihan kecepatan lari bolak-balik dengan jarak 60 m diukur dengan stopwatch!

Rangkuman

1. Kebugaran jasmani (physical fitness) secara umum sanggup diartikan sebagai kesanggupan dan kemampuan tubuh untuk menjalankan tugas/kerja yang dibebankan kepadanya tanpa mengalami kelelahan yang berlebihan sehingga ia masih mempunyai cadangan tenaga untuk menjalankan kiprah berikutnya.
2. Kekuatan ialah tenaga kontraksi otot yang dicapai dalam sekali perjuangan maksimal. Usaha maksimal ini dilakukan oleh otot untuk mengatasi suatu tahanan.
3. Bentuk-bentuk latihan kekuatan: push-up, sit-up, back-lift, dan lain-lain.
4. Kecepatan sanggup diartikan sebagai kemampuan berpindah tempat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya.
5. Bentuk-bentuk latihan kecepatan: lari menaiki tangga, lari menuruni tangga, lari cepat, dan lain-lain.
6. Endurance atau daya tahan ialah kemampuan seseorang melaksanakan gerak dengan seluruh tubuhnya dalam waktu yang cukup usang dan dengan tempo sedang hingga cepat tanpa mengalami rasa sakit dan kelelahan berat.
7. Daya tahan dibagi dua yaitu daya tahan otot setempat atau muscular endurance (local endurance) dan latihan endurance pada umumnya (cardiorespiratory endurance).
8. Kelentukan ialah keleluasaan gerakan terutama pada otot persendian. Tujuan latihan kelentukan atau fleksibilitas ialah semoga otot-otot sendi tidak kaku dan sanggup bergerak dengan leluasa tanpa ada gangguan yang berarti.
9. Tes ialah suatu instrumen yang dipakai untuk mendapat suatu informasi perihal individu atau objek-objek. Sedangkan pengukuran ialah suatu proses pengumpulan informasi. Evaluasi ialah proses penentuan nilai atau harga dari data yang terkumpul.
10. Fungsi kesejukan jasmani dalam Pendidikan Jasmani untuk pelajar khususnya di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sebagai berikut.

a. Mengukur kemampuan fisik siswa.
b. Menentukan status kondisi fisik siswa.
c. Menilai kemampuan fisik siswa sebagai salah satu tujuan dari pengajaran Penjas.
d. Mengetahui perkembangan kemampuan fisik siswa.

11. Tes Kesegaran Jasmani Indonesia untuk pelajar di tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) atau untuk kelompok umur 16-19 tahun terdiri atas:

a. Lari 60 meter
b. Gantung angkat tubuh 60 detik
c. Baring duduk 60 detik
d. Loncat tegak
e. Lari 1200 meter untuk putra dan 1000 meter untuk putri