Showing posts sorted by relevance for query pembuatan-dan-kegunaan-unsur-logam-natrium-litium-dan-kalium-hidroksida. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pembuatan-dan-kegunaan-unsur-logam-natrium-litium-dan-kalium-hidroksida. Sort by date Show all posts

Wednesday, October 2, 2019

Pintar Pelajaran Pembuatan Dan Kegunaan Unsur Logam Natrium, Litium, Dan Kalium Hidroksida, Alkali, Kimia

Pembuatan dan Kegunaan Unsur Logam Natrium, Litium, dan Kalium Hidroksida, Alkali, Kimia - Logam natrium dan litium dibentuk dengan cara elektrolisis lelehan garamnya. Logam natrium kali pertama dibentuk pada tahun 1807 oleh Humpry Davy melalui elektrolisis lelehan NaOH. Cara ini merupakan metode pembuatan logam natrium di industri (lihat Gambar 1).
Pembuatan dan Kegunaan Unsur Logam Natrium Pintar Pelajaran Pembuatan dan Kegunaan Unsur Logam Natrium, Litium, dan Kalium Hidroksida, Alkali, Kimia
Gambar 1. Perangkat elektrolisis lelehan NaCl pada pembuatan logam alkali.
Oleh sebab elektrolisis di atas dibutuhkan suhu tinggi sekitar 800 °C untuk melelehkan garam NaCl maka untuk menurunkan suhu titik lelehnya materi baku dicampur CaCl2 membentuk adonan NaCl–CaCl2. Penambahan CaCl2 ke dalam NaCl sanggup menurunkan titik leleh NaCl sampai sekitar 580 °C. Demikian juga litium diperoleh dari elektrolisis lelehan adonan LiCl–KCl. Kalium lebih gampang dibentuk melalui reduksi kimia daripada melalui elektrolisis KCl. Secara komersial, lelehan KCl direaksikan dengan logam natrium pada 870 °C, persamaan reaksinya:

Na(l) + KCl(l) → NaCl(l) + K(g)

Uap kalium meninggalkan reaktor yang selanjutnya dikondensasi. Sejumlah besar natrium dipakai dalam pembuatan senyawa Na2O2 dan NaNH2. Oleh sebab natrium merupakan zat pereduksi kuat, logam natrium sering dipakai pada pembuatan logam lain ibarat titan dan sintesis beberapa senyawa organik.

Logam penting lainnya yaitu litium, mempunyai kegunaan sebagai paduan Li–Al. Paduan logam ini sangat ringan sehingga banyak dipakai untuk menciptakan kerangka pesawat terbang dan material lainnya. Kegunaan dari logam litium yaitu sebagai anode pada baterai. Hal ini dimungkinkan sebab litium mempunyai massa jenis rendah dan potensial reduksi standarnya sangat negatif.

Sejumlah kecil kalium diproduksi untuk membuat K2O yang dipakai dalam masker gas dengan sistem tertutup. Kelebihan dari masker ini yaitu uap hasil pernapasan (CO2 + H2O) bereaksi dengan superoksida menghasilkan gas oksigen.

4K2O(s) + 2H2O(l) → 4KOH(s) + 3O2(g)

Kalium hidroksida yang dihasilkan dalam reaksi ini mengikat karbondioksida dari hasil pernapasan.

KOH(s) + CO2(g) → KHCO3(s)

Anda kini sudah mengetahui Pembuatan dan Kegunaan Unsur Logam Natrium, Litium, dan Kalium Hidroksida. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Sunarya, Y. dan A. Setiabudi. 2009. Praktis dan Aktif Belajar Kimia 3 : Untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas / Madrasah Aliyah. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 298.

Pintar Pelajaran Pembuatan Dan Kegunaan Litium Karbonat, Natrium Hidroksida, Kalium Klorida, Alkali, Reaksi, Kimia

Pembuatan dan Kegunaan Litium Karbonat, Natrium Hidroksida, Kalium Klorida, Alkali, Reaksi, Kimia - Litium karbonat yakni garam yang kurang larut, diperoleh dari pengolahan bijih litium. Garam ini digunakan untuk menciptakan LiOH. Kalsium hidroksida bereaksi dengan litium karbonat mengendapkan kalsium karbonat, dan meninggalkan larutan LiOH.

Ca(OH)2(aq) + Li2CO3(aq) → CaCO3(s) + 2LiOH(aq)

LiOH digunakan pada pabrik sabun litium untuk pelumas.

Contoh Soal Pembuatan Unsur Alkali :

Tunjukkan dengan persamaan kimia, bagaimana KNO3 (kalium nitrat) sanggup dibentuk dari KCl (kalium klorida) dan asam nitrat dalam dua tahap.

Jawaban :

Kalium hidroksida dibentuk secara komersial dari kalium klorida dengan cara elektrolisis larutannya.

KOH(aq) + HNO3(aq) → KNO3(aq) + H2O(l)

Natrium klorida merupakan sumber logam natrium dan materi baku senyawa natrium lainnya. Senyawa NaOH diproduksi melalui elektrolisis larutan natrium klorida. Reaksi total sel elektrolisis adalah

2NaCl(aq) + 2H2O(l) → 2NaOH(aq) + H2(g) + Cl2(g)

Natrium hidroksida merupakan basa berpengaruh dan mempunyai banyak aplikasi penting dalam proses kimia. Sejumlah besar NaOH digunakan untuk menciptakan kertas, memisahkan aluminium oksida, dan penyulingan minyak bumi.

Senyawa Na2CO3 (soda ash) digunakan pada pembuatan gelas. Senyawa Na2CO3.10H2O dipakai sebagai pelunak air sadah yang ditambahkan ke dalam pembuatan sabun.

Natrium karbonat dibentuk melalui proses solvay, yaitu metode pembuatan Na2CO3 dari NaCl, NH3, dan CO2. Dalam proses solvay: NH3 dilarutkan ke dalam larutan jenuh NaCl, kemudian gas CO2 dihembuskan ke dalam larutan sampai terbentuk endapan NaHCO3 (baking soda).

Reaksi total :

NH3(g) + NaCl(aq) + CO2(g) → NaHCO3(s) + NH4Cl(aq)

Endapan NaHCO3 disaring, dicuci, kemudian dipanaskan sekitar 175 °C, dan NaHCO3 terurai menjadi natrium karbonat.



2NaHCO3(s)
Na2CO3(s) + CO2(g) + H2O(l)

Kalium klorida merupakan senyawa kalium penting. Lebih dari 90 % KCl digunakan dalam pupuk, alasannya yakni ion kalium berfungsi sebagai nutrien bagi tanaman. Secara berkala, KCl digunakan untuk menciptakan kalium dan senyawa kalium yang lain. Kalium hidroksida diperoleh dari elektrolisis larutan KCl.

Anda kini sudah mengetahui Litium Karbonat, Natrium Hidroksida, Kalium Klorida. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Sunarya, Y. dan A. Setiabudi. 2009. Praktis dan Aktif Belajar Kimia 3 : Untuk Kelas XII Sekolah Menengah Atas / Madrasah Aliyah. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 298.