Showing posts sorted by date for query manfaat-buah-apel-untuk-mencegah-penyakit-jantung. Sort by relevance Show all posts
Showing posts sorted by date for query manfaat-buah-apel-untuk-mencegah-penyakit-jantung. Sort by relevance Show all posts

Monday, May 25, 2020

Pintar Pelajaran Manfaat Buah Apel Untuk Mencegah Penyakit Jantung

Manfaat Buah Apel untuk Mencegah Penyakit Jantung - Telah diketahui bahwa kandungan air dan serat di buah apel bisa menekan nafsu makan. Oleh alasannya ialah itu, buah ini menjadi masakan favorit bagi orang yang sedang menjalani jadwal penurunan berat badan. Tidak hanya itu, bahkan mengkonsumsi satu buah apel setiap hari secara rutin sanggup mencegah penyakit jantung.

Studi terbaru yang dilakukan oleh tim peneliti dari Florida State University di Tallahassee telah menemukan bahwa mengkonsumsi satu buah apel setiap hari ternyata sangat baik untuk kesehatan pembuluh darah atau kardiovaskular.

Data penelitian tersebut menyebutkan bahwa perempuan yang mengkonsumsi buah apel setiap hari selama jangka waktu satu tahun mengalami penurunan kolesterol total sebanyak 14 % dan tingkat kolesterol jahat (LDL atau Low Density Lipoprotein) sebanyak 23 %.
Manfaat Buah Apel untuk Mencegah Penyakit Jantung Pintar Pelajaran Manfaat Buah Apel untuk Mencegah Penyakit Jantung
Penelitian terbaru yang dilakukan Florida State University di Tallahassee menemukan bahwa makan satu buah apel setiap hari baik untuk kesehatan pembuluh darah atau kardiovaskular. (Foto: Thinkstock)
Selain itu, Bahram Arjmandi, Ketua Departemen Gizi, Makanan dan Ilmu Olahraga di Florida State University di Tallahassee, menyampaikan bahwa konsumsi tersebut juga sanggup meningkatkan kolesterol baik HDL (High Density Lipoprotein) sekitar 4 persen.

Tujuan penelitian ini ialah untuk mengetahui pengaruh jangka panjang dari konsumsi apel tersebut terhadap kesehatan jantung.

Peneliti merekrut 160 perempuan antara usia 45 sampai 65 tahun. Para perempuan tersebut secara acak dijadikan satu dari dua kelompok intervensi diet. Satu kelompok diberi 75 gram apel kering setiap hari selama setahun, sedangkan kelompok lainnya diberi plum kering setiap hari selama setahun.

Sebanyak 160 perempuan antara usia 45 sampai 65 tahun menjadi penerima pada studi tersebut. Mereka dibagi menjadi 2 kelompok, satu kelompok diberikan konsumsi 75 gram apel kering setiap hari selama setahun, sedangkan kelompok lainnya diberi plum kering setiap hari selama setahun.

Menurut data dari Departemen Pertanian AS, apel kering harian mengandung sekitar 240 kalori dan apel mengandung sekitar 5 gram serat.

Studi ini menghasilkan temuan bahwa perempuan yang mengkonsumsi apel kering mengalami penurunan kadar kolesterol total sebesar 14 % dan kolesterol LDL sebanyak 23 %. Konsumsi apel harian juga mamapu menurunkan tingkat protein C-reaktif dan hidroperoksida lipid secara signifikan. Kedua senyawa ini diindikasikan sebagai penyebab meningkatnya risiko penyakit jantung.

Jessica Shapiro, jago gizi klinis di Montefiore Medical Center di New York City, menjelaskan bahwa apel merupakan buah yang luar biasa. Alasan utamanya ialah buah ini mempunyai serat larut pada daging buahnya dan serat tidak larut pada kulitnya. Daging buah apel inilah yang akan menjadi menyerupai gel yang sangat kental dan bisa berfungsi untuk mengambil kolesterol dan menariknya keluar dari tubuh.

"Satu hal yang baik di dalam buah apel ialah pektin. Senyawa ini biasanya dipakai untuk menciptakan jeli atau selai. Pektin berkontribusi terhadap viskositas senyawa atau zat yang melalui tubuh, dan membantu mengeluarkannya. Apel juga mempunyai kandungan antioksidan dan komponen alami lainnya yang tinggi," katanya.

Shapiro juga menyampaikan bahwa beliau lebih merekomendasikan apel segar ketimbang apel kering, Hal ini alasannya ialah apel kering kemungkinan kehilangan beberapa nutrisi yang diakibatkan oleh proses pengeringan.

Menurut data dari US Centers for Disease Control and Prevention, masakan mempunyai pengaruh pada kadar kolesterol. Makanan yang mengandung lemak jenuh, lemak trans dan kolesterol sanggup meningkatkan kadar kolesterol, sedangkan masakan yang mengandung lemak sehat menyerupai minyak zaitun sanggup menurunkan kadar kolesterol Anda.

Makanan atau karbohidrat yang mengandung serat, menyerupai buah-buahan, biji-bijian dan sayuran, sanggup menurunkan kadar kolesterol, sedangkan masakan yang rendah serat cenderung meningkatkan kadar trigliserida dan menurunkan kadar HDL (kolesterol baik).

Hasil penelitian ini telah dipresentasikan pada pertemuan Experimental Biology di Washington D.C.

Anda kini sudah mengetahui Manfaat Buah Apel untuk Mencegah Penyakit Jantung. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Penulis : Merry Wahyuningsih
Sumber : detikHealth (Rabu, 13/04/2011 13:33 WIB)

Sunday, May 24, 2020

Pintar Pelajaran Manfaat Buah Apel Setiap Hari Bagi Perempuan Menopause

Manfaat Buah Apel Setiap Hari Bagi Wanita Menopause - Studi yang dilakukan oleh para peneliti telah memperlihatkan data mengenai aneka macam macam manfaat dari nutrisi yang terdapat di buah. Penelitian terhadap apel telah dilakukan secara menyeluruh mulai dari kandungan vitamin, mineral sampai seratnya. Salah satu hal yang menjadi fokus penelitian wacana buah ini ialah khasiatnya untuk mencegah penyakit jantung.

Temuan para peneliti memperlihatkan bahwa buah apel sanggup menurunkan kadar lemak di dalam darah secara signifikan pada perempuan menopause. Kelompok perempuan ini merupakan salah yang paling beresiko untuk terkena serangan jantung dan stroke. Data penelitian memperlihatkan bahwa konsumsi buah apel rutin setian hari selama 6 bulan sanggup menurunkan kolesterol hampir 26 persen.

Penurunan signifikan ini terjadi pada jahat (LDL) yang mengendap pada arteri. Pengendapan ini menjadikan pembekuan darah erat hati dan jantung. Temuan yang dilakukan oleh tim peneliti dari Florida State University, Amerika Serikat, ini telah mendukung data sebelumnya bahwa apel baik untuk jantung.
Manfaat Buah Apel Setiap Hari Bagi Wanita Menopause Pintar Pelajaran Manfaat Buah Apel Setiap Hari Bagi Wanita Menopause
Makan Dua Butir Apel Sehari Cegah Wanita Dari Penyakit Jantung (Foto: Thinkstock)
Data menyebutkan bahwa sekitar 45% perempuan di Inggris akan menderita penyakit jantung atau stroke dan hal ini akan menjadi penyebab terbesar kematian perempuan pasca menopause. Menurut data, warga Inggris mengkonsumsi apel hampir 500.000 ton per tahun.

Sebelum mengalami masa menopause, sepertinya perempuan mempunyai kekebalan alami terhadap penyakit jantung dan hanya sepertiga yang terkena penyakit tersebut. Namun, mulai usia sekitar 50 tahun ke atas, jumlah perempuan penderita penyakit jantung meningkat secara signifikan.

Penelitian terhadap khasiat mengkonsumsi dua butir apel ini melibatkan 160 orang perempuan yang memasuki masa menopause. Sebanyak 80 perempuan diberikan konsumsi apel kering sebanyak 75 gram atau setara dengan dua buah apel segar berukuran sedang. Sementara itu 80 perempuan lainnya memakan 75 gram buah plum sehari, hal ini untuk melihat apakah apel dan plum mempunyai pengaruh yang sama.

Selanjutnya, setiap setiap tiga bulan selama satu tahun mereka menjalani tes darah. Hasilnya memperlihatkan bahwa sehabis tiga bulan, total kadar kolesterol pada kelompok yang memakan buah apel mengalami penurunan sebesar 9 % dan kolesterol LDL sebesar 16 %. Bahkan, sehabis 6 bulan, total kolesterol mengalami penurunan sampai 13% dan kadar LDL turun sebanyak 24%. Tidak ada penurunan lebih lanjut dalam 6 bulan kemudian. Para peneliti menyampaikan  bahwa konsumsi 2 buah apel berukuran sedang sanggup menurunkan kadar kolesterol dalam waktu tiga bulan secara signifikan.

Temuan ini dimuat di Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics.

Pada tahun 2009, sebuah studi di Polandia memperlihatkan data bahwa konsumsi dua buah apel sehari sanggup menurunkan sampai setengah dari risiko kanker usus pada orang dewasa.

Anda kini sudah mengetahui Manfaat Buah Apel Setiap Hari Bagi Wanita Menopause. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Sumber : detikFood (Sabtu, 28/07/2012 11:13 WIB)

Friday, May 22, 2020

Pintar Pelajaran Manfaat Buah Apel Untuk Menyehatkan Paru-Paru

Manfaat Buah Apel untuk Menyehatkan Paru-paru - Pohon buah apel mempunyai nama latin Malus domestica, dengan tinggi yang mencapai 3-12 meter. Buah apel berukuran 5-9 cm pada dikala masak dan kita sanggup menemukan tiga biji di dalam buahnya kalau kita belah.

Buah ini tentunya merupakan buah yang sudah popular di dunia dan gampang kita jumpai. Warnanya sangat menarik, ada yang merah, kuning, dan hijau. Daging buahnya berwarna puih kekuningan dan sangat empuk, elok dan berair.

Sebuah apel mengandung 14,9 g karbohidrat, 0,3 g protein, 0,4 g lemak, dan 58 kkal energi. Selain itu buah ini juga mengandung majemuk vitamin, mineral, dan nutrisi penting lainnya.
Manfaat Buah Apel untuk Menyehatkan Paru Pintar Pelajaran Manfaat Buah Apel untuk Menyehatkan Paru-paru
Buah apel (Foto: Thinkstock)
Beberapa studi telah memperlihatkan bahwa konsumsi terhadap buah ini sanggup mencegah aneka macam macam penyakit ibarat stroke dan serangan jantung, menurunkan kadar kolesterol dan berat badan, dan menjaga gigi tetap sehat.

Buah apel ternyata mempunyai manfaat yang baik untuk kesehatan paru-paru kita.

Penelitian lainnya juga memperlihatkan data bahwa kalau kita memakan buah apel secara teratur maka akan sanggup menceha kanker paru-paru. National Cancer Institute di Amerika telah melaporkan bahwa senyawa flavonoid yang banyak terdapat di apel sanggup membantu menurunkan risiko penyakit kanker paru-paru sampai 50 %.

Selain itu, senyawa fitokimia pada buah apel juga mempunyai manfaat lainnya ialah untuk menghambat pertumbuhan sel kanker usus sampai 43 %. Hal ini menurut studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari Cornell University di Amerika Serikat.

Konsumsi buah ini sanggup dilakukan setiap hari, mengingat keuntungannya yang sangat besar untuk kesehatan. Kita sanggup mengkonsumsinya secara pribadi dari buah segar, atau juga sanggup membuatnya menjadi jus, adonan pie buah dan salad. 

Anda kini sudah mengetahui Manfaat Buah Apel untuk Menyehatkan Paru-paru. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Sumber : detikFood (Senin, 16/07/2012 12:23 WIB)

Thursday, May 21, 2020

Pintar Pelajaran Manfaat Kulit Apel Untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi

Manfaat Kulit Apel untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi - Tekanan darah tinggi (hipertensi) sanggup menjadi penyakit yang mematikan bagi semua orang.  Tekanan darah tinggi sering disebut 'silent killer'. Hal ini lantaran penyakit ini tidak menunjukkan tanda-tanda yang terang atau sulit diketahui tanpa pemeriksaan. Para dokter telah menganjurkan investigasi terhadap tekanan darah secara rutin, utamanya bagi laki-laki dan perempuan yang berusia 50 tahun ke atas.

Ada cara untuk sanggup menurunkan tekanan darah tinggi secara alami, ialah dengan memanfaat ekstrak kulit apel.
Manfaat Kulit Apel untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Pintar Pelajaran Manfaat Kulit Apel untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Ekstrak kulit apel bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah  (Foto: Thinkstock)
Berdasarkan jurnal Food Chemistry, para peneliti dari Nova Scotia Agricultural College di Kanada telah menemukan bahwa kulit apel mengandung sejumlah zat alami sampai enam kali lipat dari jumlah materi kimia yang biasa dipakai untuk mengendalikan tekanan darah tinggi.

Buah apel telah diketahui mengandung banyak senyawa antioksidan dan kimia yang disebut flavonoid. Falvonoid ini sangat bermanfaat untuk menyehatkan jantung dan juga baik untuk sistem kardiovaskular.

Oleh lantaran itu, jikalau anda ingin memakan buah apel, maka jangan mengupas dan membuang kulitnya, lantaran jikalau ini anda lakukan maka anda kehilangan sebagian besar nutrisi yang terkandung pada buah ini sehingga keuntungannya bagi kesehatan badan kita akan berkurang.

Para peneliti telah melaksanakan pengujian pada kulit dan daging buah apel terhadap acara enzim penyebab tekanan darah tinggi pada manusia. Enzim ini disebut ACE. Peneliti menemukan bahwa ternyata kulit apel mempunyai flavonoid sebanyak 6 kali lipat jikalau dibandingkan daging buahnya sehingga menghasilkan tingkat antioksidan yang lebih tinggi. Secara keseluruhan, hasil pengujian menunjukkan bahwa flavonoid yang terdapat pada ekstrak kulit apel mempunyai potensi sebagai penghambat ACE. Hal ini sanggup menurunkan tingkat risiko hipertensi," tulis peneliti Nileeka Balasuriya dan Visantha Rupasinghe, menyerupai dilansir naturalnews, Selasa (28/8/12).

Kulit buah apel ternyata lebih efektif untuk mencegah hipertensi jikalau dibandingkan masakan lainnya, menyerupai blueberi, teh hijau, dan ekstrak tumbuh-tumbuhan lainnya. Meskipun buah-buahan lainnya mempunyai beberapa tingkat flavonoid, namun tingkat efektivitas falvonoid dari kulit apel ternyata lebih baik.

Anda kini sudah mengetahui Manfaat Kulit Apel untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Sumber : detikHealth (Selasa, 28/08/2012 17:22 WIB)

Tuesday, May 19, 2020

Pintar Pelajaran Macam-Macam Manfaat Buah Apel Untuk Kesehatan

Macam-macam Manfaat Buah Apel untuk Kesehatan - Buah apel telah menjadi simbol hidup sehat. Mengapa demikian? Hal ini lantaran selain rasanya segar, asam, anggun dan tentunya enak, buah ini juga kaya akan sejumlah nutrisi yang sangat bermanfaat untuk kebugaran tubuh. Apa sajakah khasiat buah yang menjadi lambang cinta ini!

Warnanya yang merah, oranye, hijau dan kuning juga sangat yummy untuk dipandang. Belum lagi rasanya yang segar, berair, asam dan anggun telah menjadikannya sangat yummy di mulut.

Apel banyak mempunyai kandungan vitamin dan mineral serta zat lain ibarat fitokimia, serat, tanin, asam tartrat, baron, dan lainnya. Senyawa inilah yang sangat dipelukan oleh tubuh kita untuk mencegah dan menanggulangi aneka macam penyakit.  

 Buah apel telah menjadi simbol hidup sehat Pintar Pelajaran Macam-macam Manfaat Buah Apel untuk Kesehatan
Buah apel segar (Foto: www.statesymbolsusa.org)
Oleh lantaran itu, bukankah kita harus mengkonsumsinya secara rutin demi kesehatan tubuh kita?. Coba saja simak 10 manfaat apel ibarat yang dilansit oleh ireallylikefood.

1. Mengurangi Berat Badan

Apel kaya akan serat, sehingga sangat baik untuk orang yang sedang berdiet. Mengapa demikian? Ternyata seratnya yang tinggi sanggup menciptakan seseorang tidak cepat lapar. Mengkonsumsi apel 3 buah per hari sangat membantu  untuk menurunkan berat tubuh secara signifikan. Layak untuk dicoba, bukan?

2. Memperlancar Pernapasan

Mengkonsumsi 5 buah apel atau lebih, ternyata sanggup memperlancar pernapasan. Selain itu buah apel juga sanggup mencegah serangan asma pada anak-anak.

3. Melindungi Otak

Buah ini mempunyai kandungan Quersetin, yaitu senyawa yang diharapkan untuk meningkatkan kadar antioksidan sehingga tubuh menjadi lebih sehat, mencegah penyakit alzheimer, dan melindungi sel-sel otak dari kerusakan secara radikal. Selain itu, Quersetin juga bermanfaat  untuk menghambat pertumbuhan sel kanker prostat.

4. Membentuk Otot

Buah apel membantu anda mengatur keseimbangan air sehingga sanggup membantu fungsi otot.

5. Membantu Tulang Tetap Kuat

Anda pernah mendengar boron? Zat ini telah diketahui bisa membantu pertumbuhan tulang. Buah apel ternyata juga mengandung boron.

Selain itu, buah ini juga mengandung floridzin, yang telah diketahui untuk membantu perempuan pasca-menopause dalam mencegah perkembangan osteoporosis dan jua membantu memperkuat densitas tulang.

6. Meningkatkan Energi

Buah ini mengandung cukup glukosa, Namun, anda tidak perlu khawatir akan kelebihan gula lantaran masih berada pada kisaran indeks glikemik yang rendah. Selain itu buah apel mempunyai kandungan air 80% dan tidak mengandung lemak.

7. Mengurangi Lemak dan Kolestrol

Buah apel mengandung fenol, yang berfungsi mencegah kolesterol baik (HDL) semoga tidak bermetamorfosis kolesterol jahat.

8. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Apel mempunyai antioksidan yang sanggup meningkatkan kekebalan tubuh sehingga bisa menangkal penyakit jantung dan beberapa jenis kanker. Jika makan apel bersama kulitnya, anda akan mendapat manfaat apel yang maksimal yaitu lebih banyak kandungan kalium, asam folat, vitamin C dan kalsium yang masuk ke tubuh anda.

9. Melindungi Gigi

Apel juga mempunyai kandungan tanin. Tanin yaitu zat yang berfungsi membersihkan dan menyegarkan mulut, sehingga sanggup mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi. Jika apel dibentuk jus, maka akan sanggup membunuh sekitar 80% kuman dalam mulut.

10. Membuat Awet Muda

Tidak hanya mengandung antioksidan yang membantu untuk mendetoksifikasi tubuh manusia, namun juga pengaruh dari proses detoksifikasi yaitu sanggup merangsang pertumbuhan rambut, mengurangi kerutan, dan tanda-tanda penuaan dini.

Anda kini sudah mengetahui Macam-macam Manfaat Buah Apel untuk Kesehatan.

Sumber : detikFood (Jumat, 24/12/2010 12:00 WIB)

Friday, January 17, 2020

Pintar Pelajaran Tomat : Ciri-Ciri, Varietas, Nutrisi, Pemanfaatan, Pengolahan

Tomat : Ciri-ciri, Varietas, Nutrisi, Pemanfaatan, Pengolahan - Walaupun murah, tomat kaya gizi. Pada lapisan luarnya terdapat likopen, antioksidan yang sanggup mencegah aneka macam jenis kanker. Dapat juga diolah menjadi minuman segar dan bermacam-macam kuliner yang bisa menggoyang lidah. Tomat yang oleh para jago botani disebut sebagai Lycopersicum esculentum Mill, merupakan tumbuhan dari famili Solanaceae, yaitu berbunga mirip terompet. Tomat termasuk tumbuhan setahun (annual) yang berarti umurnya hanya untuk satu kali periode panen. Tanaman ini berbentuk perdu atau semak dengan panjang bisa mencapai 2 meter. Bentuk batangnya segi empat hingga bulat. Bentuk daunnya bercelah menyirip tanpa daun penumpu.

 antioksidan yang sanggup mencegah aneka macam jenis kanker Pintar Pelajaran Tomat : Ciri-ciri, Varietas, Nutrisi, Pemanfaatan, Pengolahan
Buah Tomat (Foto: AMERICAN IMAGES, INC/GETTY IMAGES)
Bentuk, warna, rasa, dan tekstur buah tomat sangat beragam. Ada yang bulat, lingkaran pipih, keriting, atau mirip bola lampu. Warna buah masak bervariasi dari kuning, oranye, hingga merah, tergantung dari jenis pigmen yang dominan. Rasanya pun bervariasi, dari masam hingga manis. Buahnya tersusun dalam tandan-tandan. Keseluruhan buahnya berdaging dan banyak mengandung air.

1. Aneka Varietas Tomat

Beberapa dasar yang digunakan untuk membedakan varietas tomat di antaranya ialah bentuk, tandan, ketebalan daging, dan kandungan airnya. Berdasarkan bentuk atau penampilannya, buah tomat digolongkan sebagai berikut:

1. Tomat Biasa (Lycopersicum commune)
Bentuk buahnya lingkaran pipih, lunak, tidak beraturan, dan sedikit beralur di bersahabat tangkainya.
2. Tomat Apel (Lycopersicum pyriforme)
Bentuk buah bulat, kompak, sedikit keras mirip buah apel.
3. Tomat Kentang (Lycopersicum grandifolium)
Buah berbentuk bulat, besar, kompak, dengan ukuran lebih kecil dari tomat apel.
4. Tomat Keriting (Lycopersicum validum)
Buah berbentuk agak lonjong, keras. Daunnya rimbun keriting dan berwarna hijau kelam.

2. Harus Dibersihkan 

Buah yang gres dipanen biasanya dipisah-pisahkan menurut ukuran dan mutunya (grading). Penentuan mutu buah didasarkan kepada kesehatan, ketegaran, kebersihan ukuran, bobot, warna, bentuk, kemasakan, kebebasan dari materi aneh dan penyakit, serta kerusakan oleh serangga dan luka-luka mekanik. Kategori mutu yang umum digunakan ialah kelas ekstra, kelas 1, dan kelas 2. 

Setelah disortir, tomat harus segera dibersihkan dan dicuci untuk membuang kotoran yang melekat pada buah. Kotoran umumnya berupa percikan tanah, debu, dan zat-zat kimia (obat-obatan dan pupuk semprot). Selain memberi kesan kotor, percikan tanah juga sanggup membawa penyakit dan sejumlah mikroba berbahaya. Zat-zat kimia yang melekat pada buah, khususnya pestisida, bila terdapat dalam jumlah berlebih sanggup menjadikan keracunan.

Penyimpanan buah tomat harus dilakukan pada suhu yang tidak terlalu tinggi, biasanya dilakukan pada suhu kamar. Namun, alangkah lebih baiknya bila tomat disimpan pada suhu yang lebih rendah, yaitu pada lemari pendingin. Suhu tinggi bisa merusak mutu simpan buah tomat. Proses penyimpanan masbodoh sanggup memperlambat kematangan, memperkecil kerentanan terhadap serangan mikroba, mengurangi kehilangan air, dan mempertahankan kadar vitamin C.

3. Pemanfaatan Tomat 

Tomat sanggup digunakan baik dalam bentuk segar maupun dalam bentuk olahannya. Dalam bentuk segar, tomat seringkali digunakan sebagai materi pemanis kuliner (sayur), untuk salad, sandwich, sambal, dan sebagainya.

Dalam bentuk olahan, tomat sanggup dibentuk menjadi aneka macam macam produk kalengan, mirip tomat utuh, potongan tomat, saus, dan puree. Selain itu, sanggup dibentuk sari buah dan dipekatkan untuk menghasilkan pasta tomat.

Selama ini hasil olahan tomat yang telah dikenal luas oleh masyarakat ialah sari buah dan saus tomat. Sari buah (fruit juice) ialah cairan yang tidak mengalami proses fermentasi, tetapi diperoleh dari proses pengepresan buah yang masih segar dan telah masak. Pengolahan buah tomat menjadi sari buah, selain sanggup menghasilkan produk yang lebih awet, juga merupakan minuman yang praktis, rasanya lezat dan menyegarkan, juga bermanfaat bagi kesehatan. 

Saus tomat digunakan sebagai materi penyedap makanan. Pembuatan saus dilakukan dengan cara menguapkan sebagian air buahnya sehingga diperoleh kekentalan sari buah yang diinginkan. Ke dalam pekatan sari buah tersebut ditambahkan aneka macam macam bumbu untuk menyedapkan. Agar saus menjadi lebih kental, sering juga ditambahkan pati dan materi pengental lainnya.

4. Kaya Vitamin C dan A   

Tomat, baik dalam bentuk segar maupun olahan, mempunyai komposisi zat gizi yang cukup lengkap dan baik. Buah tomat terdiri dari 5-10 persen berat kering tanpa air dan 1 persen kulit dan biji. Jika buah tomat dikeringkan, sekitar 50 persen dari berat keringnya terdiri dari gula-gula pereduksi (terutama glukosa dan fruktosa), sisanya asam-asam organik, mineral, pigmen, vitamin, dan lipid. 

Tomat sanggup digolongkan sebagai sumber vitamin C yang sangat baik (excellent) alasannya ialah 100 gram tomat memenuhi 20 persen atau lebih dari kebutuhan vitamin C sehari. Vitamin C memelihara kesehatan gigi dan gusi, mempercepat sembuhnya luka-luka, mencegah penyakit Scurvy (skorbut), serta menghindarkan terjadinya perdarahan pembuluh darah halus. 

Selain itu, tomat juga merupakan sumber vitamin A yang baik (good) alasannya ialah 100 gram tomat sanggup menyumbangkan sekitar 10-20 persen dari kebutuhan vitamin A sehari. Vitamin A sangat diharapkan bagi kesehatan organ penglihatan, sistem kekebalan tubuh, pertumbuhan, dan reproduksi. Vitamin A dan C pada tomat juga mempunyai kegunaan sebagai antioksidan.

Sari buah tomat mengandung vitamin dan mineral yang cukup lengkap. Dari 100 gram jus tomat akan diperoleh kalsium 7 mg, fosfor 15 mg, zat besi 0,9 mg, natrium 230 mg, dan kalium 230 mg. Vitamin yang terdapat dalam 100 gram sari buah tomat ialah vitamin A (1.050 IU), vitamin B1 (0,05 mg), vitamin B2 (0,03 mg), dan vitamin C (16 mg).

5. Kandungan Likopen Tinggi 

Tomat mengandung likopen yang tinggi. Likopen ini merupakan pigmen yang menjadikan tomat berwarna merah. Seperti halnya betakaroten, likopen termasuk ke dalam golongan karotenoid. Telah banyak penelitian yang mengungkapkan manfaat likopen terhadap kesehatan. 

Likopen diketahui mempunyai kemampuan sebagai antioksidan dan sanggup melindungi badan terhadap aneka macam macam penyakit mirip kanker dan penyakit jantung. Tomat yang dihancurkan atau dimasak merupakan sumber likopen yang lebih baik dibandingkan dengan tomat mentahnya. 

Sebagai contoh, jumlah likopen dalam jus tomat bisa mencapai lima kali lebih banyak daripada pada tomat segar. Para peneliti menduga, tomat yang dimasak atau dihancurkan sanggup mengeluarkan likopen lebih banyak, sehingga gampang diserap tubuh.  

Likopen terdapat pada bab dinding sel tomat. Oleh alasannya ialah itu, pemasakan dengan sedikit minyak sanggup melepaskan komponen ini. Sebagai tambahan, pemasakan tomat dengan minyak zaitun (olive oil) memudahkan badan menyerap likopen dengan lebih baik (Ahuja et al., 2003). 

Komponen fenolik juga merupakan senyawa penting yang cukup potensial pada tomat, meskipun dalam jumlah yang lebih sedikit. Komponen ini menawarkan efek yang menguntungkan. Baru-baru ini diketahui bahwa puree tomat (hancuran tomat), mengandung sejumlah kecil senyawa yang disebut rutin. Senyawa rutin tersebut sanggup diserap dan dimanfaatkan dengan baik oleh tubuh.

Penulis : Prof.DR. Made Astawan, Dosen di Departemen Teknologi Pangan dan Gizi-IPB
Sumber : Health Kompas (Minggu, 12 Oktober 2008 | 16:12 WIB)

Anda kini sudah mengetahui Ciri-ciri Tomat, Varietas Tomat, Nutrisi Tomat, Pemanfaatan Tomat, dan Pengolahan Tomat. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Saturday, November 30, 2019

Pintar Pelajaran Penerapan Dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan Dan Obat-Obatan, Teladan Produk

Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk - Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk meningkatkan taraf hidup insan melalui inovasi dan pengembangan material-material gres (new materials) sehingga tercapai kesejahteraan, kenyamanan, dan keindahan yang didambakan setiap individu. Dengan berkembangnya material-material baru, hidup terasa menjadi serba praktis, mudah, dan instan. Namun, pengembangan material gres perlu didukung oleh teknologi sehingga terjalin kolaborasi antara perkembangan ilmu Kimia dan teknologi secara sinergi.

Dalam kehidupan sehari-hari, insan sangat bergantung pada produk-produk yang mengandung komposisi kimia tertentu untuk memenuhi kebutuhannya. Apakah kegunaan dari senyawa kimia yang terkandung di dalam produk sehari-hari? Pelajarilah kepingan ini dengan baik agar Anda sanggup memahaminya.

A. Kimia Material

Sejak dimulainya era kimia modern pada masa ke-19, para pakar kimia telah berbagi material gres dan juga memproses material yang terdapat di alam (natural product) untuk dijadikan fiber, pelapis, perekat, dan material-material dengan sifat-sifat listrik, magnetik, dan optik tertentu. Saat ini, kita telah memasuki era millennium dengan teknologi tinggi. Teknologi ini sanggup dimanfaatkan guna menemukan dan berbagi material gres yang berguna. Beberapa contoh material gres yang sanggup memengaruhi kehidupan dan peradaban manusia pada masa kini dan akan datang, contohnya sebagai berikut.
  1. Display panel datar yang menggantikan tabung sinar katode (CRT) pada televisi dan monitor komputer.
  2. Bahan berskala nanometer (nanomaterial) yang bisa menyimpan informasi besar dengan volume kecil (seperti: hardisk, flashdisk).
  3. Material pengganti bagian-bagian tubuh (biomaterial), ibarat penguat (penyambung) lutut dan pinggul.
  4. Baterai generasi gres dan desain sel materi bakar yang memungkinkan munculnya kendaraan beroda empat bertenaga listrik yang hemat energi dan ramah lingkungan.
1. Kristal Cair

Kristal cair merupakan materi yang sangat menarik dengan sifat-sifat di antara cairan sejati dan kristal padat. Kristal cair yang dikenal sekarang merupakan hasil pekerjaan seorang peneliti Austria, Frederick Reinitzer beberapa masa lalu. Pada beberapa tahun terakhir, kristal cair masih terus dikembangkan oleh kalangan praktisi untuk diterapkan mulai untuk sensor suhu, layar kalkulator, hingga monitor televisi dan komputer (LCD = liquid crystal display). (perhatikan Gambar 1).
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 1. monitor LCD (WIkimedia Commons)
a. Gejala Kristal Cair

Zat padat kristalin umumnya mempunyai struktur molekul yang teratur. Jika zat padat ini dipanaskan hingga mencair, gaya antarmolekul akan pecah dan molekul-molekul bergerak secara acak (random). Pada 1888, Reinitzer menemukan bahwa senyawa organik, kolesterol benzoat mempunyai sifat yang tidak wajar. Jika kolesterol benzoat dipanaskan sampai meleleh pada suhu 145 °C, terbentuk cairan ibarat susu. Pada 179 °C, cairan ibarat susu itu tiba-tiba bening. Ketika didinginkan terjadi proses sebaliknya. Pada 179°C, cairan bening bermetamorfosis seperti susu dan memadat pada 145 °C (perhatikan Gambar 2).

Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 2. a. Lelehan kolesterol benzoat di atas 179°C (bening) b. Kolesterol benzoat antara suhu 179°C dan 145°C, terbentuk fasa kristal cair seperti susu
Perubahan fasa dari padat menjadi cair dari kolesterol benzoat tidak langsung, tetapi melalui fasa antarmadya dahulu. Fasa antarmadya adalah fasa kristal cair, yaitu sebagian molekul mempunyai struktur padat dan sebagian bergerak bebas ibarat cairan. Oleh lantaran beraturan sebagian, kristal cair sanggup menjadi sangat kental dan mempunyai sifat-sifat antarmadya antara fasa padat dan fasa cair. Daerah antarmadya ini ditandai oleh suhu transisi yang tegas, ibarat yang dilakukan Reinitzer. Pemanfaatan kristal cair ini didasarkan pada fakta bahwa gaya antarmolekul lemah yang mempertahankan molekul tetap bersama di dalam kristal cair. Kristal cair sangat gampang dipengaruhi oleh perubahan suhu, tekanan, dan medan magnet.

b. Jenis Fasa Kristal cair

Fasa-fasa yang terjadi pada kristal cair bergantung pada suhu. Jenis-jenis fasa kristal cair ialah sebagai berikut.
  1. Fasa nematik, yaitu fasa pada kristal cair yang paling sederhana dan terbentuk kali pertama ketika didinginkan. Dalam fasa ini kecenderungan molekul (orientasi) sejajar pada arah tertentu, tetapi ujung-ujungnya molekul tidak beraturan, ibarat pada cairan biasa.
  2. Fasa smektik, yaitu fasa kedua dari kristal cair. Bentuk orientasi smektik bisa bermacam-macam. Dua di antaranya ialah bentuk smektik A dan smektik C , ibarat yang ditunjukkan pada Gambar 3. Dalam fasa smektik terdapat orientasi yang beraturan.
  3. Fasa kolesterik, yaitu fasa ketiga dari kristal cair. Nama fasa diambil dari fakta bahwa kristal ini umumnya berasal dari molekul kolesterol. Pada suhu rendah, kristal cair akan membeku membentuk padatan kristalin. Orietansi molekul membentuk kisi kristal tiga dimensi yang beraturan.
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 3. Jenis fasa kristal cair
Orientasi molekul berubah secara beraturan dari bidang ke bidang membentuk susunan heliks. Jarak antara bidang dan orientasi yang sama dinamakan bumbungan (pitch, P).

Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 4. Pitch (P) ialah jarak bidang dengan orientasi sama.
Fasa kristal cair kolesterol sanggup mendifraksi cahaya sangat kuat dengan panjang gelombang sebanding dengan bumbungan. Jika suhu berubah, nilai bumbungan juga berubah sehingga warna cahaya yang terdifraksi sanggup digunakan sebagai sensor suhu.

Struktur molekul kristal cair umumnya mempunyai bentuk molekul yang memanjang dan bersifat tegar. Artinya, tidak membentuk lipatan-lipatan, seperti ditunjukkan pada Gambar 5.

Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 5. Struktur molekul kristal cair pada kolesterol benzoat.
c. Prinsip Kerja Kristal Cair

Orientasi tertentu dari kristal cair sangat peka, terutama pada permukaan yang bersentuhan atau adanya medan listrik dan medan magnet. Kepekaan ini menjadi dasar penggunaan kristal cair dalam bahan layar elektronik.

Jika kristal cair nematik ditempatkan dalam suatu sel dengan orientasi tertentu, filter polarisasi ditempatkan biar hanya cahaya dengan polarisasi tertentu yang sanggup melewatinya. Tanpa medan listrik, cahaya akan dilewatkan melalui kristal cair dan filter. Cahaya ini akan direfleksikan oleh cermin sehingga tayangan yang muncul berwarna putih seperti pada Gambar 6 (a).
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 6. a. Prinsip kerja kristal cair sebelum diberi medan listrik b. Prinsip kerja kristal cair setelah diberi medan listrik
Jika medan listrik diterapkan ke dalam kepingan yang akan ditayangkan, orientasi molekul akan diperkuat dalam tempat itu dan menimbulkan perbedaan polarisasi cahaya. Cahaya yang berotasi ditahan oleh filter kedua dan pada kepingan yang akan ditayangkan muncul warna hitam, seperti pada Gambar 6 (b).

Jika medan listrik dimatikan, molekul kristal cair kembali ke orientasi semula secara cepat dan tayangan kembali putih. Jam digital, kalkulator, monitor komputer laptop, layar TV lebar, dan materi tayangan lain menggunakan aplikasi ibarat ini.

2. Polimer

Menurut Jons Jacob Berzelius, senyawa dengan rumus empiris sama, tetapi massa molekulnya berbeda dinamakan polimer. Polimer didefinisikan sebagai senyawa dengan massa molekul besar dan merupakan gabungan dari monomer-monomer pembentuknya.

Polimer yang berasal dari alam disebut polimer alam. Polimer yang dapat dibuat di laboratorium maupun diproduksi dalam jumlah besar di industri, dikenal dengan polimer sintetik.

a. Polimer Alam

Polimer yang terjadi secara alami dikenal sebagai polimer alam, seperti selulosa, protein, dan karet alam. Berikut dibahas secara lebih terperinci mengenai polimer alam.

1) Selulosa

Selulosa merupakan polisakarida yang banyak dijumpai dalam dinding sel tanaman. Selulosa merupakan polimer yang terbentuk dari monomer Î² –D–glukosa melalui ikatan β (1→ 4) glikosidik. Panjang rantai beragam, dari ratusan hingga ribuan unit glukosa.
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk

Kayu mengandung sekitar 50% berat selulosa dan kapas hampir 90% mengandung selulosa. Selulosa dari serat kayu mengandung banyak pengotor yang sanggup dimurnikan dengan cara melarutkannya ke dalam campuran NaOH dan CS2. Dalam proses pelarutan ini akan terbentuk cairan kental.
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 7. Monomer selulosa (β-D-glukosa).
Jika cairan kental itu dimasukkan ke dalam pipa berpori pada kolam asam, dihasilkan fiber selulosa yang dikenal sebagai rayon. Proses serupa digunakan untuk menciptakan film tipis selulosa yang dikenal sebagai kertas selofan.

Pada setiap monomer selulosa mengandung tiga gugus –OH yang dapat bereaksi dengan asam nitrat membentuk ester nitrat dan dikenal dengan selulosa nitrat. John Wesley Hyatt (1869) menemukan bahwa campuran selulosa nitrat dan yang dilarutkan dalam alkohol menghasilkan plastik yang dinamakan seluloid. Selulosa nitrat atau seluloid digunakan sebagai bahan baku pembuatan sisir hingga bola bilyar. Selulosa nitrat mudah terbakar sehingga dikala ini sudah banyak digantikan oleh plastik jenis lain.

2) Karet Alam

Karet alam tersusun atas satuan monomer cis–1,4–isoprena dengan panjang rantai rata-rata sekitar 5.000 satuan isoprena. Masalah utama karet alam ialah taktisitas atau cara penyusunan polimer yang teratur (isotaktik). Masalah taktisitas karet alam sanggup diselesaikan oleh Charles Goodyear (1839). Dia menemukan metode vulkanisasi karet alam dengan belerang sehingga karet alam sanggup diubah elastisitasnya. Vulkanisasi karet alam melibatkan pembentukan ikatan silang –S–S– di antara rantai poliisoprena. 
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Vulkanisasi karet mempunyai kegunaan untuk menghasilkan karet alam dengan derajat elastisitas sesuai harapan.
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk

Pada vulkanisasi karet alam, penyisipan rantai-rantai pendek dari atom sulfur akan mengikat secara silang di antara dua rantai polimer karet alam. Jika jumlah ikatan silang relatif besar, polimer dari karet alam menjadi lebih tegar.
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 8. Pada vulkanisasi karet alam, makin banyak ikatan silang, makin tegar karet yang terbentuk.

Sekilas Kimia
Charles Goodyear
(1800–1860)
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk

Charles Goodyear merupakan seorang penemu asal Amerika. Dia memanaskan karet dengan sulfur dan menemukan bahwa karet ini tetap fleksibel pada kisaran temperatur tertentu. Dia menamakan proses ini dengan"vulkanisasi", diambil dari nama dewa Romawi yang menggambarkan api (vulcan).

b. Polimer Sintetik

Hampir semua peralatan terbuat dari materi polimer, mulai dari alat-alat dapur hingga alat picu jantung buatan. Sampai dikala ini, penelitian dan pengembangan materi polimer masih terus dilakukan dalam upaya menemukan aneka penerapan materi polimer. Sesuai dengan mekanisme pembuatannya, polimer sintetik tinggi sanggup digolongkan menjadi polimer adisi dan polimer kondensasi.

1) Polimer Adisi

Polimer adisi ialah polimer yang terjadi melalui reaksi adisi, yaitu reaksi yang melibatkan senyawa yang mengandung ikatan rangkap, kemudian diubah menjadi ikatan tunggal. Contoh polimer adisi adalah polietilen (PE), polipropilen (PP), politetrafluoroetilen, polivinilklorida (PVC), dan akrilik.

a) Polietilen (PE)

Secara kimia, PE sangat inert. Polimer ini tidak larut dalam pelarut apapun pada suhu kamar, tetapi sanggup menggembung dalam cairan hidrokarbon (bensin) dan karbon tetraklorida (CCl4). PE tahan terhadap asam dan basa, tetapi sanggup rusak oleh asam nitrat pekat. Jika dipanaskan secara kuat, PE membentuk ikatan silang yang diikuti oleh pemutusan ikatan secara acak pada suhu lebih tinggi, tetapi tidak terdepolimerisasi. PE dibagi menjadi dua jenis, yaitu PE kerapatan tinggi (HDPE) dan PE kerapatan rendah (LDPE) ibarat di tunjukkan pada Gambar 9. 
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 9. LDPE dan HDPE
Plastik HDPE bersifat kenyal, tidak gampang sobek, dan tahan terhadap kelembapan. Bahan kimia plastik HDPE banyak digunakan untuk pembungkus, dus, isolator listrik, pelapis kabel, dan lain-lain.

Tabel 1 Sifat-Sifat Fisik Polietilen

Sifat
Polietilen
HDPE
LDPE
Dapat dipotong dengan gampang
×
√
Tidak pecah
√
√
Dapat dilipat
×
√
Tenggelam dalam air
√
×
Menjadi lunak akhir panas
×
√

b) Polipropilen (PP)

Plastik PP bersifat tegar dan stabil terhadap panas, tekanan, rengkahan, dan materi kimia. Plastik PP lebih kuat dari PE. PP banyak digunakan untuk botol kemasan lantaran sanggup dibuat lebih tipis. Kursi plastik yang sanggup ditumpuk juga terbuat dari PP.
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
c) Politetrafluoroetilen (Teflon)

Politetrafluoroetilen tahan terhadap korosi dan pelarut organik. Dari hasil pengujian, hanya lelehan logam alkali atau alkali yang dilarutkan dalam amonia yang sanggup mendegradasi polimer ini. Politetrafluoroetilen banyak digunakan untuk insulator listrik, peralatan kimia, dan peralatan rumah ibarat pada Gambar 10. alasannya tahan terhadap air dan suhu tinggi hingga 350 °C.
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk

Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 10. Teflon (Wikimedia Commons)
Tabel 2. Produk dari Polimer Sintetik

Polimer
Produk
PE
Kantong plastik, lembaran plastik, dan alat-alat dapur
PP
Botol, jeriken, dan dingklik
PVC
Pipa air, waterproof, isolasi listrik, dan rak susun
PS (polistiren)
Kemasan (tempat minum) bantalan, dan styrofoam
Teflon
Pot, alat dapur, dan wadah
PMMA
Pengganti gelas/kaca

d) Polivinilklorida (PVC)

Sekitar 20% klorin digunakan untuk menciptakan monomer vinilklorida (CH2=CHCl), sebagai materi baku plastik poliviliklorida (PVC). Substituen klorin pada rantai polimer menjadikan PVC lebih tahan terhadap api dibandingkan PE.

Plastik PVC mempunyai gaya tarik antara rantai polimer sehingga meningkatkan kekerasan plastik jenis ini. Sifat-sifat PVC dapat divariasikan sesuai fungsinya dengan cara mengubah sifat keplastisan, stabilisasi, pengisi, dan celupannya sehingga menjadikan PVC sebagai plastik serbaguna.

e) Polimetilmetakrilat (Polimer Akrilik)

Salah satu polimer akrilik ialah polimetilmetakrilat (PMMA), dikomersialkan dengan nama dagang Lucite dan Plexiglass. PMMA berupa kristal bening yang sangat ringan sehingga banyak digunakan untuk jendela pesawat terbang dan lensa cahaya. PMMA yang sangat transparan digunakan untuk contact lens ibarat pada Gambar 11.
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 11. PPMA digunakan untuk lensa kontak (Wikimedia Commons)
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk

2) Polimer Kondensasi

Polimer kodensasi yaitu polimer yang terbentuk melalui reaksi kondensasi. Reaksi ini melibatkan pembentukan senyawa tidak jenuh dari senyawa jenuh. Plastik sintetis pertama ialah bakelit, yang dikembangkan oleh Baekland (1905). Monomer bakelit merupakan hasil reaksi formaldehid (H2CO) dan fenol (C6H5OH) membentuk fenol tersubstitusi. Pada suhu di atas 100 °C, fenol-fenol ini terkondensasi membentuk polifenoksi. Polifenoksi digunakan untuk menciptakan asesoris, seperti gantungan kunci. Untuk pengerasnya digunakan katalis.

Carothers dan koleganya (1920) menemukan rumpun polimer kondensasi yang dikenal sebagai poliamida dan poliester. Poliamida diperoleh melalui reaksi diasilklorida dan diamina.
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk

Poliester dibuat melalui reaksi alkil diasilklorida dengan dihidroksi. Reaksi polimerisasinya ialah sebagai berikut.
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk

Fiber sintetik yang pertama dibuat ialah nilon. Fiber ini sanggup dilihat dengan cara menuangkan larutan heksametilen diamina dalam pelarut air ke dalam larutan adipoilklorida dalam pelarut CH2Cl2.

Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 12. Proses pembuatan nilon
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk

Polimer nilon-6,6 terbentuk pada antarmuka antara kedua fasa pereaksi membentuk film tipis. Jika film itu disentuh, kemudian ditarik, akan tampak serat nilon ibarat benang (perhatikan Gambar 12). Polimer tersebut dinamakan nilon–6,6 alasannya polimer dibuat dari diamin yang mempunyai enam atom karbon dan adipoil yang juga mengandung enam atom karbon.

Polikarbonat terbentuk melalui polimerisasi esterkarbonat dan suatu alkohol. Polikarbonat yang dihasilkan dipasarkan dengan nama dagang Lexan. Lexan mempunyai ketahanan tinggi terhadap panas dan cuaca sehingga banyak digunakan untuk pengaman gelas, rangka jendela, dan helm.

Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Sekilas Kimia

Wallace H. Carothers
(1896–1937)
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk

Carothers memakai dua larutan kimia (asam dan diamin) untuk menciptakan nilon-6,6. Jika kedua larutan ini dipertemukan, cairan tersebut sanggup ditarik menjadi benang-benang yang lebih kuat daripada serat-serat alami. Penemuan ini memberi dukungan besar terhadap industri tekstil dan menimbulkan terjadinya revolusi dalam pabrik kain.

3. Keramik

Keramik ialah material-material padat anorganik nonlogam. Material tersebut sanggup berupa kristalin atau nonkristalin. Keramik nonkristalin mencakup gelas dan material lain dengan struktur tidak beraturan (amorf), sedangkan yang kristalin mempunyai struktur beraturan. Keramik sanggup mempunyai struktur jaringan kovalen, ikatan ion, atau gabungan keduanya. Secara umum bersifat keras, getas, dan stabil terhadap suhu sangat tinggi. Contoh umum keramik, contohnya semen, keramik cina, bata tahan api, insulator listrik, dan sparepart mesin seperti.

Bahan-bahan keramik berasal dari banyak sekali materi kimia meliputi silikat, oksida logam, karbida (karbon dan logam), nitrida (nitrogen dan logam), atau alumina (Al2O3). Simak Tabel 3. untuk mengetahui sifat-sifat materi keramik.

Tabel 3 Sifat-Sifat Bahan Keramik dengan Baja Lunak Sebagai Pembanding

Material
Titik Leleh
(°C)
Kerapatan
 (g/cm3)
Kekerasan
(Mohs)
Modulus Elastisitas
Koefisien
Termal
Al2O3
2050
3,8
9
34
8,1
SiC
2800
3,2
9
65
4,3
ZrO2
2660
5,6
8
24
6,6
BeO
2550
3,0
9
40
10,4
Baja lunak
1370
7,9
5
17
15

a. Aplikasi Keramik

Objek-objek keramik banyak yang lebih tegar dan kuat ketika dibentuk dari adonan kompleks dua atau lebih material. Campuran seperti ini dinamakan komposit. Komposit lebih efektif dibuat melalui penambahan fiber keramik ke dalam material keramik. Pembentukan fiber keramik sanggup diilustrasikan, contohnya dengan silikon karbida (SiC) atau karborundum.

Komposit keramik secara luas digunakan sebagai alat pemotong logam. Misalnya, alumina diperkuat dengan silikon karbida yang digunakan untuk memotong dan pengeras logam paduan berbasis nikel. Material keramik juga digunakan untuk roda penggiling dan ampelas sebab memiliki kekerasan yang tinggi.

Beberapa keramik, ibarat kuarsa (kristal SiO2) merupakan piezo elektric. Kuarsa ini sanggup membangkitkan potensial listrik kalau bahan tersebut ditekan secara mekanik.

Salah satu kegunaan material keramik yang sangat terkenal adalah keramik untuk lantai (tile ceramic) dengan permukaan mengkilap. Selain memiliki nilai estetika yang indah, keramik juga sanggup melindungi panas dari bumi sehingga lantai tetap terasa dingin.

b. Keramik Superkonduktor

Superkonduktor ialah materi yang kehilangan tahanan listrik jika didinginkan hingga suhu tertentu. Ini berarti, arus listrik yang mengalir pada materi superkonduktor tidak akan kehilangan panas, tidak seperti arus listrik dalam materi konduktor biasa (banyak panas terbuang). Sekali arus dilewatkan ke dalam materi superkonduktor, secara terusmenerus listrik mengalir tanpa batas dan tanpa hambatan. Sifat menarik lainnya dari superkonduktor ialah mempunyai diamagnetis tepat yang menolak semua medan magnet secara sempurna.

Senyawa, ibarat itrium-barium-tembaga oksida (YBa2Cu3O7) bersifat superkonduktor pada 95 K dan HgBa2Ca2Cu3O8 + x mempunyai tahanan nol pada 1 atm dan 133 K. Superkonduktor dengan sifat-sifat sanggup menghantarkan arus listrik dengan tahanan nol sanggup menghemat energi di dalam banyak aplikasi, ibarat generator listrik, motor listrik, dan pada chip komputer yang lebih cepat dan lebih kecil (perhatikan Gambar 14).
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 14. Struktur molekul itrium-barium-tembaga oksida (YBa2Cu3O7)
4. Film Tipis

Film tipis kali pertama dikembangkan untuk tujuan seni dekorasi seperti pada Gambar 15. Pada masa ke-17, para seniman mempelajari bagaimana mengecat pola pada objek keramik dengan larutan garam perak, kemudian dipanaskan biar garam terurai meninggalkan film tipis. Saat ini, film tipis digunakan untuk tujuan dekorasi dan proteksi, membentuk konduktor, resistor, dan jenis-jenis film lainnya dalam sirkuit mikroelektronik. Film tipis sanggup dikembangkan dari bahan-bahan meliputi logam, oksida logam, dan materi organik.
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 15. Bangunan futuroscope (Prancis) dibuat dari beling yang dilapisi dengan film tipis logam untuk merefleksikan cahaya yang jatuh padanya. (a-castle-for-rent.com)
Film tipis tidak mempunyai batasan dengan ketebalan tertentu, tetapi umumnya mempunyai ketebalan antara 0,1–300 μm. Hal ini berbeda dengan pelapisan ibarat cat dan vernis yang secara umum lebih tebal. Agar film tipis mempunyai kegunaan harus mempunyai beberapa sifat-sifat berikut:

a. harus stabil secara kimia dalam lingkungan yang diterapkan;
b. menempel baik pada permukaan yang dilapisi;
c. mempunyai ketebalan yang homogen;
d. sanggup dimurnikan secara kimia atau komposisi kimianya dapat dikendalikan;
e. memilki kerapatan imperfeksi rendah.

Film tipis sangat penting dalam mikroelektronik, terutama digunakan untuk konduktor, resistor, dan kapasitor. Film tipis secara luas digunakan sebagai pelapis optik pada lensa untuk mengurangi refleksi cahaya dari permukaan lensa, sekaligus melindungi lensa (perhatikan Gambar 16a).
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 16. (a) Film tipis digunakan secara luas sebagai pelapis optik pada lensa (b) Pelapis mata bor
Film tipis metalik dalam jangka waktu usang digunakan untuk lapisan pelindung pada logam. Biasanya diendapkan dari larutan menggunakan arus listrik (penyepuhan), ibarat lapisan perak atau krom. Permukaan peralatan dari logam dilapisi dengan film tipis keramik untuk meningkatkan kekerasannya. Misalnya, mata bor untuk baja keras dilapisi dengan film tipis titanium nitrida atau tungsten karbida (perhatikan Gambar 16b).

B. Kimia dalam Pertanian

Anda tentu akan berterima kasih kepada para ilmuwan kimia yang sudah bisa menemukan dan berbagi banyak sekali material yang sangat mempunyai kegunaan untuk meningkatkan sandang, papan, seni, dan estetika. Pada topik berikut, Anda akan banyak mengetahui peranan kimia dalam upaya meningkatkan pertanian, khususnya pupuk dan pestisida.

1. Fungsi dan Pengaruh Unsur Hara

Pada dasarnya, makhluk hidup, baik manusia, hewan, dan tanaman memerlukan masakan untuk tumbuh dan berkembang biak. Tanaman mengambil masakan dari tanah. Tanah yang gembur dan subur sanggup menghasilkan tumbuhan yang subur (perhatikan Gambar 17).
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 17. Pemenuhan kebutuhan unsur hara dari pupuk menjadikan tumbuhan subur. (WIkimedia Commons)
Kesuburan tumbuhan merupakan akhir dari terpenuhinya kebutuhan berbagai senyawa dan mineral, yang disebut unsur hara. Unsur-unsur C, H, dan O sebagian besar dikonsumsi dalam bentuk senyawa CO2 dan H2O. Senyawa CO2 diserap dari udara melalui klorofil daun, sedangkan H2O diserap dari tanah melalui akar. Unsur-unsur lain diserap dari tanah melalui akar.

Unsur N terdapat banyak di udara dalam bentuk N2, tetapi tidak dapat digunakan pribadi lantaran tumbuhan pada umumnya menggunakan unsur N dalam bentuk senyawa nitrat. Selain itu, pada tumbuhan kacang tanah, akarnya sanggup mengikat pribadi gas N2 dari udara. Unsur N diharapkan tumbuhan untuk pertumbuhan, terutama untuk pembentukan batang dan daun. Secara khusus, unsur N mempunyai kegunaan untuk pembentukan protein, lemak, dan enzim. Kekurangan unsur N dapat menyebabkan tumbuhan menjadi kurus dan kerdil.

Unsur lain yang banyak diharapkan ialah fosfor dan kalium. Unsur fosfor diharapkan tumbuhan untuk pembentukan akar dan asimilasi tanaman. Kekurangan unsur fosfor sanggup menimbulkan tumbuhan menjadi kerdil dan pertumbuhan juga terhambat.

Unsur kalium mempunyai kegunaan untuk pembentukan protein dan karbohidrat melalui peningkatan proses fotosintesis gotong royong dengan unsur Mg. Selain itu, unsur K sanggup memperkuat bunga dan buah sehingga dapat meningkatkan produksi tanaman. Kekurangan unsur K sanggup menimbulkan daun mengerut dan keriting serta timbul bercak cokelat kemerah-merahan yang jadinya layu, mengering, dan mati.

Selama pertumbuhan, tumbuhan mengambil unsur-unsur N, P, dan K dari tanah. Tanaman yang tidak dikonsumsi oleh insan akan mati dan mengembalikan unsur-unsur tersebut ke dalam tanah. Pada lahan tanah yang tanamannya dipanen akan mengalami kekurangan unsur-unsur tersebut. Dengan kata lain, lahan pertanian sudah berkurang kesuburannya.

Pada pola pertanian tradisional, para petani menanam polongpolongan guna mengembalikan kesuburan tanah. Hal ini disebabkan akar polong-polongan bisa mengikat nitrogen dari udara dan diubah menjadi senyawa amonia dengan proteksi basil tanah. Untuk lahan sangat luas, pola tradisonal dinilai kurang ekonomis. Sebagai upaya pengganti penyediaan unsur hara yang dibutuhkan tanaman, pakar kimia mengembangkan material, dinamakan pupuk.

2. Pupuk Buatan

Tujuan pemupukan ialah untuk menyempurnakan kebutuhan unsur-unsur hara bagi tanaman. Kegiatan pemupukan yang dilakukan insan bertujuan untuk menyempurnakan unsur hara yang terkandung di dalam tanah dan bermanfaat bagi tanaman.
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 18. Kegiatan pemupukan pada lahan pertanian. (Wikimedia Commons)
a. Pupuk Nitrogen

Jenis pupuk nitrogen yang banyak digunakan ialah pupuk urea dan pupuk ZA (amonium nitrat). Kadar nitrogen dalam pupuk urea sekitar 46,7%. Kadar ini cukup tinggi untuk tumbuhan sehingga penggunaan urea harus tepat. Agar gampang dalam penggunaan pupuk nitrogen perlu diubah dari bentuk padat menjadi pelet ibarat pada Gambar 19.
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 19. Pupuk nitrogen padat di ubah menjadi pelet sehingga gampang disemprotkan.
Tabel 4. Kadar Nitrogen dalam Pupuk

Pupuk
Kadar Nitrogen
Urea
±45%
ZA
± 20%

Urea diproduksi melalui reaksi antara amonia dan karbon dioksida pada suhu 140 °C dan tekanan 100 atm. Persamaan reaksinya:

2NH3(g) + CO2(g) → NH2CONH2(s) + H2O(l)

Dalam air, urea bersifat netral dan gampang larut. Urea dikonsumsi oleh tumbuhan tidak langsung, tetapi harus diubah dulu menjadi senyawa nitrat oleh basil tanah. Pupuk ZA dihasilkan dari reaksi antara amonia dan asam nitrat, persamaan reaksinya:

NH3(g) + HNO3(aq) → NH4NO3(s)

Pupuk ZA sanggup dikonsumsi pribadi oleh tanaman. Akan tetapi, kendalanya dalam air, pupuk ZA bersifat asam sehingga tanah menjadi asam. Oleh lantaran itu, pupuk ZA kurang tepat digunakan sebagai pupuk dasar, kecuali dicampur dengan kapur biar tanah menjadi netral.

Kedua jenis pupuk nitrogen tersebut memakai materi baku amonia. Di industri, amonia disintesis dari gas nitrogen yang berasal dari udara. Hal ini memperlihatkan alam merupakan sumber materi industri pupuk yang salah satunya siklus nitrogen ibarat pada Gambar 20.
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 20. Siklus nitrogen di udara
b. Pupuk Fosfor

Sumber utama untuk pembuatan pupuk yang mengandung unsur fosfor ialah deposit batuan yang mengandung fosfat, yaitu kalsium fosfat (Ca3PO4). Batuan fosfat tidak digunakan pribadi sebagai pupuk karena tidak larut dalam air. Batuan fosfat terlebih dahulu diolah dengan menambahkan asam sulfat untuk mengubah bentuk ion PO43– menjadi bentuk ion H2PO4–. Reaksi kimianya:

Ca3(PO4)2(s) + 2H2SO4(aq) + 4H2O(l) → Ca(H2PO4)2(s) + 2(CaSO4.2H2O)(s)

Pupuk fosfor yang dibuat dengan cara di atas disebut pupuk superfosfat. Di pasaran, dikenal dengan nama pupuk ES (Enkel Superfosfat). Pupuk ES berupa padatan berwarna keabu-abuan. Pupuk ini kurang diminati petani lantaran mahal dan kadar fosfornya rendah. Jika asam yang digunakan sebagai pereaksi ialah asam fosfat (H3PO4) maka reaksi yang terjadi:

Ca3(PO4)2(s) + 4H3PO4(aq) → 3Ca(H2PO4)2(s)

Pupuk yang terbentuk dinamakan pupuk TSP (Tripel Superfosfat). Pupuk TSP berupa butiran yang gampang larut dalam air. Oleh lantaran itu, agar pupuk ini tidak ikut terbawa air hujan, pemakaiannya harus dikubur dalam tanah agak dalam.

Pupuk fosfat sanggup juga diproduksi dalam bentuk senyawa yang mengandung nitrogen, yaitu senyawa amonium fosfat [(NH4)H2PO4 dan (NH4)2HPO4]. Pupuk ini dibuat melalui reaksi amonia dan asam fosfat.

Tabel 5 Kadar Fosfor dalam Pupuk

Pupuk
Kadar Fosfor
ES
±20 %
TSP
± 50 %

c. Pupuk Kalium

Jenis pupuk kalium yang beredar di pasaran dikenal dengan nama pupuk KCl dan pupuk ZK. Pupuk ZK ialah senyawa kalium sulfat (K2SO4). Kedua jenis pupuk ini berbentuk butiran berwarna putih. Di pasaran, kedua pupuk ini dibedakan berdasarkan kadar kaliumnya karena kedua pupuk ini tidak murni, tetapi mengandung pengotor. Kadar kalium dalam kedua pupuk tersebut sanggup dilihat pada Tabel 6.

Tabel 6. Kadar Kalium dalam Pupuk

Pupuk
Kadar Kalium
ZK 90
±45 %
ZK 96
± 50 %
KCl 80
± 50 %
KCl 90
± 53 %

Selain pupuk yang mengandung satu macam unsur hara, masih ada jenis pupuk lain yang merupakan adonan unsur-unsur hara ibarat pupuk NP (mengandung unsur N dan P) dan pupuk NPK (mengandung unsur N, P, K). Komposisinya sanggup dilihat pada Tabel 7.

Tabel 7. Beberapa Jenis Pupuk Campuran

Jenis Pupuk
Diamofos
Sendawa
NPK
Nitrofoska
Rustika
Kadar N (%)
20
13
15
16
15
Kadar P (%)
50
–
15
16
15
Kadar K (%)
–
44
10
21
15

Oleh lantaran unsur K berperan dalam proses fosforilasi bersama-sama dengan unsur Mg maka industri pupuk menciptakan pupuk adonan yang mengandung unsur Mg. Misalnya, pupuk kalium magnesium sulfat yang mengandung sekitar 25% K dan 10% Mg.

Pupuk yang harus digunakan oleh petani bergantung pada kesuburan tanah dan jenis tumbuhan yang akan diberi pupuk. Oleh alasannya itu, sebelum menggunakan pupuk tertentu perlu mengetahui dulu kesuburan tanah (kadar unsur hara yang terdapat dalam tanah) dan jenis tumbuhan yang akan ditanamnya.

Untuk itu, para petani tradisional perlu diberi penyuluhan tentang pemakaian jenis pupuk dan penyuluh perlu meneliti terlebih dulu kadar unsur hara yang terdapat di dalam tanah biar jenis pupuk (kadar unsur hara dalam pupuk) yang akan diberikan cocok dengan jenis tanaman yang akan ditanamnya.

3. Pestisida

Hama bersaing dengan insan untuk mendapat masakan yang ditanam oleh para petani. Oleh lantaran itu, kalau petani ingin meningkatkan hasil produksinya maka petani harus mengurangi atau membasmi hama tanaman.

Pakar kimia telah berbagi material untuk mengatasi masalah hama, yaitu dengan cara memakai pestisida. Pestisida berasal dari kata pest (perusak) dan cide (membunuh) sehingga kata pestisida dapat diartikan sebagai membunuh perusak. Pestisida ialah zat kimia yang berfungsi mencegah, mengendalikan, atau membunuh serangga (insektisida), flora (herbisida), dan jamur (fungisida).

Penggunaan pestisida makin marak semenjak ditemukannya senyawa yang disebut DDT (diklorodifenil-trikloroetan). DDT merupakan senyawa organik yang mempunyai kemampuan untuk membunuh insektisida, dengan struktur kimia ibarat berikut .
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk

Kali pertama DDT ditemukan oleh Othmar Zeidler pada 1874. Pada waktu itu belum diketahui manfaatnya. Setelah 65 tahun kemudian, diketahui oleh Paul Mueler bahwa DDT sanggup membunuh serangga. Pada 1942, sebuah perusahaan tempat Mueler bekerja memproduksi DDT dan dikirim ke Amerika untuk diuji coba. Pada 1984, Mueler mendapat Hadiah Nobel atas inovasi tersebut. Sejak perang dunia II, DDT digunakan secara luas untuk berbagai tujuan, seperti:

a. menghentikan wabah penyakit yang disebarkan melalui serangga, seperti malaria, demam kuning, dan tifus;
b. membunuh hama tumbuhan kapas sehingga pada dikala itu produksi kapas menjadi melimpah.

Setelah diketahui manfaat DDT bagi pertanian, pestisida jenis lain mulai banyak diteliti dan dikembangkan. Penggunaan pestisida harus hati-hati alasannya pestisida yang beredar di pasaran boleh jadi:

a. mengganggu kesehatan manusia;
b. merusak atau mengganggu sistem ekologi lingkungan;
c. menimbulkan maut bagi serangga tertentu yang justru dibutuhkan untuk membantu kesuburan tanah, ibarat basil nitrifikasi.

a. Penggolongan Pestisida

Berdasarkan tingkat toksisitas (racun) dan kegunaannya, pestisida dikelompokkan ke dalam empat golongan, yaitu golongan A, golongan B, golongan C, dan golongan D.

1) Pestisida golongan A

Pestisida digolongkan ke dalam kelompok ini didasarkan pada fungsinya, yaitu sebagai insektisida, herbisida, fungisida, dan rodentisida. Isektisida ialah jenis pestisida yang berfungsi mencegah dan membasmi serangga. Isektisida juga digunakan di rumah-rumah untuk membasmi nyamuk, kecoa, laba-laba, dan sejenisnya. Contoh insektisida: DDT, aldrin, paration, malation, dan karbaril. Namun, dikala ini penggunaan produk tersebut dalam rumah tangga telah dibatasi.

Herbisida ialah jenis pestisida yang berfungsi mencegah dan membasmi tumbuhan yang merugikan petani ibarat alang-alang dan rumput liar. Contoh herbisida: 2,4–D, 2,4,5–T, pentaklorofenol, dan amonium sulfonat.

Fungisida ialah pestisida khusus untuk jamur. Selain racun bagi jamur, juga sanggup digunakan untuk racun tumbuhan dan racun serangga. Contoh fungisida ialah organomerkuri dan natrium dikromat.

Rodentisida ialah pestisida khusus untuk membasmi tikus. Contoh rodentisida ialah senyawa arsen.

2) Pestisida Golongan B

Pestisida digolongkan ke dalam golongan B didasarkan pada jenis bahan kimia yang terkandung di dalamnya. Jenis-jenis pestisida yang digolongkan berdasarkan cara ini sanggup dilihat pada Tabel 8.

Tabel 8. Pestisida Golongan B

Pestisida
Bahan
Organik
Kimia organik
Anorganik
Kimia anorganik
Organoklor
Senyawa karbon mengandung klor
Organofosfat
Senyawa karbon mengandung fosfat
Karbamat
Senyawa karbon mengandung asam karbamat
Fumigan
Racun berasap
Mikrobial
Bahan kimia dari mikroorganisme
Botanikal
Bahan kimia tumbuhan

a) Organoklor

Selain DDT, jenis pestisida yang tergolong terklorinasi ialah aldrin, dieldrin, heksaklorobenzena (BHC), 2,4-D dan 2,4,5-T. Aldrin dan dieldrin digunakan sebagai racun serangga (insektisida), sedangkan 2,4-D dan 2,4,5-T digunakan sebagai racun tumbuhan (herbisida).
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk

Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk

Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk

Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
b) Organofosfat

Senyawa pestisida yang mengandung fosfat di antaranya paration dan malation. Kedua senyawa ini tergolong insektisida.

Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk

Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk

Paration sangat efektif digunakan untuk mencegah hama pengganggu buah-buahan, tetapi pestisida ini sangat beracun bagi manusia. Berbeda dengan paration, malation sangat efektif untuk serangga tertentu dan efek racunnya tidak terlalu kuat bagi manusia.

c) Karbamat

Contoh dari pestisida yang mengandung karbamat ialah isopropil N-fenilkarbamat (IPC), sevin, dan baygon.

Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk

Isopropil N–fenilkarbamat digunakan sebagai herbisida terutama untuk mengontrol pertumbuhan rumput tanpa memengaruhi tanaman utama. Adapun sevin dan baygon tergolong insektisida.

3. Pestisida Golongan C

Pestisida digolongkan ke dalam golongan C didasarkan pada pengaruhnya terhadap hama. Beberapa jenis pestisida berdasarkan golongan ini terdapat pada Tabel 9.

Tabel 9. Pestisida Golongan C

Jenis
Pengaruh
Repelant
Dapat menjauhkan serangga
Defoliant
Dapat menggugurkan daun
Perencat
Dapat menggagalkan pertumbuhan
4. Pestisida Golongan D

Pestisida sanggup juga digolongkan berdasarkan cara tindakannya terhadap hama. Perhatikan tabel berikut.

Tabel 10. Pestisida Golongan D

Jenis Racun
Pengaruh / Efek
Racun perut
Membunuh kalau tergoda
Racun sentuh
Membunuh kalau menyentuh kulit
Racun sistemik
Membunuh kalau masuk ke dalam sistem organisme
Racun pracambah
Membunuh terhadap benih

b. Pengendalian Pestisida

Pestisida yang digunakan untuk meningkatkan produksi pertanian dapat menyebar dan mencemari tempat lain. Jika hal ini terjadi, pestisida dapat meracuni ikan dan merusak ekologi lingkungan. Pestisida sanggup juga terakumulasi pada makhluk hidup. Konsentrasi pestisida pada mahluk hidup sanggup berlipat ganda akhir berbagai aktivitas. Hasil penelitian menunjukkan, pestisida yang mencemari lingkungan sanggup terakumulasi melalui alur ibarat pada diagram berikut.
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
Gambar 21. Diagram alir pencemaran pestisida
Oleh alasannya itu, pemakaian pestisida perlu dikendalikan guna menghindari masalah-masalah keracunan atau imbas samping yang tidak diharapkan. Keracunan sanggup terjadi terhadap seseorang kalau pestisida termakan atau uapnya terhisap.

Dengan demikian, penggunaan pestisida harus selalu mengikuti petunjuk yang benar demi menghindari keracunan terhadap pengguna atau masyarakat umum. Beberapa hal yang perlu diperhatikan jika menggunakan pestisida ialah sebagai berikut.

(a) Kenali jenis hama atau penyakit tumbuhan yang akan dibasmi.
(b) Kenali keunggulan dan kelemahan setiap pestisida yang terpilih.
(c) Ikuti hukum pemakaian pestisida yang terpilih dan pastikan pemakaiannya tidak mengancam lingkungan sekitarnya.

C. Kimia dalam Makanan dan Obat-Obatan

Disadari atau tidak, sejumlah zat kimia telah banyak Anda konsumsi baik pribadi atau tidak langsung. Bahan-bahan kimia yang dikonsumsi secara pribadi contohnya zat aditif pada makanan. Bahan-bahan kimia yang dikonsumsi secara tidak pribadi contohnya pupuk dan pestisida. Kebanyakan masakan yang diproduksi dalam skala industri biasanya mengandung zat-zat aditif yang ditambahkan pribadi kepada makanan. Zat-zat tersebut mempunyai kegunaan sebagai penambah aroma, cita rasa, pengawet, maupun pewarna.

1. Zat Aditif pada Makanan

Untuk menghasilkan masakan yang berkualitas, para jago kimia berusaha menciptakan zat aditif makanan. Zat aditif masakan ialah zat kimia yang tidak biasa dimakan secara langsung, tetapi ditambahkan ke dalam masakan untuk menghasilkan sifat dan rasa tertentu, ibarat cita rasa, bentuk, aroma, warna, dan tahan usang (awet).

Berbagai zat aditif tradisional sudah semenjak dulu digunakan untuk meningkatkan kesempurnaan makanan. Misalnya, masakan dicampur dengan rempah-rempah guna membangkitkan selera makan sebab rempah-rempah sanggup meningkatkan cita rasa pada makanan. Dengan berkembangnya banyak sekali jenis masakan dan teknologi makanan, berkembang pula zat aditif buatan yang diolah secara kimia. Zat aditif yang ditambahkan ke dalam masakan sanggup dicampur langsung ke dalam masakan yang sudah diproses atau ketika masakan itu diproses, bahkan ketika masakan siap saji.

a. Pemanis Buatan

Pada mulanya, penggunaan suplemen buatan diberikan kepada konsumen yang menghindari konsumsi gula berkalori tinggi, seperti penderita diabetes dan kegemukan. Seiring dengan berkembangnya konsumsi terhadap makanan, produk masakan kini banyak mengandung pemanis buatan. Pemanis masakan tradisional biasanya menggunakan gula tebu atau gula aren (kelapa). Pemanis buatan yang diizinkan oleh Depkes (Departemen Kesehatan) ialah sakarin, aspartam, dan sorbitol. 

Sakarin ialah senyawa turunan benzena berupa kristal putih yang hampir tidak berbau. Rasa anggun sakarin 800 kali dari rasa anggun gula tebu. Sakarin ditambahkan ke dalam minuman atau biskuit dengan dosis tidak melebihi 1 g per hari.

Aspartam berupa serbuk berwarna putih, tidak berbau, dan bersifat higroskopis. Rasa anggun aspartam sama dengan 200 kali dibandingkan gula tebu. Untuk setiap kg berat badan, jumlah aspartam yang boleh dikonsumsi setiap harinya ialah 40 mg. Aspartam sangat dianjurkan untuk tidak ditambahkan ke dalam masakan anak-anak, terutama yang sudah mengandung sodium glutamat (vetsin).

Bahan suplemen lain yang dibolehkan pemakaiannya antara lain adalah siklamat dan sorbitol. Di Amerika Serikat, garam-garam siklamat sudah dilarang penggunaannya alasannya berpotensi karsinogen (penyebab kanker). Hasil metabolisme siklamat merupakan senyawa yang bersifat karsinogen.

b. Pengawet Buatan

Penambahan zat pengawet pada masakan mempunyai kegunaan untuk melindungi makanan biar tidak cepat membusuk dan sanggup bertahan dalam kurun waktu usang tanpa mengurangi nilai gizi maupun rasanya. Jenis bahan pengawet sanggup berupa zat organik maupun zat anorganik. Bahan pengawet berperan dalam menghambat proses fermentasi, pengasaman, dan proses penguraian lain akhir adanya mikroorganisme dalam makanan.

Bahan-bahan pengawet yang banyak digunakan ialah belerang dioksida, asam benzoat, asam propionat, asam sorbat, senyawa kalium dan natrium dari nitrat atau nitrit. Kuantitas materi kimia pengawet yang diizinkan bergantung pada jenis masakan yang diawetkan. Asam benzoat berfungsi mengendalikan pertumbuhan jamur dan bakteri. Pemakaian asam benzoat dengan kadar >250 ppm dapat memberikan imbas samping berupa alergi. Pada konsentrasi tinggi dapat mengakibatkan iritasi pada lambung dan susukan pencernaan.

Asam propionat sanggup digunakan untuk mencegah hama berupa binatang kapang yang menyerang roti dan camilan anggun kering, sedangkan asam sorbat digunakan untuk mencegah kapang dalam keju.
Tujuan ditumbuhkembangkannya ilmu Kimia ialah untuk Pintar Pelajaran Penerapan dan Aplikasi Ilmu Kimia Terapan, Material, Pertanian, Makanan dan Obat-obatan, Contoh Produk
c. Antioksidan

Bahan tambahan masakan yang lain ialah zat yang berperan sebagai antioksidan dan anti kempal atau penstabil. Zat antioksidan ialah zat yang berfungsi untuk mencegah oksidasi pada makanan. Contoh zat antioksidan: asam askorbat, asam sitrat, butilated hidroksi anisol (BHA), butilated hidroksi toulena (BHT), paraben (p-hidroksibenzoat), dan propilgalat.

Makanan pada umumnya tidak stabil. Contoh, kalau lemak atau minyak dibiarkan di udara terbuka maka akan teroksidasi dan menimbulkan amis tengik. Reaksi oksidasi ini menguraikan makanan menjadi molekul-molekul kecil sehingga merusak materi makanan. Bahkan sanggup menimbulkan racun terhadap makanan. Masalah oksidasi sanggup diatasi dengan menambahkan zat antioksidan ke dalam materi makanan. Bahan tersebut berfungsi menghambat oksidasi pada makanan.

Zat anti kempal ialah zat yang bisa mencegah terjadinya penggumpalan materi masakan berbentuk serbuk. Contoh zat anti kempal yaitu kalium silikat, silikon dioksida, dan kalsium fosfat. Beberapa zat tertentu pada masa kemudian pernah digunakan sebagai bahan tambahan makanan, tetapi sesudah dikaji lebih banyak bahayanya dibandingkan keuntungannya sehingga zat-zat tambahan masakan tersebut dilarang penggunaannya.

Beberapa zat tambahan yang dilarang, yaitu boraks dan turunannya; asam salisilat dan garamnya; formalin; kalium klorat; dulsin; minyak nabati yang dibrominasi; dietil pirokarbonat; nitropirazon; dan klorampenikol.

d. Pewarna Makanan

Pewarna dari materi alam jumlahnya sangat terbatas dan pada saat makanan diolah, pewarna dari materi alam biasanya pudar. Selain itu, pewarna materi alam tidak tahan usang lantaran pembusukan. Pewarna buatan bertujuan menjadikan masakan seperti memiliki banyak warna dan menimbulkan daya tarik tersendiri. Pewarna buatan umumnya berasal dari senyawa aromatik diazonium.

Beberapa pewarna buatan yang diizinkan oleh Depkes untuk ditambahkan ke dalam masakan sanggup dilihat pada Tabel 11.

Tabel 11. Pewarna Makanan yang Diizinkan Oleh Depkes

Nama
Nama Niaga
Amaran
Food red 2
Biru berlian
Food blue 2
Eritrosin
Food red 3
Hijau FCF
Food green 3
Indigotin
Food blue 1
Hijau S
Food green 4

Beberapa pewarna berbahaya dan tidak boleh penggunaannya karena berpotensi menimbulkan karsinogen, yaitu auramin (merek dagang, basic yellow 2), ponceau 3R (solvent yellow 5), sudan I (food yellow 14), dan
rhodamin B (food red 15).

Tabel 12. Pewarna Makanan yang Dilarang

Nama
Nama Niaga
Auramin
Basic Yellow 2
Ponceau 3R
Solvent Yellow5
Sudan I
Food yellow 14
Rhodamin B
Food red 15

Selain pewarna makanan, ada juga zat pemutih makanan, seperti hidrogen peroksida, benzoil peroksida, kalium iodat, dan aseton peroksida. Zat pemutih ini mempunyai kegunaan memperbarui warna masakan tanpa merusak komposisi materi makanan. Tepung yang masih gres biasanya berwarna kuning kecokelatan. Untuk itu, zat pemutih ditambahkan ke dalam tepung biar tampak putih dan menarik. Hidrogen peroksida digunakan untuk memutihkan warna susu yang akan dijadikan keju. Selain itu, juga digunakan untuk memutihkan kulit sapi dan mengembangkannya menjadi materi kerupuk kulit.

e. Pecita Rasa dan Aroma

Zat pemberi aroma atau pecita rasa (zat penambah cita rasa) pada makanan ialah zat yang sanggup memberikan, menambah, dan mempertegas rasa serta aroma suatu produk makanan. Misalnya, zat pecita rasa buatan ibarat monosodium glutamat atau vetsin. Zat ini tidak mempunyai cita rasa kalau dimakan langsung, tetapi dapat menimbulkan cita rasa khas kalau ditambahkan ke dalam makanan.

Vetsin ialah asam amino karboksilat yang diharapkan tubuh untuk membentuk protein. Namun, pemakaian vetsin yang berlebihan dapat menimbulkan penyakit bagi manusia, khususnya pada bayi dapat menimbulkan kerusakan otak.

Pecita rasa buatan biasanya digunakan untuk mengembalikan rasa yang hilang selama masakan diproses. Kebanyakan pecita rasa berasal dari senyawa kimia golongan ester. Senyawa ester paling banyak digunakan untuk pecita rasa dan pemberi aroma buah-buahan. Beberapa senyawa ester yang biasa ditambahkan ke dalam minuman ringan di antaranya, yaitu:
  1. benzaldehida ditambahkan ke dalam minuman biar mempunyai rasadan aroma ibarat buah lobi-lobi;
  2. etilbutirat ditambahkan ke dalam minuman biar mempunyai rasa danaroma ibarat buah nanas;
  3. oktil asetat ditambahkan ke dalam minuman biar mempunyai rasa danaroma ibarat buah jeruk;
  4. amil asetat ditambahkan ke dalam minuman biar mempunyai rasa dan aroma ibarat buah pisang;
  5. amil valerat ditambahkan ke dalam minuman biar mempunyai rasa dan aroma ibarat buah apel.
2. Kimia Obat-obatan

Pada umumnya, obat-obatan yang diproduksi sanggup dikelompokkan ke dalam obat analgesik, antibiotik, psikiatrik, dan hormon. Hampir setengah dari obat-obatan yang telah diproduksi berasal dari flora dan mikroorganisme yang diolah secara kimia. Sisanya berasal dari hasil racikan materi kimia yang disebut obat sintetik. Teknik pengobatan menggunakan prinsip kimia disebut chemoteraphy.

Selain obat-obatan yang dikembangkan secara kimia, terdapat obat-obatan tradisonal. Obat tradisonal ialah obat-obatan yang diperoleh dari sumber alam tanpa diproses secara kimia. Obat tradisional biasanya
diperoleh dari tumbuhan, hewan, atau mineral alam.

a. Zat Analgesik

Analgesik ialah sejenis obat yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit. Jika Anda merasa sakit fisik, otak akan mengeluarkan zat kimia yang disebut analgesik. Dengan berkembangnya ilmu Kimia dan Farmasi, para pakar berhasil menemukan struktur molekul analgesik dan mampu membuat analgesik tiruan. Obat analgesik dipasarkan dan dikemas dengan nama dagang tertentu, ibarat aspirin, parasetamol, dan kodeina.

1) Aspirin

Pada masa ke-19, asam salisilat berhasil diekstrak dari pohon willow. Asam ini digunakan untuk menurunkan deman. Akan tetapi, karena rasanya pahit maka perusahaan Bayer menciptakan obat yang sejenis yaitu asetil salisilat atau nama dagangnya aspirin. Aspirin berfungsi mengurangi rasa sakit, ibarat sakit kepala atau sakit gigi. Aspirin juga sanggup digunakan untuk menurunkan suhu tubuh. Akan tetapi, untuk mengurangi rasa sakit, penggunaan aspirin harus hati-hati alasannya materi ini sanggup melukai dinding usus dan mempunyai sifat candu (ketagihan).

2) Parasetamol

Parasetamol dipasarkan kali pertama dengan nama dagang panadol. Parasetamol mempunyai kegunaan yang sama ibarat aspirin, yaitu mengurangi rasa sakit. Namun, parasetamol tidak begitu berbahaya kalau dibandingkan dengan aspirin sebab parasetamol tidak melukai dinding usus.

3) Kodein

Kodein ialah salah satu materi kimia aktif yang terdapat dalam madat atau candu. Pengaruh kodeina sama ibarat morfin, yaitu digunakan untuk mengurangi rasa sakit, tetapi morfin sanggup menimbulkan ketagihan, sedangkan kodein tidak menimbulkan ketagihan.

Kodein merupakan salah satu senyawa kimia yang ditambahkan ke dalam obat sakit kepala atau obat batuk biar pasien menjadi ngantuk. Pengaruh kodein lebih kuat dibandingkan aspirin. Selain itu, kodein dapat juga bertindak sebagai depresan, yaitu sanggup mengurangi sebagian aktivitas otak dan saraf.

Pemakaian kodein dalam takaran tinggi dan dalam kurun waktu lama dapat menimbulkan ketagihan, ini sanggup mengancam kesehatan. Kodein dosis tinggi menimbulkan penglihatan kurang terang, tingkah laku seperti orang mabuk, dan bingung.

b. Zat Antibiotik

Antibiotik ialah materi kimia yang sanggup membunuh basil atau menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang berjangkit di dalam tubuh. Pada umumnya, zat antibiotik yang digunakan berasal dari bakteri Penicilium dan basil Streptomyces. Mikroorganisme yang dapatmenghasilkan antibiotik umumnya hidup di dalam tanah.

Ada beberapa jenis antibiotik yang beredar di pasaran, seperti antibiotik yang sanggup membunuh banyak sekali jenis basil (memiliki spektrum luas), tetapi ada juga antibiotik yang bertindak secara khusus terhadap bakteri tertentu. Oleh alasannya itu, antibiotik tidak boleh dijual bebas, tetapi harus dengan resep dokter.

Antibiotik yang baik ialah antibiotik yang bisa membunuh bakteri, tetapi tidak merusak jaringan sel dalam tubuh. Antibiotik dapat dikonsumsi secara pribadi melalui pencernaan (dalam bentuk pil atau tablet) atau sanggup juga disuntikkan ke dalam tubuh pasien.

Zat antibiotik tidak baik dikonsumsi kalau tidak sakit alasannya bakteri memiliki kemampuan untuk memproduksi zat yang kebal terhadap antibiotik itu. Pada akhirnya, kalau Anda sakit akhir basil tersebut maka antibiotik yang dikonsumsi tidak bisa membunuh bakteri tersebut dikarenakan telah kebal terhadap zat antibiotik.

1) Penisilin

Pada mulanya, penisilin hanya sanggup dihasilkan dari mikroorganisme Penicilium. Saat ini, beberapa jenis penisilin sudah sanggup disintesis. Penisilin efektif untuk membunuh basil Staphylococci. Penyakit yang dapat disembuhkan dengan antibiotik ini di antaranya gonorhoe, sifilis, dan radang paru-paru (pneumonia).

Setelah dikaji cukup lama, jadinya diketahui bahwa kepingan aktif dari penisilin ialah asam 6–amino–penicillamat, disingkat dengan 6-apa. Sejak ditemukan kepingan aktif ini, banyak sekali jenis antibiotik sintetik telah dibuat berdasarkan struktur molekul 6–apa.

Pada umumnya, penisilin merupakan obat antibiotik yang kondusif untuk dikonsumsi, tetapi ada juga sebagian pasien yang alergi terhadap penisilin. Pasien ibarat ini biasanya setelah mengonsumsi penisilin merasa gatal-gatal dan kulit menjadi bercak merah. Jika ini terjadi maka pengobatan dengan penisilin harus dihentikan.

2) Streptomisin

Penisilin sanggup membunuh banyak sekali jenis bakteri, tetapi penisilin tidak berpengaruh terhadap basil ibarat Tuberculosis dan beberapa bakteri lainnya. Untuk mengatasi basil penyebab TBC digunakan antibiotik lain, yaitu streptomisin. Streptomisin ialah antibiotik untuk mengobati penyakit yang disebabkan oleh bakteri Tuberculosis (TBC). Streptomisin dihasilkan oleh mikroorganisme genus Streptomyces.

Streptomisin tidak boleh dikonsumsi melalui pencernaan lantaran dapat melukai dinding usus sehingga obat ini harus diberikan kepada pasien melalui penyuntikan. Efek samping dari streptomisin umumnya demam, kulit bercak, muntah, dan sakit tenggorokan.

Beberapa jenis basil bisa beradaptasi dan kebal terhadap antibiotik, yang digunakan selama pengobatan. Jika ini terjadi maka pengobatan dengan antibiotik tersebut tidak akan sembuh. Gejala ini biasanya muncul pada penderita yang tidak disiplin memakan obat.

c. Zat Psikiatris

Psikiatris ialah jenis obat-obatan yang sanggup memengaruhi bagian tertentu dari sistem saraf. Jika obat ini dikonsumsi maka orang yang mengonsumsinya akan melaksanakan tindakan di luar kesadaran atau di luar kendali sistem saraf. Kebanyakan obat psikiatris bertindak secara langsung kepada sistem saraf. Terdapat banyak sekali jenis obat psikiatris seperti stimulan dan depresan.

1) Stimulan

Stimulan digunakan untuk mempercepat tindakan sistem saraf. Jadi, jika seseorang mengonsumsi obat ini sanggup menimbulkan orang tersebut merasa lebih percaya diri.

Zat stimulan yang berasal dari tubuh contohnya ialah adrenalin, yaitu sejenis stimulan yang dihasilkan oleh kelenjar adrenal dalam tubuh. Stimulan berkerja dengan cara memacu kerja jantung lebih kuat dan cepat sehingga tubuh kita merasa lebih siap menghadapi banyak sekali kecemasan. Dengan adanya stimulan maka organ-organ dalam tubuh akan bertindak lebih tangkas dari biasanya. Terdapat beberapa jenis stimulan di antaranya amfetamin, kokain, dan obat-obatan tergolong narkoba.

a) Amfetamin

Amfetamin digunakan untuk mengurangi rasa cemas yang berlebihan dan mengurangi selera makan sehingga berat tubuh turun. Di samping itu, amfetamin juga digunakan untuk menjaga gairah hidup. Dengan mengonsumsi amfetamin, pengguna merasa lebih berenergi, lebih gembira, dan bahagia berbicara.

Pasien yang banyak mengonsumsi amfetamin dalam takaran tinggi akan menjadi garang dan ganas serta sering mengkhayal. Hal ini akan menimbulkan perasaan yang tidak menentu serta sering mendengar suara-suara yang tidak terang sumbernya.

Obat-obatan yang termasuk amfetamin di antaranya dextro-amfetamin (dexedrina) dan metamfetamin (methedrina). Kedua obat ini sangat efektif untuk mengobati penyakit kecemasan dan sering muram. Obat ini juga dapat menimbulkan ketagihan.

b) Kokain

Kokain ialah sejenis alkaloid yang sanggup diekstrak dari pohon koka (Erythroxylon coca). Kokain merupakan stimulan yang kuat dan digunakan sebagai obat bius dalam pembedahan lokal ibarat mulut, mata, dan telinga. Namun, obat ini sanggup menimbulkan ketagihan dan tergolong narkoba.

Jenis alkaloid lain mencakup sejumlah obat-obatan ialah morfin dan quinin (kina). Morfin diekstrak dari bunga madat dan quinin diekstrak dalam kulit pohon kina. Senyawa lain yang sejenis ialah heroin dan LSD (lysergic acid diethylamida).

2) Depresan

Depresan ialah jenis obat-obatan yang berfungsi mengurangi aktivitas sebagian otak dan mengurangi kegiatan sistem saraf. Orang yang mengonsumsi obat jenis ini akan merasa ngantuk dan merasa gembira. Ada beberapa jenis obat-obatan yang tergolong obat depresan di antaranya ialah barbiturat dan trankuilizer. Barbiturat dan trankuilizer bertindak sebagai sedatif dan juga hipnotik, yaitu obat yang digunakan untuk penderita sakit jiwa. Sedatif bersifat sebagai obat penenang, sedangkan hipotik menimbulkan pasien tidak tenang.

Pemakaian takaran tinggi barbiturat akan tampak berperilaku ibarat orang mabuk dan bunyi kurang terang bahkan sanggup menimbulkan hilangnya keseimbangan tubuh. Dosis yang terlampau tinggi sanggup menimbulkan kematian lantaran menyumbat susukan nafas.

Trankuilizer digunakan sebagai pengganti barbiturat. Reaktivitas obat ini sama dengan barbiturat, keunggulannya tidak menimbulkan ketagihan. Trankuilizer biasanya digunakan bagi pasien yang mengikuti program psikoterapi.

d. Hormon

Hormon merupakan salah satu senyawa karbon yang dihasilkan oleh kelenjar tubuh. Hormon sintetik telah berhasil dikembangkan. Hormon sintetik digunakan untuk menghasilkan hormon ketika kelenjar pasien yang memproduksi hormon telah rusak, contohnya akhir pembedahan atau kelenjar tidak sanggup berfungsi secara normal.

Hormon sanggup dikelompokkan ke dalam dua golongan, yaitu golongan peptida dan golongan steroid. Golongan peptida terdiri atas molekul-molekul asam amino yang larut dalam air, contohnya insulin. Steroid merupakan molekul besar yang dihasilkan dari kolesterol. Hormon ini lebih larut dalam lemak daripada di dalam air. Contoh hormon ini yaitu kortison.

1) Hormon Insulin

Insulin ialah sejenis hormon yang berperan mengendalikan keseimbangan glukosa dalam darah. Insulin dihasilkan oleh sel pankreas. Hormon insulin membiarkan sel tubuh menggunakan glukosa dalam darah. Tanpa insulin, konsentrasi glukosa dalam darah akan meningkat. Jika hal ini dibiarkan maka glukosa akan ditemukan dalam air seni.

Keadaan ini dinamakan penyakit diabetes mellitus. Pengobatan penyakit ini dilakukan dengan menyuntikkan insulin ke dalam tubuh. Akan tetapi, jika insulin berada pada konsentrasi yang tinggi dalam darah maka kadar
gula dalam darah akan menjadi telampau rendah. Jika ini terjadi, dapat menyebabkan keadaan hipoglikemia. Gejalanya, pasien akan berkeringat, lemah, dan kabur penglihatan.

2) Kortison

Kortison merupakan salah satu obat steroid. Pada mulanya hormon ini diperoleh dari korteks kelenjar adrenal. Pada 1946, pakar kimia telah berhasil menyintesis kortison dari empedu. Kortison biasanya digunakan untuk mengobati penyakit rheumatoid arthritis. Penyakit ini menimbulkan persendian tulang menjadi bengkak, sakit, dan kejang-kejang. Kortison juga digunakan mengobati penyakit radang paru-paru, bengkak, asma, dan penyakit kulit yang disebabkan alergi.

Rangkuman :
  1. Tujuan ilmu Kimia ialah untuk menemukan dan mengembangkan material gres yang mempunyai kegunaan bagi manusia, sebagai upaya untuk meningkatkan taraf hidup insan ke arah yang lebih mudah, praktis, cepat, dan instan.
  2. Material gres yang sudah dan masih terus dikembangkan ialah kristal cair, polimer, keramik, dan film tipis.
  3. Material gres yang sedang dalam pengembangan dengan aplikasi dikala ini masih terbatas adalah nanomaterial dan biomaterial.
  4. Pupuk dan pestisida ialah zat kimia yang digunakan untuk tujuan peningkatan hasil produksi pertanian.
  5. Pupuk buatan ialah zat kimia yang mengandung unsur N, P, dan K atau perpaduannya.
  6. Membunuh hama ibarat serangga, jamur, rodensia, dan flora pengganggu. Jenis senyawa pestisida terdiri atas senyawa yang mengandung klor, fosfor dan senyawa karbamat.
  7. Dalam masakan olahan ditambahkan zat aditif yang berfungsi sebagai pemanis, pengawet, pewarna, pemberi aroma dan citarasa, penggempal/pengeras.
  8. Pada umumnya, obat-obatan yang diproduksi dapat dikelompokkan ke dalam obat analgesik, antibiotik, psikiatrik, dan hormon.
Anda kini sudah mengetahui Kimia Terapan. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Sunarya, Y. dan A. Setiabudi. 2009. Praktis dan Aktif Belajar Kimia 1 : Untuk Kelas X Sekolah Menengah Atas / Madrasah Aliyah. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 226.