Showing posts sorted by relevance for query fungsi-sel-darah-merah-eritrosit-manusia. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query fungsi-sel-darah-merah-eritrosit-manusia. Sort by date Show all posts

Wednesday, May 1, 2019

Pintar Pelajaran Fungsi Sel Darah Putih Eritrosit Manusia

Proses Pembentukan Fungsi Sel Darah Putih Eritrosit pada Manusia - Di dalam darah, sel darah putih mempunyai jumlah lebih sedikit dibandingkan jumlah sel darah merah. Rasio keduanya kira-kira 1:700. Sel darah putih berjumlah sekitar 4.000 hingga 11.000 butir untuk setiap mikroliter darah manusia. Sel darah putih yang normal berumur sekitar 12 hari. Bentuknya pun bervariasi, terutama dikala melewati jaringan. Sedangkan ukurannya lebih besar dari sel darah merah yakni sekitar 10 μm. Pada umumnya, sel darah putih mempunyai inti bulat dan cekung. Sel-sel ini sanggup bergerak bebas secara amoboid, lalu juga dapat menembus dinding kapiler, sehingga disebut diapedesis. Sel darah putih sangat berperan untuk melawan penyakit yang masuk ke dalam tubuh. Sel darahputih demikian berperan sebagai antibodi. Berdasarkan ada tidaknya granula dalam plasma, sel darah putih terbagi atas granulosit dan agranulosit. Granulosit merupakan sel darah putih yang mempunyai plasma bergranula, misalnya basofil, neutrofil, dan eosinofil. Sementara, agranulosit merupakan jenis sel darah putih yang bercirikan plasma tak bergranula, menyerupai limfosit dan monosit. (Baca juga : Sel Darah)
 sel darah putih mempunyai jumlah lebih sedikit Pintar Pelajaran Fungsi Sel Darah Putih Eritrosit Manusia
Gambar 1. Sel darah putih manusia
Neutrofil merupakan jenis sel darah putih dengan plasma bergranula yang paling aktif dan bermobilitas tinggi. Plasmanya bersifat netral dan terdapat bintik-bintik. Selain itu, neutrofil bersifat fagosit (pemakan bakteri). Dari total keseluruhan sel darah putih, jumlah neutrofil sekitar 50% hingga 70%. Nukleusnya terdiri atas dua hingga lima lobus, sehingga seringkali disebut leukosit polimorfonuklear. Diameter neutrofi l sekitar 12 μm. Sebagian besar granula neutrofil adalah lisosom, yang berisi beberapa macam enzim dan bakteri zidal untuk menghancurkan bakteri. Pada setiap milimeter kubik darah putih, neutrofi l mengandung 3.000 hingga 7.000 butir.

Eosinofil yaitu jenis sel darah putih dengan plasma bergranula yang berukuran hampir sama dengan neutrofil. Plasma yang dipunyai bersifat asam dan terdapat bintik-bintik biru yang bersifat fagosit. Volume eosinofil berkisar 2% hingga 4% dari total keseluruhan sel-sel darah putih, atau setiap mm3 darah mengandung 20 hingga 50 butir. Nukleus yang dimiliki eosinofil tersusun atas dua lobi atau bilobus.

Tabel 1. Komposisi Sel Darah Manusia

Unsur-Unsur Seluler 45%
Jenis sel

Jumlah (per mm3 darah)

Fungsi

Eritrosit (sel darah merah)
5-6 juta
Mengangkut oksigen dan membantu mengangkut karbondioksida
Leukosit (sel darah putih)
 sel darah putih mempunyai jumlah lebih sedikit Pintar Pelajaran Fungsi Sel Darah Putih Eritrosit Manusia
Basofil
 sel darah putih mempunyai jumlah lebih sedikit Pintar Pelajaran Fungsi Sel Darah Putih Eritrosit Manusia
Limfosit
 sel darah putih mempunyai jumlah lebih sedikit Pintar Pelajaran Fungsi Sel Darah Putih Eritrosit Manusia
Eosinofil
 sel darah putih mempunyai jumlah lebih sedikit Pintar Pelajaran Fungsi Sel Darah Putih Eritrosit Manusia
Neutrofil
 sel darah putih mempunyai jumlah lebih sedikit Pintar Pelajaran Fungsi Sel Darah Putih Eritrosit Manusia
Monosit
5.000-10.000
Pertahanan dan kekebalan
Trombosit (keping darah)
250.000-400.000
Penggumpalan darah
Sumber : Campbell, Reece, Mitchell, Biologi 3, 2003, hlm. 54

Eosinofil ini berperan dalam sistem pertahanan tubuh, terutama terhadap benalu multiseluler, semisal cacing parasit. Eosinofil juga sangat sensitif terhadap kehadiran alergen yakni suatu senyawa yang mengakibatkan alergi. Sehingga, kalau terjadi reaksi alergi pada badan seseorang, jumlah eosinofil dalam darah akan meningkat.

Jenis sel darah putih yang mempunyai plasma bergranula adalah basofil. Ukuran basofil lebih kecil daripada eosinofil maupun neutrofil, yakni berdiameter sekitar 8 hingga 10 μm. Walau begitu, eosinofil mempunyai inti sel yang relatif besar. Setiap 1 milimeter kubik darah mengandung 20 hingga 50 butir basofil, atau kurang dari 1% dari jumlah keseluruhan sel darah putih. Sementara itu, jenis sel darah putih yang tak bergranula pada membrannya terdiri atas monosit dan limfosit. Monosit berjumlah sekitar 2 hingga 8% dari total keseluruhan sel darah putih, atau tiap mm3 darah mengandung 1 butir. Kita bisa dengan mudah mengenali monosit, alasannya ukurannya cukup besar dan inti selnya juga besar. Bentuknya oval atau menyerupai bentuk ginjal. Monosit kira-kira berdiameter dua kali diameter sel darah merah, yaitu sekitar 15 μm.

Sebelum keluar menuju jaringan dan menjadi makrofaga, monosit akan berada dalam peredaran darah selama 24 jam. Makro faga merupakan fagosit yang aktif terhadap senyawa-senyawa asing yang berukuran lebih besar dari monosit. Di dalam darah, monosit termasuk jenis sel darah putih yang mampu berumur panjang. Selain itu, monosit juga sanggup bergerak cepat dalam peredaran darah.

Sedangkan limfosit, mempunyai jumlah sekitar 20 hingga 30% dari jumlah sel darah putih, atau tiap mm3 darah mengandung 1.500 hingga 3.000 butir. Limfosit sanggup bergerak bebas dan juga bisa membentuk zat antibodi. Pada smear darah, tampak bahwa limfosit mempunyai satu inti besar, berbentuk bundar, dan hampir menempati seluruh isi sel. Limfosit berdiameter 8 hingga 12 μm. Limfosit biasanya aktif keluar dari pembuluh darah menuju jaringan, terutama jaringan ikat dan sistem limfatikus.

Di dalam peredaran darah, limfosit terbagi atas tiga jenis, yakni sel T, sel B, dan sel pembunuh (natural killer cell). Berbagai jenis limfosit ini mempunyai tugas yang berbeda. Sel limfosit T berperan dalam prosedur pertahanan terhadap masuknya sel-sel asing ke dalam jaringan tubuh. Sel limfosit T akan masuk ke dalam jaringan dan menyerang sel asing secara langsung. Namun, ada kemungkinan juga sel limfosit T ini sanggup menghambat aktivitas limfosit lainnya.

Sedangkan sel limfosit B berperan dalam prosedur pertahanan tubuh yang melibatkan produksi dan distribusi antibodi. Sel B sanggup berdiferensi menjadi sel plasma yang berperan dalam sintesis dan sekresi antibodi. Sel pembunuh (natural killer cells) berfungsi untuk mendeteksi dan menghancurkan sel-sel jaringan yang abnormal. Sel ini berperan penting dalam pencegahan kanker.

Di dalam sumsum tulang, sel darah putih diproduksi dari hasil pembelahan hemisitoblas. Hemisitoblas yaitu sel induk mieloid dan sel induk limfoid. Sel mieloid berkembang menjadi sel progenitor. Progenitor akan membelah menjadi mielosid yang selanjutnya akan bermetamorfosis basofil, eosinofil dan neutrofil. Sel monoblas akan bermetamorfosis monosit. Sel induk limfoid hasil diferensiasi dari hemisitoblas akan berkembang menjadi limfoblas, selanjutnya menjadi prolimfosit dan akhirnya menjadi limfosit yang matang. Agar kalian sanggup memahami proses pembentukan sel darah putih, simak Gambar 2.

 sel darah putih mempunyai jumlah lebih sedikit Pintar Pelajaran Fungsi Sel Darah Putih Eritrosit Manusia
Gambar 2. Diferensiasi sel induk dalam sumsum tulang
Beberapa sel induk limfoid ada yang bermigrasi ke dalam jaringan limfoid, semisal kelenjar limfa, kelenjar timus dan nodus limfatikus, sehingga di dalam pelbagai jaringan tersebut terbentuk limfosit. Proses ini dinamakan limfopoiesis.

Anda kini sudah mengetahui Fungsi Sel Darah Putih. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :
Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Pintar Pelajaran Fungsi Sel Darah Merah Eritrosit Manusia

Ciri-ciri Proses Pembentukan Jumlah dan Fungsi Sel Darah Merah (Eritrosit) pada Manusia - Pada perempuan normal, sel darah merah yang dimiliki berjumlah sekitar 4,5 juta dalam setiap milimeter kubik darah. Sementara pada laki-laki, jumlahnya agak tinggi yakni berkisar 5 juta dalam setiap milimeter kubik. Namun, jumlah ini dapat naik-turun yang bergantung pada banyak sekali faktor, seperti ketinggian kawasan seseorang hidup dan kesehatan se seorang. Sel darah merah normal berbentuk cakram bikonkaf, berdiameter kira-kira 7,5 μm, ketebalan tepi 2 μm, dan tidak mempunyai nukleus sehingga gampang rusak. Tengah cakram mempunyai ukuran yang lebih tipis daripada tepinya, yakni berkisar 1 μm. Kelebihan bentuk bikonkaf adalah mempercepat pertukaran gas-gas antara sel-sel dan plasma darah. Sel darah merah orang cendekia balig cukup akal dibuat oleh sel-sel yang terletak pada sumsum tulang, terutama tulang rusuk, tulang dada (sternum), dan tulang-tulang belakang (vertebra). (Baca juga : Sel Darah)
ciri Proses Pembentukan Jumlah dan Fungsi  Pintar Pelajaran Fungsi Sel Darah Merah Eritrosit Manusia
Gambar 1. Sel darah merah berbentuk cakram bikonkaf
Prosesnya disebut eritropoeisis. Pembentukan eritrosit tersebut diatur oleh hormon glikoprotein yang dinamakan eritropoetin. Saat awal dibentuk, sel darah merah bernukleus dan hemoglobin tidak terlalu banyak. Saat dewasa, jumlah hemoglobin dalam sel naik hingga 280 juta molekul atau sekitar 90% bobot higienis sel. Hingga selesai proses sintesis hemoglobin, nukleus akan keluar dari sel. Hemoglobin (heme: pigmen non protein, globin: protein rendah) yakni protein pigmen yang memperlihatkan warna merah pada darah, yang terdiri atas rantai empat polipeptida sebagai kawasan melekatnya deretan prostetik, heme. Setiap pusat heme terdapat atom besi (Fe2+).

Di dalam darah, hemoglobin akan mengikat oksigen (O2) dari paru-paru dalam bentuk oksihemoglobin. Oksihemoglobin ini akan beredar ke seluruh jaringan tubuh. Reaksi yang terjadi ketika hemoglobin mengikat oksigen (O2) adalah sebagai berikut.

Hb2 + 4O2 → 4HbO2

Setelah oksihemoglobin hingga pada sel-sel tubuh, terjadilah reaksi pelepasan oksigen (O2) oleh Hb dengan persamaan berikut.

4HbO2 → 2Hb2 + 4O2

Berdasarkan proses tersebut, ternyata reaksi antara hemoglobin dan oksigen berlangsung secara reversibel. Reaksi ini dapat terjadi alasannya yakni dipengaruhi oleh suhu, derajat keasaman (pH), dan tekanan oksigen baik yang berada dalam paru-paru maupun jaringan tubuh.

Selain mengangkut oksigen, hemoglobin berperan juga dalam proses pengangkutan karbondioksida (CO2) dari seluruh jaringan tubuh menuju paru-paru. Kemudian, hemoglobin juga menjadi kontrol keseimbangan asam dan basa. Masa hidup sel darah merah di dalam hanya sekitar 120 hari atau 4 bulan. Setelah itu, akan dirombak di dalam hati dan limpa. Sebagian hemoglobin diubah menjadi bilirubin dan biliverdin yaitu pigmen hijau yang memberi warna pada empedu. Sedangkan zat besi hasil penguraian hemoglobin dikirim ke hati dan limpa, sehingga sanggup dipakai untuk membentuk sel darah merah baru. Kira-kira ada 200.000 eritrosit yang dibentuk dan dirombak.

Diperkirakan bahwa setiap detik tiga juta sel darah merah mati, yang kemudian dibersihkan oleh hati dan limpa. Sel-sel darah merah yang mati akan segera diganti oleh produksi sumsum tulang. Sumsum tulang ini sanggup memproduksi sel darah merah berkisar empat atau lima kali lebih cepat daripada laju kerusakan selnya. Sehingga, ketika kita mengalami pendarahan atau transfusi darah, sumsum tulang akan segera menormalkan kembali jumlah sel darah yang ada dalam tubuh.

Namun demikian, apabila laju kerusakan sel darah merah lebih besar daripada laju produksinya, konsentrasi sel darah merah dalam darah akan turun. Akibatnya, kita sanggup mengalami penyakit anemia. Untuk mengatasinya, kita harus banyak makan makanan yang berupa hati atau ekstrak hati dan vitamin B12 sehingga dapat merangsang pembentukan sel darah merah.

Anda kini sudah mengetahui Fungsi Sel Darah Merah. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :
Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Wednesday, April 15, 2020

Sistem Dan Alat Peredaran Darah Pada Manusia

Darah merupakan cairan lengket berwarna merah yang rasanya asin dan berbau amis. Warna darah bervariasi dari merah cemerlang hingga merah renta kebiruan. Pada manusia, volume darah sekitar 5 liter. Darah insan terdiri atas  dua komponen utama, yaitu cuilan padat atau sel-sel darah dan cuilan cair atau plasma darah. Bagian darah yang padat berupa sel-sel darah.

Jenis sel-sel darah.

1. Sel darah merah atau disebut eritrosit.
Warna merah pada eritrosit disebabkan oleh zat hemoglobin ( yang  ke seluruh tubuh.
2. Sel darah putih atau disebut leukosit.
Pembentukan sel darah putih di sumsum merah tulang pipih, limpa dan juga kelenjar getah bening.
Fungsi sel darah putih mematikan bibit penyakit yang masuk ke dalam badan dan menjaga pertahanan tubuh.
3. Keping darah atau disebut trombosit.
Pembentukannya didalam  sumsum merah tulang. Keping darah mempunyai kegunaan untuk proses pembekuan darah. Ketika sedang terluka , maka trombosit dan fibrinogen membentuk beneng-benang fibrin untuk menutup luka.

Darah yang berupa cairan disebut plasma darah yang sebagian besar (90%) berupa air, sisanya berupa garam, mineral, zat sisa, urea, hormon, vitamin, lipid, glukosa, asam amino, dan zat antibodi (zat serum)
Plasma darah mengandung 3 macam protein yaitu albumin, globulin, dan fibrinogen. Albumin mempunyai kegunaan mengentalkan darah, globulin sebagai pembunuh penyakit, dan fibrinogen sebagai pembeku darah bersama dengan trombosit.

Alat peredaran darah manusia 

Alat peredaran insan terdiri dari jantung dan pembuluh darah. Untuk mengetahui lebih jelas, mari simak pembahahasannya di bawah ini .

1. Jantung
Jantung merupakan sentra sistem peredaran darah yang berfungsi sebagai alat pemompa darah ke seluruh tubuh. Jantung insan terletak di dalam rongga dada agak ke kiri. Berat jantung orang cukup umur kira-kira 300 gram. Jantung tersusun atas kumpulan otot-otot yang sangat berpengaruh disebut miokardia. Jantung dibungkus selaput perikardium semoga kuat.
                                 
Darah merupakan cairan lengket berwarna merah yang rasanya asin dan berbau wangi Sistem dan Alat Peredaran Darah pada Manusia
Jantung sebagai sentra peredaran darah
Jantung insan dibagi menjadi 4 ruangan yaitu :
1. Serambi kanan
Serambi kanan untuk menampung darah yang banyak mengandung karbon dioksida yang berasal dari seluruh tubuh.
2. Serambi kiri
Serambi kiri menampung darah yang kaya oksigen yang berasal dari paru-paru. Bilik kiri memompa darah ke seluruh tubuh.
3. Bilik kanan
Bilik kanan memompa darah ke paru-paru
4. Bilik kiri
Bilik kiri memompa darh ke seluruh tubuh.

Cara kerja jantung
Serambi mengembang, darah dari vena (pembuluh balik) masuk serambi, serambi menguncup, bilik mengembang, darah dari serambi masuk bilik dan bilik menguncup, darah tidak sanggup kembali lantaran ada klep.
Kerika sedang beristirahat, jantung berdetak sebanyak 60-80 kali setiap menit. Detak jantung bisa memompa darah sebanyak 60cc. Ketika sedang murka atau olahraga, denyut jantung meningkat. Olahraga sanggup meningkatkan denyut jantung hingga 200 kali.
2. Pembuluh darah
Pembuluh darah ialah akses yang berfungsi sebagai daerah mengalirnya darah dari seluruh badan menuju jantung atau sebaliknya.
 Berdasarkan pemikiran darah, pembuluh darah dibedakan menjadi 2 yaitu :
a. pembuluh nadi atau arteri
Ialah pembuluh darah yang mengalirkan darah keluar jantung .
Berdasarkan ukurannya, pembuluh darah nadi dibedakan menjadi ada 3 yaitu :
1. Aorta
Aorta ialah pembuluh nadi terbesar dalam badan yang keluar dari ventrikel jantung dan membawa banyak oksigen.
2. Arteriol
Arteriol ialah pembuluh nadi terkecil yang berafiliasi dengan pembuluh kapiler.
3. Pembuluh kapiler
Pembuluh ini bukan pembuluh nadi sesungguhnya. Di sinilah terjadinya pertukaran zat yang menjadi fungsi utama sistem sirkulasi. Pembuluh kapiler ialah pembuluh yang menghubungkan cabang-cabang pembuluh nadi dan cabang-cabang pembuluh balik yang terkecil dengan sel-sel tubuh. Pembuluh nadi dan pembuluh balik itu bercabang-cabang, dan ukuran cabang-cabang pembuluh itu semakin jauh dari jantung semakin kecil. Pembuluh kapiler sangat halus dan berdinding tipis.

b. pembuluh balik atau vena
Adalah pembuluh darah yang mengalirkan darah menuju jantung).
Pembuluh vena terbesar yaitu venula dan ukuran vena terkecil ialah vena cava.

Perbedaan pembuluh nadi dan pembuluh balik

No

Pembuluh nadi (Arteri)

Pembuluh balik (Vena)

1

Tempatnya agak ke dalam

Tempatnya bersahabat permukaan tubuh

2

Dinding pembuluh tebal, berpengaruh dan elastis

Dinding pembuluh tipis dan tidak elastis

3

Alirah darah berasal dari jantung

Aliran darah menuju jantung

4

Denyut terasa

Denyut tidak terasa

5

Katup hanya di satu daerah bersahabat jantung

Katup terdapat di sepanjang pembuluh darah

6

Jika terjadi luka, darah segar memancar

Jika terjadi luka , darah tidak memancar

7

Membawa darah yang mengandung oksigen

Membawa darah yang mengandung karbon dioksida

Peredaran darah dibedakan menjadi 2 yaitu :
a. Peredaran darah kecil yaitu peredaran darah dari jantung menuju ke paru-paru lalu kembali lagi ke jantung.

Darah merupakan cairan lengket berwarna merah yang rasanya asin dan berbau wangi Sistem dan Alat Peredaran Darah pada Manusia

b. Peredaran darah besar yaitu peredaran darah dari jantung ke seluruh badan (kecuali paru-paru)  lalu kembali lagi ke jantung.

Darah merupakan cairan lengket berwarna merah yang rasanya asin dan berbau wangi Sistem dan Alat Peredaran Darah pada Manusia

Keadaan jantung dikala memompa darah disebut kontraksi atau menguncup. Keadaan jantung dikala tidak memompa darah disebut relaksasi atau mengembang.

Itulah bahan perihal Sistem dan Alat Peredaran Darah pada Manusia. Semoga bermanfaat.

Saturday, July 4, 2020

Sistem Dan Alat Peredaran Darah Pada Manusia

Darah merupakan cairan lengket berwarna merah yang rasanya asin dan berbau amis. Warna darah bervariasi dari merah cemerlang hingga merah renta kebiruan. Pada manusia, volume darah sekitar 5 liter. Darah insan terdiri atas  dua komponen utama, yaitu cuilan padat atau sel-sel darah dan cuilan cair atau plasma darah. Bagian darah yang padat berupa sel-sel darah.

Jenis sel-sel darah.

1. Sel darah merah atau disebut eritrosit.
Warna merah pada eritrosit disebabkan oleh zat hemoglobin ( yang  ke seluruh tubuh.
2. Sel darah putih atau disebut leukosit.
Pembentukan sel darah putih di sumsum merah tulang pipih, limpa dan juga kelenjar getah bening.
Fungsi sel darah putih mematikan bibit penyakit yang masuk ke dalam badan dan menjaga pertahanan tubuh.
3. Keping darah atau disebut trombosit.
Pembentukannya didalam  sumsum merah tulang. Keping darah mempunyai kegunaan untuk proses pembekuan darah. Ketika sedang terluka , maka trombosit dan fibrinogen membentuk beneng-benang fibrin untuk menutup luka.

Darah yang berupa cairan disebut plasma darah yang sebagian besar (90%) berupa air, sisanya berupa garam, mineral, zat sisa, urea, hormon, vitamin, lipid, glukosa, asam amino, dan zat antibodi (zat serum)
Plasma darah mengandung 3 macam protein yaitu albumin, globulin, dan fibrinogen. Albumin mempunyai kegunaan mengentalkan darah, globulin sebagai pembunuh penyakit, dan fibrinogen sebagai pembeku darah bersama dengan trombosit.

Alat peredaran darah manusia 

Alat peredaran insan terdiri dari jantung dan pembuluh darah. Untuk mengetahui lebih jelas, mari simak pembahahasannya di bawah ini .

1. Jantung
Jantung merupakan sentra sistem peredaran darah yang berfungsi sebagai alat pemompa darah ke seluruh tubuh. Jantung insan terletak di dalam rongga dada agak ke kiri. Berat jantung orang cukup umur kira-kira 300 gram. Jantung tersusun atas kumpulan otot-otot yang sangat berpengaruh disebut miokardia. Jantung dibungkus selaput perikardium semoga kuat.
                                 
Darah merupakan cairan lengket berwarna merah yang rasanya asin dan berbau wangi Sistem dan Alat Peredaran Darah pada Manusia
Jantung sebagai sentra peredaran darah
Jantung insan dibagi menjadi 4 ruangan yaitu :
1. Serambi kanan
Serambi kanan untuk menampung darah yang banyak mengandung karbon dioksida yang berasal dari seluruh tubuh.
2. Serambi kiri
Serambi kiri menampung darah yang kaya oksigen yang berasal dari paru-paru. Bilik kiri memompa darah ke seluruh tubuh.
3. Bilik kanan
Bilik kanan memompa darah ke paru-paru
4. Bilik kiri
Bilik kiri memompa darh ke seluruh tubuh.

Cara kerja jantung
Serambi mengembang, darah dari vena (pembuluh balik) masuk serambi, serambi menguncup, bilik mengembang, darah dari serambi masuk bilik dan bilik menguncup, darah tidak sanggup kembali lantaran ada klep.
Kerika sedang beristirahat, jantung berdetak sebanyak 60-80 kali setiap menit. Detak jantung bisa memompa darah sebanyak 60cc. Ketika sedang murka atau olahraga, denyut jantung meningkat. Olahraga sanggup meningkatkan denyut jantung hingga 200 kali.
2. Pembuluh darah
Pembuluh darah ialah akses yang berfungsi sebagai daerah mengalirnya darah dari seluruh badan menuju jantung atau sebaliknya.
 Berdasarkan pemikiran darah, pembuluh darah dibedakan menjadi 2 yaitu :
a. pembuluh nadi atau arteri
Ialah pembuluh darah yang mengalirkan darah keluar jantung .
Berdasarkan ukurannya, pembuluh darah nadi dibedakan menjadi ada 3 yaitu :
1. Aorta
Aorta ialah pembuluh nadi terbesar dalam badan yang keluar dari ventrikel jantung dan membawa banyak oksigen.
2. Arteriol
Arteriol ialah pembuluh nadi terkecil yang berafiliasi dengan pembuluh kapiler.
3. Pembuluh kapiler
Pembuluh ini bukan pembuluh nadi sesungguhnya. Di sinilah terjadinya pertukaran zat yang menjadi fungsi utama sistem sirkulasi. Pembuluh kapiler ialah pembuluh yang menghubungkan cabang-cabang pembuluh nadi dan cabang-cabang pembuluh balik yang terkecil dengan sel-sel tubuh. Pembuluh nadi dan pembuluh balik itu bercabang-cabang, dan ukuran cabang-cabang pembuluh itu semakin jauh dari jantung semakin kecil. Pembuluh kapiler sangat halus dan berdinding tipis.

b. pembuluh balik atau vena
Adalah pembuluh darah yang mengalirkan darah menuju jantung).
Pembuluh vena terbesar yaitu venula dan ukuran vena terkecil ialah vena cava.

Perbedaan pembuluh nadi dan pembuluh balik

No

Pembuluh nadi (Arteri)

Pembuluh balik (Vena)

1

Tempatnya agak ke dalam

Tempatnya bersahabat permukaan tubuh

2

Dinding pembuluh tebal, berpengaruh dan elastis

Dinding pembuluh tipis dan tidak elastis

3

Alirah darah berasal dari jantung

Aliran darah menuju jantung

4

Denyut terasa

Denyut tidak terasa

5

Katup hanya di satu daerah bersahabat jantung

Katup terdapat di sepanjang pembuluh darah

6

Jika terjadi luka, darah segar memancar

Jika terjadi luka , darah tidak memancar

7

Membawa darah yang mengandung oksigen

Membawa darah yang mengandung karbon dioksida

Peredaran darah dibedakan menjadi 2 yaitu :
a. Peredaran darah kecil yaitu peredaran darah dari jantung menuju ke paru-paru lalu kembali lagi ke jantung.

Darah merupakan cairan lengket berwarna merah yang rasanya asin dan berbau wangi Sistem dan Alat Peredaran Darah pada Manusia

b. Peredaran darah besar yaitu peredaran darah dari jantung ke seluruh badan (kecuali paru-paru)  lalu kembali lagi ke jantung.

Darah merupakan cairan lengket berwarna merah yang rasanya asin dan berbau wangi Sistem dan Alat Peredaran Darah pada Manusia

Keadaan jantung dikala memompa darah disebut kontraksi atau menguncup. Keadaan jantung dikala tidak memompa darah disebut relaksasi atau mengembang.

Itulah bahan perihal Sistem dan Alat Peredaran Darah pada Manusia. Semoga bermanfaat.

Thursday, May 2, 2019

Pintar Pelajaran Fungsi Sel Darah Insan - Gambar

Artikel Makalah Gambar Fungsi Sel Darah Manusia - Sel-sel darah merupakan sel-sel hidup. Pada tabung rekasi yang diberikan darah kemudian didiamkan, maka lapisan atas berupa cairan darah atau plasma darah. Lapisan bawah merupakan sel-sel darah yang terdiri dari eritrosit (sel-sel darah merah), leukosit (sel-sel darah putih), trombosit (keping-keping darah atau sel pembeku darah). Setiap bab dari sel-sel darah ini mempunyai bentuk dan fungsi yang berbeda-beda. Simak uraian berikut biar Anda dapat mengetahuinya dengan lebih jelas. (Baca Juga : Komponen Darah)

1. Sel Darah Merah (Eritrosit)

2. Sel Darah Putih (Leukosit)

3. Keping-Keping Darah (Trombosit)

Anda kini sudah mengetahui Sel Darah Manusia. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :
Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk Sekolah Menengan Atas dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.

Tuesday, December 10, 2019

Pintar Pelajaran Pengertian Hati Manusia


Pengertian Hati Manusia - Pada badan manusia, hati merupakan kelenjar besar yang memiliki peranan penting dalam sistem organ. Hati terletak pada bagian kanan di atas rongga perut (otot diafragma). Beratnya sekitar 1,5 kg atau 3-5% dari total berat badan kita. Hati memperoleh darah dari arteri hepatica dan vena portal hepatica. Darah yang diangkut oleh arteri hepatica sebesar 30% dari jumlah darah total di hati. Darah ini berasal dari percabangan aorta sehingga kaya oksigen. Sementara itu, darah yang diangkut vena portal hepatica sebesar 70% dari jumlah darah total di hati. Darah ini banyak mengangkut zat-zat sari masakan dari usus halus. Pada organ ini hanya terdapat satu macam pembuluh yang mengangkut darah keluar dari hati, yaitu vena hepatica. Perhatikan Gambar 1.
 hati merupakan kelenjar besar yang mempunyai Pintar Pelajaran Pengertian Hati Manusia
Gambar 1. Bagian hati manusia
Pada pecahan luar hati terdapat suatu selaput tipis yang dinamakan selaput hati (kapsula hepatis). Darah disuplai ke dalam hati melalui dua pembuluh yaitu arteri hati dan vena porta hepatis. Arteri hati membawa darah dengan kandung an oksigen dari jantung. Sedangkan vena porta membawa darah yang mengandung sari masakan dari usus halus. Selain berperan dalam proses pencernaan makanan, hati juga berfungsi sebagai alat ekskresi. Zat yang dikeluarkan dari hati adalah cairan empedu. Cairan empedu merupakan cairan berwarna hijau kebiruan yang berfungsi dalam mencerna masakan berlemak. ini disimpan dalam suatu pecahan yang disebut kantung empedu. Perhatikan Gambar 1. Zat-zat yang terkandung dalam cairan empedu yakni garam mineral, pigmen (bilirubin dan biliverdin), kolesterol, fosfolopid, dan air.

Di dalam hati terdapat sel yang berfungsi merombak sel darah merah yang sudah renta dan rusak. Sel yang demikian dinamakan sel histiosit. Sel darah merah yang renta dan rusak di dalam hati sekitar lebih dari 10 juta sel. Dalam proses perombakannya, hemoglobin (Hb) dipecah menjadi zat besi (Fe), hemin, dan globin. Zat besi akan diambil dan di simpan dalam hati, yang selanjutnya dikembalikan ke sumsum tulang sehingga terbentuk eritrosit baru.

Globin akan dibuat menjadi Hb baru. Sementara hemin dipecah menjadi bilirubin dan biliverdin yang berwarna hijau biru. Zat warna empedu dikeluarkan ke usus 12 jari dan dioksidasi menjadi urobilin yang berwarna kuning coklatan. Warna ini akan memperlihatkan warna khas tersendiri pada feses dan urine yang kita keluarkan setiap harinya. Apabila terjadi gangguan, pembuluh empedu sanggup mengalami penyumbatan. Penyebabnya yaitu adanya pengendapan kolesterol yang membentuk kerikil empedu. Alhasil, feses yang keluar berwarna cokelat abu-abu. Oleh alasannya yaitu pembuluh empedu mengalami penyumbatan, empedu akan masuk ke dalam peredaran darah, sehingga mengakibatkan darah berwarna kekuning-kuningan. Keadaan demikian lazim dinamakan penyakit kuning.

Organ hati sanggup pula menghasilkan enzim arginase. Enzim arginase merupakan enzim yang berperan dalam proses penguraian asam amino. Prosesnya dinamakan deaminasi. Asam amino yang diuraikan yakni asam amino arginin menjadi ornitin dan urea. Ornitin akan mengikat amonia dan karbondioksida yang bersifat racun. Selanjutnya ornitin akan dinetralkan dalam hati. Adapun urea akan diserap ginjal untuk dikeluarkan bersama urine.

Dengan demikian, dari klarifikasi di atas ada beberapa fungsi hati bagi badan manusia. Fungsi itu antara lain penyimpan lemak dalam bentuk glikogen, perombak dan pembentuk protein, penawar racun pada makanan, dan perombak sel darah merah.

1. Struktur dan Fungsi Hati

2. Penyakit Hati

Anda kini sudah mengetahui Pengertian Hati dan Hati Manusia. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk Sekolah Menengan Atas dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Wednesday, March 4, 2020

Soal Tematik Kelas 5 Tema 4 Kompetensi Dasar Ipa Dan Kunci Jawaban

Berikut ini yaitu teladan latihan Soal Tematik Kelas 5 Tema 4 Kompetensi Dasar IPA untuk Tahun Ajaran 2019/2020 lengkap dengan kunci jawaban. Semoga Soal Tematik Kelas 5 Tema 4 Kompetensi Dasar IPA ini sanggup dijadikan rujukan untuk berguru khususnya adik-adik kelas 5 yang sudah memakai Kurikulum 2013.

Soal Tematik Kelas 5 Tema 4


Berikut ini yaitu teladan latihan Soal Tematik Kelas  Soal Tematik Kelas 5 Tema 4 Kompetensi Dasar IPA dan Kunci Jawaban

I. Berilah tanda silang (x) pada aksara a, b, c atau d di depan tanggapan yang paling benar !
1. Jantung insan terdiri atas ....
a. 3 serambi dan 2 bilik
b. 1 serambi dan 2 bilik
c. 3 bilik dan 1 serambi
d. 2 serambi dan 2 bilik

2. Pembuluh nadi terbesar disebut ....
a. kapiler
b. aorta
c. paru-paru
d. serambi

3. Peredaran darah insan termasuk peredaran darah ....
a. tertutup
b. terbuka
c. pendek
d. panjang

4. Perhatikan gambar berikut ini !
Berikut ini yaitu teladan latihan Soal Tematik Kelas  Soal Tematik Kelas 5 Tema 4 Kompetensi Dasar IPA dan Kunci Jawaban
Ruangan dalam jantung yang bertugas memompa darah ke paru-paru ditunjukkan oleh nomor ....
a. 1
b. 2
c. 3
d. 4

5. Denyut jantung kita akan meningkat, bila kita melaksanakan aktivitas. Berikut ini acara yang sanggup meningkatkan denyut jantung yaitu ....
a. duduk santai
b. lari pagi
c. jalan kaki
d. tidur

6. Penyakit ini disebabkan oleh kelebihan produksi sel darah putih yang jumlahnya abnormal. Sel darah putih tersebut akan memakan eritrosit dan menyebabkan menutupnya jumlah eritrosit. Penyakit tersebut yaitu ....
a. leukimia
b. anemia
c. hipertensi
d. hemofilia

7. Agar kita terhindar dari penyakit anemia yaitu dengan makan masakan yang banyak mengandung ....
a. azat besi
b. karbohidrat
c. protein
d. lemak

8. Penyakit pada peredaran darah yaitu darah sukar membeku bila terjadi luka disebut ....
a. hipertensi
b. hepotensi
c. anemia
d. hemofilia

9. Makan buah-buahan ibarat pisang dan alpukat serta mengurangi mengkonsumsi masakan yang memakai garam dapur sanggup mencegah penyakit ....
a. thalasemia
b. hipertensi
c. hemofilia
d. diare

10. Organ peredaran darah insan antara lain yaitu ....
a. jantung dan paru-paru h
b. paru-paru dan ginjal
c. jantung dan pembuluh dara
d. kerongkongan dan paru-paru

11. Cara mencegah penyakit anemia antara lain yaitu dengan ....
a. memperbanyak tidur di siang hari
b. banyak mengkonsumi susu sapi
c. mengkonsumi masakan yang mengandung zat besi
d. sering berjemur saat di pagi hari

12. Perhatikan gangguan sistem peredaran darah berikut !
(1) Thalasemia
(2) Leukimia
(3) Hipertensi
(4) Stroke
Gangguan sistem peredaran darah yang disebabkan oleh faktor eksternal yaitu ....
a. (1), (2), dan (3)
b. (1), (2), dan (4)
c. (1), (3), dan (4)
d. (2), (3), dan (4)

13. Perhatikan olahraga berikut ini !
(1) Senam
(2) Berenang
(3) Catur
(4) Menembak.
Olahraga yang baik untuk kesehatan jantung ditunjukkan oleh nomor ....
a (1) dan (2)
b. (1) dan (3)
c. (2) dan (3)
d. (2) dan (4)

14. Penyakit yang menyerang organ peredaran darah misalnya yaitu ....
a. tifus
b. stroke
c. disentri
d. malaria

15. Penyempitan pembuluh darah sanggup terjadi lantaran kebiasaan ....
a. bangkit siang
b. begadang
c. merokok
d. makan

16. Perhatikan faktor berikut ini!
(1) Kelebihan berat badan.
(2) Pola hidup sehat.
(3) Genetika atau keturunan.
(4) Gaya hidup yang tidak sehat.
Faktor yang sanggup menyebabkan terjadinya gangguan peredaran darah insan ditunjukkan oleh nomor ....
a. (1), (2), dan (3)
b. (1), (2), dan (4)
c. (1), (3), dan (4)
d. (2), (3), dan (4)

17. Organ yang bertanggung jawab mengalirkan darah ke seluruh tubuh yaitu ....
a. hati dan lambung
b. paru-paru dan pembuluh darah
c. jantung dan ginjal
d. pembuluh darah dan jantung

18. Jantung koroner merupakan salah satu gangguan peredaran darah insan yang terjadi lantaran penyumbatan arteri koroner oleh ....
a. kolesterol
b. eritrosit
c. darah yang membeku
d. tumor

19. Perhatikan penyakit berikut ini!
(1) Thalasemia
(2) Hemofilia
(3) Varises.
(4) Stroke.
Gangguan sistem peredaran darah insan yang disebabkan oleh faktor internal ditunjukkan oleh nomor ....
a. (1) dan (2)
b. (1) dan (3)
c. (2) dan (3)
d. (3) dan (4)

20. Salah satu cara menjaga kesehatan jantung yaitu ....
a. melaksanakan olahraga secara teratur
b. membiasakan mengkonsumsi junk food
c. sering mengkonsumsi minuman bersoda
d. mengkonsumsi kudapan setiap hari

II. Isilah titik-titik berikut dengan tanggapan yang benar !
1. Siput mempunyai sistem peredaran secara ...............................................................................................
2. Sistem peredaran darah tertutup yaitu darah dipompa oleh jantung ke seluruh tubuh melewati ......
3. Pembuluh nadi merupakan pembuluh darah yang menyalurkan darah dari ........................................
4. Ketika sedang beristirahat jantung berdetak sebanyak ........................................................................
5. Peredaran dari jantung ke seluruh tubuh (kecuali paru-paru), kemudian kembali lagi ke jantung disebut peredaran darah ..........................................................................................................................
6. Bagian tubuh insan yang berfungsi untuk mengedarkan oksigen dan sari-sari makan seluruh tubuh insan yaitu ..............................................................................................................................
7. Sel darah yang mempunyai fungsi membantu tubuh melawan banyak sekali infeksi dan mematikan basil penyakit yaitu ........................................................................................................................................
8. Hipertensi, Leukemia, Thalasemia
Dari ketiga gangguan sistem peredaran darah di atas, yang disebabkan oleh faktor internal yaitu .....
9. Gangguan sistem peredaran darah berupa pecahnya pembuluh darah otak lantaran penyumbatan yaitu .......................................................................................................................................................
10. Produksi sel darah putih yang berkembang tidak normal merupakan ciri gangguan .........................
11. Darah cacing tanah berwarna merah lantaran mengandung ...............................................................
12. Sistem peredaran darah pada udang yaitu sistem peredaran darah ..............................................
13. Sistem peredaran darah pada burung yaitu sistem peredaran darah ................................................
14. Gangguan fungsi sistem saraf yang terjadi mendadak dan disebabkan oleh gangguan peredaran
darah otak disebut ....................................................................................................................................
15. Penyakit lantaran berkurangnya jumlah sel darah merah atau kandungan hemoglobin di dalam
darah disebut ............................................................................................................................................
16. Alat yang digunakan untuk menyelidiki jantung insan disebut .......................................................
17. Penyakit tekanan darah tinggi disebut juga dengan istilah .................................................................
18.
Berikut ini yaitu teladan latihan Soal Tematik Kelas  Soal Tematik Kelas 5 Tema 4 Kompetensi Dasar IPA dan Kunci Jawaban
Hewan yang ditunjukkan pada gambar mempunyai sistem
peredaran secara ....................................................................
19. Pembuluh darah yang berfungsi mengedarkan darah higienis ke seluruh tubuh yaitu .....................
20. Jika produksi sel darah putih berlebihan, seseorang akan menderita penyakit .................................

III. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan uraian yang terang dan benar!
1. Jelaskan yang dimaksud dengan sistem peredaran darah manusia!
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

2. Sebutkan empat belahan ruang jantung!
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

3. Bagaimana proses peredaran darah pada katak?
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

4. Jelaskan perbedaan peredaran darah kecil dan peredaran darah besar!
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

5 Jelaskan perbedaan antara arteri dan vena !
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

6. Sebutkan 4 penyakit pada alat peredaran darah insan !
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

7. Apa dampak kolesterol yang menumpuk dalam peredaran darah?
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

8. Sebutkan beberapa upaya yang sanggup dilakukan untuk menjaga kesehatan alat peredaran darah pada tubuh !
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

9. Apakah penyebab penyakit leukemia?
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

10. Sebutkan 3 macam protein yang terdapat pada plasma darah !
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

11. Jelaskan sistem peredaran darah pada nyamuk !
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

12. Bagaimana sistem peredaran darah pada binatang vertebrata?
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

13. Peran jantung sebagai pemompa darah sangat dipengaruhi oleh terbentuknya koordinasi otot-otot
tubuh, terutama otot jantung. Untuk itu, kau hendaknya berakal menjaga kesehatan organ peredaran
darah ibarat jantung. Bagaimana cara kita untuk menjaga kesehatan organ peredaran darah?
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

14. Sebutkan acara fisik yang digunakan untuk menjaga kesehatan peredaran darah!
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

15. Berikan teladan gaya hidup yang menyehatkan peredaran darah!
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

16. Sebutkan kegunaan jantung bagi tubuh !
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

17. Jelaskan kelainan pada sistem peredaran darah hemofilia!
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

18. Sebutkan alat peredaran darah pada ikan !
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

19. Apa yang kau ketahui perihal pembuluh nadi?
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

20. Apa yang kau ketahui perihal penyakit varises ?
Jawab : .....................................................................................................................................................
......................................................................................

Kunci Jawaban Room I

1. d. 2 serambi dan 2 bilik
2. b. aorta
3. a. tertutup
4. c. 3
5. b. lari pagi
6. a. leukimia
7. a. azat besi
8. d. hemofilia
9. b. hipertensi
10. c. jantung dan pembuluh darah
11. c. mengkonsumsi masakan yang mengandung zat besi
12. d. (2), (3), dan (4)
13. a (1) dan (2)
14. b. stroke
15. c. merokok
16. c. (1), (3), dan (4)
17. d. pembuluh darah dan jantung
18. a. kolesterol
19. a. (1) dan (2)
20. a. melaksanakan olahraga secara teratur

Kunci Jawaban Room II

1. terbuka
2. pembuluh nadi (arteri)
3. jantung
4. 60 – 80 kali setiap detik
5. besar
6. darah
7. sel darah putih
8. Thalasemia
9. stroke
10. sistem peredaran darah
11. hemoglobin
12. terbuka
13. tertutup
14. stroke
15. anemia
16. elektrokardiogram (EkG)
17. hipertensi
18. terbuka                                                       
19. Pembuluh nadi
20. leukmia

Kunci Jawaban Room III

1. proses sirkulasi darah di dalam tubuh
2. serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan, bilik kiri
3. proses peredaran darah pada katak yaitu peredaran darah tertutup di mana cairan mengalir ke seluruh jaringan tubuh melalui pembuluh darah
4. Peredaran darah kecil yaitu peredaran darah dimulai dari bilik kanan jantung menuju ke paru-paru kemudian kembali ke serambi kiri jantung.
Peredaran darah besar yaitu peredaran darah dimulai dari bilik kiri jantung menuju ke seluruh tubuh dan kembali ke serambi kanan jantung.
5 Perbedaan antara arteri dan vena :
Arteri tempatnya agak di dalam, pedoman darah berasal dari jantung, membawa darah yang mengandung oksigen
Vena tempatnya erat permukaan tubuh, pedoman darah menuju ke jantung, membawa darah yang mengandung karbon dioksida
6. thalasemia, anemia, hipertensi, stroke
7. sanggup menyebabkan penyakit jantung koroner
8. menghindari masakan berlemak, tidak merokok dan tidak minum minuman beralkohol, olahraga teratur
9. sel darah putih yang berkembang tidak normal
10. Albumin berfungsi untuk mempertahankan tekanan osmotic darah. Globulin berfungsi untuk pembentukan antibody. Fibrinogen berfungsi untuk pembekuan darah.
11. proses peredaran darah pada nyamuk yaitu peredaran darah terbuka di mana cairan mengalir di dalam dan di luar pembuluh darah
12. proses peredaran darah pada binatang vertebrata yaitu peredaran darah tertutup
13. cara kita untuk menjaga kesehatan organ peredaran darah yaitu menghindari masakan berlemak, tidak merokok dan tidak minum minuman beralkohol, olahraga teratur
14. berolahraga secara teratur
15. tidak merokok dan tidak minum minuman beralkohol, makan masakan yang banyak mengandung zat besi
16. kegunaan  jantung yaitu sebagai alat pemompa darah
17. penderita hemofilia tidak mempunyai faktor pembekuan darah
18. jantung dan sinus venosus
19. Pembuluh nadi yaitu pembuluh yang membawa darah kaya oksigen yang dipompa keluar dari jantung
20. Varises merupakan pembengkakan dan pelebaran pembuluh darah vena yang umumnya terjadi pada belahan kaki akhir penumpukan darah.


Itulah Soal Tematik Kelas 5 Tema 4 Kompetensi Dasar IPA dan Kunci Jawaban yang sanggup saya bagikan. Semoga bermanfaat.