Showing posts sorted by relevance for query kelenjar-tiroid-gondok-manusia-fungsi-hormon. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query kelenjar-tiroid-gondok-manusia-fungsi-hormon. Sort by date Show all posts

Monday, December 9, 2019

Pintar Pelajaran Kelenjar Tiroid (Gondok) Insan : Fungsi Dan Hormon


Kelenjar Tiroid (Gondok) pada Manusia : Fungsi dan Hormon - Kelenjar tiroid merupakan kelenjar yang terletak pada leher, tepatnya pada laring. Kelenjar ini terdiri atas dua lobus yakni sebelah kanan dan kiri laring. Beratnya sekitar 25 g dan kaya akan darah. Hormon terpenting yang disekresikan kelenjar tiroid yakni tiroksin. Untuk mengetahui peran ketiga hormon tersebut, perhatikan Tabel 1. berikut ini. Hormon tiroksin terbentuk dari asam amino yang mengandung yodium. Bagi tubuh, hormon ini kuat dalam proses metabolisme sel. Selain itu, hormon tersebut juga memengaruhi pertumbuhan, perkembangan, dan diferensiasi jaringan tubuh.

Tabel 1. Jenis-Jenis Hormon yang Dihasilkan Oleh Kelenjar Tiroid

Kelenjar
Hormon
Berperan dalam
Tiroid
Tiroksin
Proses metabolisme
Pertumbuhan fisik
Perkembangan mental
Kematangan seks
Mengubah glikogen menjadi gula dalam hati
Triidotironin
Distribusi air dan garam dalam tubuh (sama dengan tugas hormon tiroksin)
Kalsitonin
Menjaga keseimbangan kalsium dalam darah

Keistimewaan kelenjar tiroid dibanding kelenjar endokrin yang lain yaitu kaya pembuluh darah. 
 Kelenjar tiroid merupakan kelenjar yang terletak pada leher Pintar Pelajaran Kelenjar Tiroid (Gondok) Manusia : Fungsi dan Hormon
Gambar 1. Kelenjar tiroid manusia
Hiposekresi kelenjar tiroid menjadikan tanda-tanda kemunduran pada fisik (kretinisme) dan mental terutama pada masa anak-anak. Hiposekresi kelenjar tiroid pada orang dewasa mengakibatkan miksodema dengan ciri-ciri kegemukan (obesitas) dan kecerdasan menurun. Sebaliknya, kalau terjadi hipersekresi kelenjar ini sanggup menjadikan hiperaktif, tetapi badan kurus (morbus basedowi) dengan tanda-tanda gugup, nadi dan napas cepat serta tidak teratur, verbal ternganga, mata lebar (eksoftalmus), meningkatnya metabolisme dan emosional.

Anda kini sudah mengetahui Kelenjar Tiroid atau Kelenjar Gondok. Terima kasih anda sudah mengetahui Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk Sekolah Menengan Atas dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Pintar Pelajaran Fungsi Sistem Hormon / Endokrin Pada Manusia

Fungsi Sistem Hormon / Endokrin pada Manusia - Saat badan Anda kekurangan air (dehidrasi), badan akan mengirimkan impuls ke otak dan Anda akan mencicipi bahwa Anda haus. Selanjutnya, saraf akan aktif berperan mempengaruhi kelenjar hipotalamus. Hal ini menawarkan bahwa di dalam badan telah terjadi proses hormonal. Keadaan ini akan menciptakan kelenjar hipofisis menghasilkan hormon antidiuretik (hormon vasopresin). Hormon ini berfungsi menghambat atau menghentikan pembuangan cairan tubuh berupa urine. Apabila Anda segera minum dikala kehausan, impuls rasa haus menjadi berkurang, dan hormon antidiuretik tidak dikeluarkan lagi.

Sistem koordinasi yang terjadi ibarat di atas disebut sistem hormon. Sistem koordinasi selain mencakup sistem saraf juga meliputi sistem hormon yang disekresi oleh kelenjar endokrin. Oleh karenanya, sistem koordinasi ini disebut juga neuroendokrin.

Asal kata hormon dari bahasa Yunani yakni hormaen yang berarti menggerakkan. Hormon merupakan suatu zat yang dihasilkan oleh suatu bab dalam tubuh. Organ yang berperan dalam sekresi hormon dinamakan kelenjar endokrin. Disebut demikian karena hormon yang disekresikan diedarkan ke seluruh tubuh oleh darah dan tanpa melewati susukan khusus. Di pihak lain, terdapat pula kelenjar eksokrin yang mengedarkan hasil sekresinya melalui susukan khusus.

Hormon bekerja sama dengan sistem saraf berfungsi mengatur pertumbuhan, keseimbangan internal reproduksi, dan tingkah laku. Kelenjar endokrin disebut juga kelenjar buntu alasannya yakni bermuara langsung ke dalam pembuluh darah.

Walaupun jumlah yang dibutuhkan sedikit, namun keberadaan hormon dalam badan sangatlah penting. Ini sanggup diketahui dari fungsinya yang berperan antara lain dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tubuh, proses reproduksi, metabolisme zat, dan lain sebagainya.

Hormon akan dikeluarkan oleh kelenjar endokrin jika ada rangsangan (stimulus). Hormon tersebut akan diangkut oleh darah menuju kelenjar yang sesuai. Akibatnya, bab tubuh tertentu yang sesuai akan meresponnya. Sebagai contoh, hormon insulin disekresikan pankreas dikala ada rangsangan gula darah yang tinggi, hormon adrenalin disekresikan medula adrenal oleh stimulasi saraf simpatik, dan lain-lain.

Berdasarkan aktivitasnya, kelenjar endokrin dibedakan sebagai berikut.
  1. Kelenjar yang bekerja sepanjang hayat. Contoh: kelenjar yang digunakan dalam metabolisme tubuh.
  2. Kelenjar yang dimulai pada mulai masa tertentu. Contoh: kelenjar kelamin.
  3. Kelenjar yang bekerjanya hingga masa tertentu. Contoh: corpus luteum untuk membentuk hormon progesteron.
mengirimkan impuls ke otak dan Anda akan mencicipi bahwa Anda Pintar Pelajaran Fungsi Sistem Hormon / Endokrin pada Manusia
Gambar 1. Letak kelenjar endokrin manusia
Kelenjar endokrin terbagi menjadi beberapa bab berdasarkan letaknya. Untuk mengetahui perbedaan dan letak kelenjar tersebut, lihatlah Gambar 1. dan Tabel 1.

Tabel 1. Macam-Macam Kelenjar Endokrin dan Letaknya di Dalam Tubuh Manusia

No.
Kelenjar
Nama Lain
Letak
1.
Pituitari
Dasar otak besar (di dalam lekukan tulang sela tursika bab tulang baji)
2.
Kelenjar gondok
Daerah leher, bersahabat jakun
3.
Kelenjar anak gondok
Daerah (dorsal) kelenjar gondok
4.
Suprarenalis
Di atas ginjal
5.
Pulau-pulau Langerhans
Dekat ventrikulus atau lambung
6.
Kelamin
Wanita : kawasan perut (abdomen )
Pria : buah zakar dalam skrotum
7.
Kacangan
Daerah dada

Anda kini sudah mengetahui Sistem Hormon atau Sistem Endokrin. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk Sekolah Menengan Atas dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Pintar Pelajaran Kelenjar Paratiroid (Anak Gondok) : Fungsi Dan Hormon

Kelenjar Paratiroid (Anak Gondok) pada Manusia : Fungsi dan Hormon - Kelenjar paratiroid terdiri atas empat struktur kecil yang terdapat pada permukaan kelenjar tiroid. Hormon yang disekresikan kelenjar ini disebut parathormon (PTH). Hormon parathormon berperan dalam pengaturan pemakaian ion kalsium (Ca2+) dan fosfat (PO43+) pada jaringan. Kelenjar ini berperan dalam mengendalikan kadar kalsium dalam darah. Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar ini adalah parathormon yang berfungsi mengendalikan kadar kalsium dalam darah. Pelajari dengan saksama Gambar 2 dan 3. di bawah untuk mengetahui dengan terang peranan kelenjar paratiroid dalam mengendalikan kadar kalsium dalam darah. Coba diskusikan dengan sobat sebangku Anda.
Kelenjar paratiroid terdiri atas empat struktur kecil yang terdapat Pintar Pelajaran Kelenjar Paratiroid (Anak Gondok) : Fungsi dan Hormon
Gambar 1. Kelenjar paratiroid
Kelenjar paratiroid terdiri atas empat struktur kecil yang terdapat Pintar Pelajaran Kelenjar Paratiroid (Anak Gondok) : Fungsi dan Hormon
Gambar 2. Mekanisme pengendalian kadar kalsium darah oleh parathormon
Kelenjar paratiroid terdiri atas empat struktur kecil yang terdapat Pintar Pelajaran Kelenjar Paratiroid (Anak Gondok) : Fungsi dan Hormon
Gambar 3. Kontrol homeostasis kalsium pada manusia
Manusia jarang mengalami hipoparathormon (kondisi kekurangan hormon parathormon). Kalaupun mengalaminya, seseorang dapat kejang otot atau tetani. Sedangkan hiperparathormon (kondisi kelebihan hormon parathormon) sanggup menimbulkan banyak sekali tanda-tanda seperti tulang menjadi rapuh, lemah, dan berbentuk abnormal. Selain itu, kadar ion Ca2+ yang berlebihan dalam darah sanggup masuk ke air seni dan mengendap bersama ion fosfat. Endapan ini sanggup membentuk batu ginjal sehingga menyumbat terusan air seni.

Anda kini sudah mengetahui Kelenjar Paratiroid atau Kelenjar Anak Gondok. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk Sekolah Menengan Atas dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Thursday, November 21, 2019

Pintar Pelajaran Makanan Sumber Dan Fungsi Yodium (I) : Jawaban Kekurangan Bagi Badan Insan Dan Hewan, Pengertian, Manfaat, Kegunaan

Makanan Sumber dan Fungsi Yodium (I) : Akibat Kekurangan bagi Tubuh Manusia dan Hewan, Pengertian, Manfaat, Kegunaan - Yodium kurang larut dalam air, tetapi apabila molekul yodium (I2) berkombinasi dengan yodida membentuk poliyodida akaan menyebabkan yodium sangat gampang larut dalam air. Dalam kanal pencernaan, yodium direduksi menjadi yodida, dan dalam satu jam seluruhnya akan diabsorpsi oleh usus halus. Yodotirosin, yodotironin, beberapa yodopeptida rantai pendek, dan senyawa-senyawa yang diyodinasikan secara radiografi diabsorpsi tanpa deyodinasi. Yodium di dalam semua senyawa anorganik dan banyak senyawa organik tersedia secara biologis. Makanan sumber Yodium adalah makanan hasil laut, telur, susu, garam beryodium, tiram, dan rumput laut.

Pengertian Yodium :

Yodium (bahasa Yunani: Iodes - ungu), ialah unsur kimia pada tabel periodik yang mempunyai simbol I dan nomor atom 53. Unsur ini diharapkan oleh hampir semua mahkluk hidup. Yodium ialah halogen yang reaktivitasnya paling rendah dan paling bersifat elektropositif. Sebagai catatan, seharusnya astatin lebih rendah reaktivitasnya dan lebih elektropositif dari pada yodium, tapi kelangkaan astatin menciptakan sulit untuk mengkonfirmasikan hal ini. [1]

Pemanfaatan yodium untuk sekresi hormon tiroid berlangsung melalui tiga tahap. Pertama, dari plasma menyeberangi membran sel ialah suatu proses aktif melawan gradien listrik dan massa. Konsentrasi normal yodida di dalam sel tiroid ialah 30 - 40 kali lebih tinggi daripada dalam serum. Kedua, pada batas pemisah sel dan koloid, suatu peroksidase menjadi alat pengoksidasi yodida menjadi suatu "senyawa antara yod". Enzim ini juga membantu pembentukan monoyodotirosin dan diyodotirosin dengan menggabungkan yodium ke dalam residu tirosil dari tiroglobulin.

Penggabungan oksidatif berikutnya dari yodotirosin ke dalam hormon tiroid, tiroksin (T4) dan triyodotironin (T3), juga dilaksanakan oleh peroksidase yang sama, mungkin bekerja sama dengan enzim lain. Akhirnya, tiroglobulin dicakup oleh sitoplasma sel tiroid. Pencernaan tiroglobulin dilakukan melalui proteolisis. Fase sekresi berakhir dengan terjadinya difusi hormon-hormon ke dalam kapiler-kapiler melalui ruang ekstraseluler.

Tiroid, suatu kelenjar penyimpan mengandung yodium sebanyak 8,0 - 10,0 mg per 20 g berat kelenjar. Yodium pada tiroid yang terikat pada triglobulin sebesar 95%. Kira-kira 45% yodium pada tiroid terdapat dalam bentuk tiroksin dan 3% dalam bentuk triyodotironin, sedangkan sebesar kira-kira 42% dalam bentuk yodotirosin.

Defisiensi yodium menyebabkan gondok yang kurang dikenal dalam dunia unggas. Awal defisensi yodium dicirikan oleh suatu peningkatan ekskresi hormon tiroid simpanan yang bersifat kompensasi dan ekskresi normal yodida di dalam urin. Selagi simpanan hormon tiroid terus-menerus terdeplesi, pencucian yodida anorganik plasma di tiroid meningkat dengan suatu penurunan ekskresi yodida di dalam urin yang sebanding. Setelah itu pengambilan yodida stabil oleh tiroid sama dengan jumlah yodida yang diekskresikan dalam bentuk hormon tiroid. Konsentrasi yodida anorganik plasma menurun, sama menyerupai kandungan yodium tiroid.

Pada saat akan menjelma kronis defisiensi yodium sanggup diatasi. Pada ayam, defisiensi yodium menyebabkan pengurangaan output dari stimulasi pituitary anterior pada kelenjar tiroid untuk memproduksi dan meningkatkan hormon TSH (thyroid stimulating hormone). Pada ayam petelur, defisiensi yodium menyebabkan reduksi kandungan yodium pada telur, menurunkan daya tetas, memperpanjang waktu tetas dan memperlambat penyerapan kuning telur. Defisiensi yodium juga menyebakan pembesaran kelenjar tiroid embrio dan mengatakan hipertropi padaa epitelium folikuler. Yodium dalam jumlah besar akan mengganggu akan mengganggu semua fungsi tiroid mulai dari pengangkutan yodium dan berlanjut ke sintesis dan sekresi hormon tiroid. Sintesis hormon tiroid pada semua langkah, mulai dari yodinasi residu tirosil hingga ke pembentukan T4 dan T3 semakin dihambat oleh konsumsi akut dan kronik sejumlah besar yodium.

Anda kini sudah mengetahui Fungsi Yodium. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

DAFTAR PUSTAKA PENGANTAR ILMU NUTRISI TERNAK

Artikel ini merupakan bahan yang ditulis oleh Prof. Dr. Ir. Wahyu Widodo, Ms. (Fakultas Peternakan-perikanan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dari Buku Ajar Berjudul "PENGANTAR ILMU NUTRISI TERNAK" tahun 2006.

Referensi Lainnya :

[1] http://id.wikipedia.org/wiki/Yodium

Saturday, April 6, 2019

Pintar Pelajaran Teladan Masakan Mengandung Mineral

Contoh Bahan Makanan Mengandung Mineral - Seperti halnya vitamin, badan kita memerlukan sejumlah kecil mineral. Mineral yang dibutuhkan badan dalam bentuk garam atau unsur. Garam mineral gampang larut dan gampang diserap tubuh tanpa proses pencernaan. Berdasarkan jumlah kebutuhan dalam tubuh, mineral sanggup dibedakan menjadi dua, yaitu makroelemen dan mikroelemen.
  1. Makroelemen yaitu mineral yang dibutuhkan badan dalam jumlah besar. Makroelemen mencakup kalium (K), kalsium (Ca), natrium (Na), fosfor (P), magnesium (Mg), sulfur (S), dan klor (Cl).
  2. Mikroelemen yaitu mineral yang dibutuhkan badan dalam jumlah sedikit. Misalnya besi (Fe), mangan (Mn), kobalt (Co), molibdenum (Mo), dan selenium (Se).
Mineral terdapat dalam aneka macam materi masakan dari hewan dan tumbuhan. Apa sajakah fungsi mineral bagi badan dan kesannya jikalau kekurangan salah satu mineral? Coba cermati klarifikasi dalam Tabel 1. berikut.

Tabel 1. Macam-Macam Mineral yang Dibutuhkan Tubuh

Mineral
Sumber
Fungsi
Akibat Defisiensi
Keterangan
Kalsium (Ca)
Susu, sayuran hijau, kacang-kacangan, dan daging
  1. Pembentukan tulang dan gigi yang dipengaruhi oleh vitamin D
  2. Pembekuan darah
  3. Aktivitas saraf dan otak
  4. Aktivator enzim
  5. Aktivitas otot jantung
  6. Melindungi badan terhadap penyerapan zat radioaktif

  1. Riketsia
  2. Osteoporosis
  3. Darah sukar membeku
  4. Rakitis
  5. Hipokalsemia
  6. Pertumbuhan terhambat

  1. Kalsium akan ditimbun di dalam tulang khususnya tulang spon
  2. Jumlah kebutuhan tubuh/hari = 0,8 gram
  3. Penggunaan dalam badan diatur oleh kelenjar tiroid yang menghasilkan hormon kalsitonin berfungsi menurunkan kadar Ca darah, dan kelenjar paratiroid yang menghasilkan hormon paratiroid berfungsi meningkatkan kadar Ca darah
  4. Adanya vitamin D meningkatkan absorbsi Ca
  5. Kelebihan Ca akan menyebabkan: Hiperkalsemia, Kalsifikasi jaringan dan tulang rawan

Fosfor (P)
Susu, kacang-kacangan, daging, dan sayuran
  1. Pembentukan tulang dan gigi
  2. Metabolisme
  3. Kontraksi otot
  4. Aktivitas saraf
  5. Komponen enzim, DNA, RNA, dan ATP
  6. Membentuk fosfatid, belahan dari plasma
  7. Menjaga keseimbangan asam basa
  8. Pengaturan kegiatan hormon
  9. Efektivitas beberapa vitamin

  1. Kerapuhan tulang dan gigi
  2. Sakit pada tulang Anak: Rakhitis Dewasa: Osteomalasia

  1. Fosfor sebagai fosfat memainkan peranan penting dalam struktur dan fungsi semua sel hidup

Natrium (Na)
Daging, garam, mentega, dan produk peternakan
  1. Transmisi saraf
  2. Kontraksi otot
  3. Menjaga tekanan osmotik darah
  4. Sebagai buffer (dalam bentuk Na-karbonat)
  5. Mempertahankan iritabilitas sel otot
  6. Komponen anorganik cairan ekstra sel

  1. Dehidrasi Shock
  2. Gangguan pada jantung
  3. Kejang otot
  4. Kelelahan
  5. Suhu badan meningkat

  1. Jumlah kebutuhan tubuh/hari = 15–20 g Na juga terdapat pada NaCl 
  2. Kelebihan unsur ini akan menjadikan tanda-tanda hipertensi

Klor (Cl)
Garam, susu, daging, dan telur
  1. Pembentukan HCl dalam lambung yang berperan dalam penyerapan Fe dan emulsi lemak
  2. Aktivator enzim Bahan ion klorit yang penting untuk transfer CO2 dari darah ke paru-paru
  3. Memelihara keseimbangan asam basa, elektrolit, dan tekanan osmosis

  1. Kontraksi otot abnormal
  2. Hilangnya rambut dan gigi
  3. Pencernaan terganggu

  1. Jumlah kebutuhan tubuh/hari = 15–20 g 

Magnesium (Mg)
Kacang-kacangan, sayur-an hijau, masakan hasil laut, dan sereal
  1. Pembentukan tulang, darah, dan otot
  2. Aktivator enzim
  3. Kontraksi otot
  4. Aktivitas saraf
  5. Respirasi intrasel Sintesis protein

  1. Gangguan mental dan emosi
  2. Kontraksi otot terganggu Fungsi ginjal terganggu
  3. Peredaran darah terganggu

  1. Kelebihan unsur ini akan mengakibatkan gangguan fungsi saraf 

Kalium (K)
Sayuran, buah-buahan, dan kecap
  1. Mengatur detak jantung 
  2. Memelihara keseimbangan air
  3. Transmisi saraf
  4. Memelihara keseimbangan asam basa
  5. Katalisator
  6. Kontraksi otot
  7. Mengatur sekresi insulin dari pankreas
  8. Memelihara permeabilitas membran sel

  1. Gangguan jantung
  2. Kontraksi otot terganggu
  3. Pernapasan terganggu

  1. Kelebihan unsur ini mengakibatkan kelemahan otot dan terganggunya denyut jantung

Sulfur (S)
Sayuran, telur, daging, susu, dan buah-buahan
  1. Aktivator enzim
  2. Berperan dalam penyimpanan dan pembebasan energi
  3. Komponen vitamin (thiamin, biotin, dan asam pantotenat)
  4. Komponen dalam proses detoksikasi

  1. Belum diketahui Anemia Gondok Pendengaran ber-kurang

  1. Kebutuhan tubuh/hari = 15–30 mg
  2. Penyebaran di usus lebih gampang alasannya adanya HCl lambung

Zat besi (Fe)
Daging, sayuran hijau, dan biji-bijian
  1. Pembentukan hemoglobin
  2. Komponen enzim sitokrom (enzim dalam respirasi)

Anemia
  1. Ditranspor sebagai transferin dan disimpan sebagai feritin

Yodium (I)
Makanan hasil laut, telur, susu, garam beryodium, tiram, dan rumput bahari
  1. Aktivitas kelenjar tiroid
  2. Komponen hormon tiroksin
  3. Komponen hormon triyodotironin

  1. Gondok
  2. Pendengaran berkurang

  1. Disimpan dalam kelenjar tiroid sebagai tiroglobulin

Fluorin (F)
Kuning telur, susu, otak, dan air minum
  1. Memelihara gigi
  2. Mencegah kekurangan Mg, osteoporosis, dan penyakit periodental

  1. Kerusakan karang gigi (caries dentis)

  1. Tidak terbukti secara esensial untuk nutrisi manusia, tapi esensial untuk pertumbuhan tikus

Seng (Zn)
Ikan laut, hati, daging, telur, dan susu
  1. Membantu penyembuhan luka dan kesehatan kulit
  2. Metabolisme karbohidrat, protein, dan lemak
  3. Pertumbuhan dan reproduksi
  4. Kepekaan terhadap rasa dan bau
  5. Pembentukan enzim

  1. Pertumbuhan terhambat
  2. Penyembuhan luka terhambat

  1. Menjadi kofaktor enzim laktat dehidrogenase, fosfatase alkali, karbonik anhidrase, dan sebagainya

Tembaga (Cu)
Padi-padian, polong-polong-an, kerang, ginjal, dan hati
  1. Pembentukan eritrosit dan hemoglobin
  2. Komponen enzim dan protein
  3. Aktivitas saraf Sintesis substansi menyerupai hormon

  1. Anemia
  2. Gangguan saraf dan tulang

  1. Ditranspor oleh albumin dan terikat pada serulo-plasmin


Anda kini sudah mengetahui Makanan Mengandung Karbohidrat. Terima kasih anda kini sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk Sekolah Menengan Atas dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.