Showing posts sorted by relevance for query pendekatan-saintifik-dan-model. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pendekatan-saintifik-dan-model. Sort by date Show all posts

Monday, November 26, 2018

Yuk Berguru Pendekatan Saintifik Dan Model Pembelajaran Kurikulum 2013

Tags: pendekatan saintifik, model pembelajaran kurikulum 2013, discovery based learning, problem based learning.

Jika anda menemukan artikel pendekatan saintifik dan model pembelajaran kurikulum 2013 ini dalam perjuangan untuk berguru mengimplementasikan kurikulum 2013 di kelas anda, maka artikel ini yaitu bacaan yang pas untuk dipelajari. Isi dari artikel ini sebagian besar mendasarkan pada pedoman kurikulum 2013 yang dikeluarkan oleh Kemendikbud.
Berikut yaitu uraian singkat wacana pendekatan saintifik, model pembelajaran dan metode pembelajaran di dalam kurikulum 2013.

Pendekatan Saintifik Kurikulum 2013

pendekatan saintifik dan model pembelajaran kurikulum  Yuk Belajar Pendekatan Saintifik dan Model Pembelajaran Kurikulum 2013
Pendekatan saintifik kurikulum 2013

Ada lima kegiatan utama di dalam proses pembelajaran memakai pendekatan saintifik, yaitu:
1. Mengamati
Mengamati sanggup dilakukan antara lain melalui kegiatan mencari informasi, melihat, mendengar, membaca, dan atau menyimak. 
2. Menanya
Menanya untuk membangun pengetahuan penerima didik secara faktual, konseptual, dan prosedural, hingga berpikir metakognitif, sanggup dilakukan melalui kegiatan diskusi, kerja kelompok, dan diskusi kelas. 
3. Mencoba
Mengeksplor/mengumpulkan informasi, atau mencoba untuk meningkatkan keingintahuan penerima didik dalam membuatkan kreatifitas, sanggup dilakukan melalui membaca, mengamati aktivitas, kejadian atau objek tertentu, memperoleh informasi, mengolah data, dan menyajikan kesudahannya dalam bentuk tulisan, lisan, atau gambar. 
4. Mengasosiasi  
Mengasosiasi sanggup dilakukan melalui kegiatan menganalisis data, mengelompokan, menciptakan kategori, menyimpulkan, dan memprediksi/mengestimasi.
5. Mengkomunikasikan
Mengomunikasikan yaitu sarana untuk memberikan hasil konseptualisasi dalam bentuk lisan, tulisan, gambar/sketsa, diagram, atau grafik, sanggup dilakukan melalui presentasi,  membuat laporan, dan/ atau unjuk kerja.


MODEL PEMBELAJARAN

Pengertian model pembelajaran yaitu bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal hingga tamat yang disajikan secara khas oleh guru. 
Model pembelajaran merupakan bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran. Ada banyak model pembelajaran dan beberapa yang disarankan di dalam kurikulum 2013 diantaranya adalah:
1. Inquiry Based Learning
2. Discovery Based Learning
3. Project Based Learning
4. Problem Based Learning
Berikut ini sedikit uraian klarifikasi langkah-langkah dari tiap model pembelajaran.

1. Inquiry Based Learning

Langkah-langkah atau sintaks nya yaitu sebagai berikut:
  • Observasi/Mengamati 
  • Mengajukan pertanyaan 
  • Mengajukan dugaan atau kemungkinan jawaban/ mengasosiasi atau melaksanakan penalaran
  • Mengumpulkan data yang terakait dengan dugaan atau pertanyaan yang diajukan/memprediksi dugaan
  • Merumuskan kesimpulan-kesimpulan menurut data yang telah diolah atau dianalisis, mempresentasikan atau menyajikan hasil temuannya.

2. Discovery Based Learning

Langkah-langkah atau sintaks nya yaitu sebagai berikut:
  • Stimulation (memberi stimulus); bacaan, atau gambar, atau situasi, sesuai dengan bahan pembelajaran/topik/tema. 
  • Problem Statement (mengidentifikasi masalah); menemukan permasalahan menanya, mencari informasi, dan merumuskan masalah.
  • Data Collecting (mengumpulkan data); mencari dan mengumpulkan data/informasi, melatih ketelitian, akurasi, dan kejujuran, mencari atau merumuskan banyak sekali alternatif pemecahan masalah
  • Data Processing (mengolah data); mencoba dan mengeksplorasi pengetahuan konseptualnya,  melatih keterampilan berfikir logis dan aplikatif.
  • Verification (memferifikasi); mengecek kebenaran atau keabsahan hasil pengolahan data, mencari sumber yang relevan baik dari buku atau media, mengasosiasikannya menjadi suatu kesimpulan.
  • Generalization (menyimpulkan); melatih pengetahuan metakognisi penerima didik.

3. Problem Based Learning

Langkah-langkah atau sintaks nya yaitu sebagai berikut:
  • Orientasi pada masalah; mengamati problem yang menjadi objek pembelajaran.
  • Pengorganisasian kegiatan pembelajaran; memberikan banyak sekali pertanyaan (atau menanya)  terhadap malasalah kajian.
  • Penyelidikan sanggup berdiri diatas kaki sendiri dan kelompok; melaksanakan percobaan (mencoba) untuk memperoleh data dalam rangka menuntaskan problem yang dikaji.
  • Pengembangan dan Penyajian hasil; mengasosiasi data yang ditemukan dengan banyak sekali data lain dari banyak sekali sumber. 
  • Analisis dan penilaian proses pemecahan masalah; 

4. Project  Based Learning

Langkah-langkah atau sintaks nya yaitu sebagai berikut:
  • Menyiapkan pertanyaan atau penugasan proyek; langkah awal biar penerima didik mengamati lebih dalam  terhadap pertanyaan yang muncul dari fenomena yang ada.
  • Mendesain perencanaan proyek; menyusun perencanaan proyek sanggup melalui percobaan.
  • Menyusun jadwal sebgai langkah nyata dari sebuah proyek.
  • Memonitor kegiatan dan perkembangan proyek; mengevaluasi proyek yang sedang dikerjakan.
  • Menguji hasil;  Fakta dan data dihubungkan dengan banyak sekali data lain.
  • Mengevaluasi kegiatan/pengalaman; mengevaluasi kegiatan sebagai contoh perbaikan untuk kiprah proyek pada mata pelajaran yang sama atau mata pelajaran lain. 
Untuk lebih lengkapnya silakan baca juga :
Macam-macam model pembelajaran Kurikulum 2013 

METODE PEMBELAJARAN

Metode pembelajaran yaitu cara yang dipakai untuk mengimplementasikan planning yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan simpel untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Di dalam kurikulum 2013 disarankan metode pembelajaran dalam kelas diantaranya adalah: 
- Diskusi
- Eksperimen
- Demonstrasi
- Simulasi
Jika semua itu sanggup diimplementasikan dengan benar sesuai yang diperlukan maka keseluruhan kompetensi yang meliputi 4 ranah, yaitu kompetensi perilaku spiritual, perilaku sosial, pengetahuan dan keterampilan akan sanggup dicapai oleh penerima didik sesuai dengan tuntutan Standar Kompetensi Lulusan (SKL).
Demikian postingan wacana Pendekatan saintifik, model pembelajaran dan metode pembelajaran di dalam kurikulum 2013. Jika anda membutuhkan permendikbud-permendikbud terbaru sebagai contoh pembuatan RPP dan penilaian silahkan menuju permendikbud kurikulum 2013
Atau bila anda mencari rujukan lain terkait model-model pembelajaran matematika anda sanggup menuju ke sini: model-model pembelajaran matematika.
Terima kasih sudah berkunjung, semoga memberi manfaat.

Wednesday, November 28, 2018

Yuk Berguru Pendekatan Saintifik Dan Model Pembelajaran Kurikulum 2013

Tags: pendekatan saintifik, model pembelajaran kurikulum 2013, discovery based learning, problem based learning.

Jika anda menemukan artikel pendekatan saintifik dan model pembelajaran kurikulum 2013 ini dalam perjuangan untuk berguru mengimplementasikan kurikulum 2013 di kelas anda, maka artikel ini yaitu bacaan yang pas untuk dipelajari. Isi dari artikel ini sebagian besar mendasarkan pada pedoman kurikulum 2013 yang dikeluarkan oleh Kemendikbud.
Berikut yaitu uraian singkat wacana pendekatan saintifik, model pembelajaran dan metode pembelajaran di dalam kurikulum 2013.

Pendekatan Saintifik Kurikulum 2013

pendekatan saintifik dan model pembelajaran kurikulum  Yuk Belajar Pendekatan Saintifik dan Model Pembelajaran Kurikulum 2013
Pendekatan saintifik kurikulum 2013

Ada lima kegiatan utama di dalam proses pembelajaran memakai pendekatan saintifik, yaitu:
1. Mengamati
Mengamati sanggup dilakukan antara lain melalui kegiatan mencari informasi, melihat, mendengar, membaca, dan atau menyimak. 
2. Menanya
Menanya untuk membangun pengetahuan penerima didik secara faktual, konseptual, dan prosedural, hingga berpikir metakognitif, sanggup dilakukan melalui kegiatan diskusi, kerja kelompok, dan diskusi kelas. 
3. Mencoba
Mengeksplor/mengumpulkan informasi, atau mencoba untuk meningkatkan keingintahuan penerima didik dalam membuatkan kreatifitas, sanggup dilakukan melalui membaca, mengamati aktivitas, kejadian atau objek tertentu, memperoleh informasi, mengolah data, dan menyajikan kesudahannya dalam bentuk tulisan, lisan, atau gambar. 
4. Mengasosiasi  
Mengasosiasi sanggup dilakukan melalui kegiatan menganalisis data, mengelompokan, menciptakan kategori, menyimpulkan, dan memprediksi/mengestimasi.
5. Mengkomunikasikan
Mengomunikasikan yaitu sarana untuk memberikan hasil konseptualisasi dalam bentuk lisan, tulisan, gambar/sketsa, diagram, atau grafik, sanggup dilakukan melalui presentasi,  membuat laporan, dan/ atau unjuk kerja.


MODEL PEMBELAJARAN

Pengertian model pembelajaran yaitu bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal hingga tamat yang disajikan secara khas oleh guru. 
Model pembelajaran merupakan bingkai dari penerapan suatu pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran. Ada banyak model pembelajaran dan beberapa yang disarankan di dalam kurikulum 2013 diantaranya adalah:
1. Inquiry Based Learning
2. Discovery Based Learning
3. Project Based Learning
4. Problem Based Learning
Berikut ini sedikit uraian klarifikasi langkah-langkah dari tiap model pembelajaran.

1. Inquiry Based Learning

Langkah-langkah atau sintaks nya yaitu sebagai berikut:
  • Observasi/Mengamati 
  • Mengajukan pertanyaan 
  • Mengajukan dugaan atau kemungkinan jawaban/ mengasosiasi atau melaksanakan penalaran
  • Mengumpulkan data yang terakait dengan dugaan atau pertanyaan yang diajukan/memprediksi dugaan
  • Merumuskan kesimpulan-kesimpulan menurut data yang telah diolah atau dianalisis, mempresentasikan atau menyajikan hasil temuannya.

2. Discovery Based Learning

Langkah-langkah atau sintaks nya yaitu sebagai berikut:
  • Stimulation (memberi stimulus); bacaan, atau gambar, atau situasi, sesuai dengan bahan pembelajaran/topik/tema. 
  • Problem Statement (mengidentifikasi masalah); menemukan permasalahan menanya, mencari informasi, dan merumuskan masalah.
  • Data Collecting (mengumpulkan data); mencari dan mengumpulkan data/informasi, melatih ketelitian, akurasi, dan kejujuran, mencari atau merumuskan banyak sekali alternatif pemecahan masalah
  • Data Processing (mengolah data); mencoba dan mengeksplorasi pengetahuan konseptualnya,  melatih keterampilan berfikir logis dan aplikatif.
  • Verification (memferifikasi); mengecek kebenaran atau keabsahan hasil pengolahan data, mencari sumber yang relevan baik dari buku atau media, mengasosiasikannya menjadi suatu kesimpulan.
  • Generalization (menyimpulkan); melatih pengetahuan metakognisi penerima didik.

3. Problem Based Learning

Langkah-langkah atau sintaks nya yaitu sebagai berikut:
  • Orientasi pada masalah; mengamati problem yang menjadi objek pembelajaran.
  • Pengorganisasian kegiatan pembelajaran; memberikan banyak sekali pertanyaan (atau menanya)  terhadap malasalah kajian.
  • Penyelidikan sanggup berdiri diatas kaki sendiri dan kelompok; melaksanakan percobaan (mencoba) untuk memperoleh data dalam rangka menuntaskan problem yang dikaji.
  • Pengembangan dan Penyajian hasil; mengasosiasi data yang ditemukan dengan banyak sekali data lain dari banyak sekali sumber. 
  • Analisis dan penilaian proses pemecahan masalah; 

4. Project  Based Learning

Langkah-langkah atau sintaks nya yaitu sebagai berikut:
  • Menyiapkan pertanyaan atau penugasan proyek; langkah awal biar penerima didik mengamati lebih dalam  terhadap pertanyaan yang muncul dari fenomena yang ada.
  • Mendesain perencanaan proyek; menyusun perencanaan proyek sanggup melalui percobaan.
  • Menyusun jadwal sebgai langkah nyata dari sebuah proyek.
  • Memonitor kegiatan dan perkembangan proyek; mengevaluasi proyek yang sedang dikerjakan.
  • Menguji hasil;  Fakta dan data dihubungkan dengan banyak sekali data lain.
  • Mengevaluasi kegiatan/pengalaman; mengevaluasi kegiatan sebagai contoh perbaikan untuk kiprah proyek pada mata pelajaran yang sama atau mata pelajaran lain. 
Untuk lebih lengkapnya silakan baca juga :
Macam-macam model pembelajaran Kurikulum 2013 

METODE PEMBELAJARAN

Metode pembelajaran yaitu cara yang dipakai untuk mengimplementasikan planning yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan simpel untuk mencapai tujuan pembelajaran.
Di dalam kurikulum 2013 disarankan metode pembelajaran dalam kelas diantaranya adalah: 
- Diskusi
- Eksperimen
- Demonstrasi
- Simulasi
Jika semua itu sanggup diimplementasikan dengan benar sesuai yang diperlukan maka keseluruhan kompetensi yang meliputi 4 ranah, yaitu kompetensi perilaku spiritual, perilaku sosial, pengetahuan dan keterampilan akan sanggup dicapai oleh penerima didik sesuai dengan tuntutan Standar Kompetensi Lulusan (SKL).
Demikian postingan wacana Pendekatan saintifik, model pembelajaran dan metode pembelajaran di dalam kurikulum 2013. Jika anda membutuhkan permendikbud-permendikbud terbaru sebagai contoh pembuatan RPP dan penilaian silahkan menuju permendikbud kurikulum 2013
Atau bila anda mencari rujukan lain terkait model-model pembelajaran matematika anda sanggup menuju ke sini: model-model pembelajaran matematika.
Terima kasih sudah berkunjung, semoga memberi manfaat.

Friday, November 30, 2018

Yuk Mencar Ilmu Perbedaan Strategi, Pendekatan, Metode, Teknik, Dan Model Pembelajaran

 Tentunya bagi para guru sudah mempersiapkan senjatanya jauh Yuk Belajar Perbedaan Strategi, Pendekatan, Metode, Teknik, dan Model Pembelajaran
Tags: strategi pembelajaran, pendekatan pembelajaran, metode pembelajaran, teknik, model pembelajaran, pendekatan saintifik, kurikulum 2013, 5M
Selamat tiba kembali di . Tahun Pelajaran 2015/2016 gres saja dimulai. Tentunya bagi para guru sudah mempersiapkan senjatanya jauh-jauh hari sebelumnya, baik dari Silabus, Prota (program tahunan), Promes (Program semester), Menganalisis KI dan KD, menciptakan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Kaldik (Kalender Pendidikan), menghitung ahad dan hari efektif, Rancangan penilaian, Program remidial dan Program Pengayaan, dan lain sebagainya. Di dalam menciptakan perangkat pembelajaran menyerupai yang tersebut di atas, pemahaman akan istilah-istilah menjadi cukup penting sebagai landasan berpijak dalam mengaplikasikannya. Satu hal yang ingin aku soroti dan sering aku temukan yaitu rancunya penyebutan antara strategi pembelajaran, pendekatan pembelajaran, metode, teknik, dan model pembelajaran di dalam RPP yang dibentuk oleh Bapak-Ibu Guru.
Berikut ini akan aku kutipkan pengertian-pengertian dari taktik pembelajaran, pendekatan, metode, teknik, dan model pembelajaran dengan cita-cita nantinya dalam pembuatan RPP tidak salah kaprah lagi.

STRATEGI PEMBELAJARAN
Strategi Pembelajaran yaitu suatu pola umum pembelajaran siswa yang tersusun secara sistematis menurut prinsip-prinsip pendidikan, psikologi, didaktik, dan komunikasi dengan mengintegrasikan struktur (urutan langkah pembelajaran) pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran/alat peraga, pengelolaan kelas, evaluasi, dan waktu yang dibutuhkan biar siswa sanggup mencapai tujuan-tujuan pemeblajaran secara efektif dan efisien
Strategi terkait dengan akal guru dalam menentukan pendekatan, metode, teknik pembelajaran, dan model pembelajaran
MODEL PEMBELAJARAN
Model adalah suatu bentuk tiruan (replika) dari suatu benda yang sebetulnya
Suatu contoh konseptual atau prosedural dari suatu program,sistem, atau proses yang sanggup dijadikan pola atau pedoman dalam mencapai tujuan.
Model Pembelajaran yaitu contoh pola atau struktur pembelajaran siswa yang didesain, diterapkan, dan dievaluasi secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran.
Dalam pengertian lain Model Pembelajaran yaitu suatu contoh bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal hingga final yang disajikan secara khas oleh guru di kelas.
Dalam model pembelajaran terdapat taktik pencapaian kompetensi siswa dengan pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran
Silakan dibaca juga :
Model pembelajaran kurikulum 2013

PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Pendekatan yaitu suatu rangkaian tindakan yang terjadwal atau terorganisir menurut prinsip-prinsip tertentu (filosofis, psikologis, didaktis dan ekologis) yang terarah secara sistematis pada tujuan-tujuan yang hendak dicapai
Pendekatan pembelajaran adalah suatu rangkaian tindakan pembelajaran yang dilandasi oleh prinsip  dasar tertentu (filosofis, psikologis, didaktis dan ekologis) yang mewadahi, menginspirasi, menguatkan dan melatari metode pembelajaran tertentu.

METODE PEMBELAJARAN
Metode pembelajaran yaitu prosedur, urutan, langkah-langkah dan cara yang digunakan guru dalam pencapaian tujuan pembelajaran.
Metode yaitu jabaran dari pendekatan. Satu pendekakatan sanggup dijabarkan ke dalam banyak sekali metode pembelajaran. Metode pembelajaran merupakan mekanisme pembelajaran yang difokuskan pada pencapaian tujuan pembelajaran
TEKNIK PEMBELAJARAN
Teknik Pembelajaran yaitu cara-cara konkrit yang digunakan ketika proses pembelajaran berlangsung. Guru sanggup berganti-ganti teknik pembelajaran meskipun dalam koridor metode yang sama. Satu metode sanggup diaplikasikan melalui banyak sekali teknik pembelajaran
Contoh Penerapan
   Pendekatan : Contextual Teaching and Learning
   Metode :  Cooperative Learning
   Teknik  :  Diskusi Kelompok, Inquiry Kepustakaan, Tanya Jawab
   Model   :  Jigsaw
   Pendekatan : PAKEM
   Metode :  Tanya Jawab 
   Teknik  :   Siswa menciptakan dan menjawab pertanyaan sendiri
   Model   :  Snowball Throwing
Di dalam Kurikulum 2013 yang kini mulai diterapkan di sebagian sekolah-sekolah piloting ada dikenal namanya istilah Pendekatan Saintifik. Secara Istilah pengertian dari pendekatan saintifik yaitu proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar  penerima didik secara aktif mengonstruk konsep, aturan atau prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati (untuk mengidentifikasi atau menemukan masalah), merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan banyak sekali teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep, aturan atau prinsip yang “ditemukan”.
Langkah-langkah pada Proses pembelajaran yang memakai pendekatan saintik sering dikenal dengan pendekatan 5M terdiri atas lima pengalaman berguru pokok yaitu:
a. mengamati;
b. menanya;
c. mengumpulkan informasi;
d. mengasosiasi; dan
e. mengkomunikasikan.  
Kegiatan berguru dalam mengamati antara lain : Membaca, mendengar, menyimak, melihat (tanpa atau dengan alat).
Kegiatan berguru dalam menanya antara lain : Mengajukan pertanyaan ihwal isu yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapat isu komplemen ihwal apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual hingga ke pertanyaan yang bersifat hipotetik)
Kegiatan berguru dalam mengumpulkan isu antara lain : melaksanakan eksperimen, membaca sumber lain selain buku teks, mengamati objek/ kejadian/
aktivitas, dan wawancara dengan nara sumber.
Kegiatan berguru dalam mengasosiasi antara lain : mengolah isu yang sudah dikumpulkan baik terbatas dari hasil kegiatan mengumpulkan/eksperimen mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi.
Pengolahan isu yang dikumpulkan dari yang bersifat menambah keluasan dan kedalaman hingga kepada pengolahan isu yang bersifat mencari solusi dari banyak sekali sumber yang mempunyai pendapat yang berbeda hingga kepada yang bertentangan antar fakta, fakta dengan konsep, konsep dengan konsep.
Kegiatan berguru dalam menyimpulkan antara lain : Menyampaikan hasil pengamatan, kesimpulan menurut hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya.

Demikianlah sedikit uraian ihwal perbedaan istilah-istilah strategi pembelajaran, pendekatan, metode, teknik, dan model pembelajaran serta sedikit klarifikasi ihwal Pendekatan saintifik di dalam Kurikulum 2013. Apa yang aku tuliskan di atas sangatlah minim dan tidak lengkap. Untuk itu jikalau ada kekurangan, kekeliruan, ataupun ketidakjelasan silahkan disampaikan melalui kolom komentar di bawah postingan ini. Lepas dari itu semua, satu hal yang terpenting yaitu adanya kemauan Bapak/Ibu Guru untuk memahami dan mengaplikasikannya dalam pembelajaran di kelas yang Bapak/Ibu guru ampu.
Untuk Bapak/Ibu guru yang membutuhkan perangkat pembelajaran kurikulum 2013 menyerupai Silabus dan RPP silahkan menuju ke silabus dan RPP kurikulum 2013 Sudah aku uploadkan pula modul-modul pembelajaran matematika SMA yang masih relevan untuk digunakan dalam kurikulum 2013.
Terima kasih sudah berkenan berkunjung dan membaca. Semoga ada manfaatnya. Salam.

Thursday, February 15, 2018

Yuk Mencar Ilmu Perbedaan Strategi, Pendekatan, Metode, Teknik, Dan Model Pembelajaran

 Tentunya bagi para guru sudah mempersiapkan senjatanya jauh Yuk Belajar Perbedaan Strategi, Pendekatan, Metode, Teknik, dan Model Pembelajaran
Tags: strategi pembelajaran, pendekatan pembelajaran, metode pembelajaran, teknik, model pembelajaran, pendekatan saintifik, kurikulum 2013, 5M
Selamat tiba kembali di . Tahun Pelajaran 2015/2016 gres saja dimulai. Tentunya bagi para guru sudah mempersiapkan senjatanya jauh-jauh hari sebelumnya, baik dari Silabus, Prota (program tahunan), Promes (Program semester), Menganalisis KI dan KD, menciptakan RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran), Kaldik (Kalender Pendidikan), menghitung ahad dan hari efektif, Rancangan penilaian, Program remidial dan Program Pengayaan, dan lain sebagainya. Di dalam menciptakan perangkat pembelajaran menyerupai yang tersebut di atas, pemahaman akan istilah-istilah menjadi cukup penting sebagai landasan berpijak dalam mengaplikasikannya. Satu hal yang ingin aku soroti dan sering aku temukan yaitu rancunya penyebutan antara strategi pembelajaran, pendekatan pembelajaran, metode, teknik, dan model pembelajaran di dalam RPP yang dibentuk oleh Bapak-Ibu Guru.
Berikut ini akan aku kutipkan pengertian-pengertian dari taktik pembelajaran, pendekatan, metode, teknik, dan model pembelajaran dengan cita-cita nantinya dalam pembuatan RPP tidak salah kaprah lagi.

STRATEGI PEMBELAJARAN
Strategi Pembelajaran yaitu suatu pola umum pembelajaran siswa yang tersusun secara sistematis menurut prinsip-prinsip pendidikan, psikologi, didaktik, dan komunikasi dengan mengintegrasikan struktur (urutan langkah pembelajaran) pembelajaran, metode pembelajaran, media pembelajaran/alat peraga, pengelolaan kelas, evaluasi, dan waktu yang dibutuhkan biar siswa sanggup mencapai tujuan-tujuan pemeblajaran secara efektif dan efisien
Strategi terkait dengan akal guru dalam menentukan pendekatan, metode, teknik pembelajaran, dan model pembelajaran
MODEL PEMBELAJARAN
Model adalah suatu bentuk tiruan (replika) dari suatu benda yang sebetulnya
Suatu contoh konseptual atau prosedural dari suatu program,sistem, atau proses yang sanggup dijadikan pola atau pedoman dalam mencapai tujuan.
Model Pembelajaran yaitu contoh pola atau struktur pembelajaran siswa yang didesain, diterapkan, dan dievaluasi secara sistematis dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran.
Dalam pengertian lain Model Pembelajaran yaitu suatu contoh bentuk pembelajaran yang tergambar dari awal hingga final yang disajikan secara khas oleh guru di kelas.
Dalam model pembelajaran terdapat taktik pencapaian kompetensi siswa dengan pendekatan, metode, dan teknik pembelajaran
Silakan dibaca juga :
Model pembelajaran kurikulum 2013

PENDEKATAN PEMBELAJARAN
Pendekatan yaitu suatu rangkaian tindakan yang terjadwal atau terorganisir menurut prinsip-prinsip tertentu (filosofis, psikologis, didaktis dan ekologis) yang terarah secara sistematis pada tujuan-tujuan yang hendak dicapai
Pendekatan pembelajaran adalah suatu rangkaian tindakan pembelajaran yang dilandasi oleh prinsip  dasar tertentu (filosofis, psikologis, didaktis dan ekologis) yang mewadahi, menginspirasi, menguatkan dan melatari metode pembelajaran tertentu.

METODE PEMBELAJARAN
Metode pembelajaran yaitu prosedur, urutan, langkah-langkah dan cara yang digunakan guru dalam pencapaian tujuan pembelajaran.
Metode yaitu jabaran dari pendekatan. Satu pendekakatan sanggup dijabarkan ke dalam banyak sekali metode pembelajaran. Metode pembelajaran merupakan mekanisme pembelajaran yang difokuskan pada pencapaian tujuan pembelajaran
TEKNIK PEMBELAJARAN
Teknik Pembelajaran yaitu cara-cara konkrit yang digunakan ketika proses pembelajaran berlangsung. Guru sanggup berganti-ganti teknik pembelajaran meskipun dalam koridor metode yang sama. Satu metode sanggup diaplikasikan melalui banyak sekali teknik pembelajaran
Contoh Penerapan
   Pendekatan : Contextual Teaching and Learning
   Metode :  Cooperative Learning
   Teknik  :  Diskusi Kelompok, Inquiry Kepustakaan, Tanya Jawab
   Model   :  Jigsaw
   Pendekatan : PAKEM
   Metode :  Tanya Jawab 
   Teknik  :   Siswa menciptakan dan menjawab pertanyaan sendiri
   Model   :  Snowball Throwing
Di dalam Kurikulum 2013 yang kini mulai diterapkan di sebagian sekolah-sekolah piloting ada dikenal namanya istilah Pendekatan Saintifik. Secara Istilah pengertian dari pendekatan saintifik yaitu proses pembelajaran yang dirancang sedemikian rupa agar  penerima didik secara aktif mengonstruk konsep, aturan atau prinsip melalui tahapan-tahapan mengamati (untuk mengidentifikasi atau menemukan masalah), merumuskan masalah, mengajukan atau merumuskan hipotesis, mengumpulkan data dengan banyak sekali teknik, menganalisis data, menarik kesimpulan dan mengomunikasikan konsep, aturan atau prinsip yang “ditemukan”.
Langkah-langkah pada Proses pembelajaran yang memakai pendekatan saintik sering dikenal dengan pendekatan 5M terdiri atas lima pengalaman berguru pokok yaitu:
a. mengamati;
b. menanya;
c. mengumpulkan informasi;
d. mengasosiasi; dan
e. mengkomunikasikan.  
Kegiatan berguru dalam mengamati antara lain : Membaca, mendengar, menyimak, melihat (tanpa atau dengan alat).
Kegiatan berguru dalam menanya antara lain : Mengajukan pertanyaan ihwal isu yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau pertanyaan untuk mendapat isu komplemen ihwal apa yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual hingga ke pertanyaan yang bersifat hipotetik)
Kegiatan berguru dalam mengumpulkan isu antara lain : melaksanakan eksperimen, membaca sumber lain selain buku teks, mengamati objek/ kejadian/
aktivitas, dan wawancara dengan nara sumber.
Kegiatan berguru dalam mengasosiasi antara lain : mengolah isu yang sudah dikumpulkan baik terbatas dari hasil kegiatan mengumpulkan/eksperimen mau pun hasil dari kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan informasi.
Pengolahan isu yang dikumpulkan dari yang bersifat menambah keluasan dan kedalaman hingga kepada pengolahan isu yang bersifat mencari solusi dari banyak sekali sumber yang mempunyai pendapat yang berbeda hingga kepada yang bertentangan antar fakta, fakta dengan konsep, konsep dengan konsep.
Kegiatan berguru dalam menyimpulkan antara lain : Menyampaikan hasil pengamatan, kesimpulan menurut hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media lainnya.

Demikianlah sedikit uraian ihwal perbedaan istilah-istilah strategi pembelajaran, pendekatan, metode, teknik, dan model pembelajaran serta sedikit klarifikasi ihwal Pendekatan saintifik di dalam Kurikulum 2013. Apa yang aku tuliskan di atas sangatlah minim dan tidak lengkap. Untuk itu jikalau ada kekurangan, kekeliruan, ataupun ketidakjelasan silahkan disampaikan melalui kolom komentar di bawah postingan ini. Lepas dari itu semua, satu hal yang terpenting yaitu adanya kemauan Bapak/Ibu Guru untuk memahami dan mengaplikasikannya dalam pembelajaran di kelas yang Bapak/Ibu guru ampu.
Untuk Bapak/Ibu guru yang membutuhkan perangkat pembelajaran kurikulum 2013 menyerupai Silabus dan RPP silahkan menuju ke silabus dan RPP kurikulum 2013 Sudah aku uploadkan pula modul-modul pembelajaran matematika SMA yang masih relevan untuk digunakan dalam kurikulum 2013.
Terima kasih sudah berkenan berkunjung dan membaca. Semoga ada manfaatnya. Salam.

Monday, February 5, 2018

Yuk Berguru Download Modul Guru Pembelajar Matematika Smp

Modul Guru Pembelajar - .com
Tak sanggup dipungkiri sesungguhnya kiprah guru dalam pembelajaran di kelas merupakan salah satu kunci utama dalam keberhasilan berguru siswa. Guru yang profesional dituntut bisa membangun proses pembelajaran yang baik sehingga sanggup menghasilkan keluaran pendidikan yang berkualitas.
Oleh alasannya yakni itu, pemerintah sentra maupun kawasan pada tahun ini menfokuskan perhatian pada peningkatan kompetensi guru yang ujungnya yakni peningkatan kualitas pendidikan.

Dalam rangka memetakan kompetensi para guru, Pemerintah telah melaksanakan Uji Kompetensi Guru (UKG) pada tahun 2015. UKG tersebut dilaksanakan bagi semua guru, baik yang sudah bersertifikat maupun belum bersertifikat untuk memperoleh citra objektif kompetensi guru, baik kompetensi profesional maupun pedagogik. Dari hasil UKG sanggup diketahui kekuatan dan kelemahan kompetensi guru dalam penguasaan pengetahuan. Peta kompetensi guru tersebut dikelompokkan menjadi 10 (sepuluh) kelompok kompetensi.

 Tak sanggup dipungkiri sesungguhnya kiprah guru dalam pembelajaran di kelas merupakan salah sa Yuk Belajar Download Modul Guru Pembelajar Matematika SMP
Modul guru pembelajar matematika

Tindak lanjut pelaksanaan UKG tahun 2015 diwujudkan dalam bentuk pembinaan guru paska UKG melalui agenda Guru Pembelajar pada tahun 2016 ini. Tujuannya yakni untuk meningkatkan kompetensi guru sebagai biro perubahan dan sumber berguru utama bagi penerima didik. Ada tiga jenis pelaksanaan agenda Guru Pembelajar yang didasarkan pada jumlah penguasaan 10 kelompok kompetensi, yaitu contoh tatap muka, daring penuh (online), dan daring kombinasi (blended) tatap muka dengan online.

Keberadaan modul-modul ini yakni sebagai salah satu perangkat pembelajaran dalam agenda Guru pembelajar tatap muka dan Guru Pembelajar online untuk semua mata pelajaran dan kelompok kompetensi. Dengan modul ini diharapkan agenda Guru Pembelajar bisa memperlihatkan bantuan dalam peningkatan kualitas kompetensi guru.

Berikut ini yakni modul-modul guru pembelajar untuk mata pelajaran matematika SMP. Anda bisa mendownloadnya terlebih dahulu dengan mengeklik link download di bawah ini kemudian menggunakannya sesuai petunjuk yang ada di dalamnya. Di bawah juga sudah saya sertakan perihal cara penggunaan modul-modul ini. Selamat belajar, Guru Pembelajar...

MODUL GURU PEMBELAJAR MATEMATIKA SMP

KELOMPOK KOMPETENSI A
KARAKTERISTIK SISWA Sekolah Menengah Pertama DAN BILANGAN
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1. Perkembangan Emosi, Sosial, dan Intelektual Siswa
2. Potensi dan Kesiapan Siswa dalam Belajar Matematika
3. Kesulitan Belajar Siswa

KELOMPOK KOMPETENSI B
TEORI BELAJAR, HIMPUNAN, DAN LOGIKA MATEMATIKA
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1: Teori Belajar Behavioristik
2: Teori Belajar Vygotsky
3: Teori Belajar van Hiele
4: Teori Belajar Ausubel
5: Teori Belajar Bruner

KELOMPOK KOMPETENSI C
MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA, STATISTIKA DAN PELUANG
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1. Pengertian pendekatan, strategi, metode, teknik, taktik, dan model pembelajaran.
2. Prinsip pembelajaran.
3. Model pembelajaran berbasis Discovery Learning.
4. Model pembelajaran berbasis Problem Based Learning.
5. Model pembelajaran berbasis Project Based Learning.
6. Pendekatan Open-Ended.
7. Pendekatan Cooperative learning.
8. Pendekatan Differentiated Instruction.
5. Model pembelajaran berbasis Project Based Learning.

KELOMPOK KOMPETENSI D
KURIKULUM MATEMATIKA 1, SEJARAH FILSAFAT DAN ALJABAR 1
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1. Pengembangan kurikulum, SKL, KI, KD, dan indikator.
2. Karakteristik dan tujuan mata pelajaran.
3. Desain pembelajaran saintifik.

KELOMPOK KOMPETENSI E
KURIKULUM MATEMATIKA 2 DAN ALJABAR 2
Modul ini memuat tiga acara pembelajaran sebagai berikut.
1. Kegiatan Pembelajaran-1 (KP-1): Analisis muatan kompetensi dasar dan tujuan mata pelajaran Matematika SMP
2. Kegiatan Pembelajaran-2 (KP-2): Pengembangan IPK dalam pembelajaran Matematika SMP
3. Kegiatan Pembelajaran-3 (KP-3): Pemilihan dan penataan materi/bahan pembelajaran Matematika SMP

KELOMPOK KOMPETENSI F
RANCANGAN PEMBELAJARAN DAN GEOMETRI 1
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1. Prinsip pembelajaran, hakikat RPP, dan prinsip penyusunan RPP
2. Sistematika, komponen RPP, dan langkah penyusunan RPP
3. Pemetaan muatan atau isi RPP Matematika SMP
4. Penyusunan RPP Matematika SMP

KELOMPOK KOMPETENSI G
PENILAIAN 1 DAN GEOMETRI 2
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1. Pengertian penilaian, pengukuran, dan penilaian dalam pembelajaran.
2. Jenis dan bentuk penilaian.
3. Pengertian tes dan nontes.
4. Fungsi, dan prinsip-prinsip penilaian dalam proses pembelajaran.
5. Penilaian autentik dalam pembelajaran matematika.
6. Aspek-aspek penilaian dan komponen penilaian hasil belajar.
7. Penilaian pencapaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
8. Prosedur penilaian dan penilaian proses dan hasil belajar.
9. Mengolah dan menyusun laporan hasil penilaian proses dan hasil belajar.
10. Pengertian perihal kriteria ketuntasan berguru minimal (KKM).
11. Pelaporan hasil penilaian, agenda remedial, dan agenda pengayaan.

KELOMPOK KOMPETENSI H
PENILAIAN 2 DAN PEMAANFAATAN MEDIA UNTUK PROFESIONALISME GURU
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1. Instrumen Penilaian Tes dan Nontes
2. Kualitas instrumen penilaian
3. Konstruksi Tes

KELOMPOK KOMPETENSI I
PEMAANFAATAN MEDIA DAN PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1. Pengertian dan Macam Media Pembelajaran
2. Fungsi dan Manfaat Media dalam Pembelajaran Matematika SMP/MTs
4. Pemilihan Media dalam Pembelajaran Matematika SMP/MTs
5. Pemanfaatan Media dalam Pembelajaran Matematika SMP/MTs.

KELOMPOK KOMPETENSI J
REFLEKSI, PTK, DAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN GURU
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1. Konsep Tindakan Reflektif.
2. Pembelajaran Remedi dan Pengayaan
3. Konsep Penelitin Tindakan Kelas
4. Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas


Saran Cara Penggunaan Modul Guru Pembelajar

Modul ini sanggup dipakai oleh guru-guru Matematika Sekolah Menengah Pertama baik secara individu maupun kelompok. Waktu yang dibutuhkan dalam mempelajari tiap modul ini minimum 4 × 45 menit, diluar waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan pada masing-masing modul, maupun kiprah simpulan dari modul ini.
Modul ini merupakan materi bimbing pembinaan (diklat) pasca UKG bagi guru matematika SMP/MTs.
Alternatif cara penggunaan modul guru pembelajar ini sanggup dilaksanakan sebagai berikut:

  1. Pada setiap modul terdapat uraian materi dalam bentuk acara berguru dan latihan dalam bentuk tugas. Bacalah modul demi modul dengan seksama supaya sanggup menuntaskan tugas-tugas yang diberikan dalam modul dengan baik.
  2. Sebelum membaca uraian materi pada tiap modul, Anda diharapkan terlebih dahulu mencermati dan mencoba menjawab atau mendiskusikan tanggapan dari pertanyaan-pertanyaan awal dari setiap modul. Bila tidak yakin akan kebenaran tanggapan Anda, bacalah uraian materi pada masing-masing acara berguru sebagai referensi untuk memperolah jawaban.
  3. Setelah Anda merasa cukup memahami isi masing-masing materi modul, jawablah atau selesaikan soal dan kiprah yang ada pada bab simpulan masing-masing acara berguru sebagai materi latihan.
  4. Lakukan refleksi menurut proses berguru yang telah dilakukan dan penyelesaian latihan/tugas. Bagian rangkuman sanggup dijadikan modal dalam melaksanakan refleksi. Hasil refleksi yang sanggup terjadi antara lain ditemukan beberapa bab yang harus direview dan dipelajari kembali, ada bab yang perlu dipertajam atau dikoreksi, dan lain lain.
  5. Setelah mendapat hasil refleksi, rencanakan dan lakukan tindak lanjut yang relevan baik dalam maupun di luar sesi agenda guru pembelajar.

Itulah beberapa hal perihal modul guru pembelajar dan cara penggunaannya. Silakan Anda pantau terus blog matematrick.com untuk mengetahui update terbaru seputar acara Program Guru Pembelajar, khususnya mata pelajaran matematika. Semoga ada manfaatnya.

Thursday, November 29, 2018

Yuk Berguru Download Modul Guru Pembelajar Matematika Smp

Modul Guru Pembelajar - .com
Tak sanggup dipungkiri sesungguhnya kiprah guru dalam pembelajaran di kelas merupakan salah satu kunci utama dalam keberhasilan berguru siswa. Guru yang profesional dituntut bisa membangun proses pembelajaran yang baik sehingga sanggup menghasilkan keluaran pendidikan yang berkualitas.
Oleh alasannya yakni itu, pemerintah sentra maupun kawasan pada tahun ini menfokuskan perhatian pada peningkatan kompetensi guru yang ujungnya yakni peningkatan kualitas pendidikan.

Dalam rangka memetakan kompetensi para guru, Pemerintah telah melaksanakan Uji Kompetensi Guru (UKG) pada tahun 2015. UKG tersebut dilaksanakan bagi semua guru, baik yang sudah bersertifikat maupun belum bersertifikat untuk memperoleh citra objektif kompetensi guru, baik kompetensi profesional maupun pedagogik. Dari hasil UKG sanggup diketahui kekuatan dan kelemahan kompetensi guru dalam penguasaan pengetahuan. Peta kompetensi guru tersebut dikelompokkan menjadi 10 (sepuluh) kelompok kompetensi.

 Tak sanggup dipungkiri sesungguhnya kiprah guru dalam pembelajaran di kelas merupakan salah sa Yuk Belajar Download Modul Guru Pembelajar Matematika SMP
Modul guru pembelajar matematika

Tindak lanjut pelaksanaan UKG tahun 2015 diwujudkan dalam bentuk pembinaan guru paska UKG melalui agenda Guru Pembelajar pada tahun 2016 ini. Tujuannya yakni untuk meningkatkan kompetensi guru sebagai biro perubahan dan sumber berguru utama bagi penerima didik. Ada tiga jenis pelaksanaan agenda Guru Pembelajar yang didasarkan pada jumlah penguasaan 10 kelompok kompetensi, yaitu contoh tatap muka, daring penuh (online), dan daring kombinasi (blended) tatap muka dengan online.

Keberadaan modul-modul ini yakni sebagai salah satu perangkat pembelajaran dalam agenda Guru pembelajar tatap muka dan Guru Pembelajar online untuk semua mata pelajaran dan kelompok kompetensi. Dengan modul ini diharapkan agenda Guru Pembelajar bisa memperlihatkan bantuan dalam peningkatan kualitas kompetensi guru.

Berikut ini yakni modul-modul guru pembelajar untuk mata pelajaran matematika SMP. Anda bisa mendownloadnya terlebih dahulu dengan mengeklik link download di bawah ini kemudian menggunakannya sesuai petunjuk yang ada di dalamnya. Di bawah juga sudah saya sertakan perihal cara penggunaan modul-modul ini. Selamat belajar, Guru Pembelajar...

MODUL GURU PEMBELAJAR MATEMATIKA SMP

KELOMPOK KOMPETENSI A
KARAKTERISTIK SISWA Sekolah Menengah Pertama DAN BILANGAN
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1. Perkembangan Emosi, Sosial, dan Intelektual Siswa
2. Potensi dan Kesiapan Siswa dalam Belajar Matematika
3. Kesulitan Belajar Siswa

KELOMPOK KOMPETENSI B
TEORI BELAJAR, HIMPUNAN, DAN LOGIKA MATEMATIKA
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1: Teori Belajar Behavioristik
2: Teori Belajar Vygotsky
3: Teori Belajar van Hiele
4: Teori Belajar Ausubel
5: Teori Belajar Bruner

KELOMPOK KOMPETENSI C
MODEL PEMBELAJARAN MATEMATIKA, STATISTIKA DAN PELUANG
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1. Pengertian pendekatan, strategi, metode, teknik, taktik, dan model pembelajaran.
2. Prinsip pembelajaran.
3. Model pembelajaran berbasis Discovery Learning.
4. Model pembelajaran berbasis Problem Based Learning.
5. Model pembelajaran berbasis Project Based Learning.
6. Pendekatan Open-Ended.
7. Pendekatan Cooperative learning.
8. Pendekatan Differentiated Instruction.
5. Model pembelajaran berbasis Project Based Learning.

KELOMPOK KOMPETENSI D
KURIKULUM MATEMATIKA 1, SEJARAH FILSAFAT DAN ALJABAR 1
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1. Pengembangan kurikulum, SKL, KI, KD, dan indikator.
2. Karakteristik dan tujuan mata pelajaran.
3. Desain pembelajaran saintifik.

KELOMPOK KOMPETENSI E
KURIKULUM MATEMATIKA 2 DAN ALJABAR 2
Modul ini memuat tiga acara pembelajaran sebagai berikut.
1. Kegiatan Pembelajaran-1 (KP-1): Analisis muatan kompetensi dasar dan tujuan mata pelajaran Matematika SMP
2. Kegiatan Pembelajaran-2 (KP-2): Pengembangan IPK dalam pembelajaran Matematika SMP
3. Kegiatan Pembelajaran-3 (KP-3): Pemilihan dan penataan materi/bahan pembelajaran Matematika SMP

KELOMPOK KOMPETENSI F
RANCANGAN PEMBELAJARAN DAN GEOMETRI 1
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1. Prinsip pembelajaran, hakikat RPP, dan prinsip penyusunan RPP
2. Sistematika, komponen RPP, dan langkah penyusunan RPP
3. Pemetaan muatan atau isi RPP Matematika SMP
4. Penyusunan RPP Matematika SMP

KELOMPOK KOMPETENSI G
PENILAIAN 1 DAN GEOMETRI 2
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1. Pengertian penilaian, pengukuran, dan penilaian dalam pembelajaran.
2. Jenis dan bentuk penilaian.
3. Pengertian tes dan nontes.
4. Fungsi, dan prinsip-prinsip penilaian dalam proses pembelajaran.
5. Penilaian autentik dalam pembelajaran matematika.
6. Aspek-aspek penilaian dan komponen penilaian hasil belajar.
7. Penilaian pencapaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan.
8. Prosedur penilaian dan penilaian proses dan hasil belajar.
9. Mengolah dan menyusun laporan hasil penilaian proses dan hasil belajar.
10. Pengertian perihal kriteria ketuntasan berguru minimal (KKM).
11. Pelaporan hasil penilaian, agenda remedial, dan agenda pengayaan.

KELOMPOK KOMPETENSI H
PENILAIAN 2 DAN PEMAANFAATAN MEDIA UNTUK PROFESIONALISME GURU
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1. Instrumen Penilaian Tes dan Nontes
2. Kualitas instrumen penilaian
3. Konstruksi Tes

KELOMPOK KOMPETENSI I
PEMAANFAATAN MEDIA DAN PENGEMBANGAN MATERI PEMBELAJARAN
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1. Pengertian dan Macam Media Pembelajaran
2. Fungsi dan Manfaat Media dalam Pembelajaran Matematika SMP/MTs
4. Pemilihan Media dalam Pembelajaran Matematika SMP/MTs
5. Pemanfaatan Media dalam Pembelajaran Matematika SMP/MTs.

KELOMPOK KOMPETENSI J
REFLEKSI, PTK, DAN PENGEMBANGAN KEPROFESIAN GURU
Ruang lingkup materi dalam modul guru pembelajar ini meliputi:
1. Konsep Tindakan Reflektif.
2. Pembelajaran Remedi dan Pengayaan
3. Konsep Penelitin Tindakan Kelas
4. Pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas


Saran Cara Penggunaan Modul Guru Pembelajar

Modul ini sanggup dipakai oleh guru-guru Matematika Sekolah Menengah Pertama baik secara individu maupun kelompok. Waktu yang dibutuhkan dalam mempelajari tiap modul ini minimum 4 × 45 menit, diluar waktu yang dibutuhkan untuk mengerjakan tugas-tugas yang diberikan pada masing-masing modul, maupun kiprah simpulan dari modul ini.
Modul ini merupakan materi bimbing pembinaan (diklat) pasca UKG bagi guru matematika SMP/MTs.
Alternatif cara penggunaan modul guru pembelajar ini sanggup dilaksanakan sebagai berikut:

  1. Pada setiap modul terdapat uraian materi dalam bentuk acara berguru dan latihan dalam bentuk tugas. Bacalah modul demi modul dengan seksama supaya sanggup menuntaskan tugas-tugas yang diberikan dalam modul dengan baik.
  2. Sebelum membaca uraian materi pada tiap modul, Anda diharapkan terlebih dahulu mencermati dan mencoba menjawab atau mendiskusikan tanggapan dari pertanyaan-pertanyaan awal dari setiap modul. Bila tidak yakin akan kebenaran tanggapan Anda, bacalah uraian materi pada masing-masing acara berguru sebagai referensi untuk memperolah jawaban.
  3. Setelah Anda merasa cukup memahami isi masing-masing materi modul, jawablah atau selesaikan soal dan kiprah yang ada pada bab simpulan masing-masing acara berguru sebagai materi latihan.
  4. Lakukan refleksi menurut proses berguru yang telah dilakukan dan penyelesaian latihan/tugas. Bagian rangkuman sanggup dijadikan modal dalam melaksanakan refleksi. Hasil refleksi yang sanggup terjadi antara lain ditemukan beberapa bab yang harus direview dan dipelajari kembali, ada bab yang perlu dipertajam atau dikoreksi, dan lain lain.
  5. Setelah mendapat hasil refleksi, rencanakan dan lakukan tindak lanjut yang relevan baik dalam maupun di luar sesi agenda guru pembelajar.

Itulah beberapa hal perihal modul guru pembelajar dan cara penggunaannya. Silakan Anda pantau terus blog matematrick.com untuk mengetahui update terbaru seputar acara Program Guru Pembelajar, khususnya mata pelajaran matematika. Semoga ada manfaatnya.

Monday, November 26, 2018

Yuk Mencar Ilmu Bahan Dan Rumus Matematika Sma Sesuai Kurikulum 2013

Materi dan Rumus Matematika Sekolah Menengan Atas Kurikulum 2013

Sebenarnya dulu saya sudah siap mempostingkan materi matematika Sekolah Menengan Atas secara lengkap mulai dari materi, ringkasan, teladan pembahasan soal, kumpulan rumus matematika SMA, trik dan tips mengerjakan soal matematika dengan smart solutions, soal-soal latihan dan uji kompetensi, beserta dengan media pembelajaran interaktifnya. Namun dengan diberlakukannya kurikulum 2013 semua itu terpaksa harus diralat dan dirombak lagi alasannya ialah ada begitu banyak perubahan konten/materi matematika Sekolah Menengan Atas pada kurikulum 2013 kini dibandingkan dengan kurikulum KTSP 2006 yang lalu.
Terjadi penambahan kepingan yang cukup signifikan namun secara keluasan materi terjadi pemangkasan yang cukup drastis. Pertama kali membaca daftar isi dan menghitung jumlah kepingan yang mencapai 12 kepingan dalam satu tahun pelajaran sempat kaget dan pesimis sanggup menuntaskan pembelajaran secara utuh dan tuntas, mengingat dengan metode dan pendekatan biasa saja kadang 6 kepingan saja tidak tuntas, apalagi kalau harus memakai pendekatan saintifik yang tergolong gres dalam proses pembelajaran matematika. Namun sesudah melihat kedalaman materi serta menjalani proses KBM selama satu tahun ini, ternyata cukup masuk nalar untuk menuntaskan keseluruhan materi dengan sempurna waktu.

Berikut ini ialah susunan materi matematika Sekolah Menengan Atas kelas X Kurikulum 2013. Silahkan anda klik judul kepingan berwarna hijau untuk berguru lebih lanjut mulai dari materi hingga rumus matematika SMA
Materi dan Rumus Matematika Sekolah Menengan Atas Kurikulum  Yuk Belajar Materi dan Rumus Matematika Sekolah Menengan Atas Sesuai Kurikulum 2013
1  Menemukan konsep Eksponen
2  Pangkat Bulat Negatif
3  Pangkat Nol
4  Sifat-Sifat Pangkat Bulat Positif
5  Pangkat Pecahan
6  Bentuk Akar
7  Hubungan Bentuk Akar dan Bilangan Berpangkat
8  Operasi Pada Bentuk Akar  
9  Menemukan Konsep Logaritma
10  Sifat-sifat Logaritma
1  Memahami dan Menemukan konsep Nilai Mutlak
2  Persamaan Linier    
3  Pertidaksamaan Linier
4  Persamaan Linier yang Melibatkan Nilai Mutlak
5  Pertidaksamaan Linier yang Melibatkan Nilai Mutlak
1  Menemukan Konsep Sistem Persamaan Linear Dua Variabel
2  Menemukan Konsep Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel
3  Penyelesaian Sistem Persamaaan Linier dua dan tiga variabel
4  Sistem Pertidaksamaan Linear Dua Variabel  
1  Menemukan Konsep Matriks
2  Jenis-Jenis Matriks
3  Transpos Matriks
4  Kesamaan Dua Matriks
5  Memahami Operasi Sederhana Matriks serta Penerapannya
1  Menemukan Konsep Relasi    
2  Sifat-Sifat Relasi    
3  Menemukan Konsep Fungsi     
1  Menemukan Pola Barisan dan Deret    
2   Menemukan Konsep Barisan dan Deret Aritmatika
3  Menemukan Konsep Barisan dan Deret Geometri     
1   Persamaan Kuadrat  
2  Fungsi Kuadrat     
Bab 8  Trigonometri         
1  Ukuran Sudut (Derajat dan Radian)    
2  Konsep Dasar Sudut    
3  Perbandingan Trigonometri pada Segitiga Siku-Siku    
4  Nilai Perbandingan Trigonometri Sudut spesial    
5  Perbandingan Trigonometri untuk Sudut 30o, 45o, 60o
6  Grafik Fungsi Trigonometri           
Bab 9  Geometri         
1  Menemukan Konsep Jarak Titik, Garis, dan Bidang    
2  Menemukan Konsep Sudut pada Bangun Ruang      
1  Menemukan Konsep Limit    
2  Sifat-Sifat Limit Fungsi    
3  Menentukan Nilai Limit Fungsi      
Bab 11  Statistika         
1  Data Tunggal    
2  Data Kelompok      
Bab 12  Peluang         
1  Kemungkinan Suatu Kejadian  
2  Frekuensi Relatif Suatu Hasil Percobaan  
3  Peluang Suatu Kejadian  

Untuk mendownload file buku guru dan buku siswa matematika untuk sma kelas 10 kurikulum 2013 silahkan menuju ke sini

Berikutnya ialah materi matematika Sekolah Menengan Atas kelas XI kurikulum 2013

Rumus Matematika Sekolah Menengan Atas Kelas XI

1. Model Matematika
2. Program Linear dengan Metode Grafik
3. Daerah Bersih dan Garis Selidik
1. Operasi Penjumlahan Pada Matriks
2. Pengurangan Dua Matriks
3. Perkalian Suatu Bilangan Real dengan Matriks
4. Operasi Perkalian Dua Matriks
5. Determinan Dan Invers Matriks
Bab 3 Fungsi Komposisi Dan Fungsi Invers 
1. Operasi Aljabar Pada Fungsi
2. Menemukan Konsep Fungsi Komposisi
3. Sifat-sifat Operasi Fungsi Komposisi
4. Fungsi Invers
5. Menentukan Rumus Fungsi Invers 
1. Garis dan Gradien
2. Hubungan Antar Garis
1. Menemukan Konsep Barisan dan Deret Tak Hingga
2. Barisan Konstan, Naik, dan Turun
1. Aturan Sinus
2. Aturan Cosinus
3. Luas Segitiga 

Materi Matematika Sekolah Menengan Atas Kelas XI Semester 2

Rumus Matematika Sekolah Menengan Atas Kelas XI Semester 2

1. Ukuran Pemusatan
2. Ukuran Letak Data
3. Ukuran Penyebaran Data 
1. Menemukan Konsep Perkalian, Permutasi, dan Kombinasi
2. Peluang
1. Menemukan Konsep Persamaan Lingkaran
2. Bentuk Umum Persamaan Lingkaran
3. Kedudukan Titik terhadap Lingkaran
4. Kedudukan Garis terhadap Lingkaran
5. Persamaan Garis Singgung Lingkaran
1. Memahami dan Menemukan Konsep Translasi (Pergeseran)
2. Memahami dan Menemukan Konsep Refleksi (Pencerminan)
3. Memahami dan Menemukan Konsep Rotasi (Perputaran)
4. Memahami dan Menemukan Konsep Dilatasi (Perkalian)
1. Menemukan Konsep Turunan Suatu Fungsi
2. Aplikasi Turunan
3. Sketsa Kurva Suatu Fungsi dengan Konsep Turunan
1. Menemukan Konsep Integral tak Tentu
2. Notasi Integral dan Rumus Dasar Integral Tak Tentu

Untuk mendownload file buku guru dan buku siswa matematika untuk sma kelas 11 kurikulum 2013 silahkan menuju link ini

UPDATE : Materi Matematika Kelas XII Sekolah Menengan Atas Kurikulum 2013 sudah saya upload. Silahkan di klik link/tulisan hijaunya.

Atau kalau anda tertarik untuk mendownload modul yang berisi ringkasan materi dan rumus matematika SMA, teladan penyelesaian soal dengan cara biasa dan cara cepat (smart solution), dan soal-soal latihan untuk menguji pencapaian kompetensi anda, silakan menuju Kumpulan rumus matematika SMA.
Modul tersebut saya susun dan saya pecah menjadi per kepingan dengan tujuan biar memudahkan anda dalam mendownload kepingan yang sesuai dengan kebutuhan anda.
Jika ada sesuatu yang perlu didiskusikan silakan anda tulis di kolom komentar di bawah postingan ini atau via pesan langsung di sini
Terima kasih sudah mampir dan berkenan membaca. Semoga ada manfaatnya.