Showing posts with label Jaringan Hewan. Show all posts
Showing posts with label Jaringan Hewan. Show all posts

Sunday, April 26, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Epitel Pada Binatang Vertebrata

Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel pada Hewan Vertebrata - Seperti jaringan epidermis pada tumbuhan, jaringan epitel berperan sebagai pelapis organ dan rongga badan bab luar. Jaringan ini dapat ditemukan pada permukaan badan yang membatasi organ tubuh dengan lingkungan luarnya. Jaringan epitel yang melapisi permukaan tubuh atau lapisan luar badan dinamakan epitelium. Sedangkan jaringan epitel yang membatasi rongga badan dinamakan mesotelium, misalnya perikardium, pleura, dan peritonium. Kemudian, jaringan yang membatasi organ badan dinamakan endotelium. Di dalam struktur tubuh, jaringan epitel berfungsi sebagai pelindung jaringan di bawahnya dari kerusakan, pengangkut zat-zat antar jaringan, dan tempat keluarnya enzim.

Berdasarkan strukturnya, jaringan epitel dibedakan menjadi 3 macam, yaitu epitel pipih, epitel batang (silinder), dan epitel kubus. Kita bisa membedakan ketiga jaringan epitel tersebut menurut ciri-cirinya. Epitel pipih mempunyai ciri yakni selnya berbentuk pipih dengan nukleus lingkaran di tengah. Epitel batang (silinder) tersusun oleh sel berbentuk ibarat batang dengan nukleus lingkaran di dasar sel. Sedangkan epitel kubus mempunyai sel berbentuk kubus dengan nukleus lingkaran besar di tengah. Menurut lapisan penyusunnya, jaringan epitel terbagi atas beberapa jaringan, yakni epitel pipih selapis, epitel pipih berlapis banyak, epitel silindris selapis, epitel silindris berlapis banyak, epitel kubus selapis, epitel kubus berlapis banyak, dan epitel transisi.

Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel pada Hewan Vertebrata. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Saturday, April 25, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Epitel Pipih Selapis

Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Pipih Selapis - Jaringan epitel pipih selapis (sederhana) banyak ditemukan pada organ-organ ibarat pembuluh darah, pembuluh limfa, paru-paru, alveoli, dan selaput perut. Sitoplasma jaringan ini sangat jernih, inti selnya berbentuk bundar di tengah, dan sel-selnya tersusun sangat rapat. Jaringan epitel pipih selapis berperan dalam proses filtrasi, sekresi, dan difusi osmosis. Perhatikan Gambar 1 biar kalian mengetahui bentuk epitel pipih selapis.
Jaringan epitel pipih selapis berperan dalam proses filtrasi Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Pipih Selapis
Gambar 1. Epitel pipih selapis pada pembuluh darah
Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Pipih Selapis. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Friday, April 24, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Epitel Pipih Berlapis

Struktur dan Fungsi Epitel Pipih Berlapis - Seperti epitel pipih selapis, sel jaringan epitel pipih berlapis (kompleks) tersusun sangat rapat. Rongga mulut, esofagus, laring, v*gina, terusan an*s, dan rongga hidung banyak tersusun oleh jaringan ini. Fungsinya ialah sebagai pelindung dan penghasil mukus. Epitel pipih berlapis sanggup kalian simak pada Gambar 1.
 dan rongga hidung banyak tersusun oleh jaringan Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Pipih Berlapis
Gambar 1. Epitel pipih berlapis pada rongga mulut
Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Pipih Berlapis. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Thursday, April 23, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Epitel Batang Selapis

Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Batang Selapis - Sel berbentuk batang, sitoplasma jernih, dengan inti sel bulat berada di bersahabat dasar merupakan ciri jaringan ini. Epitel batang selapis banyak ditemukan pada usus, dinding lambung, kantong empedu, saluran rahim, terusan pencernaan, dan terusan pernapasan bab atas. Epitel ini sanggup kalian cermati pada Gambar 1. Jaringan ini berfungsi dalam proses sekresi, penyerapan (absorpsi), penghasil mukus, dan pelicin / pelumas permukaan saluran.
berada di bersahabat dasar merupakan ciri jaringan ini Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Batang Selapis
Gambar 1. Epitel batang selapis pada usus
Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Batang Selapis. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Wednesday, April 22, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Epitel Batang Berlapis Banyak

Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Batang Berlapis Banyak - Seperti namanya, jaringan ini tersusun banyak lapisan sel yang berbentuk batang. Jaringan epitel batang berlapis banyak terdapat pada beberapa organ badan ibarat bab mata yang berwarna putih, faring, laring, dan uretra. Bentuk epitel ini sanggup kalian simak pada Gambar 1. Fungsinya ialah sebagai daerah sekresi yakni penghasil mukus, dan ekskresi, contohnya kelenjar ludah dan kelenjar susu.
 jaringan ini tersusun banyak lapisan sel yang Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Batang Berlapis Banyak
Gambar 1. Epitel batang berlapis banyak
Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Batang Berlapis Banyak. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Tuesday, April 21, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Epitel Kubus Selapis

Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Kubus Selapis - Jaringan epitel berbentuk kubus selapis ditemui pada beberapa bagian, mencakup permukaan ovarium, nefron, ginjal, dan lensa mata. Perhatikan Gambar 1. agar kalian mengetahui bentuk epitel kubus selapis dengan tepat. Fungsinya yaitu daerah sekresi.
 Jaringan epitel berbentuk kubus selapis ditemui pada beberapa Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Kubus Selapis
Gambar 1. Epitel kubus selapis pada ginjal
Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Kubus Selapis. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Monday, April 20, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Epitel Kubus Berlapis Banyak

Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Kubus Berlapis Banyak - Epitel kubus berlapis banyak terdapat pada beberapa bab tubuh, yakni folikel ovarium, testis, kelenjar keringat, dan kelenjar ludah. Cermatilah bentuk epitel kubus berlapis banyak pada Gambar 1. Fungsi jaringan ini yakni sebagai pelindung dan penghasil mukus. Selain itu, jaringan ini juga berfungsi sebagai pelindung dari gesekan.
Epitel kubus berlapis banyak pada faring Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Kubus Berlapis Banyak
Gambar 1. Epitel kubus berlapis banyak pada faring
Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Kubus Berlapis Banyak. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Sunday, April 19, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Epitel Transisi

Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Transisi - Sel penyusun epitel transisi bentuknya sanggup berubah dan berlapislapis. Epitel ini sanggup ditemukan pada organ terusan pernafasan, ureter, dan kandung kemih. Saat kandung kemih berisi urine, sel epitel akan berbentuk kuboid ibarat dadu atau silindris. Epitel transisi pada kandung kemih sanggup kalian cermati pada Gambar 1. Sementara menurut fungsinya, jaringan binatang mempunyai salah satu jenis jaringan yang disebut jaringan epitel kelenjar. Epitel kelenjar banyak terdapat pada kelenjar endokrin dan kelenjar eksokrin. Kelenjar endokrin tidak mempunyai saluran, sehingga kesannya eksklusif masuk ke dalam peredaran darah. Contoh: kelenjar adrenal, timus, dan tiroid. Bentuk epitel kelenjar endokrin terdapat pada Gambar 2. Sedangkan kelenjar eksokrin terdapat pada terusan keluar tubuh. Misalnya, kelenjar keringat dan kelenjar ludah. Fungsinya yaitu sebagai tempat sekresi zat dalam metabolisme. Supaya kalian mengetahui bentuk epitel kelenjar eksokrin, perhatikan Gambar 3.
Sel penyusun epitel transisi bentuknya sanggup berubah dan berlapislapis Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Transisi
Gambar 1. Epitel transisi pada kandung kemih
Sel penyusun epitel transisi bentuknya sanggup berubah dan berlapislapis Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Transisi
Gambar 2. Epitel kelenjar endokrin pada kelenjar tiroid
Sel penyusun epitel transisi bentuknya sanggup berubah dan berlapislapis Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Transisi
Gambar 3. Epitel kelenjar eksokrin pada kelenjar keringat
Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Epitel Transisi. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Saturday, April 18, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Ikat Pada Hewan

Struktur dan Fungsi Jaringan Ikat pada Hewan - Saat kalian menyambung tali yang putus menjadi dua bagian, kemudian kalian mengikatnya, maka tali tersebut akan menjadi kuat kembali. Sama menyerupai tali, organ dan jaringan badan kita dihubungkan oleh jaringan ikat sehingga menjadi kuat. Karena itu, jaringan ikat disebut juga jaringan penyambung atau jaringan penyokong. Jaringan ikat berfungsi melekatkan konstruksi antarjaringan, membungkus organ, menghasilkan energi, menghasilkan sistem imun, dan mengisi rongga-rongga di antara organ. Berbeda dengan jaringan epitel yang sel-selnya tersusun rapat, kumpulan sel jaringan ikat amat jarang dan tersebar dalam matriks ekstraseluler. Selain itu, sel-sel jaringan ikat mempunyai bentuk yang tidak teratur. Sebagian besar matriksnya terdapat serat-serat dan bahan dasar yang berupa cairan. Jaringan ikat mempunyai materi dasar yang tidak berwarna, tidak berbentuk (amorf), dan homogen. Bahan dasar ini berasal dari asam mukopolisakarida ialah asam hialuronat. Akibatnya, matriks menjadi lentur dan semakin banyak air. Di dalamnya terdapat pula asam mukopolisakarida sulfan yang mengakibatkan struktur jaringan ikat bersifat kaku.

Serat jaringan ikat yang terbuat dari protein dan sebagai penyusun matriks mempunyai aneka macam jenis serat, mencakup serat kolagen, serat elastis, dan serat retikuler. Serat kolagen berwarna putih atau disebut serat putih. Seratnya tersusun atas protein kolagen, sehingga mempunyai sifat kuat, daya regang tinggi, dan elastisitas yang rendah. Serat ini banyak terdapat pada kulit, tulang, dan tendon. Perhatikan Gambar 1.
Saat kalian menyambung tali yang putus menjadi dua serpihan Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Ikat pada Hewan
Gambar 1. Serat kolagen dan serat elastis
Sementara itu, serat lentur berwarna kuning atau disebut serabut kuning. Serat lentur terbuat dari protein elastin dan mukopolisakarida, sehingga mempunyai elastisitas tinggi. Serat ini banyak terdapat pada bantalan lemak, ligamen, dan pembuluh darah. Serat retikuler sangat tipis dan bercabang, tersusun atas kolagen dan terhubung pula dengan serat kolagen. Karena itu, serat retikuler mempunyai sifat yang sama dengan serat kolagen. Bahan dasarnya mengandung glikoprotein. Serat ini berfungsi sebagai penghubung jaringan pengikat dengan jaringan sebelahnya. Serat retikuler dapat ditemukan pada hati, limpa, dan kelenjar-kelenjar limfa. Cermatilah Gambar 2.
Saat kalian menyambung tali yang putus menjadi dua serpihan Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Ikat pada Hewan
Gambar 2. Serat retikuler
Selain ciri-ciri tersebut, jaringan ikat mempunyai aneka macam jenis sel meliputi, sel fibroblas, sel makrofaga, sel tiang, sel lemak, aneka macam jenis jaringan sel darah putih, dan sel plasma. Fibroblas merupakan sel jaringan ikat berbentuk serat dengan fungsi mensekresikan protein. Makrofaga merupakan sel jaringan ikat yang bentuknya tidak tetap, mempunyai fungsi fagositosis (memakan zat buangan, sel-sel mati, dan bakteri) dan letaknya bersahabat pembuluh darah. Sel tiang (mast cell) berperan menghasilkan hormon heparin dan histamin. Heparin berfungsi dalam pembekuan darah, sedangkan histamin berfungsi meningkatkan permeabilitas kapiler darah. Sel jaringan ikat juga tersusun dari sel lemak (sel adiposa) dan berfungsi menyimpan lemak.

Untuk melawan patogen (bakteri, virus, dan protozoa), sel jaringan ikat mengandung sel darah putih (leukosit). Leukosit terbagi atas dua jenis sel, ialah sel bergranula (granulosit), contohnya eosinofil, basofil, dan netrofil dan sel tak bergranula (agranulosit), contohnya monosit dan limfosit.

Jaringan ikat tersusun pula dari sel plasma. Sel ini kerapkali ditemukan di bawah membran epitel, contohnya pada akses pernafasan dan akses pencernaan. Sel plasma berfungsi mem produksi antibodi untuk melawan antigen (protein asing). Berdasarkan jenisnya, jaringan ikat dikelompokan dalam tiga tipe, yakni jaringan ikat sebenarnya, jaringan tulang rangka, ja ringan darah dan jaringan limfa. 

Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Ikat pada Hewan. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Friday, April 17, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Pengikat Sebenarnya

Struktur dan Fungsi Jaringan Pengikat Sebenarnya atau Sesungguhnya - Jaringan ikat bekerjsama dibedakan menjadi jaringan peng ikat berserat (fibrosa), jaringan ikat elastis, jaringan ikat lemak dan jaringan ikat longgar.

1. Jaringan Ikat Berserat

Matriks jaringan ikat berserat mengandung serat putih berkolagen, namun kolagennya tidak elastis. Kita sanggup temui jenis jaringan ini pada tendon yang melekatkan otot ke tulang dan ligamen yang menghubungkan tulang dengan tulang lain pada persendian. Jaringan ini berfungsi menghubungkan tulang dengan tulang dan otot dengan tulang. Perhatikan bentuk jaringan ini pada Gambar 1.
Jaringan ikat bekerjsama dibedakan menjadi jaringan peng ikat Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Pengikat Sebenarnya
Gambar 1. Jaringan pengikat berserat
2. Jaringan Ikat Elastis

Matriks jaringan ikat lentur mengandung serabut lentur kuning. Bisa kita temukan pada ligamen dan dinding arteri. Jaringan pengikat ini berfungsi sebagai pelindung elastisitas jaringan. Jaringan ikat elastis sanggup kalian simak pada Gambar 2.
Jaringan ikat bekerjsama dibedakan menjadi jaringan peng ikat Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Pengikat Sebenarnya
Gambar 2. Jaringan ikat elastis
3. Jaringan Ikat lemak

Jaringan ikat lemak disebut pula jaringan adiposa. Di dalamnya banyak tersimpan sel lemak berbentuk bulat. Jaringan adiposa berfungsi melapisi dan menginsulasi tubuh, kemudian juga menyimpan molekul materi bakar. Letaknya berada pada epidermis kulit, sumsum tulang, sekitar sendi dan ginjal. Selain itu, jaringan ini berfungsi sebagai penyimpan lemak, dan berperan sebagai bantalan. Cermatilah bentuk jaringan ikat lemak pada Gambar 3.
Jaringan ikat bekerjsama dibedakan menjadi jaringan peng ikat Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Pengikat Sebenarnya
Gambar 3. Jaringan ikat lemak
4. Jaringan pengikat longgar

Diberi nama jaringan ikat longgar alasannya seratnya amat longgar. Jenis seratnya berkolagen, elastis, dan juga berserat retikuler. Letaknya berada pada bab bawah kulit, di dekat pembuluh darah dan saraf, dan sekitar organ. Jaringan ini berperan dalam mengikat jaringan epitel dan jaringan di bawahnya. Selain itu, jaringan ikat longgar berfungsi menjaga organ tetap berada di tempatnya. Perhatikan bentuk jaringan ikat longgar pada Gambar 4.

Jaringan ikat bekerjsama dibedakan menjadi jaringan peng ikat Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Pengikat Sebenarnya
Gambar 4. Jaringan ikat longgar
Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Pengikat Sebenarnya atau Jaringan Pengikat Sebenarnya. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Thursday, April 16, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Tulang Rangka

Struktur dan Fungsi Jaringan Tulang Rangka - Jaringan tulang rangka mencakup jaringan tulang rawan dan tulang sejati. Matriks jaringannya tersusun atas kondrin jernih ibarat kanji, yang terbuat dari fosfat dan mukopolisakarida. Kondrin dihasilkan oleh sel-sel kondroblast yang terdapat pada laluna. Sel tulang rawan ini dinamakan kondrosit dengan fungsi mensintesis matriks. Jaringan tulang rawan pada belum dewasa berasal dari jaringan mesenkim. Sedangkan pada orang berilmu balig cukup akal dibuat oleh selaput rawan atau fibrosa yang dinamakan perikondrium. 



Anda kini sudah mengetahui Jaringan Tulang Rangka. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Wednesday, April 15, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Tulang Rawan

Struktur dan Fungsi Jaringan Tulang Rawan - Jaringan tulang rawan disebut pula kartilago yang terbagi menjadi 3 jenis, yakni kartilago hialin, kartilago elastis, dan kartilago fibroblas. Tulang rawan hialin mempunyai berwarna putih kebiruan dan transparan. Di dalam matriksnya terdapat serat elastis. Cermati Gambar 1. Jaringan ini banyak ditemukan dalam tubuh. Ketika masih embrio, tulang ini berfungsi sebagai rangka sementara. Sementara pada orang dewasa, tulang rawan hialin terdapat pada persendian, ujung tulang rusuk, dan akses pernafasan. Di dalam tulang rawan lentur terdapat serat lentur berwarna kuning. Perhatikan Gambar 2. Selain itu, di dalamnya juga terdapat perikondrium. Serat lentur ini berfungsi memberi kelenturan dan menyokong jaringan tulang rawan. Tulang rawan ini terdapat pada embrio, laring, indera pendengaran luar, dan epiglotis. Pada tulang rawan fibroblas terdapat matriks yang tersusun atas kolagen dengan warna gelap dan keruh. Simaklah Gambar 3. Secara struktural, jaringan ini merupakan jaringan tulang rawan yang terkuat. Biasanya terdapat pada relasi antar tulang belakang dan tendon. Fungsinya yakni sebagai pelindung dan penyokong jaringan. (Baca juga : Jaringan Tulang Rangka)
Jaringan tulang rawan disebut pula kartilago yang terbagi Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Tulang Rawan
Gambar 1. Jaringan tulang rawan hialin
Jaringan tulang rawan disebut pula kartilago yang terbagi Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Tulang Rawan
Gambar 2. Jaringan tulang rawan fibroblas.
Jaringan tulang rawan disebut pula kartilago yang terbagi Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Tulang Rawan
Gambar 3. Jaringan tulang rawan elastis
Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Tulang Rawan. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Tuesday, April 14, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Tulang Sejati

Struktur dan Fungsi Jaringan Tulang Sejati / Jaringan Tulang Dewasa - Jaringan tulang sejati disebut pula dengan jaringan tulang dewasa. Jaringan tulang sejati tersusun atas sel-sel tulang yang dinamakan osteosit. Osteosit di bentuk oleh osteoblas. Osteoblas berasal dari fibroblas. Oleh lantaran itu, osteoblas berperan penting dalam proses pembentukan tulang. Osteosit tersusun dalam lapisan kon sentris yang disebut lamela. Lamela yang mengelilingi kapiler disebut saluran Havers. Di dalam saluran Havers ditemukan kapiler, vena, dan arteri. Di antara lamela terdapat ruang kawasan osteosit yang disebut lakuna. Sementara, antar saluran Havers dihubungkan oleh sebuah saluran yang dinamakan saluran Volkman. Osteosit yang satu dengan yang lainnya dihubungkan oleh kapiler kanalikuli. Saat mengalami kematian, osteosit ini akan diserap oleh suatu bagian yang disebut osteoklas. Agar kalian paham mengenai jaringan tulang sejati, simak Gambar 1. (Baca Juga : Jaringan Tulang Rangka)
Jaringan tulang sejati disebut pula dengan jaringan tulang Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Tulang Sejati
Gambar 1. Jaringan tulang sejati
Tulang mengandung senyawa kalsium klorida (CaCl2), kalsium fosfat (Ca2PO4), magnesium klorida (MgCl2), dan barium sulfat (BaSO4). Bagi tubuh, tulang ini berfungsi sebagai penyokong, tempat melekatnya otot, dan pelindung organ yang lunak. Tulang sejati berbeda dengan tulang rawan, lantaran tulang sejati mengalami mineralisasi yaitu proses perubahan penyusunan materi organik menjadi materi anorganik. Mineral yang dominan pada tulang ini yaitu kalsium dan fosfat. Di dalam tubuh, tulang sejati dikelompokkan menjadi tulang kompak dan tulang spongiosa. Tulang kompak mempunyai ciri tidak berongga, sedangkan tulang spongiosa (spons) memiliki struktur yang berongga.

Anda kini sudah mengetahui Jaringan Tulang Sejati atau Jaringan Tulang Dewasa. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Monday, April 13, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Darah Dan Limfa

Struktur dan Fungsi Jaringan Darah dan Limfa - Saat bab badan kita ada yang tergores dengan benda yang tajam atau keras, boleh jadi darah akan keluar dari bab badan tersebut. Darah yang keluar itu disebut sebagai jaringan darah. Disebut demikian, karena darah termasuk pula jaringan ikat. Pengelompokan ini didasarkan pada fakta bahwa sel darah dan sel jaringan pengikat berasal dari sel yang sama. Darah tersusun dari matriks yang berupa cairan yang disebut plasma dan bab padat yang disebut sel-sel darah. Plasma darah tersusun atas air, garam-garam, dan banyak sekali jenis protein terlarut. Sementara itu, sel-sel darah mencakup sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), dan keping darah (trombosit). Sel darah merah vertebrata mengandung pigmen merah yang disebut hemoglobin. Adapun sel darah putih tidak mempunyai hemoglobin dan mempunyai jenis yakni limfosit, monosit, neutrofil, eosinofil, dan basofil. Sedangkan, keping darah merupakan fragmen sel yang berada dalam sumsum tulang.
Saat bab badan kita ada yang tergores dengan benda yang tajam Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan darah dan Limfa
Gambar 1. Jaringan Limfa
Jaringan darah ini mempunyai banyak sekali fungsi. Sel darah merah berperan membawa oksigen yang dialirkan ke seluruh bab tubuh, sel darah putih berfungsi dalam pertahanan badan untuk melawan virus, bakteri, dan penyerang lainnya, dan keping darah bermanfaat saat penggumpalan darah.

Selain jaringan darah, terdapat pula jaringan limfa atau getah bening. Getah bening terdiri atas sel-sel dan serat retikuler. Sel-selnya berupa limfosit dan granulosit menyerupai neutrofil, eosinofil, dan basofil. Supaya kalian mengetahui bentuk sel-sel darah putih dan limfosit, cermati Gambar 2. 

Saat bab badan kita ada yang tergores dengan benda yang tajam Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan darah dan Limfa
Gambar 2. Jenis sel darah putih. A, Basofil; B, eosinofil; C, neutrofil; E-H, macam-macam limfosit; I dan J, monosit; D, sel darah merah digambar dengan skala sama.
Cairan getah bening ini beredar melewati pembuluh limfa yang berada sejajar dengan pembuluh balik.Fungsi getah bening ialah mengangkut cairan jaringan, lemak, protein, dan zat-zat dari jaringan ke sistem peredaran. Getah bening ini banyak terdapat pada timus, tonsil, dan kelenjar limfa.

Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Darah dan Jaringan Limfa. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Sunday, April 12, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Saraf Pada Binatang Vertebrata

Struktur dan Fungsi Jaringan Saraf pada Hewan Vertebrata - Coklat dan susu manis, kalau kita nikmati ketika bersantai akan terasa nikmat di lidah, terutama rasanya yang manis. Sebaliknya ketika sakit, lidah akan terasa pahit terhadap semua makanan yang masuk ke mulut, lebih-lebih lagi kalau obat yang dimasukkan. Rasa elok atau pahit dapat dirasakan sebab pengecap terdapat jaringan saraf. Jaringan saraf tersusun oleh sel-sel saraf yang disebut neuron. Sel saraf berperan dalam mendapatkan dan meneruskan rangsangan dari kepingan satu tubuh ke kepingan tubuh yang lain. Sel saraf ini berbentuk unik, dengan sitoplasma yang menjulur dan memanjang. Sel saraf mempunyai bagian utama yaitu tubuh sel (perikarion) dan penjuluran sitoplasma (prosesus) yang mencakup dendrit dan neurit (akson).
 kalau kita nikmati ketika bersantai akan terasa Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Saraf pada Hewan Vertebrata
Gambar 1. Struktur sel saraf
Dendrit merupakan serabut pendek yang berperan dalam menerima dan memasukkan rangsangan ke tubuh sel. Adapun neurit (akson) yaitu serabut panjang, yang berfungsi menghantarkan impuls/ rangsangan dari tubuh sel ke neuron lain. Akson ini biasanya dibungkus oleh sel Schwann. Antara akson suatu neuron dengan dendrit neuron lainnya ditautkan oleh suatu kepingan yang disebut sinapsis. Berdasarkan fungsinya, neuron sanggup dibedakan menjadi neuron sensorik, neuron motorik, dan neuron asosiasi. Neuron sensorik berfungsi mendapatkan dan meneruskan rangsang dari indera ke saraf pusat. Kemudian, neuron motorik berfungsi membawa atau memberikan impuls dari saraf sentra ke efektor. Sementara, neuron asosiasi memberikan impuls dari neuron sensorik ke neuron motorik.
 kalau kita nikmati ketika bersantai akan terasa Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Saraf pada Hewan Vertebrata
Gambar 2. Proses penyampaian impuls dari : panca indera → saraf pusat → efektor
Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Saraf pada Hewan Vertebrata. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Saturday, April 11, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Otot Pada Binatang Vertebrata

Struktur dan Fungsi Jaringan Otot pada Hewan Vertebrata - Jaringan otot tersusun oleh sel-sel panjang yang disebut serabut otot. Serabut otot ini bisa menggerakkan tulang dan mempunyai kemampuan untuk berkontraksi, sebab terdapat protein kontraktil yang disebut miofibril. Miofibril ini disusun oleh aktin dan miosin. Otot yaitu jaringan terbanyak pada sebagian besar hewan, dan kontraksi otot juga banyak dilakukan pada kerja seluler oleh binatang yang aktif. Lebih-lebih lagi ketika kita melakukan kerja berat. Pada badan vertebrata, jaringan otot dibedakan menjadi tiga, mencakup jaringan otot rangka, jaringan otot polos, dan jaringan otot jantung.

Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Otot pada Hewan Vertebrata. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Friday, April 10, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Otot Rangka Pada Hewan

Struktur dan Fungsi Jaringan Otot Rangka pada Hewan - Jaringan otot rangka disebut juga otot lurik. Sebab, otot ini mempunyai serabut-serabut kontraktil gelap (anisotrop) dan terperinci (isotrop) yang saling bertindih. Sehingga, penampakan otot ini di bawah mikroskop menyerupai lurik. Cermati Gambar 1. Selain itu, sel otot rangka berbentuk silindris dan berinti banyak di tepi. Otot rangka ini mempunyai sifat volunter. Artinya, otot bekerja di bawah kesadaran, berkontraksi secara cepat, namun rasa lelah juga cepat diperoleh. Dikatakan otot rangka, alasannya ialah otot tersebut menempel pada rangka atau tulang, lalu juga pada bibir, lidah, dan kelopak mata. Pada tulang, otot rangka menempel pada otot bisep-trisep. (Baca : Jaringan otot)
Jaringan otot rangka disebut juga otot lurik Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Otot Rangka pada Hewan
Gambar 1. Jaringan otot rangka
Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Otot Rangka pada Hewan. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Thursday, April 9, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Otot Polos Pada Hewan

Struktur dan Fungsi Jaringan Otot Polos pada Hewan - Dinamakan otot polos, alasannya yaitu serabut kontraktilnya tidak gelap (terang), sedangkan sarkoplasma (sitoplasma sel otot)-nya tampak polos atau tanpa penampakan lurik. Sel otot polos berbentuk gelendong dengan satu buah inti pipih terletak di tengah. Perhatikan Gambar 1. Otot ini sanggup ditemukan dalam dinding saluran pencernaan menyerupai usus dan lambung, lalu pada kandung kemih, dan pembuluh darah. Otot polos disebut pula otot otonom. Sebab, otot ini bertanggungjawab atas kegiatan tidak sadar, menyerupai gerakan lambung atau penyempitan pembuluh darah. Selain ciri tersebut, otot polos memiliki kontraksi sangat lambat, tidak cepat lelah, dan tahan lama. (Baca : Jaringan otot hewan)
 alasannya yaitu serabut kontraktilnya tidak gelap Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Otot Polos pada Hewan
Gambar 1. Jaringan otot polos
Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Otot Polos pada Hewan. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Wednesday, April 8, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Otot Jantung Pada Hewan

Struktur dan Fungsi Jaringan Otot Jantung pada Hewan - Jaringan otot jantung merupakan penyusun jantung dan vena kava yang menuju jantung. Jaringan otot ini tersusun oleh serabut-serabut lurik yang bercabang-cabang dan saling berhubungan. Inti selnya terletak di tengah dan sanggup berjumlah lebih dari satu. Simak Gambar 1. Jaringan otot jantung mempunyai diskus interkalaris yaitu pertemuan antara dua sel otot. Kontraksinya tidak di bawah kesadaran (involunter). (Baca : Struktur jaringan otot)

Jaringan otot jantung merupakan penyusun jantung dan vena Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Otot Jantung pada Hewan
Gambar 1. Jaringan otot jantung
Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Otot Jantung pada Hewan. Terima kasih anda sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :

Rochmah, S. N., Sri Widayati, M. Miah. 2009. Biologi : Sekolah Menengan Atas dan MA Kelas XI. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 346.

Wednesday, March 11, 2020

Pintar Pelajaran Struktur Dan Fungsi Jaringan Epitelium Pada Hewan


Struktur dan Fungsi Jaringan Epitelium pada Hewan - Jaringan epitelium terdiri atas sel-sel yang tersusun dalam lembaran-lembaran. Beberapa jaringan epitelium melapisi permukaan organ badan bab dalam dan dibuat untuk melaksanakan fungsi absorbsi dan proteksi. Beberapa jaringan epitelium berfungsi sebagai kelenjar. Organ yang berperan dalam pengambilan dan perembesan zat kimia akan mempunyai permukaan epitelium yang luas, contohnya paru-paru, usus halus, dan ginjal. Sel-sel epitelium terikat satu sama lainnya oleh zat pengikat (semen) antar sel sehingga hampir tidak ada ruangan antar sel. Sel-sel jaringan epitelium menempel pada lamina basalis yang berfungsi mengikat jaringan dengan bab yang ada di bawahnya. Perhatikan banyak sekali jaringan epitelium yang menyusun organ badan binatang pada Gambar 1.
permukaan organ badan bab dalam dan dibuat untuk Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Epitelium pada Hewan
Gambar 1. Jaringan Epitelium menyusun organ badan hewan
Pada Gambar 1. tersebut sanggup diketahui bahwa terdapat berbagai macam jaringan epitelium dalam badan hewan. Jaringan epitelium sanggup dikelompokkan menurut jumlah lapisan sel, bentuk, serta berdasar pada struktur dan fungsinya.

a. Epitelium Berdasarkan Bentuk dan Jumlah Lapisan Sel

Perhatikan Gambar 2. Berdasarkan bentuknya, sel epitelium dibedakan menjadi bentuk pipih, kubus, dan silindris (batang). 
permukaan organ badan bab dalam dan dibuat untuk Pintar Pelajaran Struktur dan Fungsi Jaringan Epitelium pada Hewan
Gambar 2. Epitelium (a) pipih, (b) kubus, dan (c) silindris
Sementara itu menurut jumlah lapisannya, epitelium dapat dibedakan menjadi jaringan epitelium simpleks (sederhana) dan jaringan epitelium kompleks (berlapis). Epitelium simpleks adalah Epitelium yang hanya terdiri atas selapis sel. Epitelium kompleks ialah epitelium yang terdiri atas beberapa lapis sel.

b. Epitelium Berdasarkan Struktur dan Fungsi

Jaringan epitelium menurut struktur dan fungsinya dibedakan menjadi dua, yaitu jaringan epitelium kelenjar dan jaringan epitelium penutup.

Anda kini sudah mengetahui Struktur dan Fungsi Jaringan Epitelium pada Hewan. Terima kasih sudah berkunjung ke Perpustakaan Cyber.

Referensi :
Purnomo, Sudjiono, T. Joko, dan S. Hadisusanto. 2009. Biologi Kelas XI untuk Sekolah Menengan Atas dan MA. Pusat Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional, Jakarta, p. 386.